Pesona Tuan CEO Dingin

Pesona Tuan CEO Dingin
Bab 33 Kau Milikku Alisha !


__ADS_3

𝙨𝙚𝙙𝙞𝙠𝙞𝙩 𝙞𝙣𝙛𝙤, 𝙙𝙞 𝙗𝙖𝙜𝙞𝙖𝙣 𝙞𝙣𝙞 𝙝𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 18+ 𝙮𝙖𝙖, 𝙢𝙤𝙝𝙤𝙣 𝙥𝙚𝙣𝙜𝙚𝙧𝙩𝙞𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖! 𝙏𝙚𝙧𝙞𝙢𝙖 𝙠𝙖𝙨𝙞𝙝🙏


Alisha yang masih polos pun mengambil baju yang terletak di atas kasur itu lalu ke kamar mandi untuk memakainya.


2 menit kemudian.


"Wow it's amazing baby! So Beautifull! " Al kagum melihat Alisha dan tak bisa mengalihkan pandangannya dari tubuh molek Alisha.


"Minumlah ini, agar kau merasa segar! " Al pun memberikan sebuah minuman orange jus pada Alisha, ia pun meminumnya tanpa merasa ada yang aneh.


Al yang kini sudah melepaskan bajunya pun mendekati Alisha lalu mencium dan ******* bibir Alisha perlahan namun pasti sampai akhirnya ia menjatuhkan Alisha ke dalam kasur besar di ranjang mewah itu , Al pun naik ke atas tubuh Alisha.


𝘽𝙧𝙪𝙜𝙠𝙠!


Kini Al sangat bringas, ia terus ******* bibir Alisha tanpa ampun, mulutnya menjalari tekuk leher mulus Alisha , ia kecup di setiap sisinya tanpa ampun sampai Alisha kewalahan.


"Al aa-pa yang kau lakukan? " Alisha terus mundur


"Nikmati saja hari ini sayang! " Al terus menciumi leher Alisha yang mulus itu tanpa ampun.


"𝘼𝙝𝙝.." Desah Alisha


"Al kenapa kau jadi seperti ini? Apa salahku Al? Tolong lepaskan aku! " Alisha memohon, mencoba lepas dari jeratan Al.


Al membuka paksa piyama dan bra putih yang di pakai Alisha, lalu mulutnya mencium setiap sisi tubuh Alisha yang putih nan mulus itu .


"Al jangan, ahhshh .. " Alisha mendesah lagi.


Al terus melakukannya hingga seluruh pakaiannya dan pakaian Alisha terbuka seluruhnya.


Belum puas dengan apa yang ia lakukan saat ini, jari jemarinya terus bermain di bawah sana, seolah ingin memuaskan hasratnya yang telah lama di pendamnya selama ini.


"Selama ini aku terus sabar sampai kau mau memberikannya, dan hari ini adalah kesempatan ku sayang, kau akan puas malam ini, mari kita habiskan malam ini bersama tanpa siapa pun yang akan mengganggu malam kita sayang! " Sambil membelai rambut Alisha .


"Al jangan Arghhh pleaseee All..bertt Michael ahh l! " Alisha mengerang.


"Sudah ku bilang aku tak akan melepaskanmu, jadi nikmati saja permainanku ini sayang! " Al tersenyum bahagia seolah ini adalah kesempatan emas baginya.


Permainan jari jemari Al membuat Alisha ingin mengeluarkan sesuatu, cairan dari bawah sana.


"Ouw kau sudah keluar sayang! Mari kita lanjutkan permainan ini! "


"Sampai kau puas! " Bisik Al di telinga Alisha.


"Ampun Al, tolong jangan siksa aku seperti ini, apa salahku padamu Al?! Jika aku punya salah tolong maafkan aku! " Alisha memohon ampun.


"Kau tidak salah apa-apa sayangku, semua ini ku lakukan untuk kita berdua! " Ujar Al berbisik di telinga Alisha dengan lembut.


Alisha menelan ludahnya dengan kasar, ia bingung bagaimana cara menghentikan perlakuan Al padanya.


"Apa yang harus ku lakukan? Bagaimana ini? Aku tak ingin ham*l, aku memiliki kakak polisi, bagaimana jika membunuhku jika ia sampai tau kalau aku hamil! " Batin Alisha dalam hatinya.


"Tenanglah sayang, kau milikku! Tubuhmu dan seluruhnya milikku, kau tak perlu takut! apalagi takut pada kakakmu itu, jika perlu aku akan menembaknya hari ini juga!" Jawab Al sambil memasukannya.


"Ahh " Pekik Alisha kesakitan sambil menangis, ia tak menyangka bahwa pria yang ia cintai akan sekejam ini pada dirinya, mengambil kesucian yang selama ini ia jaga,


"Ahhh" Pekik Alisha sekali lagi, menahan kesakitan yang sungguh luar biasa.


"Al stop Al!! " Alisha memegang kedua tangan Al dengan kepala mendongak ke atas dan mulut yang menganga.

