Pilihanku Penyesalanku

Pilihanku Penyesalanku
72 tiwi yang menunjukkan pergerakan


__ADS_3

mobil yang di kemudikan aditya memasuki pelarangan rumah andre,


mereka pun langsung turun dari mobil dan di sambut oleh yati yang sedari tadi menunggunya di rumah dengan gelisah,


aditya dan andre yang melangkah menuju ke rumah, langkahnya pun terhenti saat ingin masuk ke dalam rumah karena sudah ada yati yang menghampiri mereka dan langsung mengajukan pertanyaan,


bagaimana apa sudah tertangkap ucap yati


aditya dan andre diam lalu saling berpandangan, yati merasa bingung dengan tingkah suami dan menantunya itu,


kalian ini kenapa? klara berhasil kabur? ucap yati


kamu tenang dulu sayang ucap andre


gimana bisa tenang, di tanya ko malah kayak orang bingung ucap yati dengan gelisah


bukan bu, klara meninggal dalam kecelakaan waktu kita mengejar dia bersama polisi ucap aditya


apa? ucap yati kaget


iya sayang, kita sudah mengurus semuanya dan polisi juga sudah menghukum orang suruhan klara ucap andre


bagus lah kalau begitu ucap yati


sekarang kita masuk dan siap-siap ucap andre mengajak yati masuk ke dalam rumah


siap-siap untuk apa sayang? memang kita mau ke mana? ucap yati bingung


melihat tiwi bu ucap aditya tersenyum


sekarang? ucap yati


iya, memangnya ibu tidak kangen sama tiwi ucap andre


ya kangen, sudah lama ibu tidak melihat tiwi ucap yati


ok, kita akan berangkat sore ini ucap andre


kalau gitu ibu akan siapkan semuanya ucap yati


sekarang ayah dan aditya bersih-bersih dulu ibu akan siapkan makan siang untuk kalian ucap yati


iya sayang ucap andre


kalau gitu aditya permisi ke kamar dulu ayah ibu ucap aditya


iya sayang ucap yati


aditya pun menuju kamar tamu yang biasa ia gunakan,


andre dan yati yang melihat kepergian aditya juga meninggalkan ruang tengah,


ayah ke kamar dulu ucap andre


iya ucap yati


andre pun melangkah menuju kamar, sedangkan yati menuju dapur untuk menyiapkan makan siang,


aditya yang sudah berada di dalam kamar tidak langsung mandi, aditya mengistirahatkan badannya sejenak di atas tempat tidur, karena lelah dengan kasus klara yang beberapa hari menguras tenaga dan pikirannya,


kini aditya pun merasa tenang karena pada akhirnya masalah telah selesai, walau pada akhirnya klara meninggal dalam kecelakaan,


aditya merasa sedih akan musibah yang telah merenggut nyawa klara namun aditya tak ingin berlarut dalam kesedihan ini, saat ini yang di pikirkan aditya hanya ingin fokus pada tiwi agar cepat sembuh melewati tidur panjangnya,


aditya pun segera meraih ponselnya yang berada di dalam saku celananya, aditya ingin mengabari pada novi dan yuda soal masalah klara dan keberangkatannya hari ini yang akan datang ke kota di mana yuda, novi dan tiwi berada bersama andre dan yati,


aditya pun menekan layar ponselnya dan langsung menelpon ayahnya yuda,


tut


tut


tut


nada telepon tersambung,


ponsel yuda berbunyi,


yuda yang berada di rumah sakit sedang menunggu tiwi langsung meraih ponselnya yang di letakkan di saku celananya,


yuda pun melihat layar ponselnya siapa yang menelpon ke ponselnya,

__ADS_1


saat di lihat di layar ponsel tertulis " aditya "


yuda pun langsung mengangkat telepon dari anaknya,


halo ucap aditya


iya, bagaimana hasilnya nak apa klara berhasil tertangkap ucap yuda langsung ke intinya


em, tidak yah ucap aditya terdiam tidak melanjutkan ucapannya karena masih tak percaya dengan apa yang dia lihat tadi


aditya ada apa, kenapa kamu diam ucap yuda mulai khawatir


em, tidak ada apa-apa yah, klara kabur dan meninggal dalam kecelakaan saat aditya, ayah andre dan polisi mengejarnya dan hanya orang suruhan klara saja yang di proses hukum ucap aditya


kasihan sekali klara hanya karena ingin memiliki kamu sampai melakukan kejahatan ingin membunuh tiwi, tapi malah dirinya sendiri kehilangan nyawanya dengan sia-sia ucap yuda


iya yah ucap aditya


sudah lah aditya, masalah sudah berlalu klara pun sudah tenang, semoga saja klara tenang di sana ucap yuda


iya yah, oh ya bagaimana kondisi tiwi sekarang ucap aditya


masih sama nak, tiwi belum sadarkan diri ucap yuda


aditya menghela nafas, sedih yang aditya rasa lalu berkata,


aditya hari ini akan berangkat ke sana yah bersama ayah dan ibu tiwi ucap aditya


jika tiwi tau kamu akan datang pasti dia senang mendengarnya nak ucap yuda


aditya juga kangen sama tiwi yah semoga tiwi cepat sadar ucap aditya


iya nak semoga ada keajaiban ucap yuda


iya yah ucap aditya


yah ibu mana? ucap aditya


ibu kamu lagi keluar sedang mengambil air, mau ayah panggilkan ucap yuda


tidak usah yah, salam saja untuk ibu ucap aditya


iya nanti ayah sampaikan ucap yuda


iya nak ucap yuda


aditya pun menutup teleponnya dan bangun dari tidurnya lalu berdiri dan meletakkan ponselnya di atas meja lalu aditya pun masuk ke dalam kamar mandi untuk mandi,


