Pilihanku Penyesalanku

Pilihanku Penyesalanku
21 mulai ada rasa


__ADS_3

tiwi tidak menggubris lelucon rita,


mereka kembali fokus membaca di taman kampus....


namun tanpa tiwi pungkiri, tiwi mulai ada rasa terhadap reza walau hanya sedikit,


dengan pertemuan yang terbilang singkat setiap bertemu dengannya,


namun entah mengapa dengan sikap dingin reza terhadap tiwi mulai ada sedikit perhatian membuat tiwi merasa nyaman,


karena di balik sikap cuek reza yang ia tunjukkan, nyatanya reza adalah lelaki yang hangat dan perhatian membuat orang yang dekat dengannya merasa nyaman di buatnya,


tapi tiwi tidak mengungkapkan perasaannya itu, tiwi takut kalau sahabatnya rita akan meledeknya secara terang-terangan padanya...


lagi pula tiwi belum yakin dengan perasaan reza sendiri pada tiwi seperti apa...


maka dari itu tiwi lebih memilih memendam apa yang ia rasa saat ini, tiwi pun masih ragu dengan perasaan yang tiwi rasa, antara kagum atau suka karena perasaan ini, karena selama ini tiwi tidak pernah segampang ini membuka perasaan pada laki-laki yang baru saja dekat dengannya... setelah beberapa tahun tiwi menutup hatinya...


setelah kepergian reza, tiwi tetap melihat punggung tegap yang semakin menjauh darinya,


sedangkan rita kembali fokus membaca namun rita sendiri sesekali menyadari pandangan tiwi pada reza tak biasa, namun rita memilih diam dan tersenyum, lalu kembali membaca buku novel yang sedang rita baca,


namun di sisi lain, saat tiwi memikirkan reza, tanpa tiwi sadari, seulas senyum tipis terukir di bibir tiwi tanpa sepengetahuan sahabatnya itu....


dengan cepat tiwi tersadar dari lamunannya dan tiwi memilih fokus membaca buku takut sahabatnya menyadari akan tingkah lakunya yang mulai menyukai reza.... maka dari itu tiwi bersikap cuek dan membaca kembali buku yang sedang ia baca, namun tiwi tidak bisa fokus dan larut dalam lamunan...


namun sahabatnya itu menyadari tingkah aneh tiwi,


wi... lo kenapa? ucap rita


hah... apa.... ucap tiwi yang tidak fokus


kamu kenapa ngelamun gitu.., lagi mikirin apa? ucap rita


em... enggak apa-apa ko rita... ucap tiwi gugup karena merasa bingung,


kamu yakin... ucap rita meyakinkan,


iya, enggak apa-apa kok.... ucap tiwi


ok... ucap rita tidak memaksa pada tiwi untuk bercerita,


oh ya wi, lo belum mau pulang? tanya rita


belum, males mau pulang ke rumah... enggak ada orang juga di rumah... ucap tiwi pada rita dengan fokus pada buku


ooo...


kalau gitu aku main ke rumah kamu aja.... ucap rita


tiwi hanya diam, karena memikirkan ucapan rita


boleh.... ucap tiwi masih fokus dengan buku


dan menyudahi aktifitasnya lalu berkemas,


bener enggak apa-apa kan wi.... ucap rita


iya, yuk.... ucap tiwi bangkit dari duduknya,


rita yang mendengar ajakan tiwi langsung mengejar tiwi yang sudah melangkah terlebih dahulu


mereka pun berjalan kaki ke rumah tiwi karena dekat dari kampus mereka....


kita jalan wi.... ucap rita


iya... enggak jauh ko, tiap hari juga aku jalan.... ucap tiwi

__ADS_1


tiwi... tiwi... kamu itu anak orang berada tapi kenapa milih jalan kaki.... ucap rita heran dengan sahabatnya


males aja, ribet... apa lagi kalau anak-anak kampus tau... ucap tiwi


maksud kamu, kamu sengaja seperti ini... ucap rita


iya.... ucap tiwi


aneh lo jadi orang... ucap rita


namun tiwi hanya diam terus melangkah tanpa melihat rita dan mereka pun menikmati perjalanan menuju rumah tiwi,


