Pesona Tuan CEO Dingin

Pesona Tuan CEO Dingin
bab 22 Di Vila


__ADS_3

Pukul 01.00 malam


Alisha yang sudah tidur di kamar nya tiba-tiba mendengar suara "Kresssekkk" seperti suara benda bergerak perlahan.


Alisha pun penasaran dengan suara di pinggir mejanya itu, namun betapa terkejutnya Alisha melihat kecoa sedang berjalan di sisi ranjangnya seolah ingin berjalan ke atas ranjangnya.


"Aaaaaaaa.... Kecoaaaa... Albert!!! Al!! Kecoaaaa!!" Teriak Alisha


Al pun yang masih terbangun karena belum bisa tidur pun langsung kaget mendengar teriakan Alisha dari kamarnya, ia pun langsung berlari ke kamar Alisha tanpa pikir panjang lagi.


"Sayang.. Ada apa? Apa yang terjadi? Kenapa kamu berada di atas meja? "Tanya Al terkejut melihat Alisha.


"Ada kecoa sayang, aku tidak bisa tidur jika ada kecoa" Kata Alisha yang langsung loncat ke pelukan Al


"Ishhh.. Bagaimana sih pak Dodo, Vila se bagus dan semegah ini bisa ada kecoa!! " Kata Al sedikit kesal.


"Emm mungkin karena jendelanya baru ditutup,bisa saja dia masuk lewat jendela itu sayang, ya sudah besok aku akan menyuruh pak Dodo untuk membersihkannya lagi.. " Tambah Al


" emm.. Apa aku boleh tidur di kamarmu? Aku takut sayang.. Aku takut dengan kecoa,bagaimana jika dia terbang ke arahku?!"Kata Alisha.


"Emmm, baiklah sayang .. Mari aku akan menggendongmu , kita akan tidur di kamarku.." Jawab Al dengan tersenyum, lalu Al pun menggendong Alisha ke kamarnya.


Di kamar Al..


"Lalu aku tidur dimana sayang? " Kata Al


"Apa aku boleh tidur di sampingmu, aku janji tidak akan melakukan hal yang tidak kau inginkan.. " Ucap Al bertanya.


"Emm.. Tapi Al.." Alisha berfikir


"Tapi jika kamu tidak mau, aku bisa tidur di kamar lain, karena di Vila ini banyak kamar juga.." Kata Al


"Ayolah Alisha, Please jawab ya, aku ingin memelukmu malam ini, aku janji tidak akan melakukan hal lain, aku hanya ingin mendekapmu hingga esok pagi.. " Bisik Al dalam hatinya.

__ADS_1


"Tapi kamu tidak akan melakukan hal lain kan? Seperti... " Ucap Alisha


"Tidak sayang, apa kamu tidak mempercayai ku? " Tanya Al


"Aku janji hanya ingin memelukmu dan melindungimu, hanya itu tidak lebih!! " Tambah Al meyakinkan Alisha


"Hemmm.. Baiklah sayang, kemarilah tidur di sampingku, berjanjilah kita hanya tidur dan tidak macam-macam" Kata Alisha menyuruh Al berjanji dengan kelingking nya.


"Im promise baby, jika aku berbohong kau bisa menghukumku sesuka hatimu.. " Ucap Al.



***


Keesokan harinya masih di Vila.


Kejadian di Vila tadi malam membuat Al tak bisa berfikir jernih , cumbuan Al saat ******* bibir Alisha tidak bisa Al kendalikan, padahal sebelumnya Al tidak pernah mencumbu wanita selama ini, namun bersama Alisha , fantasi dan gairah Al begitu di luar kendali, jika saja Alisha tidak menyudahinya dan pergi ke kamarnya, mungkin sudah lain lagi ceritanya, apalagi udara dingin yang menyelimuti malam itu terasa pas dengan situasi saat itu.


Al tak bisa lepas dari bayang-bayang seksinya paha dan dada Alisha yang begitu putih mulus dan wangi, begitu juga dengan Alisha sangat terpana saat Al yang hanya mengenakan kaos putih polos ketat dengan ototnya yang kekar dan perut yang sixpack , ditambah aura cool yang terpancar dari wajah tampan Al dengan aroma tubuh yang khas aroma maskulin pria cool.



Sebenernya Al belum pernah seperti ini pada wanita mana pun kecuali Alisha, sebelumnya Al memang pernah berpacaran saat ia kuliah di Amerika itu pun hanya 1 tahun, namun perasaan seperti ini belum pernah ia rasakan dengan wanita lain dan hanya dengan dan bersama Alisha saja , jantungnya berdegup sangat kencang padahalnya sebelum nya belum pernah seperti ini , selama ini begitu banyak gadis cantik nan kaya raya yang mengincarnya namun Al sama sekali tidak tertarik pada mereka semua termasuk Laras, teman masa kecilnya itu.


