Pesona Tuan CEO Dingin

Pesona Tuan CEO Dingin
Bab 27 Pulang Ke Bandung


__ADS_3

Malam ini El dan Alisha sudah bersiap dengan 2 kopernya dan sekantong besar oleh-oleh untuk keluarga bi Lina di Bandung, mereka akan pulang ke kampung halamannya sekalian menengok rumah peninggalan orang tua mereka dan bibi Lina, adik satu-satunya dari ibunya itu. Sudah 5 tahun mereka tidak bertemu dengan Bi Lina, om Anton, dan kedua anaknya bi Lina yakni Vino dan Shera. Alisha sangat senang dan antusias karena kali ini ia pulang bersama kak El, si polisi tampan nan gagah. Mereka pun pulang dengan naik bus ke Bandung. Alisha pun mengetik sebuah pesan di ponselnya


~𝚂𝚊𝚢𝚊𝚗𝚐, 𝚑𝚊𝚛𝚒 𝚒𝚗𝚒 𝚊𝚔𝚞 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎 𝙱𝚊𝚗𝚍𝚞𝚗𝚐 𝚋𝚎𝚛𝚜𝚊𝚖𝚊 𝚔𝚊𝚔 𝙴𝚕 , 𝚔𝚊𝚖𝚒 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚔𝚎 𝚛𝚞𝚖𝚊𝚑 𝚙𝚎𝚗𝚒𝚗𝚐𝚐𝚊𝚕𝚊𝚗 𝚘𝚛𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚞𝚊 𝚔𝚊𝚖𝚒 𝚜𝚊𝚝𝚞-𝚜𝚊𝚝𝚞𝚗𝚢𝚊 𝚍𝚒 𝙱𝚊𝚗𝚍𝚞𝚗𝚐 , 𝚊𝚔𝚞 𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙 𝚔𝚊𝚞 𝚋𝚒𝚜𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚛𝚝𝚒 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚊𝚙𝚊 𝚊𝚔𝚞 𝚙𝚎𝚛𝚐𝚒 𝚜𝚎𝚌𝚊𝚛𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚍𝚊𝚍𝚊𝚔, 𝚔𝚊𝚛𝚎𝚗𝚊 𝚠𝚊𝚔𝚝𝚞 𝚕𝚒𝚋𝚞𝚛 𝚔𝚊𝚔 𝙴𝚕 𝚝𝚒𝚍𝚊𝚔 𝚋𝚊𝚗𝚢𝚊𝚔, 𝚊𝚔𝚞 𝚑𝚊𝚛𝚊𝚙 𝚔𝚊𝚞 𝚋𝚒𝚜𝚊 𝚖𝚎𝚗𝚐𝚎𝚛𝚝𝚒 𝚍𝚎𝚗𝚐𝚊𝚗 𝚜𝚒𝚝𝚞𝚊𝚜𝚒 𝚒𝚗𝚒 ! 𝙸 𝚕𝚘𝚟𝚎 𝚢𝚘𝚞 𝚜𝚊𝚢𝚊𝚗𝚐! 𝚃𝚊𝚔𝚎 𝚌𝚊𝚛𝚎 𝚢𝚘𝚞𝚛 𝚜𝚎𝚕𝚏 𝚋𝚊𝚋𝚢 , 𝚊𝚔𝚞 𝚊𝚔𝚊𝚗 𝚖𝚎𝚛𝚒𝚗𝚍𝚞𝚔𝚊𝚗𝚖𝚞 😘~


Selesai mengetik pesan untuk Al, Alisha pun langsung menyimpan ponselnya dalam tas , berharap Al akan membalas pesannya, 30 menit berlalu namun Al belum juga membuka pesannya apalagi membalas pesan dari Alisha, membuat Alisha jadi gelisah dan berfikiran yang macam-macam.


"kemana kau Al, kenapa perasaan ku merasa tidak enak begini, ahh semoga saja ini bukan apa-apa, semoga saja ini hanya perasaan ku yang salah! " bisik Alisha dalam hatinya.


Kak El yang sedari tadi memperhatikan gerak gerik Alisha merasa heran dengan Alisha, hingga El pun mencoba menghibur Alisha yang sedang gelisah itu , Lalu ia pun bertanya pada Alisha.


"Sepertinya kamu sedang mencemaskan seseorang, atau mungkin kau sudah memiliki seorang kekasih ya? " Tanya kak El sambil memencet hidung Alisha.


