
Pukul 18.00
Ting! (Bunyi pesan whatsapp)
-Honey im sorry, sepertinya hari ini aku tidak bisa membawamu menemui keluargaku, aku harus pergi ke luar kota untuk beberapa hari ini karena ada problem di cabang perusahaan ku , aku akan mengabarimu nanti jika urusanku sudah selesai, i love you (emoticon cium) -.
Begitulah isi pesan whatsapp dari kekasihnya.
-it's okay, aku mengerti, kabari aku jika semuanya sudah selesai honey, aku akan merindukanmu! -. balas Alisha.
Seharusnya malam ini pukul 7 , tiga jam sebelum keberangkatannya ke luar kota ia akan bertemu dengan keluarga Al, namun mendadak Al mengurungkan niatnya, sebenarnya karena ibunya juga menolak dan ia mendadak harus pergi ke luar kota untuk satu minggu ke depan. Namun gadis itu tak begitu kecewa tentang isi pesan itu , ia hanya menunggu balasan pesan dari kakaknya El , namun hingga malam hari El tak kunjung mengabarinya, ia pun tertidur.
......................
Di suatu apartemen seorang pria tengah menatap gedung gedung pencakar langit di balkonnya sambil meminum segelas wine bercampur es batu.
Pria itu melamun ia masih teringat saat pertama kali wanita yang di cintainya menceritakan kejadian saat ia dinodai kekasihnya. Wanita itu memang selalu berkata jujur selama ini pada pria yang kini jadi sahabatnya, ia berfikir karena pria itu sudah menganggapnya teman baiknya meski ia tau pria itu pernah menyatakan cinta padanya. Namun ia anggap sudah lalu.
Semakin membayangkannya semakin pula ia kesal pada pria itu , pria yang jadi bosnya sekaligus sahabat baiknya .
"Ahhhhh Fuckkk!! I hate you Michael!!! "
"WHY ALISHA? WHY? YOU KNOW I LOVE ALISHA!!! " Ia menggerutu.
"Masih ku ingat saat dia menceritakannya padaku saat di rumah sakit.. Mendengarnya saja membuatku marah !!! "
"Sialan kau Michael, berani beraninya kau menodai orang yang ku cintai, selama ini aku selalu berusaha menahan semua ini, tak ku sangka kau sebrengsek itu, aku tau kau memang sering gonta ganti wanita, aku fikir untuk kali ini kau akan menepati janjimu untuk menjaga wanita yang ku cintai tapi kau menghianati janjimu padaku!! Rasanya aku muak sekali !! SANGAT MUAK! ANDAI SAJA KAU BUKAN BOSS KU, INGIN KU PUKUL WAJAHMU YANG SELALU KAU AGUNGKAN ITU DENGAN SANGAT KERAS SAMPAI KAU TERSUNGKUR TAK BERDAYA !!! Arghhhh!!! " Pria mengeraskan rahangnya sambil meremas gelas yang ada ditangannya hingga pecah melukai tangannya.
"Arghhh! " telapak tangannya berdarah akibat pecahan kaca yang ia remukan sendiri.
"Luka ini tak seberapa dibanding rasa sakit hati yang saat ini ku rasakan! " ucapnya.
...****************...
Di Restoran
El dan Gress tengah makan malam di sebuah restoran di daerah Kalimantan. Sebelum El kembali ke messnya.
"El apa kau sudah mengabari Alisha? " Tanya Gress
"Belum ! " jawabnya singkat.
"Kenapa? "
"Aku fikir nanti saja saat aku sudah sampai di mess! " jawab El lagi
"Ow, baiklah! Aku harap ia tak kecewa apalagi marah padamu lagi! " ucapnya menyindir
"Aku pun heran, akhir-akhir ini dia selalu membuatku marah, emosiku juga selalu tak tertahankan, i don't know! "
__ADS_1
"Itu karena sifatnya masih kekanak kanakan, dia masih belum menyadari usianya saat ini, but tenanglah itu hanya emosi sesaat , fokus saja pada pekerjaanmu untuk sekarang ini , seharusnya cara berfikirnya berubah ! Alisha kan sudah dewasa seharusnya ia akan mengerti kenapa kakaknya seperti ini! " Ucap Gress sambil tersenyum menatap El sembari menggenggam tangannya.
