Pesona Tuan CEO Dingin

Pesona Tuan CEO Dingin
Bab 34 Pesan Masuk Membuat Kacau


__ADS_3

Esok hari pukul 07.00


Alisha bangun di samping pria yang telah menggempurnya semalaman, pria itu tertidur sangat nyenyak. Alisha yang masih dibaluti selimut berwarna putih menatap pria tampan di sampingnya dengan penuh cinta , merapikan setiap hela poni yang menutupi dahinya itu.


"Kau tau.. Ini hal yang baru pertama kali aku rasakan seumur hidupku, kau bermain bersamaku selama berjam-jam, tapi aku bahagia karena aku melakukan itu untuk kebaikan kita, agar kita bisa bersama-sama selamanya, aku berharap kau tak pernah meninggalkan aku sayang.." Sambil merapikan setiap helai poni yang menutupi dahi Al.


"Aku tidak akan pernah meninggalkanmu! " Mata Al terbangun menatap Alisha dengan tangan yang memegang jari Alisha yang tengah merapikan poninya itu.


"Aaa.. Aku hanya.. " Alisha syok saat Al menatapnya takut jika Al akan marah padanya.


"Sssttt.. Aku tidak marah honey.. Aku berjanji takkan pernah meninggalkanmu sekarang esok dan selamanya! "Ucap Al sambil menggenggam erat tangan Alisha membuat suasana menjadi hening.


Al menarik pinggang Alisha membuat mereka semakin dekat, hingga bukit kembarnya menempel di dada Al membuat Alisha terkejut, membuat hasrat Al kembali memuncak. Al masih membayangkan tentang pergulatan mereka tadi malam, saat ia berhasil membobol kesucian Alisha. Saat melihat wajah Alisha merintih kesakitan dan kenikmatan yang menjadi satu membuat ia semakin semangat untuk mendapatkan Alisha menjadi miliknya sepenuhnya.


Saat Al sedang kembali mencium dan ******* bibir Alisha , tiba-tiba ponselnya berdering


Ting Ting Ting


"Halo, ada apa Steve pagi-pagi sudah menelepon aku! " Geram Al sedikit kesal .


"Halo Al,im sorry gue cuman mau ngingetin hari ini lo ada meeting proyek besar dengan MR John, dan lo tau kalau ini tak bisa di wakilkan! Meeting nya jam 10 ! Gue harap lo ngga lupa! " Ungkap Steve sahabatnya yang sekaligus asisten pribadinya itu.


"Ok Steve, aku akan pulang sekarang! " Jawab Al singkat.


Al pun menutup sambungan teleponnya.


"Sayang im sorry, sekarang aku harus mandi dulu karena aku ada meeting proyek besar hari ini! " Sahut Al sambil memegang tangan Alisha.


"It's okay sayang, kau mandi duluan saja! " Ucap Alisha yang masih terbaring di tempat tidur.


"Okay! Setelah itu aku akan mengantarkanmu pulang!kau tak perlu cemas lagi baby!" Ucap Al lagi sambil mencium kening Alisha.


Al pun bergegas mandi, hasrat yang sudah memuncak harus ia pendam dulu untuk beberapa waktu karena setelah ini ia juga akan mengantarkan Alisha pulang ke rumahnya. Alisha pun membereskan tempat tidurnya sebelum ia mandi.


Ting! ( suara pesan masuk dari Laras )

__ADS_1


"Pesan dari Laras?! " Batin Alisha , lalu ia pun penasaran dan membuka isi pesan tersebut di ponsel Al.


