Perjalanan ku Untuk Bertemu Dengan mu

Perjalanan ku Untuk Bertemu Dengan mu
Liburan ke bali


__ADS_3

Akhirnya weekend pun tiba, Deena memutuskan untuk pergi liburan ke Bali sendirian tanpa kedua sahabat nya itu. tadinya dia akan pergi bersama dengan Gisele tapi Gisele harus pulang kerumah ibu angkatnya karna ada urusan mendesak, sementara Karina sudah jelas tidak bisa ikut karna profesinya sebagai dokter yang tak bisa libur 2 hari dalam seminggu.


"ahhh... jadi ini yang namanya healing sendirian setelah sumpek dengan kerjaan.. untung aja aku memilih pergi ke sini. jadi rasa tertekan ku selama bekerja bisa sedikit hilang."... Batin nya


tak berlama lama setelah menaruh barang bawaan nya di hotel, Deena keluar untuk berjalan jalan di sekitar pantai dekat hotel tersebut.


yah namanya juga perempuan, tak bisa melihat yang good looking sedikit langsung terpesona. begitupun dengan Deena, dia mencuci matanya melihat bule bule tampan nan gagah yang sedang berjemur maupun berselancar di pantai itu.


"ya ampun, keinginan ini ingin memiliki suami bule dan anak blesteran semakin menggebu gebu deh".. ucap Deena


dia kemudian melanjutkan ucapanya sembari terpesona dengan Turis turis tu.


" kira kira dari mereka ada yang single ga ya?. aduhh tapi kan aku ga terlalu lancar bahasa inggris... ini makanya Dee dulu waktu sekolah kamu harus rajin belajar bukan malah sibuk ngeberontak seolah olah kamu hidup di dunia marvel."..


diraut wajah Deena terlihat tak cemas sedikitpun, padahal ini liburan pertama dia ke luar kota sendirian. hanya berbekal pengetahuan nya lewat internet dia memberanikan diri untuk liburan sendirian tanpa persiapan yang matang. dia santai saja sambil menikmati minum kelapa muda di pinggir pantai tersebut.


...----------------...


Sementara itu di rumah Adam, terlihat dia sedang tidur tiduran sembari membaca laptop nya yang berisi pekerjaan nya di kantor.


tak terlihat wajahnya lelah meskipun bekerja sangat keras selama 5 hari full dalam seminggu. bekerja sudah menjadi candu untuknya, di kantor pun dia punya banyak julukan. mulai dari Si tampan dari kutub selatan karna sikapnya yang dingin dan wajah yang datar, CEO impoten karna terus bekerja tanpa henti sampai sampai tak sempat berkencan atau sekedar melirik wanita lain, dan yang terakhir manusia dalam marvel karna dia seperti tak nyata dengan visualnya yang begitu enak di pandang serta proposi tubuh yang ideal untuk wajah blasteran indo belanda yang ia dapat dari kakek dan ayahnya.


di hari weekend dia hanya keluar rumah ketika ingin membeli sesuatu, bahkan di dalam rumahnya sendiri dia hanya keluar ketika mengambil minum atau untuk makan.


sangat membosankan, gambaran yang tepat untuk hidup pria ini. padahal dulu dia adalah pria yang tidak suka diam dirumah, dia pria yang sangat berbeda dengan hari ini. mungkin bukan hanya hatinya yang mati rasa tapi minatnya dengan dunia juga sudah mati rasa.


manusia itu tak sempurna, selalu memiliki sisi yang berlawanan dengan yang dilihat orang.


Mama nya pun mulai muak melihat anak nya yang sudah kepala tiga namun kelakuan seperti gadis perawan yang tak suka keluar rumah, kebetulan saat itu Moana juga sedang bertamu kerumah mereka. ketika sintia melihat anaknya turun dari kamarnya di lantai atas, dia tiba tiba berbicara dengan suara lantang perihal kepergian Deena yang liburan ke bali sendirian.


"apa jeng!!? kamu kok bisa kasih Deena liburan sendirian ke bali, apalagi ini liburan pertama dia keluar kota sendirian"..

