
Beberapa hari setelah anniversary 1 bulan Al dan Alisha, Al yang semakin lengket pada Alisha, seakan tidak ingin ada orang lain yang memisahkan cinta mereka. Namun di sisi lain, Laras terus menghasut tante Mawar agar terus membenci Alisha.
Setiap hari Laras terus merencanakan hal buruk untuk Alisha agar Alisha celaka , namun Al terus memantau keselamatan Alisha hingga rencana yang Laras lakukan pun selalu gagal.
"Semua rencana yang gue lakukan selalu saja gagal, sial!!! Gue harus bikin rencana yang super lagi!! " Kata Laras.
***
2 minggu kemudian
Dzerrrrrtttt
Bunyi pesan masuk di ponsel Alisha, Alisha pun membuka ponselnya dan membacanya.


Itulah isi pesan dari Al yang membuat Alisha tersenyum sumeringah, membuat Gavin sahabatnya itu merasa heran.
"Ciyee yang baru dapet pesan, sepertinya kamu sangat bahagia saat membaca pesanmu " Kata Gavin yang tak lain ialah sahabat Alisha.
"Hehe iya Vin.. " Jawab Alisha.
"Memangnya pesan itu dari siapa shaa? "Tanya Gavin penasaran .
"Ini pesan dari Al.. Hehe katanya dia mau menjemput ku nanti setelah selesai kuliah.. "
"Pantas saja kamu tersenyum kegirangan, ternyata pujaan hati toh yang mengirim pesan.. Haha" Kata Gavin menggoda Alisha.
"Hehe ya begitulah Vin.. Maklum kita kan sama-sama saling mencintai.. "
"Jangan lupa sama orang ketiga loh.. "
"Maksudnya ? " Tanya Alisha heran.
"Ya si Laras ituloh.. Dia bakalan ngehasut terus maminya Al buat bikin lo putus sama Al.. Percaya deh sama gue.. "
"Haha.. Jangan suudzon deh, itu kan belum tentu Vin, jangan bikin gue berfikiran macam-macam ya.. Lo tau kan gue orang nya suka kefikiran"
"Haha santai aja kali shaa.. Inikan cuman firasat gue aja.. Gaperlu difikirin juga.. Lagian gue tau kalau Al bakal terus pertahanin lo sampai kapan pun" Kata Gavin menenangkan Alisha.
"Ya semoga saja ini cuman firasat lo ya" Kata Alisha.
"But.. Menurut gue nih ya, kayanya si Laras cinta mati sama CEO tampan lo itu deh , kayanya dia belum bisa melepaskan kekasih mu itu Shaa.. " Kata Gavin lagi yang terus menggoda Alisha.
"Ahh.. Gavin.. Sudahlah.. Atau mulut mu akan ku sumpal dengan penghapus papan tulis ini!! " Kata Alisha sambil bercanda.
"Iyaiya maaf deh.. Gue ngga akan ngomong lagi.. Hehe" Kata Gavin sambil memegang buku untuk menutup mulutnya dan dibalas dengan senyuman oleh Alisha.
***
Waktu pulang akhirnya tiba, Alisha pun segera membereskan bukunya dan berjalan menuju gerbang universitasnya, sedangkan Gavin hanya tersenyum dari kejauhan melihat Alisha yang begitu terburu-buru ingin menemui kekasih hatinya.
"Sayang.. " Kata Al sambil memeluk Alisha.
"Ya ampun itu cowo ganteng banget parah mobilnya aja sport dong!! Kayanya dia orang terkenal deh.. Orang tajir melintir gitu!! " Kata seorang perempuan.
"Eh iya loh gue tau dia, dia kan CEO muda terkenal itu, gue pernah liat dia di undang di acara Tv gitu deh.. Gue suka banget sama dia sumpah " Kata seorang wanita yang lainnya.
"Ternyata cewenya itu satu universitas sama kita loh, beruntung banget sih cewe itu.. " Ucap si perempuan tersebut sembari tersenyum genit pada Al.
"Ngga mungkin sih, paling juga itu saudaranya " Kata si cewe lainnya lagi.
"Liat deh.. Semua orang pada liatin kamu, hampir semua cewe liatin kamu sayang.. " Kata Alisha merasa cemburu, terlihat dari wajahnya yang kemerahan.
"Kamu jelous ya baby? " Kata Al menggoda Alisha sambil mencubit hidungnya.
"Apaan sih kamu, ya menurut kamu apa aku harus cemburu atau ngga?! " Tanya Alisha sedikit kesal.
"Hehe yaudah maaf ya sayang baby.. kita masuk aja yu ke mobil " Kata Al sambil membukakan pintu mobil mewahnya.
Alisha pun tak menjawab permintaan maaf Al, ia hanya masuk ke dalam mobil.
Al pun terus mengajak bicara Alisha selama perjalanan, dan berharap Alisha mau memaafkannya.