"𝘏𝘰𝘯𝘦𝘺, 𝘵𝘢𝘥𝘪 𝘮𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘱𝘦𝘳𝘵𝘦𝘮𝘶𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳𝘨𝘢 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘭𝘢𝘯𝘤𝘢𝘳 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘮𝘪𝘯𝘨𝘨𝘶 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘢𝘤𝘢𝘳𝘢 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘪𝘬𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘪 𝘭𝘢𝘬𝘴𝘢𝘯𝘢𝘬𝘢𝘯, 𝘮𝘢𝘮𝘪 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘦𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘪𝘬𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘥𝘪 𝘱𝘦𝘳𝘤𝘦𝘱𝘢𝘵 , 𝘢𝘱𝘢𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘢𝘬𝘶 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘣𝘶𝘢𝘩 𝘩𝘢𝘵𝘪 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘬𝘶 𝘬𝘢𝘯𝘥𝘶𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘬𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘴𝘢𝘣𝘢𝘳 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘦𝘵 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘦𝘯 𝘤𝘦𝘱𝘦𝘵-𝘤𝘦𝘱𝘦𝘵 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘪𝘴𝘵𝘳𝘪 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘴𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨 ! 𝘈𝘬𝘶 𝘩𝘢𝘳𝘢𝘱 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘵𝘢𝘶 𝘈𝘭𝘪𝘴𝘩𝘢 𝘺𝘢 𝘩𝘰𝘯𝘦𝘺 𝘴𝘰𝘢𝘭 𝘪𝘯𝘪 𝘴𝘦𝘣𝘦𝘭𝘶𝘮 𝘱𝘦𝘳𝘶𝘵 𝘪𝘯𝘪 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘬𝘪𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘴𝘢𝘳 ! (𝘌𝘮𝘰𝘵𝘪𝘤𝘰𝘯 𝘤𝘪𝘶𝘮) "


Alisha terkejut bak disambar petir di siang bolong sampai ponsel milik Al yang sedang ia pegang pun terjatuh ke lantai, ia tak menyangka kalau pria yang ia cintai menghianatinya bahkan sampai tega menghamili wanita lain di belakangnya.


"Aaa-apa.. Aku tak menyangka ini, apa ini mimpi? Pria yang aa-aku cintai berhubungan bahkan sampai menghamili wanita lain di belakang ku.. Dan kenapa aku tau di saat aku sudah melakukan itu bersama pria itu.." Air mata Alisha berlinang lututnya terasa lemas seakan ia tak sanggup lagi untuk berdiri.


......................


Di perjalanan Al merasa heran , hatinya bertanya-tanya kenapa sikap Alisha menjadi aneh, apa yang terjadi padanya, seakan ada yang membuatnya patah hati. Saat Al bertanya, Alisha hanya menjawab "tidak apa-apa" sambil mengalihkan pandangannya ke arah lain, seolah tak ingin melihat atau pun menatap wajah pria yang ia cintai selama ini.


Setelah beberapa jam dalam perjalanan, kini mereka berada dalam mobil, sekitar 30 menit lagi sampai di rumah Alisha.


"Sayang, apa yang terjadi, kenapa setiap pertanyaan yang ku berikan padamu, kau hanya jawab singkat saja, seolah kau tak ingin berbicara padaku lagi, apa kau marah karena aku ada meeting? " Tanya Al heran pada sikapnya Alisha yang kini berubah.


"Tidak! " Jawab Alisha singkat.


"Katakan apa yang salah ? Kenapa semenjak selesai aku mandi tadi, sikapmu jadi berbeda honey?" Tanya Al lagi penasaran sambil mengemudikan mobilnya dan sesekali melihat ke arah Alisha.


"Bahkan untuk menoleh padaku saja kau tak mau! "Sahut Al namun Alisha tak menjawab, ia diam membisu sampai tiba di depan gang rumahnya.


"Al.. Apa ada yang kau sembunyikan dari ku? Apa ada yang ingin kau katakan padaku? " ucap Alisha meyakinkan


"Tidak!memangnya kenapa? "


"Apa tidak ada sesuatu hal yang perlu aku tau? " Alisha mencoba bertanya lagi, seakan ingin kejujuran dari mulut pria yang telah menidurinya itu.


"Tidak! " jawab Al menegaskan.


"Ok fiks! " Jawab Alisha sambil membuka pintu mobil dan turun dari mobil mewah milik kekasihnya.


"Nanti selesai meeting aku hubungi kamu lagi ya baby! " Ucap Al namun Alisha lagi-lagi tak menjawab , ia hanya membuka pintu dan keluar dari mobil sport milik Al itu tanpa menoleh atau berpamitan pada Al, Al pun mengabaikannya karena ia sedang terburu-buru dan langsung melajukan mobilnya karena ia sedang berlomba dengan waktu untuk segera meeting.


