Perjalanan ku Untuk Bertemu Dengan mu

Perjalanan ku Untuk Bertemu Dengan mu
weekend


__ADS_3

Matahari pagi menusuk masuk lewat pantulan kaca jendela dari kamar Karina yang menyilaukan tiga pasang mata dari gadis gadis yang sedang tertidur saat itu. sinar matahari yang menyilaukan cukup mengusik tidur Deena, sementara Karina terlihat berat untuk membuka matanya karna masih dalam keadaan ngantuk berat. untuk Gisele seperti biasa dia tidur seperti batu, sulit membuat dia terbangun jika sudah tertidur pulas.


Kebetulan juga karna hari ini Karina libur kerja, Deena dan Gisele sengaja menginap di apertemen milik Karina. mereka akan menghabiskan waktu mereka seharian ini bertiga tanpa ada orang lain yang mengganggu termaksud pacar, terkecuali keluarga.


Deena terbangun sendirian, dia pergi ke dapur untuk menyiapkan makanan untuk kedua sahabat nya itu. ia membuka kulkas dan di dalamnya hanya ada air putih, kue dan telur saja. Karina dan Deena kalo masalah masak memasak memang mereka 11 12 sama sama tidak bisa, karna mereka tumbuh hanya makan sekolah main dan keluar untuk belanja maupun jalan jalan. berbeda sekali dengan Gisele yang pintar memasak dan semua masakan nya enak. mungkin karna hidup Gisele berbanding terbalik dari kehidupan mereka berdua.


Deena berpikir sejenak untuk mengingat terakhir kali moment dia ketika memasak telur, saat itu dia masih kuliah dan mencoba menggoreng telur yang alhasil telurnya gosong serta sempat ada adegan jatuh dari atas kompor. dia bergidik ngeri dan mengurungkan niatnya untuk memasak.


"emang yah, lebih baik aku jauh jauh dari dapur".. tuturnya kemudian meninggalkan dapur.


***


hampir 30 menit Deena di kamar mandi, dia kemudian keluar sambil mengeringkan rambutnya menggunakan handuk.


" dih anak gadis baru bangun. dah jam berapa nih!? ".. ejek Deena ke Karina


Gisele yang sudah dari tadi di depan kaca sambil memainkan ponsel nya pun menyahut.


" songong!!, padahal kamu juga bangun palingan setengah jam yang lalu"..


Deena menggelengkan kepalanya dan melanjutkan ucapanya itu.


"nih ya kalo kata orang tua jaman dulu, kalo bangun kesiangan jodoh dan rizki udah duluan di patok sama ayam"..


Karina menguap dan beranjak dari atas kasurnya..


" iya nek!!" . ketus Karina


Gisele tertawa puas mendengar ucapan Karina saat itu. Deena hanya berdengus kesal dan tak mau mengejek mereka lagi.


"Rin!! kamu ini paling rich di antara kita tapi masa isi kulkas cuma air putih sama telur aja!!".. lanjut Deena


" kenapa?".. tanya singkat Karina


"aku laper. tadi mau buatin kalian sarapan sekalian kan! tapi cuma ada telur. mana aku agak trauma lagi!, masak telur"..

__ADS_1


" parah banget kamu!!!. aku ya!, seengak bisa nya aku memasak, tapi masih bisa tuh masak telur. lah ini udah ga bisa masak , masak telur tinggal goreng mateng trus angkat aja masih ga bisa!!"..- Ucap Karina dengan muka julid.


"Rin!, jangan biasakan diri kamu makan makanan luar dan yang instan dong!. ga baik kalo terus terusan di konsumsi"... nasehat Gisele


" ya ngga tiap waktu juga sih Sel!!. aku tu lebih banyak makan makanan kantin rumah sakit aja!. yah kadang delivery juga sih hehe"... jawabnya.


***


Sementara itu ditempat Gym terlihat dua pria sexy nan rupawan sedang menarik perhatian para wanita wanita yang ada disana. setiap bulir dari tetesan air keringat yang keluar di tubuh mereka terlihat semakin membuat daya tarik untuk mereka. dua pria ini yang tak lain adalah Adam dan Mario. yang satu bertubuh atletis dengan kulit maskulin dengan wajah kebule bulean, dan satunya lagi dengan wajah chindo dan tubuh yang cukup membuat wanita ingin mencolek lekukan otot otot di tubuhnya. Adam dan Mario memang bersaudara sepupu tapi orang tua mereka hanya beda ayah tapi satu ibu. itu sebabnya dari segi ini gen mereka terlihat berbeda.


