
di perjalanan aditya terus berpikir, karena merasa curiga dengan kejadian ini ada kaitannya dengan klara, maka dari itu aditya harus memastikan semuanya agar tidak ada kesalahpahaman antara dirinya dan tiwi....
aditya pun bergegas melajukan kendaraannya menuju rumah tiwi...
dengan kecepatan mobil di atas rata-rata, aditya menempuh rumah tiwi sekitar kurang dari satu jam,
mobil aditya berhenti di depan gerbang rumah tiwi,
aditya yang langsung turun dari mobil dan memencet bel rumah tiwi,
ting tong.... suara bel berbunyi
hari ini yati berada di rumah karena yati tidak tenang kalau harus meninggalkan tiwi seorang diri di rumah,
yati pun bergegas membukakan pintu pagar...
saat membuka pintu ucap yati
siapa ya.... ucap yati belum melihat kalau itu adalah aditya
em kamu adit.... ayo masuk... ucap yati mempersilahkan masuk
makasih tante... ucap aditya
kamu baru pulang kuliah ya... ucap yati
iya tante, saya mau nanya kabar tiwi.... ucap aditya
ooo... kabar tiwi sekarang udah lebih baik adit, cuma dia masih di kamar, enggak mau keluar... ucap yati
apa tante susah tau masalah apa yang ngebuat tiwi sampai seperti ini... tanya aditya
sudah nak... tadi tiwi cerita sama tante semuanya, sebenarnya masalahnya bukan ada di kalian berdua.... ucap yati
maksud tante... tanya aditya belum mengerti
ada yang mengancam tiwi, kalau tiwi dekat dengan kamu, kamu bakal celaka dan tiwi menghindari kamu karena tiwi enggak mau kamu celaka... ucap yati
jangan-jangan... ucap aditya meyakini kecurigaannya itu semakin masuk akal.
jangan-jangan apa adit.... tanya yati bingung
sepertinya kecurigaan saya benar tante dan saya tau siapa orangnya,tapi saya belum pasti.... ucap aditya
dia seorang wanita.... ucap yati
iya tante benar.... ucap aditya
soalnya tiwi bilang kalau yang mengancamnya itu seorang wanita dan tiwi enggak tau wanita itu ada hubungan apa dengan kamu,karena wanita itu tidak memberi tau apa hubungan kalian.... ucap yati
dia bukan siapa-siapa saya tante, dia hanya suka sama saya namun saya tidak punya perasaan apa-apa dengannya... jelas aditya
jadi seperti itu masalahnya... ucap yati
iya tante,tapi tetap harus saya selidiki dulu apa benar dia orangnya,yang sudah mengancam tiwi... ucap aditya
tapi adit, tiwi enggak mau kamu celaka... ucap yati
tenang aja tante biar itu jadi urusan saya dengan wanita itu, untuk sementara waktu biarkan tiwi di rumah dulu enggak usah ke kampus,selama saya mencari tau kebenarannya... ucap aditya
iya adit, tante percaya sama kamu, tapi kamu harus hati-hati adit... ucap yati
iya tante, oh ya apa saya bisa ketemu tiwi untuk menjelaskan semuanya dan membicarakan ini semua... ucap aditya
tante sih enggak ada masalah, cuma tante enggak tau apa tiwi mau ketemu kamu... tapi ayo tante akan bantu... ucap yati mengajak aditya menuju kamar tiwi
tok
tok
tok
yati mengetuk pintu kamar tiwi,
sayang... ada aditya mau ketemu kamu, ayo sayang buka pintunya... ucap yati
tiwi enggak mau, suruh pulang aja... ucap tiwi
sayang, mau sampai kapan kamu akan menghindar seperti ini, semua masalah harus dibicarain sayang, biar ada solusinya... kamu harus dengerin penjelasan aditya sayang... ucap yati
tiwi enggak mau aditya celaka bu... suruh dia pulang sebelum wanita itu tau kalau aditya ke sini... ucap tiwi
yati memandang aditya yang juga mendengar ucapan tiwi,
biar saya aja tante yang coba bicara.... ucap aditya
tiwi, ini aku... ucap aditya
tiwi yang mendengar suara aditya langsung panik, karena takut aditya celaka
__ADS_1
pergi... kamu pergi.... kamu enggak boleh ada di sini... ucap tiwi berteriak
tiwi dengar aku, aku enggak akan pergi sebelum semuanya jelas dan kita cari solusinya sama-sama, enggak kaya gini caranya tiwi... aku udah tau masalah kamu apa sampai seperti ini, mangkanya aku kesini mau membicarakan semuanya.... jelas aditya
tiwi yang mendengar penjelasan aditya langsung melunak, namun dalam hatinya tetap ada rasa takut...