......................

__ADS_1


𝘿𝙞 𝙧𝙪𝙢𝙖𝙝 𝘼𝙡𝙞𝙨𝙝𝙖 𝙥𝙪𝙠𝙪𝙡 08.48


𝙏𝙤𝙠 𝙩𝙤𝙠 𝙩𝙤𝙠


Gress membuka pintu rumah.Ia terkejut melihat Alisha yang sudah pulang.


"Alisha , kau dari mana saja? El khawatir , ia mencarimu kesana kemari, ia sangat menghawatirkanmu sejak kemarin! Kenapa ponselmu juga tak aktif? " Tanya Gress panik.


"Mana kak El? " Tanya Alisha dengan sikap yang dingin.


"Ia sedang di kantor polisi, sedang membuat laporan atas kehilangan dirimu! Apa kau tau kakakmu sangat mencemaskan dirimu Alisha.." ucap Gress lagi .


"Beritahu kak El itu tidak perlu! Sekarang aku sudah pulang! Aku mau mandi! " Alisha langsung masuk ke dalam kamar mandi.


"Ada apa dengan anak itu? Apa sikapnya memang seperti itu kah? Seperti ada yang aneh padanya! " Batin Gress dalam hatinya sambil menutup pintu.


Di kamar mandi


Alisha menyalakan shower di kamar mandinya lalu duduk di bawahnya dengan pakaian yang masih lengkap ia kenakan. Alisha menangis di bawah shower itu sambil mengingat kejadian tadi malam bersama Al.


"𝘗𝘦-𝘱𝘦𝘭𝘢𝘯 𝘱𝘦-𝘱𝘦𝘭𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘣𝘺.. " 𝘜𝘤𝘢𝘱 𝘈𝘭𝘪𝘴𝘩𝘢


"𝘛𝘢𝘩𝘢𝘯𝘭𝘢𝘩 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘴𝘢𝘬𝘪𝘵𝘮𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘶 𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘤𝘢𝘯𝘥𝘶 𝘬𝘦𝘯𝘪𝘬𝘮𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘯𝘶𝘩 𝘨𝘢𝘪𝘳𝘢𝘩.. 𝘛𝘶𝘣𝘶𝘩 𝘪𝘯𝘥𝘢𝘩𝘮𝘶 𝘴𝘶𝘯𝘨𝘨𝘶𝘩 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘱𝘳𝘪𝘢 𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘨𝘢𝘪𝘳𝘢𝘩 𝘴𝘢𝘢𝘵 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘢𝘣𝘺 " 𝘚𝘢𝘩𝘶𝘵 𝘈𝘭 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘴𝘰𝘳𝘰𝘵 𝘮𝘢𝘵𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘺𝘶 𝘥𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘨𝘢𝘪𝘳𝘢𝘩.


"𝘒𝘢𝘶 𝘴𝘶𝘯𝘨𝘨𝘶𝘩 𝘯𝘪𝘬𝘮𝘢𝘵 𝘢𝘩𝘩 .. "


Suaranya bersama Al masih terngiang-ngiang di kepalanya.


"Aaaaaaa!!! Kenapa gue bodoh banget, mau di bodohin sama pria seperti Al! Gue bodoh! Bego banget! Lu bego Alisha!! Lu t*l*l Alisha!! Kenapa lu malah khianati gue Al, gue udah kasih semuanya buat lu dan ternyata lu cuman anggap gue boneka permainan lu aja! Lu bener-bener cowo brengsek yang pernah gue temui seumur hidup gue selama ini Al! Gimana kalau gue sampe hamil,gimana dengan kak El,kak aku minta maaf ngga dengerin kata-kata kak El,kakak bener dia itu cowo brengsek!! Lu jahat Al! Lu bener-bener cowo paling jahat yang pernah gue temui selama ini Al!brengsek lo!!" Maki Alisha sambil menampar pipinya dan membersihkan seluruh tubuhnya seolah jijik pada tubuhnya sendiri.


Sejam kemudian..


El yang baru saja datang, langsung membuka pintu rumah dan mencari keberadaan adiknya itu.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2