"Haha apaan kakak ini, ngga ko! " Tersipu malu


"Masa? Tadi kakak lihat pesannya pake sayang sayangan gitu kok, jadi pacar kamu yang mana nih? Yang kemarin datang ke acara wisuda itu kah? Ko ngga pernah cerita sama kak El sih?! " Tanya kak El dengan muka yang gemas, seakan ingin mencubit Alisha.


"Emmm.. Emangnya kak El udah bolehin Alisha punya pacar? "


"Why not? Sekarang kan kamu sudah lulus kuliah, umur kamu juga sudah 24 tahun, so kenapa engga coba, tapi harus pacaran yang sehat, ngga boleh sentuh sentuh sama sekali! "


"Haha iya iya, kak El sendiri udah punya pacar kan? Cuman kak El belum cerita sama Alisha kan? "Sambil balik membalas mencubit hidung El.


"Aww.. Sakit Alisha!! Iyaiya kak El ngaku, kak El udah punya pacar, namanya Gresya tapi lebih sering dipanggil Gres, usianya 27 tahun,beda 2 tahun dengan kakak dia di bawah kakak, dia dokter anak di salah satu rumah sakit di Kalimantan! "


"Pantas saja kakak sangat betah di sana , ternyata kakak sudah punya kekasih toh, memangnya sudah berapa lama kalian berpacaran? " Tanya Alisha ingin tau.


"Baru setahun, tadinya kakak belum mau berpacaran karena memikirkan kamu, tapi dia terus meyakinkan kakak, meskipun kami berpacaran tapi kamu tetap nomor satu bagi kakak, dan dia pun sepakat, akhirnya kakak pun setuju, dan kami pun jadian! "


"Dia anak orang kaya ya kak? "


"Ya bisa di bilang begitu de! "


"Siapa yang nembak duluan? Pasti kak Gres ya? "


"Kok kamu tau sih? "


"Biasanya juga memang seperti itu, begitu banyak wanita yang mengejar kakak kan dari kakak masih sekolah dulu sampai sekarang! Mereka bilang karena wajah kak El sangat tampan, haha aku tau kak!! " Kata Alisha sambil tertawa.


"Okey sekarang kamu ya, jadi yang mana pacar kamu? Yang CEO atau yang asisten CEO? Pasti yang CEO deh "


"Ihhh kakak kok tau sih? "


"Tau dong, tapi dua-duanya tampan gagah dan terlihat kaya raya .. Tapi jangan lihat kaya rayanya, lihat hatinya dulu, percuma kaya raya kalau dia kejam, tukang selingkuh, pokoknya memperlakukanmu dengan tidak baik, itu akan menyakitimu! Ingat pesan kakak "


"Iya kak mereka memang kaya raya dan bersahabat, tapi aku juga tau kok pria seperti apa yang saat ini sedang aku pacari, jadi kakak tidak perlu khawatir ya! "


"Siapa nama pria itu, kakak lupa.. "


"Namanya Albert Michael Adinata , usianya 28 tahun, rumahnya di.. "


"Sebentar.. , dia pewaris satu-satunya perusahaan Adinata Group kan? "


"Kok kakak tau sih? "

__ADS_1


"Kakak tau, tapi bagaimana dengan keluarganya, apa mereka tau hubungan kalian? "


"Dia tinggal dengan kakeknya, ibunya, beberapa ART, driver, dan bodyguard. Aku pernah bertemu keluarganya, rumahnya sangat mewah, kakeknya setuju namun ibunya tidak setuju, karena aku bukan wanita kalangan mereka, aku tidak kaya raya! "


"Ayahnya kemana? Berpisah atau.. "


"Ayahnya sudah meninggal kak.. "


"Ouh begitu, itulah kenapa kakak tidak ingin kamu menikah dengan pria kaya , apalagi sudah kaya dari lahir, bukannya apa-apa, kakak hanya takut kamu diperlakukan tidak baik oleh mereka karena mereka memandang kamu sangat rendah! "


"Iya kak aku tau, tapi ini kan belum tentu sampai menikah, bisa saja kami putus di tengah jalan, kan takdir tidak ada yang tau kak, bagaimana aku di masa depan kelak, kakak tak perlu khawatir yaa! " Kata Alisha sambil bersandar di bahu El.


