PESONA CALON ADIK IPAR

PESONA CALON ADIK IPAR
Menjelaskan Kebenaran


__ADS_3

Kirana kini di tangani oleh Dokter panggilan yang biasa di panggil jika ada salah satu anggota keluarga sakit. Sebelumnya karena Kirana juga sadar dan mengamuk. Momy Anika tidak tahu apa penyebabnya putri sulungnya bisa seperti itu. Beliau mencoba menanyakan apa yang terjadi pada calon menantu dan putri sulungnya.


"Apa yang terjadi dengan kakakmu sampai dia histeris seperti tadi?" tanya momy Anika dengan perasaan cemas. Meski Kirana kini sudah lebih tenang lantaran di beri suntikan penenang oleh Dokter.


Derga dan Ara saling memandang satu sama lain. Sebelum kemudian pria itu yang menjelaskan semuanya. Rupanya ini waktu yang tepat dan sudah waktunya ia jujur untuk semua hal yang terjadi di antara dirinya dengan Ara.


Ara menggeleng memberi sebuah kode agar Derga tidak menceritakan yang sebenarnya pada momy nya. Tapi Derga harus melakukan itu agar momy Anika bisa langsung mendengar kebenarannya langsung dari mulutnya ketimbang mendengar dari cerita Kirana nanti. Khawatir momy Anika akan salah paham dan membuat keadaan jadi memburuk. Apalagi ia khawatir jika Ara yang akan di salahkan di sini sebab mereka tidak tahu seperti apa kejadian yang sebenarnya.


"Jadi .." Derga menggantung kalimatnya. Ia menoleh ke arah Ara yang memohon agar dirinya tidak mengatakan kebenarannya sekarang. Namun, ia akan tetap mengatakan hal itu demi kebaikannya juga. "Aku memutuskan untuk membatalkan pernikahan ini dengan Kirana."


Momy Olin membulatkan kedua matanya sempurna mendengar apa yang di katakan oleh calon menantunya barusan.

__ADS_1


"Momy jangan salah paham dulu, sebenarnya bukan aku yang memutuskan hal ini. Tapi Kirana sendiri." imbuh Derga.


Momy Anika benar-benar tidak mengerti apa maksud Derga. Kenapa jadi Kirana?


"Tolong jelaskan sama momy, kenapa Kirana bisa memutuskan hal itu?!"


Derga menghela napas panjang sebelum kemudian ia menjelaskan semuanya agar tidak ada kesalahpahaman nantinya.


Momy Anika mengangguk setuju.


"Baiklah, kalau begitu akan menjelaskan semuanya dari awal sampai saat ini."

__ADS_1


Derga memantapkan hati untuk mengatakan ini semua meski kedua mata Ara meminta agar dirinya jangan menceritakan hal ini. Ara sangat ketakutan jika setelah ini momy Anika akan ikut membencinya seperti Kirana.


"Semua ini bermula dari momy aku yang menjodohkan aku dengan wanita yang bernama Jolly." Derga mulai menceritakannya dari akarnya.


"Jadi selama aku berhubungan dengan Kirana, momy tidak pernah suka. Momy lebih suka jika aku berhubungan dengan wanita pilihannya. Karena Jolly selalu memberi momy uang dan barang-barang mewah untuk mengambil hati momy. Aku sudah berusaha menolak permintaan momy, tapi momy selalu saja memaksa aku untuk mengakhiri hubungan aku dengan Kirana agar aku memulai hubungan dengan Jolly. Sampai tiba waktunya dimana aku benar-benar merasa kacau. Aku memutuskan untuk pergi ke sebuah tempat dimana aku merasa ketenangan."


"Aku pergi ke club dan meminum banyak alkohol untuk yang pertama kalinya. Saat itu akuaku merasa pusing sekali dan hampir terjatuh. Beruntung ada pelayan tempat itu yang membantu aku. Pelayan itu membawa aku ke kamar club itu atas permintaan wanita pemilik tempat tersebut karena aku tidak sadarkan diri. Setelah itu aku mungkin mulai masuk ke alam bawah sadar. Dan .. Terjadilah sesuatu yang tidak di inginkan di antara aku dan pelayan itu. Dan pelayan itu adalah .." Derga menggantung kalimatnya dan menoleh ke arah Ara.


Momy Anika mengikuti arah pandang Derga ke arah putri bungsungnya yang mengeluarkan ekspresi ketakutan. Hal itu membuat momy Anika berpikir jika pelayan yang di maksud oleh Derga merupakan Ara.


_Bersambung_

__ADS_1


__ADS_2