Perjalanan ku Untuk Bertemu Dengan mu

Perjalanan ku Untuk Bertemu Dengan mu
memilih dress yang cocok dengan selera nenekmu


__ADS_3

Ketika di dandani, Deena merequest look yang natural tapi tidak terlalu natural atau polos juga, dimana ia ingin terlihat elegan namun disisi lain ia masih terlihat sesuai dengan umurnya yang masih 23 tahun saat itu.


syukurlah dia dibawa ke salon yang profesional dimana MUA nya mengerti apa yang dia inginkan, dan hasilnya terlihat bagus sehingga ia nampak begitu puas.


kini tinggal memilih bajunya saja, diwaktu yang sama Ulan datang untuk menemani Deena memilih dres yang akan dia pakai ke pesta.


"nona sudah memilih mana yang mau di pakai?!".. tanya Ulan sambil berjalan menemani Deena memilah dres di toko itu.


" belum. saya masih bingung memilih yang mana, karna saya ingin punya kesan baik terhadap neneknya tuan muda"... kata Deena sambil pokus memilih gaun


"boleh saya bantu pilihkan sekalian memberi saran untuk gaun anda?!".. tawar Ulan yang kemudian di angguki oleh Deena.


" sepertinya pesta nanti akan menggunakan tema black and pink. kebetulan beliau orang yang menyukai warna pink dan hitam."..


"peminim tapi misterius sekali yaaa..." ucap Deena sambil cengengesan.


"betul sekali. beliau memang punya aura yang anggun tapi sangat misterius ke orang lain. beliau tidak suka wanita yang terlihat barbar!!"..


" hmm".


"nah anda coba pakai ini. nanti saya carikan yang lain lagi".. Ulan memberikan dres gown panjang putri duyung yang bewarna pink red ke Deena.


Deena memegang gaun itu dengan wajah yang nampak tak ingin memakai dress tersebut.


" serius saya pakai ini?! apa ini tidak terlalu agak gimana gitu ".. ucapnya dengan pesimis


" nona pakai saja dulu. gaun ini adalah tipe yang beliau suka. jadi nanti ketika nona pakai ini ke pesta bersama tuan muda, saya yakin beliau tidak akan mengkritik nona"... ucap Ulan penuh semangat.


dengan berat hati Deena pun mencoba dress itu



"tuan muda, seharusnya anda yang disini".. batin Ulan begitu melihat Deena memakai gaun tersebut


"anda cocok sekali memakai gaun ini".. sanjung Ulan saat itu.


" aku ga yakin. ini kelihatan kayak menantu yang akan menghadiri pesta mertua nya.".. Ucap Deena dengan penuh keraguan..


"coba berbalik".. perintah Ulan yang langsung dituruti oleh Deena



"bagus kok ini!!"..

__ADS_1


Deena masih ragu ragu di depan kaca besar itu melihat dia memakai gaun ini.


" atau anda mau mencoba yang lain? bagaimana kalo kita coba pakai gaya yang tuan muda suka?".. Deena hanya pasrah dan mengangguki lagi saran dari Ulan.


"nah ini,, coba di pakai. tuan suka tipe yang ini untuk pasangan nya ke pesta"..


" seperti ini yang dia suka??, apa kau pernah pakai yang seperti ini ke pesta bersama dengan nya?!".. tanya Deena saat itu.


"ga pernah!. tapi saya jamin ini adalah yang tuan suka"...


Deena hanya pasrah mencoba baju itu lagi, pikiran nya yang masih bingung ingin memakai gaun seperti apa membuat dia mencoba beberapa dress tanpa pikir panjang lagi.



" oh my god! tuan muda saya semakin penasaran dengan reaksi anda melihat nona Deena memakai gaun seperti ini".. pikir Ulan dengan nakal


Deena nampak risih melihat dirinya di cermin, dia menaikan sedikit gaun nya di bagian dada ke atas namun tak bisa karna gaun nya terlalu ketat.


"bagaimana?".. tanya nya ke Ulan.


"sangat cocok!!".. ucap Ulan sambil memberikan 2 ibu jari nya ke Deena.


" tapi ini terlalu terbuka. saya sangat tidak nyaman".. Deena menutup bagian dadanya didepan cermin itu.