__ADS_1


"Tenang Alisha, jangan khawatir, aku akan menyimpan benihku di dalam sana! "


"Jangan Al, jangan lakukan iii-tu! " Pekik Alisha lagi.


Alisha terus menangis meringis kesakitan, namun Al mengabaikannya, ia begitu bersemangat saat ini.


"Tahan sayang ahhh.. " Al menyemburkan cairannya lagi di dalam.


"𝙔𝙤𝙪 𝙖𝙧𝙚 𝙢𝙞𝙣𝙚 𝙖𝙣𝙙 𝙤𝙣𝙡𝙮 𝙢𝙞𝙣𝙚 𝙝𝙤𝙣𝙚𝙮 !" Ucap Al.


𝘽𝙮𝙪𝙪𝙪𝙧𝙧𝙧


Al beberapa kali menyemburkannya, Al terus melakukannya berjam-jam sampai Alisha sudah terkapar lemas tak berdaya, ia melakukannya dengan sangat kasar.


Ketika ia melihat bercak darah dalam seprai, ia sangat merasa bersalah , dan tak henti-hentinya meminta maaf pada Alisha atas perbuatannya itu.


"Alisha, im sorry! "


"Aku minta maaf Alisha, aku tak bermaksud Alisha! "


Al pun mengecup bibir Alisha dengan lembut, kemudian ia memeluk tubuh langsing putih nan mulus milik gadis yang ia cintai itu.Benih itu menyembur memenuhi rahim Alisha.


"Tenanglah sayang kau tak perlu menangis lagi! "


"Apa salahku Al sampai kau melakukan ini padaku? " Tanya Alisha sambil menangis sesegukan dengan suara yang sendu.


"Kau tak salah apa-apa sayang! " Jawab Al sambil membelai rambut Alisha, berusaha menenangkan Alisha.


"Al.. "


"Iya sayang.. "


"Sebelumnya aku tak pernah tergila-gila pada wanita sampai seperti ini, tapi untuk kali ini jika ibuku tidak merestuinya juga maka apa boleh buat, mungkin aku akan pergi bersamamu meninggalkan ibuku! " Al bersikukuh sambil mengelus tangan Alisha.


"Al itu akan membuat masalah baru di keluarga kalian! Aku tak ingin itu terjadi! " Alisha menatap Al dengan serius.


"Kau tenang saja, aku akan atur semuanya, kau cukup menuruti apa yang ku mau, kau akan bahagia seumur hidupmu ALISHA STEEL ELMANICO! " Sambil mengecup bibir Alisha.


Alisha terdiam, ia bingung harus berkata apa, semuanya sudah terjadi, ia tidak mungkin bisa memundurkan waktu untuk mengembalikan kesuciannya yang sudah di renggut oleh Al tadi.Alisha pun tersenyum seakan ini adalah pilihan yang paling tepat dalam hidupnya. Dalam fikirnya ia mencintai orang yang paling tepat meski harus meninggalkan kakaknya.


"Kini kau tidak pernah bisa lepas dari ku! Aku akan tanggung jawab dan menikahimu Alisha! " Ucap Al memeluk erat Alisha.


"Al? "


"Ya honey? "


"Apa yang kau keluarkan tadi berkali-kali di dalam milikku? "


"Itu cintaku padamu sayang! " Sambil membelai rambut Alisha.


"Ahhh, benarkah? " Alisha bertanya sambil mendesah.


"Iya sayang ! " Al tersenyum.


"Apa kau tak akan menghianati aku? " Tanya Alisha lagi .


"Maksudmu? " Al mengerutkan alisnya


"Bagaimana jika kau selingkuh? "

__ADS_1


"Haha Itu tidak mungkin! Kau percaya padaku kan? " Al meyakinkan.


"Im promise honey " Sekali lagi Al meyakinkan hati Alisha.


"Iya Al aku percaya padamu, aku harap kau menepati janjimu!


"𝘛𝘢𝘱𝘪 𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘓𝘢𝘳𝘢𝘴, 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘢𝘯𝘢𝘬𝘬𝘶 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘓𝘢𝘳𝘢𝘴 𝘬𝘢𝘯𝘥𝘶𝘯𝘨, 𝘣𝘢𝘨𝘢𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘫𝘪𝘬𝘢 𝘈𝘭𝘪𝘴𝘩𝘢 𝘵𝘢𝘶, 𝘢𝘬𝘶 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘮𝘦𝘯𝘶𝘵𝘶𝘱 𝘪𝘯𝘪 𝘳𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘳𝘢𝘱𝘢𝘵, 𝘢𝘬𝘶 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘨𝘢 𝘬𝘦𝘵𝘢𝘵 𝘈𝘭𝘪𝘴𝘩𝘢 𝘢𝘨𝘢𝘳 𝘓𝘢𝘳𝘢𝘴 𝘴𝘪 𝘤𝘦𝘸𝘦 𝘭𝘪𝘤𝘪𝘬 𝘪𝘵𝘶 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘦𝘬𝘢𝘵𝘪 𝘈𝘭𝘪𝘴𝘩𝘢! 𝘛𝘦𝘯𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘫𝘢 𝘈𝘭𝘪𝘴𝘩𝘢, 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘥𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘮𝘣𝘪𝘭𝘮𝘶 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘢𝘬𝘶! 𝘒𝘶 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪𝘬𝘢𝘯 𝘪𝘵𝘶! 𝘚𝘦𝘬𝘢𝘭𝘪 𝘱𝘶𝘯 𝘪𝘵𝘶 𝘌𝘭 𝘬𝘢𝘬𝘢𝘬 𝘮𝘶 𝘴𝘦𝘯𝘥𝘪𝘳𝘪, 𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘢𝘬 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘪𝘢𝘳𝘬𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢!" Al berbicara dalam hatinya