beberapa menit kemudian,


sampailah di rumah tiwi,


tiwi langsung mengajak rita masuk ke rumahnya,


ayo, rita masuk.... ucap tiwi yang sudah membuka pintu,


rita pun masuk ke dalam rumah bersama tiwi,


tiwi pun melangkah menuju kamarnya, yang diikuti oleh rita


tiwi, rumah kamu sepi banget.... ucap rita


ya seperti ini lah... ucap tiwi


pantesan kamu kalau pulang kuliah enggak langsung pulang... ucap rita


seperti itu lah... ucap tiwi


kamu enggak takut wi di rumah sebesar ini sendiri.... ucap rita


sudah biasa... ucap tiwi


sampainya di depan kamar tiwi,


yuk masuk... ajak tiwi masuk ke dalam kamarnya,


rita pun masuk ke dalam kamar tiwi dan duduk di sofa,


lalu tiwi pun langsung meletakkan tas dan berpamitan pada rita karena tiwi mau mandi untuk menyegarkan badan,


rita, aku mandi dulu ya.... ucap tiwi


iya tiwi.... jawab rita yang sedang membuka-buka majalah milik tiwi


tiwi pun meninggalkan rita dan masuk ke kamar mandi setelah mendapat jawaban dari rita


beberapa menit kemudian,


tiwi pun selesai mandi,


tiwi yang sudah selesai memakai baju langsung menghampiri rita yang sedang menunggu,


maaf ya rita nunggu lama.... ucap tiwi


enggak ko wi.... ucap rita


sebentar ya rita, aku ke dapur dulu sebentar mau ngambil makanan dan minuman... kamu mau minum apa rita... ucap tiwi


apa aja boleh... ucap rita


ok.... ucap tiwi


tiwi pun keluar dari kamar menuju dapur,

__ADS_1


sedangkan rita menunggu di kamar sedang duduk di kursi malas milik tiwi


beberapa menit kemudian,


tiwi sudah masuk ke dalam kamar dan membawa makanan....


wi, jadi kamu tiap hari sendiri di rumah kaya gini.... tanya rita


ya begitu lah.... ucap tiwi datar


enggak bosen apa wi... kalau aku seh pasti bosen banget.... ucap rita


biasa aja... kan ada buku sama musik yang nemenin aku tiap hari.... jawab tiwi


pantes, kamu kaya gunung es.... ucap rita yang masih membuka-buka majalah


sial lo.... ucap tiwi yang melempar bantal, karena kesal


tiwi hanya tertawa....


Oh ya...


menurut aku kak reza, suka deh sama kamu.... ucap rita memancing


urusannya sama aku apa... jawab tiwi dingin


ya elah emang kamu enggak ada perasaan suka gitu? tanya rita menyelidik


apa sih kamu.... ucap tiwi takut,


karena rita terus memandang tiwi dengan menggoda


ah..... masa seh enggak ada rasa suka, padahal kurang cakep apa coba.... tanya rita


ih.... udah deh ngapain bahas dia.... ucap tiwi berusaha mengelak


jujur hayo kamu suka kan.... tanya rita curiga


tiwi merasa malu kalau harus mengakui perasaannya, tiwi masih takut kalau perasaannya bertepuk sebelah tangan


enggak.....ucap tiwi cuek namun sambil menunduk takut ketauan berbohong.


aku enggak percaya kalau kamu enggak suka sama dia.... ucap rita yakin


udah deh enggak usah di bahas, enggak penting...


lagian enggak mungkin dia suka sama aku... secara dia itu senior sebentar lagi juga mau lulus dan pastinya dia punya calon lah.... ucap tiwi merasa sedih bicara seperti itu


tapi kamu suka kan wi.... ucap rita yang sudah ada di sebelah tiwi


ada seh, tapi enggak tau itu perasaan apa.... ucap tiwi ragu


rita yang mendengar tersenyum karena kejujuran tiwi


udah lah enggak usah di bahas lagi.... ucap tiwi menghindar


ok... ok... aku enggak tanya lagi deh


mereka pun bercanda, bercerita, makan bersama, bersantai hingga tak terasa hari mulai sore rita pun memutuskan untuk pulang


wi, aku pulang ya, soalnya sudah sore.... ucap rita


iya sayang... makasih ya udah mau main ke rumah temenin aku.... ucap tiwi


iya... kapan-kapan aku main lagi..... bay wi.... ucap rita beranjak pulang dan tiwi mengantar rita ke depan gerbang rumahnya


hati-hati ya rita.... ucap tiwi melambaikan tangan melihat kepergian rita

__ADS_1


dan rita membalas melambaikan tangan yang sudah semankin jauh meninggalkan rumah tiwi


setelah rita sudah tidak terlihat oleh tiwi, maka tiwi masuk ke dalam rumah dan langsung masuk ke dalam kamar, di sana tiwi langsung menjatuhkan badannya di atas tempat tidur dan memandang langit-langit kamarnya dan memikirkan perkataan rita dan perasaannya...


__ADS_2