"Ia kau benar, seharusnya ia sadar kalau kami akan memiliki kehidupan masing-masing tapi itu sangat sulit baginya untuk memahaminya! "
...****************...
Dini hari pukul 00.20
Alisha terbangun dari tidurnya karena tenggorokannya terasa haus, ia pun ke dapur untuk mengambil minum. Namun saat ia selesai minum dan naik ke ranjang lagi berusaha untuk kembali memejamkan matanya namun matanya tetap tak mau terpejam lagi, ia pun mengecek ponselnya lagi berharap El mengabarinya lewat pesan namun tidak ada
"Ada yang berbeda dengan kak El , kenapa sekarang ia tak lagi mengabari aku?! Sebelumnya ia tak pernah seperti ini!" Gumam Alisha kesal bercampur sedih dalam batinnya.
ia pun iseng mengecek email di laptopnya , ternyata ada email masuk dari 2 hari lalu, pesan itu membuatnya gembira karena ia di terima kerja di sebuah perusahaan di kota Jakarta ,
"Horeee !! Akhirnya gue bisa kerja lagi !! Setidaknya gue bisa melupakan masalah ini untuk sejenak!! " Sahut Alisha dengan senyuman yang mengembang.
"Wait wait.. hari Rabu , emm berarti 2 hari lagi dari sekarang, kalau gitu besok gue harus bersiap untuk pergi lagi ke Jakarta! Jakarta im coming!! " Seru Alisha bahagianya sambil meloncat loncat di atas kasur .
......................
Sesampainya di Jakarta ia pun kembali mencari rumah kost baru untuk ia sewa selama di Jakarta. 3 jam ia berkeliling akhirnya ia menemukan sebuah rumah kost.
"Permisi! " Sapa Alisha pada seorang ibu setengah baya.
"Oh iya, ada apa neng? Mau cari tempat kost kah? "
"Emm iya bu, apa di sini ada yang kosong? "
"Oh begitu! Saya mau lihat kamarnya boleh? Sebelumnya kenalkan nama saya Alisha! "
"Oh iya ibu sampai lupa belum memperkenalkan diri, nama ibu, bu Yuli , ibu pemilik kostan ini! Mari silahkan masuk! " Mereka pun berjalan masuk untuk melihat kamar yang kosong tadi.
"Nah semuanya ini ada 6 kamar, di sini penghuninya cewe ada cowo pun ada, kalau cowo ada di nomor 3 sama nomor 5 sisanya cewe , nah yang kosong ini ada di nomor 4 ! " jelas bu Yuli ramah.
"Di sini bayarnya perbulan 1,8 jt dalamnya ada ranjang, kasur, meja rias, sama lemari pakaian udah plus air tapi belum sama listrik ,kamar mandi sama dapur di dalam, Jadi gimana neng mau kost di sini? Listriknya sesuai pemakaian saja ko! " jelas bu Yuli
"Duh mahal juga ya, tapi ini kostan yang paling deket dari tempat kerjaku nanti! " batin Alisha bingung.
"Neng .. Neng! Neng gimana? " tanya si ibu membangunkan Alisha dari lamunan.
"Ehhh iya baiklah bu saya mau , kalau begitu saya bayar sekarang untuk satu bulan pertama! " ucapnya sembari menyodorkan uangnya pada sang pemilik kost an.
Bu Yuli pun menerimanya dengan senang hati "baiklah, semoga betah di sini ya neng! " dengan senyum yang sumringah.
"iya bu, kalau begitu sama mau beresin barang barang saya dulu! "sambil mendorong kedua kopernya.
"oh iya mangga neng! " jawab si ibu tak lama melengos pergi sambil menghitung uangnya.