Pukul 09.00


Al baru saja terbangun dari tidurnya dengan matanya yang belum terbuka sepenuhnya , tangan nya meraba raba samping kirinya seolah mencari seseorang untuk dibangunkan, namun ia sadar bahwa Alisha, wanita yang semalam tidur satu ranjang dengannya kini tidak ada di sampingnya. Al pun panik langsung membuka seluruh matanya agar dapat melihat jelas bahwa wanita pujaan hatinya itu memang tidak ada di sampingnya, ia pun langsung mencari Alisha kesana kemari sambil berteriak-teriak memanggil nama Alisha, ia mencari ke kamar mandi, ke teras atas, ke balkon, lantai 3 , namun belum juga ketemu , karena memang kamar Al terletak di lantai 2 . Al pun lalu berlari ke lantai 1 sambil , mencari ke ruang tamu, ruang keluarga, dan terakhir ke dapur. Al pun tersenyum saat melihat Alisha sedang membuat sarapan dan cake untuk Al sambil sedikit menggoyangkan kepala dan badannya, karena ia juga sambil mendengarkan musik di headset nya.


Al pun hanya tersenyum sambil memperhatikan tingkah laku kekasihnya itu. Sampai akhirnya Al pun mendekatinya dan memeluknya dari belakang sambil mencium pipi Alisha .


"Sayang?!! " Alisha kaget melihat Al di belakangnya.


Lalu ia pun mematikan musiknya dan menyimpan headset nya.

__ADS_1


"Aku fikir kamu masih tidur, maaf aku tidak membangunkanmu, aku tidak tega karena melihat kamu begitu nyenyak tadi.. " Ujar Alisha sambil menatap mata Al


"Baby.. Aku mencarimu kemana-mana tadi, aku begitu mengkhawatirkanmu sayang.. " Kata Al yang berbisik di telinga Alisha dengan lembutnya.



"Im sorry .. " Kata Alisha


"Jangan lakukan itu lagi padaku.. Aku tidak ingin kehilangan mu.. Jangan membuat jantungku hampir jatuh dari tempatnya lagi.." Kata Al sambil mendorong Alisha ke belakang dan memojokannya ke dinding dapur lalu menciumnya, hingga akhirnya peristiwa semalam pun terjadi lagi. Mereka pun saling mencumbu .


"Rasanya aku ingin menikahimu hari ini, aku ingin hidup bersamamu, menikmati setiap saat bersamamu.. " Kata Al lagi sambil berbisik di telinga Alisha.


Alisha pun kaget mendengar ucapan Al tadi, ia pun segera mengalihkan pembicaraan dan menyudahi percumbuan itu.


"Sayang.. Aku harus mengangkat cake dari oven.. " Kata Alisha mengalihkan pembicaraan.


Pukul 11.00


"Rasanya gerah sekali, sepertinya aku ingin berenang.. "


Lalu Alisha pun membuka pakaiannya dan hanya menggunakan bra dan cd saja, ia langsung loncat dan "Byyyuurr" , menyebur ke dalam kolam renang.


"Hemmm.. Rasanya segar sekali.. " Kata Alisha.


Al yang sedang berjalan ke arah dapur pun melihat Alisha yang sedang berenang dengan seksinya. Tanpa pikir panjang Al pun langsung melepaskan pakaian nya dan hanya menggunakan celana pendek saja. Lalu meloncat ke dalam air. Alisha pun langsung kaget melihat Al yang juga ikut berenang bersamanya.


"Sayang.. Kamu mengagetkan aku saja, aku fikir pak Dodo yang nyebur!! " Canda Alisha.


"Haha memangnya kamu ingin berenang bersama pak Dodo? " Jawab Al


"Tidaklah!! Aku ingin berenang bersamamu! " Jawab Alisha sambil tertawa.


"Haha benarkah?!! Kalau begitu baiklah.. " Kata Al bahagia.

__ADS_1


Mereka pun saling berpelukan dan berciuman lagi sesekali sambil melihat pemandangan yang begitu asri.


"Kamu sangat seksi, lebih dari yang aku bayangan sebelumnya ,kau.. Bidadari yang sempurna di mataku yang Tuhan kirim hanya untukku.." Kata Al berbisik di telinga Alisha sambil menjilat leher Alisha, seolah tidak tahan, namun Alisha hanya menjawab dengan senyumannya dan masih menjaga benteng keperawanannya.


__ADS_2