Setelah kelelahan karena menangis, Alisha pun tertidur dalam pelukan Al. Suasana jadi hening , kening Alisha tampak mengernyit, bibir ranumnya pun kini tampak kering , wajahnya kini sudah tampak pucat pasi, Al pun mengusap lembut wajh sendu itu, hingga akhirnya ia pun ikut memejamkan mata sambil memeluk erat Alisha lalu ia pun tertidur .


 


𝘿𝙞 𝙧𝙪𝙢𝙖𝙝 𝘼𝙡𝙞𝙨𝙝𝙖


𝙋𝙪𝙠𝙪𝙡 23.00


El yang sejak tadi siang cemas karena adiknya belum juga kembali ke rumah hingga saat ini


"Sampai jam segini Alisha belum juga pulang, kemana dia, aku sangat mencemaskannya! " Gumam El khawatir


"Mungkin dia sedang pergi bersama teman-temannya El! " Jawab Gress


"Aku sudah mencarinya kemana-mana tapi tidak ada! " Ujar El sambil terus menggenggam ponselnya berharap Alisha dapat menghubunginya.


"Aku takut seseorang menculiknya! " Ucap El lagi


"Tidak mungkin El! Dia sudah besar, siapa yang mau menculiknya?! "


"Al! Albert Michael Adinata! "


"Siapa dia? "


"Dia CEO perusahaan Adinata , sekaligus pewaris tahta satu-satunya di Adinata Group, dan sekaligus juga kekasih Alisha yang kemarin aku menyuruhnya untuk menghindarinya! "


"Aku pernah dengar perusahaan itu, perusahaan itu sangat terkenal bahkan sampai ke mancanegara, perusahaan itu sangat sukses di Indonesia! Tapi kenapa kau menyuruh Alisha untuk menghindarinya? " Tanya Gress penasaran


"Sebenarnya diam-diam aku mencari tahu latar belakang pria itu, mencari tau segala info tentangnya! Banyak berita beredar kalau dia sering berganti wanita! Sikapnya dingin namun mematikan! Dia kasar ketika marah, emosinya akan meledak-ledak lebih dari yang di bayangkan! Semua wanita akan klepek-klepek saat ada di dekatnya, termasuk adikku Alisha! Dia anak tunggal , ayahnya sudah tiada saat ia masih kecil, dan kini ia hidup bersama kakek dan ibunya!Namun aku tak tau apa niat Al yang sesungguhnya mendekati Alisha?! "


"Apa Alisha tau semua ini? "


"Dia hanya tau sebagian saja, karena Al sendiri tipe orang yang tidak pernah membagi kisah hidupnya pada orang lain! Al adalah tipe orang yang kemauannya harus selalu di turuti,jika tidak ia akan nekat ,ia akan melakukan segala cara untuk mendapatkan apa yang dia mau!"


"Lalu bagaimana ini? Bagaimana jika Alisha di culik oleh Al? Aku takut kalau Al menyiksa Alisha! "


"Jika sampai jam 12 siang besok Alisha belum pulang juga maka aku akan mengerahkan anak buahku untuk mencari Alisha! Aku akan bilang pada komandan! "


"Iya El, apa ponselnya belum tersambung juga? "


"Belum! Ponselnya tidak aktif! Lebih baik sekarang kau istirahat, kau pasti lelah ,kau bisa tidur di kamar Alisha!"


"Aku tak lelah, aku ingin menemanimu saja! "


"Aku tau kau lelah, kau istirahat saja, aku akan tunggu Alisha di sini! "


"Hemm baiklah! " Gress pun berjalan ke kamar Alisha, namun saat di pintu ia mengintip Al yang diam-diam menangis sambil duduk di kursi dan melihat foto adiknya.


"Alisha maafkan kakak yang sudah lalai menjagamu! Kakak tak menyangka ini akan terjadi , kakak takut kau kenapa-kenapa, kakak takut dia menyiksamu karena kau telah menghindarinya kemarin! Mam dad im sorry , maafin El karena tak bisa menjaga Alisha dengan baik! Hikss " Al pun menangis hingga kelelahan, dan tertidur dalam kursi panjang di ruang tamu itu.


Gress pun meneteskan air matanya melihat El yang menangis sampai tertidur di kursi, ia pun mengambil selimut untuk El dan menyelimutinya.

__ADS_1


__ADS_2