
Hari kelima di rumah sakit..
"𝘏𝘰𝘯𝘦𝘺, 𝘵𝘢𝘥𝘪 𝘮𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘱𝘦𝘳𝘵𝘦𝘮𝘶𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳𝘨𝘢 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘭𝘢𝘯𝘤𝘢𝘳 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘮𝘪𝘯𝘨𝘨𝘶 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘢𝘤𝘢𝘳𝘢 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘪𝘬𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘪 𝘭𝘢𝘬𝘴𝘢𝘯𝘢𝘬𝘢𝘯, 𝘮𝘢𝘮𝘪 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘦𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘪𝘬𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘥𝘪 𝘱𝘦𝘳𝘤𝘦𝘱𝘢𝘵 , 𝘢𝘱𝘢𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘢𝘬𝘶 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘣𝘶𝘢𝘩 𝘩𝘢𝘵𝘪 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘥𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘬𝘶 𝘬𝘢𝘯𝘥𝘶𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘬𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘯𝘨𝘨𝘢 𝘴𝘢𝘣𝘢𝘳 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘦𝘵 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘦𝘯 𝘤𝘦𝘱𝘦𝘵-𝘤𝘦𝘱𝘦𝘵 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘪𝘴𝘵𝘳𝘪 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘴𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨 ! 𝘈𝘬𝘶 𝘩𝘢𝘳𝘢𝘱 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘵𝘢𝘶 𝘈𝘭𝘪𝘴𝘩𝘢 𝘺𝘢 𝘩𝘰𝘯𝘦𝘺 𝘴𝘰𝘢𝘭 𝘪𝘯𝘪 𝘴𝘦𝘣𝘦𝘭𝘶𝘮 𝘱𝘦𝘳𝘶𝘵 𝘪𝘯𝘪 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘬𝘪𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘴𝘢𝘳 ! (𝘌𝘮𝘰𝘵𝘪𝘤𝘰𝘯 𝘤𝘪𝘶𝘮) "
Pesan dari Laras terus terngiang-ngiang di dalam fikiran Alisha. Ia tak bisa membayangkan kalau ternyata kekasihnya itu akan menikahi wanita lain , padahal ia sudah berjanji saat itu akan menikahi dirinya .
Alisha bingung bagaimana ia bisa percaya dan menghadapi kejadian ini sendirian. Ia masih belum bisa menemui Al karena rasa kecewanya yang besar atas penghianatan Al pada dirinya.
Tok tok tok!
"Masuk!Steve! " Alisha senang sahabatnya itu datang.
"Alisha apa yang terjadi denganmu? Aku dengar kau mencoba bunuh diri? Apa yang sebenarnya terjadi?"
"Kau tau dari mana? "
"Dari tetanggamu!aku mencarimu beberapa hari ini, jadi ceritakan padaku apa yang sebenarnya terjadi?! Al juga mengkhawatirkan dirimu karena kau sama sekali tak mengabarinya! " Jelas Steve sambil meletakan sebuah bunga dan sekeranjang buah, juga 1 bag makanan.
Alisha menundukan kepalanya lalu menangis.
"ada apa Alisha katakan padaku?" lalu Steve memeluknya
Lalu Steve membawa Alisha ke luar ruangan menggunakan kursi roda, berharap Alisha bisa menceritakan segalanya padanya sembari menghirup udara segar .
Di taman Alisha menceritakan segalanya pada Steve, karena ia berfikir kalau Steve satu-satunya orang yang saat ini akan mengerti situasinya. Steve terkejut karena ternyata rahasia yang Al tutupi selama ini akhirnya diketahui oleh Alisha. Steve pun merasa bersalah karena sudah menghianati Alisha juga karena ia selama ini tak jujur pada Alisha kalau dirinya tau lebih dulu namun tak mengatakannya pada Alisha.
"katakan padaku Steve apa itu semua benar? kau tau segalanya tentang Al kan? apa pesan itu benar Steve? semua yang dikatakan Laras dalam pesan itu apa benar Steve? " tanya Alisha, namun Steve hanya terdiam.
"Katakan Steve, apa kesalahanku sampai Al berani menghianati aku? Dia menghamili wanita lain di belakang ku dan sampai sekarang dia tidak menjelaskan apapun padaku! Hiks" Alisha menangis rasa sakitnya begitu terasa sampai Steve pun ikut berkaca-kaca.
"Maafkan aku Alisha" batin Steve merasa kasihan pada Alisha mau bagaimana pun Alisha adalah orang yang pernah ia cintai sebelum ia memilih Al yang juga sahabatnya .
"Steve apa kau tau tentang semua ini? " Tanya Alisha menatap mata Steve.
__ADS_1
"Aa-aku .." Jawab Steve gugup.
"Jawab Steve, apa itu semua benar? "
"kenapa kau tak tanya langsung pada Al saja? kau jangan dulu percaya tentang pesan itu, sebaiknya kau tanya Al langsung, dia akan menjawab setiap pertanyaanmu! " jelas Steve sambil menggenggam kedua sisi bahu Alisha.
"Maafkan aku yang masih saja berbohong meski kau sudah mengetahui segalanya Alisha! Aku harus bicarakan ini pada Laras! Berani-beraninya dia melakukan ini pada Alisha! " Batin Steve geram pada Laras.
