
# satu minggu kemudian #
matahari mulai menampakkan sinarnya, cahayanya yang begitu cerah menyinari bumi ini...
yati sudah berperang dengan peralatan dapur, membuat sarapan untuk mereka sarapan....
andre dan tiwi sudah bangun dari tidurnya dan tentunya sudah rapih,
andre dan tiwi hari ini akan berangkat pagi.
andre yang akan ke tempat produksi karena ada pesanan baru yang masuk dan andre harus mengontrol pekerjaan karyawannya, sedangkan tiwi hari ini adalah hari pertama ujian di kampusnya...
setelah siap, andre keluar dari kamar menuju meja makan untuk sarapan.... di susul tiwi yang baru keluar kamar menuju meja makan.
yati baru saja menghidangkan nasi goreng di atas meja...
wah.... nasi goreng... ucap tiwi
ayo kita sarapan... ucap yati
mereka pun langsung menyantap nasi goreng yang ada di hadapan mereka
Tiba-tiba andre buka suara
ca.... kamu berangkat bareng ayah aja ya ke kampusnya.... ucap andre
iya yah.... nanti pulangnya biar tiwi pulang sendiri aja... ucap tiwi
iya... tapi kamu enggak apa-apa pulang sendiri... ucap andre
enggak apa-apa yah, kan aku dah biasa sendiri... lagian enggak terlalu jauh juga dari kampus
yasudah.... tapi kamu hati-hati di jalan
iya yah.... jawab tiwi
mereka pun melanjutkan sarapan mereka
yati melihat tiwi sudah lebih ceria seperti biasanya sekarang....
seulas senyum terpancar dari bibir yati, melihat anaknya.
tidak seperti kemarin yang masih murung, karena kejadian satu minggu yang lalu, yang membuat tiwi berubah...
namun yati bersyukur karena tiwi bisa move on dari kejadian itu dan tentunya tiwi lebih hati-hati lagi untuk membuka hati...
mereka pun telah selesai sarapan, andre dan tiwi berpamitan untuk berangkat
bu.... tiwi berangkat ke kampus dulu ya.... pamit tiwi
iya sayang... jawab yati
sayang ayah pergi dulu ya.... pamit andre
iya yah.... ucap yati
kalian berdua hati-hati di jalan.... yah bawa mobilnya jangan ngebut.... ucap yati
iya bu.... ucap andre yang sudah melangkah ke luar rumah dan masuk ke dalam mobil
dah ibu.... ucap tiwi dari dalam mobil
andre pun menjalankan mobilnya hingga hilang dari pandangan yati...
__ADS_1
setelah tidak melihat mobil andre, yati pun masuk ke dalam rumah untuk merapihkan meja makan dan mencuci piring... setelah semuanya beres yati pun tak lupa merapihkan rumah,
karena akhir-akhir ini yati ada di rumah tidak pergi ke cafe,
yati mengontrol cafe hanya dari rumah, karena setiap harinya yati selalu mendapat laporan bagaimana kondisi cafe setiap harinya
setelah semuanya selesai yati mengistirahatkan badannya sejenak di depan TV
suasana hening di dalam mobil, tiwi sibuk dengan handphone sedangkan andre fokus pada jalan.
Tiba-tiba andre buka suara,
sayang setelah ujian kan kamu libur kuliah, rencananya ayah mau ajak kamu sama ibu jalan-jalan, kamu mau enggak sayang? ucap andre
emang mau ke mana yah? tanya tiwi
rencana mau ngeliat kondisi abang-abang kamu di bandung.... ucap andre
gimana ayah aja deh, tiwi ikut aja.... ucap tiwi
ok kalau gitu, biar ayah urus semuanya.... ucap andre
mereka pun kembali diam dan suasana kembali hening
tak lama kemudian tiwi pun telah sampai di depan kampus, tiwi pun turun dari mobil
yah... tiwi kuliah dulu... pamit tiwi
iya sayang... ayah kerja dulu... ucap andre
bau... ucap caca
andre pun langsung menjalankan mobilnya dan meninggalkan kampus tiwi menuju rumah produksi
sesampainya di depan pintu ruangan, tiwi langsung melangkah masuk ke dalam ruangan,
saat tiwi berada di ambang pintu rita langsung memanggil tiwi
wi... sini.... ucap rita
tiwi langsung tersenyum dan menghampiri rita
tiwi langsung duduk di sebelah rita
udah lama datangnya.... tanya tiwi
enggak juga.... ucap rita
wi kamu baik-baik aja kan... tanya rita
emang aku kenapa? tanya tiwi
masalah yang waktu itu.... ucap rita ragu
ooo reza maksud kamu.... ucap tiwi santai
i-iya... ucap rita takut
aku udah enggak apa-apa ko, ngapain juga galau cuma gara-gara cowok brengsek kaya gitu...