Ia pun masuk melihat sudut kanan kiri di setiap ruangan yang akan ia tempati lalu membersihkannya dengan sapu dan pel.
__ADS_1
Tok! Tok! Tok!
Seorang pria berseragam rapi mengetuk pintu kamar Alisha yang terbuka "Penghuni baru ya? Kenalin gue Rio! "
"Iya.. hai Rio, gue Alisha! iya gue baru aja pindah! " jawab Alisha sambil memegang gagang sapu .
"Kamar gue No 3 , tuh sebrang kamar lo! " (menunjuk pintu kamarnya)
"oh ok! "
"Lo bukan orang Indo ya? Muka lo kaya blasteran gitu deh?!" tanya Rio penasaran
"Em iya memang, bokap gue Italia nyokap Bandung! "
"Pantesan cakep bener! idung lo mancung amat anjirr !! haha" goda Rio.
"Haha bisa aja lo! " Alisha tersipu malu.
"Gue duluan yaa, gue harus kerja, next time gue kenalin sama yang lain deh! " Ucap Rio memecah suasana dengan senyumnya yang memikat.
"ow ok Rio, Good Luck ! " Jawab Alisha tersenyum ramah.
Esok paginya ..
Pagi pagi sekali seorang pria bertubuh tegap nan tampan dengan matanya yang biru tengah melakukan aktivitas rutinnya setiap pagi sebelum pergi ke kantor. Ia sangat menyukai olahraga pagi.
Pria itu berlari santai di sekitar taman tak jauh dari rumahnya.Tatapan decak kagum dari setiap wanita yang melihatnya . Ia selalu menyempatkan waktu luangnya di pagi hari untuk jogging meski hanya sebentar.
Namun ia selalu kesal ketika sedang jogging banyak wanita yang mengikutinya membuatnya jadi tidak bebas untuk berolahraga.
BUGHH!! Seorang wanita tiba-tiba pingsan di hadapannya .
Pria itu berfikir kalau wanita itu sengaja menjatuhkan diri di hadapannya demi mendapatkan perhatian darinya , ia melihat sebentar lalu cuek meneruskan langkah kakinya berlalu pergi meninggalkan wanita itu .
Entah kenapa tiba-tiba saja suasana jadi sangat sepi, 5 menit setelah ia berlalu , ia penasaran dan kembali menengok ke belakang masih penasaran akan wanita yang tergeletak tadi , ternyata wanita itu masih ada di sana. Ia pun sedikit panik lalu berlari kecil ke arah wanita itu mencoba membangunkan wanita namun tetap tidak bangun sambil menempelkan telunjuknya ke hidungnya untuk memastikan nafasnya masih mendengus dan memegang tangan untuk memastikan denyut nadinya hingga ia pun panik dan menggendong wanita itu ke klinik terdekat.
Sesampainya di klinik, ia pun membaringkan nya di ranjang .
"Dok , tolong periksa gadis ini ! tadi dia tiba-tiba jatuh pingsan di taman sana! " Ucap pria itu panik
"Baik pak, tolong bapa keluar dulu dan duduk di ruang tunggu! " Titah sang dokter.
Pria itu pun keluar dari ruang dokter lalu menunggu di depan ruang tunggu .
Tiba-tiba sang perawat datang menghampirinya "Maaf, bapa harus mengisi formulir data pasien dulu dan membayar biaya administrasi! "
"Tapi saya tidak mengenal gadis itu, saya menemukannya di taman saat saya sedang berolahraga! Jadi saya hanya akan membayar biaya administrasinya saja, setelah itu saya harus pergi! Saya titip dia di sini saja sampai ia siuman! " Ucap pria itu
"Baiklah, silahkan ke meja pendaftaran dulu! " Jawab sang suster.
__ADS_1
"Akhhhh ada ada saja!! Aku kan tidak mengenalnya!! Kenapa juga tadi aku menolongnya dan membawanya ke sini?! " Racau pria itu sedikit kesal.