"Baby.. Please im sorry, aku cuman bercanda tadi.. " Kata Al
"Kamu tau ngga sih kalau suasana seperti tadi itu sering terjadi, banyak wanita yang memuji dan tergila gila sama kamu, seharusnya aku sudah terbiasa dengan ini, tapi entah kenapa tadi aku merasa sangat kesal.. Aku fikir kamu tidak perlu jemput aku pulang kuliah lagi seperti tadi.. Aku bisa pulang sendiri " Ucap Alisha memberi penjelasan pada kekasihnya.
"Hmmm.. Begini saja, jika nanti aku menjemput mu lagi, aku tidak akan keluar dari mobil.. Aku hanya menunggu di dalam mobil, jadi wanita-wanita tadi tidak akan melihat dan membicarakan kita lagi, gimana? "
"Setuju.. Aku fikir itu ide yang bagus.. " Jawab Alisha tersenyum senang.
__ADS_1
"Oh iyaa.. Aku bawakan flowers for you baby.. Aku harap kamu menyukainya" Kata Al sambil memberikan sebuah bucket bunga pada Alisha.
"Ouww.. Thankyou sayang.. Ternyata kamu so sweet, dulu aku fikir kamu dingin, sedingin es, eh ternyata aku salah, kamu itu orangnya romantis, aku beruntung memiliki kamu.. "
"Aku yang lebih beruntung memiliki wanita seperti kamu , bidadari tak bersayapku.. I love you baby.. " Sambil mencium tangan Alisha.
"Emmm.. I love you too " Kata Alisha.
"Sayang hari ini kita mau kemana? Perasaan ngga nyampe-nyampe deh.." Tanya Alisha heran
" Surprise dong baby.. " Jawab Al penuh rahasia.
30 menit kemudian
Mereka pun sampai di sebuah Vila mewah dengan view yang sangat indah, pemandangan di sore hari dengan suara gemercik air menambah kesan indah dan sejuk.
"Sayang.. Vila ini mewah banget.. Wow this amazing!! " Kata Alisha sambil keluar dari mobilnya.
"Ini Vila opa ku baby.. Kita udah lama banget ngga ke sini sih, maybe 3 years.. " Kata Al
"Eh den Al.. Apa kabar, sudah lama tidak kesini ya.. Bagaimana kabar opa sekarang?terakhir opa kesini 2 tahun lalu bersama bodyguard nya kalau tidak salah.." Kata pa Dodo, ia adalah penjaga Vila mewah itu.
"Eh pa Dodo.. Baik pak, opa juga sehat ko, pak Dodo sendiri bagaimana?maklum sibuk pak, ini saja saya baru sempat.. " Kata Al
"Alhamdulilah sehat den, iya tidak apa,bapa juga mengerti den hehe.. Kenapa tidak telepon dulu barangkali jika mau kesini, nanti biar saya siapkan keperluan den Al selama disini.. "
"Saya mendadak pa ke sininya hehe.. Oh iya ini kenalkan pacar saya namanya Alisha.. " Kata Al pada pak Dodo.
"Oh iya non, saya pak Dodo , penjaga vilanya keluarga den Al, jika non butuh apa saja bisa panggil saya, rumah saya di pinggir Vila ini , tidak jauh ko.. " Jelas Pak Dodo sambil menyodorkan tangannya
"Saya Alisha pak, emm.. iya nanti saya panggil bapa jika ada sesuatu yang dibutuhkan , sebelumnya terima kasih banyak pak! " Ucap Alisha sambil menjabat tangannya pak Dodo.
"Saya permisi dulu den.. Non.. Semuanya sudah beres, jika ada yang kurang panggil saya saja.. " Kata pak Dodo sambil melangkah pergi dan dibalas senyuman oleh Al dan Alisha.
"Ayo sayang kita masuk.. " Kata Al
"Aku pengen liat sekeliling dulu deh, udaranya enak banget yang.. Sejuk.. " Kata Alisha
"Yaudah ayok.. Aku temenin deh! " Kata Al sambil menggandeng tangan Alisha.
***
Pukul 7 malam
"Sayang.. Mari kita makan malam dulu " Kata Al mengajak Alisha yang sedang duduk di teras
"Emm.. Baiklah.. " Jawab Alisha
Lalu mereka pun masuk dan berjalan ke meja makan.
Namun Alisha heran siapa yang memasak semua ini.
"Sayang kamu masak? " Tanya Alisha
"Bukan.. Istrinya pak Dodo yang masak di rumahnya dan pak Dodo yang nganterin makanan dan nyiapin semua ini.. "
"Terus sekarang pak Dodonya kemana? Kenapa ngga ikut makan bareng kita? " Tanya Alisha heran
"Pak Dodo udah pulang, dia selalu ngga mau kalau makan bareng aku atau mami, tapi kalau opa yang nyuruh dia pasti mau.. I don't know, aku ngga tau kenapa sih.. Tapi ya sudahlah mari kita makan karena aku ngga mau my angel aku ini jatuh sakit.. " Kata Al
Lalu mereka pun makan.