sayang tolong buka pintunya, kita bicara sekarang juga... bujuk aditya
tiwi yang berada di dalam kamar sedang berpikir, apa yang harus tiwi lakukan...
sayang dengar aku akan tetap di sini sampai kamu nemuin aku dan kita bicara baik-baik soal ini... ucap aditya
aditya sudah lah, sepertinya tiwi belum mau bertemu... biarkan nanti om dan tante yang bicara pada tiwi... ucap yati
aditya akan menunggu tiwi di sini tante, aditya harus menyelesaikan masalah ini... ucap aditya
tante paham... kalau gitu ayo kita duduk... ucap yati mengajak aditya duduk di ruang tv,
tunggu sebentar ya... ucap yati
iya tante... ucap aditya
setelah mengantarkan aditya menuju ruang TV yati pun menuju dapur untuk membuatkan minum...
setelah selesai membuatkan secangkir air minum untuk aditya, yati menuju ruang TV untuk menemani aditya...
aditya ini di minum dulu... ucap yati lalu duduk menemani aditya...
makasih tante.... ucap aditya
di sana yati bertanya pada aditya siapa wanita itu, karena aditya belum menceritakan secara detail soal wanita itu.
jadi adit kamu curiga sama wanita yang kamu kenal itu.... tanya yati yang sudah mulai membuka suara
iya tante, tapi belum pasti baru kecurigaan saya aja... ucap aditya
ko kamu bisa menyimpulkan kalau dia yang mengancam tiwi... ucap yati
itu karena kejadian tadi pagi di kampus tante... ucap aditya
maksud kamu, kejadian apa... ucap yati
ia dia adalah Klara tante, Klara ini sudah suka sama saya dari awal kita kuliah ya yang pastinya pas ospek tante... kita ketemunya di sana, cuma saya enggak memberi respon dia sama sekali yang setiap harinya selalu nyari perhatian saya...
dan tadi dia nyamperin saya di kantin terus dia pura-pura nanya tiwi...
di situ saya curiga ada yang aneh... tapi saya diam, karena kalau saya tanya dia enggak akan ngaku... jelas aditya
enggak tante, kita beda jurusan sama dia, cuma pas ospek kita gabung... jelas aditya
terus kenapa dia bisa ngancem tiwi seperti itu... tanya yati
itu karena dia orangnya nekat tante, kalau dia udah suka sama sesuatu dia enggak akan melepaskan gitu aja, apa lagi satu kampus tau kalau wanita cuek, pendiam di kampus ada yang deketin.... ucap aditya
maksud kamu.... ucap yati
iya, tiwi itu di kampus terkenal dengan wanita cuek dan dingin... dia sama sekali enggak deket sama siapa-siapa selain sahabatnya dulu, saya pun begitu tan, enggak memperdulikan orang di sekitar datang ya datang aja kuliah terus pulang... saya bisa kenal tiwi karena kita ketemu di kantor administrasi kampus, waktu itu saya lagi sama teman-teman mau ngurus pengambilan mata kuliah semester ini,.. karena kita selalu sama-sama mangkanya jadi bahan gosip dan itu pasti nyampe ke semua jurusan karena tiwi dekat sama saya dan saya dekat dengan tiwi...jelas aditya
ooo jadi gitu.... ucap yati
iya tante.... pas saya lagi ngobrol, tiwi datang sendiri seperti orang bingung, enggak tau kenapa saya ko baru liat, atau mungkin saya yang cuek, saat itu saya nyamperin dia mungkin perlu bantuan, walau kita ngobrol asik pada saat itu, tetap saja tiwi cuek dan langsung pergi dari kantor setelah selesai.... jelas aditya
anak itu berubah semenjak dia pernah kecewa dengan laki-laki
selama ini dia hanya dekat dengan sahabatnya yang enggak tau kemana.