yati yang berada di dapur sudah siap memasak dan langsung menata masakan yang sudah siap di hidangkan di atas meja,


tak lama andre pun muncul di ruang makan,


yati yang melihat kedatangan suaminya langsung mengajak suaminya untuk makan,


sayang ayo kita makan hidangan sudah siap ucap yati


wah, wangi sekali ucap andre


loh, aditya mana kok belum keluar ucap yati


iya, mungkin sebentar lagi bu ucap andre


yasudah ayo kita makan saja ucap yati


iya ucap andre


yati dan andre pun mulai menyantap makan tanpa menunggu aditya, tak lama kemudian aditya yang baru saja selesai mandi pun muncul di ruang makan,


aditya, baru selesai mandi ucap andre


iya yah ucap aditya


ayo sini-sini kita makan sama-sama ucap yati


iya bu ucap aditya


aditya pun ikut bergabung bersama yati dan andre untuk makan bersama,


ayo makan yang banyak aditya ucap yati


iya kamu harus jaga kesehatan aditya karena sudah beberapa hari kamu kurang makan dan tidur ucap andre

__ADS_1


iya ayah ibu makasih ucap aditya


kita keluarga kamu tidak perlu berterima kasih ucap andre


iya, kayak sama orang lain saja ucap yati


aditya pun tersenyum,


aditya merasa bersyukur memiliki calon mertua yang begitu baik dan menganggap dirinya anak,


mereka pun menikmati makan siang ini sebelum mereka berangkat ke kota di mana tiwi di rawat,


novi baru saja kembali ke kamar dimana tiwi di rawat,


sayang baru kembali ucap yuda


iya sayang memangnya kenapa ucap novi


anak kamu akan datang bersama yati dan andre ucap yuda


apa, yang benar memangnya klara sudah tertangkap ucap novi


tidak ucap yuda


maksud kamu, klara berhasil kabur, itu berarti tiwi dalam bahaya ucap novi


bukan sayang, kamu tenang dulu ucap yuda


habis kamu ngomong sepotong-sepotong gitu ucap novi


sini biar aku ceritain ucap yuda mengajak novi duduk


jadi gimana maksudnya ucap novi


jadi gini sayang, klara itu tiba-tiba kabur saat aditya dan andre membongkar kebusukan klara,


polisi, aditya dan andre pun mengejarnya, namun saat mereka melakukan pengejaran terhadap klara, klara mengalami kecelakaan yang akhirnya merenggut nyawanya dan dia meninggal di tempat ucap yuda menjelaskan


jadi kasusnya selesai begitu saja ucap novi


tidak, ada orang suruhan klara yang tertangkap dan menjalankan proses hukum ucap yuda


semoga saja tidak ada hal lain yang akan menimpa menantu kesayangan ku, aku tidak tega melihatnya terbaring seperti itu ucap novi melihat ke arah tiwi,


kamu yang kuat sayang, tiwi pasti cepat sadar ucap yuda


iya ucap novi


novi pun menghampiri tiwi dan mengajaknya mengobrol seperti yang bisa novi lakukan selama beberapa hari ini, novi duduk di samping tiwi,


novi pun menggenggam tangan tiwi dan memandang wajah tiwi yang tenang sambil berkata,


sayang kamu dengar kan apa yang di katakan ayah yuda, kalau aditya akan datang hari ini bersama andre dan yati, kamu harus sadar sayang pasti mereka merindukan kamu, tentunya kamu juga merindukan mereka kan sayang, jika kamu siuman mereka pasti senang sayang mendengarnya apa lagi aditya, tentunya sangat senang sayang karena aditya begitu khawatir dengan kamu dan selalu menanyakan kondisi kamu ke ibu selama aditya tidak bisa menjaga kamu, jadi kamu harus cepat sembuh sayang dan masalah klara pun telah berakhir sayang semoga kamu bisa memaafkan klara yang sudah melakukan ini ke kamu dan semoga klara juga bisa tenang di sana ucap novi,


tiba-tiba tiwi memberikan respon pada novi dengan sedikit menggerakkan jari-jarinya yang sedang novi genggam,


novi yang sadar akan hal itu langsung sontak berkata,


sayang, kamu dengar apa yang ibu novi ucapkan ucap novi tersenyum bahagia,


novi pun langsung memanggil yuda yang sedang duduk di sofa sambil membaca majalah


sayang sayang sini tiwi menggerakkan jarinya ucap novi


apa, kamu serius sayang ucap yuda langsung menghampiri novi dan tiwi


iya sayang ucap novi


kamu tunggu di sini aku akan memanggil dokter untuk memeriksa kondisi tiwi ucap yuda langsung memanggil dokter


novi menemani tiwi, terpancar wajah bahagia novi, novi pun mengajak tiwi bicara,


sayang, akhirnya kamu menunjukkan pergerakan setelah sekian lama kamu hanya tertidur dengan tenang, sabar ya sayang ayah yuda sedang memanggil dokter, dokter akan segera memeriksa kondisi kamu ucap novi


yuda sudah kembali bersama dokter dan suster,


novi yang melihat kedatangan suaminya beserta dokter langsung berdiri dari duduknya,


dokter pun langsung menghampiri tiwi,


dokter tolong periksa anak saya tadi dia menggerakkan jarinya ucap novi

__ADS_1


baik tunggu sebentar saya periksa dulu anak ibu ucap dokter langsung memeriksa tiwi,


yuda dan novi pun sedang menunggu hasil pemeriksaan dokter


__ADS_2