enggak pantes cowok kaya gitu buang-buang air mata aku dengan sia-sia... buat aku dia udah mati.... ucap tiwi cuek
syukur lah kalau mau udah baik-baik aja.... ucap rita
__ADS_1
tiwi pun hanya tersenyum memandang rita
rita bersyukur, kejadian satu minggu yang lalu tidak membuat tiwi terpuruk.... karena memang semenjak kejadian itu.... reza tidak pernah muncul ke kampus hingga hari ini
tak lama kemudian dosen masuk ke dalam ruangan untuk memulai ujian...
satu jam tiga puluh menit ujian akan berlangsung, selama itu para mahasiswa fokus dengan kertas yang ada di hadapannya termasuk tiwi dan rita.
waktu pun berakhir, semua mahasiswa satu persatu meninggalkan ruangan, rita dan tiwi pun keluar dari ruangan, karena masih ada ujian yang ke dua mereka memutuskan untuk pergi ke kantin sambil menunggu ujian ke dua di mulai
sampainya di kantin rita membeli beberapa cemilan dan minuman juga, tak lupa rita membelikan untuk tiwi, karena tiwi sudah terlebih dahulu duduk di tempat biasa
setelah selesai rita pun menyusul tiwi dengan membawa beberapa cemilan dan minuman,
rita duduk di hadapan tiwi dengan menawarkan cemilan yang tadi di beli oleh rita
wi... ni makan cemilannya... ucap rita
iya... nanti aku makan.... ucap tiwi
baca buku mulu, enggak butek itu otak.... ucap rita
biasa aja seh.... jawab tiwi datar
dasar, otak robot... enggak ada capeknya... ucap rita
tiwi hanya melirik ke arah rita, rita yang menyadarinya tersenyum dan berkata
damai bu.... damai bu.... ucap rita sambil memasang muka yang agak takut
tiwi pun kembali fokus pada bukunya
tak lama bel masuk berbunyi, semua mahasiswa satu persatu memasuki ruangan ujian....
begitu pun dengan rita dan tiwi yang masuk ke dalam ruangan dan menunggu dosen masuk ruangan
di dalam ruangan rita dan tiwi sudah duduk manis... sambil membuka-buka aplikasi di handphone nya
dosen memasuki ruangan, ujian pun di mulai...
mahasiswa fokus pada soal ujian yang ada di hadapan mereka, termasuk rita dan tiwi... suasana ruangan pun seketika hening....
satu jam tiga puluh menit adalah waktu ujian yang di berikan, untuk menjawab soal-soal
waktu telah berakhir, satu per satu mahasiswa meninggalkan kelas, termasuk rita dan tiwi yang sudah keluar dari ruangan...
rita dan tiwi sudah selesai ujian, mereka pun memutuskan untuk langsung pulang ke rumah masing-masing karena tidak ada rencana kemana-mana
wi aku pulang dulu ya.... pamit rita
iya rita, aku juga mau pulang.... ucap tiwi
ya sudah yuk bareng ke depannya.... ucap tiwi lagi
yuk.... jawab rita
mereka pun berjalan bersama sampai gerbang kampus dan mereka pun berpisah di sana
wi aku duluan ya.... ucap rita pamit
iya.. hati-hati ya rita... bay.... ucap tiwi
ok... bay... ucap rita
__ADS_1
tiwi pun pulang setelah rita pergi