"sayang sekali saya tidak bisa memaksa nona muda memakai dress ini " batin Ulan yang sudah greget karna pilihanya yang terus terusan di tolak..


Seperti menemukan berlian di tumpukan harta karun yang dipenuhi emas, Deena akhirnya menemukam gaun yang sesuai selera nya dan cocok untuk tema malam ini.



dress pink panjang itu cukup terlihat sopan dan ayu ketika dia yang memakainya. ketimbang baju baju yang dia pakai sebelumnya tadi menampakan sisi dia yang terlihat berani dan dewasa, dress ini malah menampakan aura positifnya sebagai anak muda yang modern tapi tetap terlihat elegan dengan gaya tersendiri.


Ulan bertepuk tangan ketika Deena memilih gaun yang cocok untuk dirinya sendiri. yah meskipun gaun itu bukan yang dia inginkan untuk dipakai mendampingi bosnya.


"tuan muda, anda pasti akan terlihat sedang menggandeng adik anda ketimbang pasangan anda" batin Ulan saat itu.


bagi Ulan wanita yang terlihat elegan,berani dan tegas dalam berpakaian sangat cocok untuk mendampingi tuan nya, apalagi seperti yang di ketahui Adam adalah pria yang tak luput dari incara wanita yang penuh dengan keserakahan. itu sebabnya sang tuan muda membutuhkan wanita yang tidak akan membuat dia goyah kepangkuan wanita lain.


....


Adam sudah menunggu Deena di depan toko gaun tersebut.


Dalam 5 menit, Deena keluar dari toko dengan gaun pilihan nya...

__ADS_1


Adam hanya bisa menelan saliva nya karna terpesona melihat kecantikan Deena terpancar menggunakan gaun itu.


"kau lama sekali!!".. ucap Adam begitu deena sampai didepan mobilnya.


Deena mendengar itu hanya bisa diam dan memutar bola matanya karna jengkel.


Adam dengan sok cool membuka kan pintu mobil untuk Deena.


" lahhh lagi kesel tapi masih mau bukain aku pintu mobil".. pikir Deena dengan keheranan.


"terima kasih pak!!".. ucap Deena


" hmm" jawab Adam dengan singkat.


seprti biasa karna mereka tidak begitu akrab, sepanjang perjalanan mobil yang mereka naiki penuh dengan kesunyian. Adam diam dan pokus menyetir, sementara Deena asik ketawa ketiwi menscroling layar ponselnya.


"sangat cangung!!!" pikir Deena yang masih melihat ponselnya.


"apa aku harus memberitahunya?".. pikir Adam juga..


begitulah mereka berdua yang sibuk dengan pikiran nya masing masing.


...


di acara pesta. sang nenek tengah duduk dikelilingi orang orang yang datang mengucapkan selamat untuknya.


" Sin, dimana Adam. kenapa belum datang?".tanya nenek Andro ke menantunya.


"masih di jalan ma".. jawab Sintia.


" jika tahun ini dia masih membawa asisten pribadinya itu. maka ingat!! dia tidak akan mewarisi sepeserpun harta warisan dariku!!".. Ancam ibu mertua nya membuat Sintia menelan saliva nya dan gugup menunggu kedatang putra sulungnya itu..


"happy birthday my beautiful grandma!!!".. ucap Mario yang tiba tiba datang memeluk neneknya.


" Thank you sayang!!.. kamu sendirian?".. tanya nya ke cucunya itu


"ngga! mama sama papa aku dateng kok. cuma mereka tadi duluan ke sini".. ucap Mario cengar cengir


" maksud nenek itu pasangan kamu mana?!".. tegas nya


"oh my god grandma, masa ga tau kalo pacar aku itu dokter yang punya jadwal sibuk dirumah sakit. gini, coba aja nenek menyesuaikan pesta dengan jadwal dia pasti sekarang Mario udah gandeng dia buat dikenalin ke nenek!"..


Mario yang memang pintar ngeles sangat berbeda dengan Adam..

__ADS_1


" baiklah, kali ini nenek biarin kalian!! tapi lain kali nenek ga mau tau, dia harus ikut!!".. tegas nya lagi.


"siap cantikk!!"...


__ADS_2