"Apa kakakmu tau tentang semua ini? " tanya Steve memastikan.
"Tidak, jika dia tau semuanya akan semakin kacau, dia bisa saja menembak kepala Al di depan mataku! Kau tau kan kalau kak El sangat sangat menyayangiku, jika dia tau ini semua karena Al, dia pasti tak akan mengampuni Al, atau mungkin bisa saja aku di asingkan dari Al, aku bingung harus bagaimana, aku hanya takut kalau aku juga hamil Steve, bagaimana nanti aku menjelaskan semuanya pada kak El?! " Alisha bingung menundukkan kepalanya seolah menyesali setiap perbuatannya.
"Sebaiknya sekarang kita masuk, kita sudah terlalu lama di luar, jika kakakmu tau dia akan memarahiku! " Ucap Steve, lalu mendorong kursi roda Alisha berjalan kembali ke ruangan Alisha.
𝘿𝙞 𝙍𝙪𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝘼𝙡𝙞𝙨𝙝𝙖.
Steve mengendong Alisha untuk menidurkannya kembali ke ranjang, setelah itu Steve mengambil makanan yang ia bawa lalu menyuapi Alisha .
"untuk apa Alisha? "
"Untuk bunga, buah dan makanan yang banyak ini, seharusnya kau tak perlu repot repot bawa semua ini Steve.. "
"Tidak apa, aku tidak merasa repot, kau adalah sahabatku Alisha, emm.. menurutku, sebaiknya kau jangan ambil kesimpulan sendiri tentang Laras, bisa saja dia berbohong, sebaiknya kau jangan berfikir kejauhan dulu, mungkin itu hanya trik Laras untuk menjauhkan kalian berdua, Al sangat mengkhawatirkanmu Alisha, dia tidak tau tentang pesan itu, apalagi sampai kau mau bunuh diri, jika Al tau tentang semua ini dia pasti akan pulang ke Indo dan langsung menemuimu! " jelas Steve.
"Memangnya Al kemana? "
"Sudah 2 hari dia pergi ke New York untuk mengurusi bisnisnya di sana, dia akan pulang 2 hari lagi, aku akan bilang padanya untuk menemuimu segera setelah pulang dari New York! "
"tidak perlu! aku yang akan datang menemuinya! aku akan memberikan surprise padanya!tapi jangan kau beritahu pada Al ya! " ucap Alisha sambil menggenggam tangan Steve.
"tapi kau belum pulih 100% Alisha, bagaimana jika nanti kau drop?! " tanya Steve.
"tenang saja aku sudah kuat , kau tak perlu cemas, setelah ku fikir fikir, perkataanmu itu benar Steve, seharusnya aku jangan langsung percaya pesan itu! nanti aku akan datang menemui Al! terima kasih Steve, berkat mu kini pikiran ku menjadi jernih! " Alisha memeluk Steve sekali lagi, membuat jantung Steve berdegup sangat kencang.
__ADS_1
Steve pun menyudahi percakapan mereka, ia segera pamit pada Alisha, ia tak ingin kalau Alisha menyadari detak jantungnya yang berdegup sangat kencang itu.
***
2 hari kemudian..
Hari ini Al pulang dari New York, keluarga besar Al dan keluarga Laras pun membuat kejutan hari ini di rumah Al, mereka membuat acara lamaran untuk Al dan Laras, ini semua ide Laras agar ia bisa sesegera mungkin memiliki Al seutuhnya.
pukul 16.39
Steve bersama beberapa anak buah Al lainnya menjemput Al di bandara.
Di perjalanan Al, Steve menceritakan segalanya pada Al tentang apa yang terjadi pada Alisha kemarin, Al pun tidak langsung pulang ke rumah , di perjalanan ia bertukar mobil dengan anak buahnya. Ia pergi ke Bandung menyusul Alisha.
Namun baru 30 menit Al melajukan mobilnya, ia di telepon oleh Steve kalau Alisha ada di kantornya. Al pun langsung memutar balikan mobilnya menuju kantornya untuk bertemu Alisha.
40 menit kemudian..
Al sampai di kantor, ia melihat Alisha mengenakan gaun pendek berwarna biru, gaun itu ialah gaun yang pernah Al belikan untuknya saat itu.
"Alisha!" teriak Al dari kejauhan, membuat semua orang melihat Al, begitu juga dengan Alisha, ia langsung berlari ke arah Al sambil memeluknya dengan erat.
"i miss you .. " bisik Alisha di telinga Al.
"i miss you too.. ayo kita ke mobil! " Al pun menggendong Alisha ke mobilnya, membuat semua wanita disana iri melihat kemesraan mereka.
"kenapa kau menggendong ku honey? semua orang melihat kita, aku malu.. " ucap Alisha , Al tak mempedulikan perkataan Alisha, ia langsung membawa Alisha ke dalam mobilnya, lalu mencium dan ******* bibir Alisha. 15 menit kemudian Al pun menyalakan dan melajukan mobilnya, membawa Alisha pergi.
Bersambung..
tunggu kelanjutan kisah Al dan Alisha di episode selanjutnya yaa..
jangan lupa like and komen, biar author makin semangat nulisnya, terimakasih!
__ADS_1