***
Pukul 9 malam masih di Vila.
"Sayang.. Udara di sini dingin banget ya, beda sama di Jakarta.. Terus kita pulang jam berapa, sekarang udah jam 9 malem loh, aku juga ngga bawa ganti.. " Ujar Alisha
"Kita akan menginap disini sayang, besok baru kita pulang.. Tapi tenang, kamar disini banyak jadi kita akan pisah kamar ko .. Dan soal baju kamu, aku bawa beberapa kemeja dan jaket, kamu boleh memakainya sayang.. " Jawab Al
"Emm baiklah kalau begitu aku akan ganti baju dulu, aku pinjam kemeja mu ya sayang "
"Ini.. Ambil saja "
Lalu Alisha pun mengambil kemeja yang berwarna putih sesuai dengan warna kulitnya.
Selesai ganti, ia pun keluar dari kamarnya dan duduk di samping Al di depan bara api di ruang tengah.
Al yang terpana melihat Alisha memakai celana pendek dan kemeja putih miliknya, seakan terpesona dengan kecantikan Alisha dengan rambut yang di gulung dan kemeja big size seakan celananya tidak terlihat membuat Al ingin terus memperhatikannya.
"Baby.. You are beautiful, sini duduk disampingku.. " Kata Al
Alisha hanya tersenyum dan duduk di sampingnya.
__ADS_1
Ting.. Ting.. Ting..
Suara dering ponsel Alisha berbunyi, ternyata Steve menelepon.
A : halo, ada apa Steve?
S : halo, Alisha kamu dimana? Aku ada di depan
kostan mu saat ini
A : ada perlu apa Steve? Apa kau butuh sesuatu?
S : aku hanya ingin mengembalikan sapu tanganmu
yang aku pakai saat itu (sambil memegang sapu
tangannya)
A : emm.. Tapi saat ini aku sedang tidak di kostan,
aku sedang bersama Al di Vila opanya
S : ouww.. Emm bersama Al? Di Vila?.. Vila yang
dimana Alisha? Karena setauku keluarga Al
memiliki banyak Vila
A : Di Bogor Steve.. Kamu tau kan, mungkin kamu
bisa bergabung jika kamu mau
S : ouw .. Emm ngga usah nanti aku malah ganggu
kalian di sana
A : ngga ko tenang aja, Al juga pasti senang jika
sahabat nya ada bersamanya di sini
S : emm maaf shaa sepertinya aku tidak bisa, apalagi
sekarang sudah malam, aku kembalikan sapu
tanganmu besok saja, besok kamu sudah pulang
kan?
A : iya, besok aku akan pulang, nanti aku kabari
lagi jika aku sudah tiba di kostan
S : okey, emmm.. Alisha..
A : iya Steve ?
S : jaga dirimu baik baik di sana , jika terjadi
sesuatu apapun itu, telepon aja aku
A : iya.. Baiklah Steve jaga dirimu juga
S : ok, have fun ya
A : thanks Steve (sambil menutup telepon)
Lalu Alisha pun menutup teleponnya itu, lalu duduk di samping Al, dan Al pun bertanya sambil melingkarkan tangannya di bahu Alisha.
"Baby.. Boleh aku minta satu permintaan? " Kata Al dengan wajah serius
"Apa itu? " Tanya Alisha
"Aku ingin kau tidak berhubungan lagi dengan Steve"
"Menangnya kenapa sayang? Apa ada yang salah ?" Tanya Alisha penasaran.
"Bukan begitu, memang tidak salah karena dia juga sahabat ku sejak sekolah, tapi aku hanya cemburu jika kamu terlalu dekat dengan Steve, apalagi sampai perhatian padanya, dan setauku dia juga menyukaimu.. "
"Sayang.. Dia itu kan sahabat mu berarti dia juga akan menjadi temanku, apa salahnya kami berteman selama aku tidak membalas perasaannya itu.. " Kata Alisha meyakinkan Al untuk tidak berburuk sangka pada sahabatnya itu.
"Ya sudah lupakan saja.. Malam ini aku hanya ingin membahas tentang kita berdua, aku tidak ingin yang lain,aku ingin menghabiskan malam ini bersamamu" Kata Al yang lalu mencium bibir Alisha dan Alisha pun membalasnya.
Mereka pun saling berciuman satu sama lain, tangan Al terus melingkar ke punggung Alisha seakan ingin terus merekatkan tubuh Alisha dengan tubuhnya, lalu mereka pun mengobrol lagi lalu berciuman lagi.
__ADS_1
Itu terjadi cukup lama hingga akhirnya mereka tidur ke kamar masing-masing.