"Ya sudah sekarang kamu tidur saja, jika akan sampai nanti kakak bangunkan ya! " Sambil mengelus rambut Alisha .


𝙎𝙚𝙨𝙖𝙢𝙥𝙖𝙞𝙣𝙮𝙖 𝙙𝙞 𝘽𝙖𝙣𝙙𝙪𝙣𝙜


El dan Alisha turun dari bus lalu naik angkot , karena bus tidak melewati rumah mereka.


Setelah turun dari angkot mereka pun berjalan menuju rumah, sesampainya di rumah mereka pun segera beberes karena meskipun ini baru seminggu tidak ditempati, tapi tetap saja debu dimana-mana.


Alisha dan El pun segera membereskan rumah mereka, saking lelahnya mereka sampai ketiduran. El tertidur di kursi dan Alisha tertidur di kamar El.


𝙋𝙪𝙠𝙪𝙡 08.00 𝙥𝙖𝙜𝙞


𝚃𝚘𝚔! 𝚝𝚘𝚔! 𝚝𝚘𝚔!


"Assalamualaikum.. Alisha! El! Assalamualaikum.. Ini bi Lina! Assalamualaikum!! " Ucap bi Lina.


𝘿𝙞 𝙧𝙪𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙚𝙣𝙜𝙖𝙝.


"Waalaikumsalam! Eh bi Lina.. Silahkan masuk bi! " Ucap El sambil membukakan pintu .


"Bagaimana kabar bibi? " Ucap El


"Alhamdulillah bibi baik,bagaimana kabarmu dan adikmu Alisha? Sekarang keponakan bibi ini sudah semakin besar dan tinggi ya , kapan kau tiba dari Kalimantan? kau menjemput Alisha dulu di Jakarta lalu kemari? "


"Iya bi , kabarku dan Alisha juga baik bi, bagaimana kabar paman, Vino dan Shera? aku tiba hari jumat dari Kalimantan lalu menghadiri acara wisuda Alisha dan aku ke Bandung pukul 08.00 malam ! " Jelas El.


"Vino dan Shera baik ko,hanya saja paman sedang sakit sudah 2 bulan ini,kesehatannya sangat menurun drastis " Jelas bi Lina


"Memangnya paman sakit apa bi? "


"Darah tinggi dan jantung ! Apalagi bulan kemarin pamanmu di rawat di rumah sakit 1 minggu, sekarang sudah lebih membaik namun belum boleh kemana-mana, pamanmu hanya di rumah saja karena ia tidak boleh kecapean! "


"Saya belum sempat bertemu paman, mungkin nanti sore saya dan Alisha akan ke rumah bibi untuk menjenguk dan melihat kondisi paman! "


"Iya El, pamanmu pasti senang jika kalian berdua datang menjenguk, oh iya Alisha mana? Dari tadi bibi belum melihatnya! "


"Mungkin Alisha masih tidur, aku akan membangunkannya bi! "


"Baiklah! Tapi jika ia sangat nyenyak biarkan saja! "


"Iya bi, aku lihat dulu sepertinya ia tidur di kamarku, karena semalam kami habis beres beres rumah karena banyak debu dimana-mana! Sebentar ya bi, sekalian aku akan membuatkan minum dulu untuk bibi!" Kata El.

__ADS_1


"Aduh tidak perlu El! "


"Tidak apa bi! " Ucap El sambil berdiri dan berjalan untuk membangunkan Alisha yang tertidur di kamarnya.


"Dek! Alisha! Bangun de! Di depan ada bi Lina! "


"Aduh kak, ini jam berapa sih?"


"Sudah pukul 8 lewat 15 nih!! Cepat bangun!! "


"Iya deh iya! " Kata Alisha sambil mengucek matanya lalu pergi ke kamar mandi untuk cuci muka.


"Shaa, selesai cuci muka temui bi Lina di depan ya , kakak mau bikin teh dulu! " Kata kak El sedikit berteriak


"Iya kak!!! " Kata Alisha berteriak dari kamar mandi.