"gue harus cepet cepet selesai nih. kalo pacar gue tau, gue dilihatin sampe kayak segininya sama mereka, bisa bisa dia ngambek".. imbuh Mario tiba tiba. tapi Adam hanya diam seperti kulkas dua pintu.


" Dam, lo inget kan sama ultah nenek lusa?. udah ada rencana buat bawa siapa? kalo ga ada, gue suruh cewe gue buat kenalin lo ke orang lain untuk di bawa ke acara pesta!"... tawar Mario


Adam menghentikan aktivitas nya dan turun dari treadmill untuk mendatangi Mario yang tengah duduk tak jauh dari tempatnya.


"makasih, tapi gue ga butuh. buat lo aja, mungkin lo lebih butuh dari gue!. pacar lo yang dokter itu nanti belum tentu bisa nemenin lo. jadi pake aja cewe yang mau lo kenalin ke gue buat di kenalin ke nenek!".. timpal Adam dengan sinis..


Mario terbiasa dengan perkataan sepupunya itu yang cukup kejam ketika mengeluarkan kata kata ke orang terdekatnya.


Perkataan Mario memang ada benarnya, setiap kali sang nenek bertemu dengan kedua cucu nya ini yang dia bahas pasti menikah dan ingin punya cicit dari kedua cucunya itu. apalagi ulang tahun kali ini sang nenek sudah akan berusia 80 tahun , jadi wajar saja dia sudah mendambakan cicit dari kedua cucu nya itu.


Mario Membuyarkan lamunan Adam yang tengah berdiri sambil minum didekatnya.


"kalo kali ini lo bawa asisten lo yang dulu itu ke acara nenek, udah pasti kali ini nenek bakalan blacklist lo dari buku pewarisnya."...


Adam tertawa sinis lalu menepuk pundak adik sepupunya itu.


" cukup perhatian, namun cerewet!!!".. ucap Adam dengan singkat.


ia pun pergi karna sudah cukup lama juga mereka ada di tempat itu..


...****************...


Kembali lagi ke apartemen Karina.

__ADS_1


Deena dan Karina sedang duduk di atas meja makan menunggu Gisele memindahkan nasi goreng yang ia buat dipindahkan ke piring mereka.


"umm yummy".. ucap Karina yang ngendus bau nasi goreng buatan Gisele dari jauh..


" diet ku gagal sudah!!".. sambung Deena.


"yaudah! gausah sarapan!!. noh sarapan aja pake air putih".. ketus Gisele.


Deena pun cengir melihat Gisele yang kesal karna ucapnya itu, ia menyodorkan piringnya dengan wajah sok imut untuk membujuk sahabatnya agar tak marah lagi..


" ih, ji jik banget liat komuknya!!".. ketua Gisele yang melihat sikap Deena seperti anak kecil itu.


..


mereka kemudian sarapan bersama dengan lahap di atas meja makan.


"oh ya Dee. kamu masih sering komunikasi dengan mark?".. tanya Gisele


" mark???... ahhh temen kerja kamu itu?".. ucap Karina


"hmm, masih, tapi ga sering banget sih. kenapa? ".. tanya Deena.


"hubungan kalian kok ga berkembang kembang sih?".. Herannya Gisele sambil menggelengkan kepalanya.


" entahlah. mungkin karna aku sibuk banget jadi ga sempet buat mikirin kisah asmara diri sendiri"...


"kalian berdua memang cocok di julukin jomblo sejati"... ejek Karina.


" eh.. sejomblo jomblo nya aku, aku ga kayak Deena ya!, yang temen cowonya aja ga ada apalagi bisa setiap minggu pergi kencan dengan cowo yang berbeda!!".. timpal Gisele


"sok pamer kencan sama banyak cowo tapi ga ada satupun yang jadi.. ciahhh"... ejek balik Deena yang tertawa puas saat itu..


" awas, kalo kamu minta nambah lagi!!".. ancam Gisele ke Deena..


setelah selesai sarapan, ketiga gadis itu menggeledah isi lemari Karina untuk memilih baju mana yang akan mereka pakai keluar hari ini.

__ADS_1


Gisele memilih baju crop top lengan panjang dan celana jeans biru, sementara karina memilih memakai baju casual dan simple, terakhir Deena memilih memakai maxi dress hijau lengan pendek.


__ADS_2