
"Kalian masa mau pergi gitu aja"... ucap Gisele.
Adam, Karina dan Deena kemudian menghentikan langkahnya dan melihat ke belakang yaitu kearah Gisele.
" kita mau ngapain lagi Sel disini?, aku udah kedinginan ini".. ucap Karina.
"liat buah buahan yang baru jatuh ditanah!, sayang banget kita udah jauh jauh kesini tapi ga bawa pulang sedikit aja buah buahan ini.".. kata Gisele..
Gisele kemudian mengambil kain putih yang di pakai untuk menyelimuti tubuh Karina sebagai wadah untuk menampung buah buahan yang akan mereka bawa pulang.
"bantuin aku dong!! kalian malah bengong".. ucap Gisele..
Deena dan Karina kemudian membantu mereka, dan Adam hanya memotret mereka bertiga yang sedang mengambil dan memungut buah yang masih segar baru jatuh dari pohon.
tak di sangka seperti nya Gisele juga sedang ketiban apes, dia malah di gigit oleh semut merah ketika mencoba memetik buah raspberry tersebut.
"sialan!!! gw digigit semut merah".. teriak Gisele.
semut itu tanpa sadar sudah naik dari bawah kakinya menuju ke atas. dia pun menggelitik kesakitan karna digigit semut merah di sekujur kaki dan tangannya.
melihat hal itu, ketiga yang lain nya mencoba menyingkirkan semut merah yang ada di tubuh Gisele.
...----------------...
wajah Karina, Gisele dan Deena masam di perjalanan pulang mereka. sesekali mereka saling melirik satu sama lain dengan tatapan yang kesal
Adam terus berjalan di depan sambil membawa kain putih yang berisi buah buahan.
tak lama kemudian Karina tak berhenti bersin bersin karna kedinginan sejak tadi.
sementara Gisele meringis kesakitan dan gatal gatal akibat Semut merah yang mengigit nya tadi.
dan Deena hanya kesal melihat rencana nya gagal, terus malah teman teman nya yang kena imbasnya.
lama keheningan itu berada di antara mereka ber empat. Deena pun mendahului langkah Adam, dia sangat kesal dan terus terusan melihat punggung Adam.
"pelan pelan Deen jalan nya, nanti kamu jatuh".. ucap Karina.
" ini udah sore, kita jangan sampe kemaleman di hutan!!" jawab Deena yang terus berjalan
"Ga ada perasaan banget sih! temen temen nya sendiri lagi susah jalan cepet kamu malah kayak orang yang mau ninggalin temen temen nya dalam keadaan susah gini!"... ejek Adam yang di belakang Deena.
__ADS_1
Deena kemudian menghadap ke belakangan dan berjalan mundur.
"eh om, mending kamu diem aja!! jangan banyak bacot. aku lagi ga mood!! ".. jawab Deena.
tak lama kemudian dia malah terpeleset karna tak melihat jalan.
" nah kan!!".. ucap Karina dan Adam..
"Deen kamu ga apa apa?!".tanya Gisele.
" awww.. kaki aku sakit banget kayaknya terpleset deh".. rintih Deena.
"makanya kalo di bilangin jangan ngeyel. terus kalo jalan mata itu di depan!!".. olok Adam lagi.
Deena semakin kesal dan mencoba berdiri namun kesulitan karna kakinya sakit. teman-teman yang mencoba membantu nya pun hanya bisa bantu berdiri tapi sulit membantu Deena karna jalan yang mereka lewat tidak mendukung untuk saling memapah tangan.
Karina dan Gisele hanya bisa menatap Adam dengan tajam, seolah olah Adam dituntut untuk bertanggung jawab atas Deena.
"maksud kalian apa lihat aku kayak gitu?".. ketus Adam
" mas kan cowo jadi bantuin dong temen kita"... ucap Gisele.
"eh eh apaan kalian. ga perlu aku bisa sendiri. ga perlu di bantuin sama dia".. ketus Deena yang mencoba berjalan perlahan
"lepasin ga!! ".. berontak Deena.
" Diem!!. kalo kamu ga mau aku jatuh sekarang juga!".. kata Adam yang mulai kesal dengan Deena.
teman temanya melihat itu hanya bisa ikutan baper karna ini seperti adegan ketika pasangan sedang bertengkar didalam drama..
Deena pun memejamkan matanya dan membenamkan wajah nya di dada bidang milik Adam. ada perasaan malu dan jantungnya berdegup kencang karna diperlakukan seperti ini oleh Adam.
"semoga dia ga denger suara jantungku!!".. gumam Deena dalam hatinya.
" Ga.. pokoknya jantung aku dag dig dug itu krna aku takut banget jatuh".. lanjutnya sambil menyangkal arti dari jatungnya yang berdegup kencang.
karna Adam sedikit lelah menggendong Deena di depan. dia pun kemudian menggendongnya di belakang hingga tak sadar Deena tertidur di pundak Adam.
"gila dia malah tertidur. padahal sebelumnya dia memberontak ga mau di gendong".. bisik Karina ke Gisele.
" mungkin pundak mas Adam itu nyaman banget, makanya seorang Deena bisa tidur gitu dipundak musuhnya"... sambung Gisele sambil berbisik balik ke Karina..
__ADS_1
......................
setelah perjalanan yang panjang, waktu sudah menunjukan hampir mau magrib. mereka sampai di pemukiman warga dan ponsel mereka berempat berdering. mereka sejak tadi sudah berusaha di hubungin oleh orang tua masing masing. maklum di hutan sinyal ponsel tidak ada, jadi tidak ada pemberitahuan masuk sebelumnya di ponsel mereka.
beruntung ada warga sekitar yang mau membantu mereka menuju Villa keluarga nya Deena menggunakan mobil pick up. mereka berempat kemudian naik bersama sepede mereka di atas mobil pick up tersebut..
.
.
.
.
.
.
.
Di villa
"ya Ampun, kalian bikin kita semua khawatir. kalian kemana aja!?".. ucap Sintia yang langsung memeluk Adam.
" Maaf om tante udah bikin kalian semua khawatir".. ucap Karina dan Gisele..
mereka semua pun masuk setelah berterima kasih ke orang yang sudah menolong mereka itu.
"lain kali, kalian ga bakalan om izinin buat keliling pulau ini lagi"... ucap Yanto dengan tegas..
mereka ber empat hanya diam dan sesekali mengucapkan kata Maaf.
" terus kenapa kondisi kalian bertiga memprihatinkan begini?".. tanya Jerome
mereka diam tak berani menjawab pertanyaan tersebut..
"Adam?? kamu ga mau jawab pertanyaan papa?". tanya nya ke Adam.
" Maafin Adam, om tante, pah, mah.. karna kelalaian Adam mereka semua jadi seperti ini!".. jawab Adam dengan wajah sedih
"apa maksudnya dam? mamah ga ngrti?".. kata Sintia dengan kesal
__ADS_1
" pertama Karina jatuh ke lumpur karna mengikuti Adam yang melompat di kubangan lumpur. lalu di tempat yang berbeda Gisele di gigit semut saat mereka memetik buah buahan dan saat itu hanya Adam yang sibuk memotret motret yang lain. terakhir Deena kepeleset karna sedang mengobrol dengan Adam. secara tak langsung, karna kelalaian Adam, mereka jadi seperti ini sekarang".. ucap Adam dengan panjang lebar.
"ga kok nak.. ini semua bukan salah kamu. mereka aja tuh yang lagi ketiban sial".. ucap Moana dengan lembut.