sebenarnya dia anak yang manja, periang dan cerewet. namun semua berubah pada saat dia sekolah menengah pertama tepatnya saat kelas 3,ya tante sih beranggapan itu pasti cinta monyet yang akan hilang sendirinya, tapi ternyata salah dampaknya hingga saat ini dia jadi enggak mau kenal dan dekat sama laki-laki mana pun... dia menutup hati takut kejadian dulu terulang....
tapi dia pernah membuka hati, katanya itu seniornya yang udah lulus sekarang, laki-laki itu memberi perhatian lebih pada tiwi namun hasilnya laki-laki itu juga yang mengecewakan tiwi...
membuat tiwi semakin menutup diri... hingga akhirnya dia kenal kamu, yang membuat dia berlahan berubah seperti anak tante yang dulu.... jelas yati
aditya yang mendengar cerita yati menjadi paham kenapa tiwi menjadi tertutup...
jadi laki-laki itu mutusin tiwi karena apa tante... ucap aditya
tante kurang tau adit, tapi seingat tante, saat itu kita liburan ke Bandung, awalnya baik-baik aja namun saat di bandara tiwi pamit mau nelepon, tapi tante enggak tau dia nelepon siapa....
setelah selesai tiwi jadi enggak bersemangat, murung, diam.... jelas yati
ooo gitu ya.... ucap aditya
lebih baik kamu tanya aja sama tiwi.... ucap yati
saya enggak mau bikin dia sedih tante dengan mengungkit masa lalu tiwi.... ucap aditya
dia akan cerita sendirinya adit kalau dia sudah percaya sama orang, itu lah sifat tiwi... jelas yati
iya tante... ucap aditya
__ADS_1
setelah bercerita panjang lebar, aditya merasa risih terus memperhatikan arah kamar tiwi,
tenang aja adit, nanti juga dia keluar... ucap tiwi
ko tante tau... ucap aditya
karena dia anaknya penasaran, pasti dia butuh penjelasan namun rasa takutnya mengalahkan rasa penasaran dia, mangkanya dia sedang berpikir di dalam.... ucap yati
aditya pun mengangguk karena paham maksud yati...
tiwi yang berada di kamar terus berpikir apa dia harus menemui aditya atau tidak, rasa takut tiwi lebih besar dari pada harus menemui aditya...
namun jika tiwi tidak bertemu aditya masalah ini tidak akan selesai, lagi pula tiwi yakin kalau wanita itu bukan siapa-siapa aditya...
aku harus gimana.... ucap tiwi yang sedang mondar mandir di kamar dengan ekspresi bingung harus apa...
tiwi melangkah ke depan pintu, tiwi menarik nafas dan membuangnya berusaha untuk tenang,
setelah merasa tenang tiwi memegang gagang pintu untuk membuka pintu kamar tiwi namun tertahan karena tiwi belum yakin... namun jika tidak berani menghadapi ini tiwi pun tidak ada dapat penyelesaian dan penjelasan atas masalah ini...
tiwi penasaran dengan wanita itu, dia itu ada hubungan apa dengan aditya sampai-sampai dia berani mengancam tiwi...