𝚂𝚎𝚕𝚎𝚜𝚊𝚒 𝚍𝚊𝚛𝚒 𝚔𝚊𝚖𝚊𝚛 𝚖𝚊𝚗𝚍𝚒 𝙰𝚕𝚒𝚜𝚑𝚊 𝚙𝚞𝚗 𝚖𝚎𝚗𝚎𝚖𝚞𝚒 𝚋𝚒 𝙻𝚒𝚗𝚊 𝚢𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚎𝚗𝚐𝚊𝚑 𝚍𝚞𝚍𝚞𝚔 𝚍𝚒 𝚔𝚞𝚛𝚜𝚒 𝚛𝚞𝚊𝚗𝚐 𝚝𝚊𝚖𝚞. 𝙱𝚎𝚝𝚊𝚙𝚊 𝚜𝚎𝚗𝚊𝚗𝚐𝚗𝚢𝚊 𝚋𝚒 𝙻𝚒𝚗𝚊 𝚖𝚎𝚕𝚒𝚑𝚊𝚝 𝙰𝚕𝚒𝚜𝚑𝚊 𝚕𝚊𝚕𝚞 𝚖𝚎𝚖𝚎𝚕𝚞𝚔𝚗𝚢𝚊.


"Bi lina?!! Apa kabar bi?!" Kata Alisha.


"Bibi baik! Alisha baik juga kan?! "


"Iya bi! Rasanya sudah lama ya Alisha tidak bertemu bibi, paman, Vino dan Shera! "


"Kamu sudah bertahun-tahun tidak pulang, apalagi kakakmu El sudah lama sekali, tau-tau kalian sudah besar dan tinggi saja sampai bibi tidak mengenalinya, apalagi kamu semakin cantik saja ya sekarang, bibi dengar kamu baru saja wisuda dan mendapatkan predikat mahasiswa dengan nilai terbaik ya?! "


"Hehe iya bi, ahh bibi ini bisa saja selalu seperti ini, selalu memuji Alisha, hehe.. "


"Wow itu bagus dong, kamu dan kakakmu El sudah membuat kami bangga! Kami senang mendengarnya apalagi Vino dan pamanmu! "


"Benarkah? Oh iya sekarang Vino kerja dimana bi? Dan Shera? Bagaimana kabarnya? "


"Sekarang Vino bekerja di bengkel, sebenarnya kemarin dia kerja di pabrik, hanya saja sedang ada pengurangan karyawan dan Vino salah satunya, sedangkan Shera saat ini ia bekerja di bank sebagai marketing! "


"Ya tidak apa bi, setidaknya Vino dan Shera tidak menyusahkan bibi dan paman! Mereka sudah mandiri sekarang! "


"Bi, ini teh nya, silahkan di minum dulu! " Ucap El sambil menyodorkan secangkir teh manis hangat buatannya.


"Oh ya, berapa lama rencana kalian di Bandung? " Tanya bi Lina


"Entahlah bi, mungkin seminggu atau 2 minggu, karena aku hanya di beri cuti 2 minggu saja setelah itu aku harus lanjut bertugas lagi ke Kalimantan! "


"Bibi bangga pada kalian berdua, seandainya ayah dan ibu kalian masih ada, mereka pasti akan bahagia, mereka pasti akan sangat senang memiliki anak-anak seperti kalian, yang satu polisi dan yang satunya baru lulus sarjana dengan prestasi yang membanggakan ! " Kata bi Lina sambil menangis.


Mereka pun berpelukan.


"Bibi sudah seperti orang tua kami juga, pengganti mami dan daddy kami juga! Jika bibi bangga pada kami, orang tua kami pun pasti sama bi.. Kami hanya berharap bibi dan paman selalu sehat, panjang umur, dan dilimpahkan rejeki ,dan bisa melihat kami hingga kami berkeluarga kelak nanti" Ucap El


"Iya bi.. Bibi harus sehat terus yaa !" Tambah Alisha sambil menangis .


"Amin amin amin Ya Rabb, semoga Allah mendengar doa kalian ya sayang, keponakan bibi yang paling bibi sayang! " Kata Bi Lina sambil memeluk El dan Alisha.


"Oh iya bi, kita bawa oleh-oleh untuk bibi sekeluarga! " Ucap El, Sambil memberikan sekantong keresek besar, berisi beberapa makanan dalam sebuah kotak.

__ADS_1


"Ahh kalian ini, tidak usah repot-repot bawa makanan segini banyak, lihat kalian sehat selamat sampai sini saja bibi sudah bersyukur! "


"Ahh bibi ini tidak merepotkan kok " Kata Alisha


__ADS_2