__ADS_1


Moana hanya terheran heran dan tak mengerti mengapa Sintia tiba tiba membicaran topik yang sudah selesai mereka bahas sejak tadi.


" jeng kamu ngapain berbicara lantang begitu. telingan ku bisa sakit nih!! ".. ucap Moana sembari mengelus kupingnya.


kesal karna tak mengerti maksudnya, sintia mencubit Moana dan mengedipkan matanya sembari memberi petunjuk ke arah Adam.


setelah mengerti Moana pun mengangguk dan ikut memanaskan suasana.


" hmm, aku itu juga khawatir jeng!! apalagi dia katanya udah janjian mau ketemu sama temen cowonya disana. tapi dia janji ke aku ga bakalan macem macem. jadi aku terpaksa mengiyakan"..


"aduhh, jeng!! aku ga bakalan bisa bayangin anak perempuan aku menghabiskan waktu 2 hari satu malam di luar kota bareng lawan jenisnya. apalagi anak jaman sekarang ga ada yang bisa di percaya!"..


mereka berdua mencoba melihat reaksi Adam dari jauh yang sedang mengambil minum dan buah buahan di dapur, tapi Adam tak breaksi apapun seperti yang sudah di duga.


"jeng sepertinya ga berhasil deh!. kayaknya anak kamu emang beneran ga suka sama anak aku jeng!!". bisik Moana


" jeng, aku tu Mamanya. yang ngelahirin dia dan ngebesarin dia tanpa bantuan baby sitter, jadi aku tau banget kalo anak aku itu sebenarnya ada rasa sama Deena tapi karna sakin lamanya dia jomblo jadi dia masih belum sadar aja"..


" percaya sama aku jeng. anak aku itu suka sama anak kamu. oke!!"..


kebetulan sekali saat itu ponsel Moana berdering, anaknya menelpon dia untuk memberi kabar bahwa dia sudah sampai di bali.


..."Hallo dee!. kamu udah sampai?"...


..."udah sekitar satu setengah jam yang lalu bu"....


..." aduh Dee sayang, ibu itu khawatir banget sama kamu."...


..."apa sih bu? kan ibu sama ayah udah setuju, kenapa sekarang malah jadi khawatir setelah Deena sampai disini?"....


..." kamu ga akan paham perasaan jadi orang tua. makanya kamu bilang gini!"....

__ADS_1


..."yaudah maaf. ini karna ibu tbtb ngomong gini jadi aku ngerasa bersalah." ...


Moana melanjutkan ngobrol nya dan meloudspeker ponselnya agar bisa di terdengar sampai telinga Adam yang masih di dapur.


..."Dee sekarang kamu lagi ngapain?"...


..."aku lagi di pinggir pantai sambil ngeliat cowo cowo bule yang ganteng ganteng nih buk.. wkwk"...


..."Dee kamu udah janji sama ibu mau jaga diri baik baik kan!!"...


..."ya ampun iya ibuku sayang. percaya sama Deena, Deena kesini cuma liburan dan seneng seneng sambil ngeliat yang bening bening doang kok".. ...


..." oh ya bu, udah dulu ya. anak gadis ibu mau happy happy jangan di ganggu. bye bye cayangan akyu.. muachh".....


^^^ Deena kemudian mengakhiri percakapan nya dengan ibu nya tercinta^^^


begitulah obrolan mereka berakhir.


Adam juga segera naik ke atas tanpa berkata sepatah kata pun ke mereka.


kecewa yang dirasakan kedua wanita itu ketika melihat reaksi Adam yang sama sekali tak tertarik dengan percakapan mereka.


mereka berdua hanya saling menatap satu sama lain, seolah olah tatapan itu mengatakan segalanya.


"jeng kita kayaknya gagal besanan".. ucap Moana dengan nada lesu.


Sintia membuang nafasnya dengan kasar.


" jeng!! apa anak aku itu beneran impoten seperti yang dirumorkan di kantornya?"..


Moana kaget mendengar ucapan yang keluar dari mulut Sintia.

__ADS_1


"hush.. sembarangan aja kamu ngomong kayak gitu tentang anakmu!!. mungkin aja anak aku yang ga menarik di mata dia".. sambung Moana.


__ADS_2