dengan penuh keberanian tiwi pun menegang gagang pintu dan membuka nya....
berlahan tiwi melangkah keluar menuju ruang TV.
saat sampai di ruang TV tiwi berdiri dan diam....
aditya dan yati yang sedang mengobrol sambil menonton TV langsung saling berpandangan karena kemunculan tiwi, mereka pun tersenyum...
tiwi... ucap aditya
aditya pun langsung memeluknya namun tiwi masih dengan mode mematung
yati yang menyaksikan hanya tersenyum, melihat anaknya yang akhirnya berani memperjuangkan cintanya...
lalu aditya pun membawa tiwi duduk di sebelahnya...
sudah berubah pikiran.... ucap yati yang sedikit menyindir
ibu ini... ucap tiwi manja
sudah lah wi, kamu itu jangan keras kepala, semua masalah pasti ada solusinya... karena aditya sudah cerita semuanya sama ibu... ucap yati
iya wi, kita bicara baik-baik ya soal ini kamu jangan emosi... ucap aditya
iya... ucap tiwi
jadi gini ya wi, saya curiga dengan satu orang yang sudah ngancem kamu kemarin,
kamu kenal... ucap tiwi
ini baru kecurigaan saya aja, karena tadi pagi dia nyamperin saya di kantin dengan basa-basi nanyain kamu,terus dia marah-marah karena saya milih kamu.... ucap aditya
jadi dia siapa? tanya tiwi
aku akan jelasin ke kamu,
dia itu Klara, anak jurusan lain.... dia adalah wanita yang suka sama aku dari awal kita kuliah tepatnya pas ospek yang kita gabung sama jurusan lain, nah disitu dia suka sama aku, tapi aku enggak merespon dia, dulu aku juga pernah nolak dia waktu dia nembak aku wi....
kali ini dia berulah lagi karena dia merasa marah karena aku nolak cinta dia dulu dan aku malah dekat dengan kamu... dia enggak akan berani nyakitin aku, itu hanya gertakan dia aja biar kamu menjauh dari aku, jadi aku harap kamu enggak kemakan omongan dia, saat ini aku akan nyari tau kebenarannya, untuk sementara waktu kamu enggak usah kuliah dulu sampai semuanya jelas, kamu ngerti.... jelas aditya
jadi dia bukan siapa-siapa kamu... tanya tiwi mulai tenang
buka wi, aku cuma punya kamu aja... ucap aditya
udah tenang aja wi, kamu percaya kan sama aditya... ucap yati
iya bu, tiwi percaya... ucap tiwi
jadi aku tiap hari main ke sini enggak masalah kan... ucap aditya menggoda
tiwi tersenyum dan mengangguk dengan malu
dasar kamu wi.... nah sekarang kan masalahnya sudah jelas... jadi ibu tinggal dulu ya mau ke dapur... kalian ngobrol aja, kangen-kangen an gitu.... ucap yati menggoda
ibu... teriak tiwi karena yati sudah kabur ke dapur
kamu baik-baik aja kan wi... tanya aditya khawatir
aku baik adit... ucap tiwi
sayang, kamu jangan kaya kemarin lagi ya, aku kan khawatir sama kamu apa lagi kalau kamu sakit... ucap aditya melembutkan suaranya
maaf ya, aku udah bikin kamu khawatir, kamu pasti kurang istirahat karena aku... aku benar-benar takut kamu di celaka in sama dia, aku enggak mau kamu kenapa-kenapa... ucap tiwi
makasih kamu udah menghawatirkan aku, tapi aku enggak mau kamu kaya kemarin lagi, kabur dari aku tanpa ngasih tau kamu kenapa, lain kali kamu cerita biar kita nyari solusinya sama-sama ya.... ucap aditya
iya, maaf ya... ucap tiwi
__ADS_1
iya sayang.... kamu harus tau aku cuma milik kamu aja, aku sayang dan cintanya sama kamu... ucap aditya
tiwi tersenyum