Pilihanku Penyesalanku

Pilihanku Penyesalanku
23 cuek tapi ngarep


__ADS_3

beberapa menit kemudian,


tiwi yang sudah sampai di kampus, tiwi pun langsung melangkah seorang diri menuju ke kelas,


pada saat berjalan menuju kelas tiwi yang berada di lorong kampus, tiba-tiba tiwi di kaget kan oleh rita dari belakang,


sehingga seketika membuat tiwi terkejut....


tiwi..... ucap rita mengagetkan dari belakang dengan merangkul tiwi


tiwi yang kaget langsung menoleh ke arah rita berada


sial kamu, ngagetin aja... kirain siapa.... ucap tiwi ngomel


hehehe.... sorry... sorry.... deh.... memang kamu pikir siapa.... ucap rita tersenyum sambil menggoda


apa sih kamu.... ucap tiwi


hayo siapa.... ucap rita menggoda


enggak.... ucap tiwi salah tingkah


ok... ok.... ucap rita tersenyum


tiwi hanya diam dan terus melangkah menuju ruang kelas bersama rita,


sampainya di depan kelas, mereka pun langsung masuk ke dalam ruang kelas,


di dalam ruang kelas mereka langsung mengambil tempat duduk dan menunggu dosen masuk ke ruangan...


wi, nanti pulang kampus kamu kemana? tanya rita


em.... rencananya seh mau nemenin ibu aku ke mall belanja... kenapa? tanya tiwi


enggak, tadinya mau main ke rumah kamu.... ucap rita


ooo... ya sudah ikut aja ke mall kalau gitu.... ucap tiwi


enggak deh wi, segan aku.... ucap rita


enggak apa-apa rita.... ucap tiwi


enggak wi lain kali aja deh... ucap rita


ok deh... ucap tiwi pasrah


tak lama kemudian,


mahasiswa yang lain pun satu per satu sudah memasuki ruangan kelas,


enggak lama kemudian dosen pun masuk ke ruangan,


pagi anak-anak.... ucap dosen


pagi bu.... ucap semua mahasiswa


baik, kali ini ibu akan memberikan pembahasan untuk persiapan kalian ujian di minggu depan... ucap dosen,


baik bu... ucap semua mahasiswa


dosen pun mulai menerangkan di depan kelas,


semua mahasiswa telah fokus mendengarkan apa yang telah di jelaskan oleh dosen di depan kelas,


kali ini pelajaran hanya sebentar, karena dosen memberi materi sedikit untuk bekal para mahasiswa yang akan melaksanakan ujian,


dosen yang berada di depan kelas, yang sudah memberikan materi kepada mahasiswa,


seketika ruangan menjadi tenang karena dosen sedang menjelaskan materi untuk ujian dan para mahasiswa dengan fokus mendengarkan dosen di depan dan mencatat yang sekiranya penting untuk panduan pada saat ujian,


satu jam kemudian dosen pun telah selesai memberikan materi pada hari ini,


baik anak-anak kelas kita hari ini sudah selesai dan ibu sudah memberikan materi untuk persiapan ujian kalian di minggu depan, ibu harap kalian dapat mengerjakan soal ujian dengan lancar dan mendapatkan nilai terbaik.... ucap dosen


baik bu.... ucap semua mahasiswa


sampai jumpa minggu depan... ucap dosen


dosen pun meninggalkan ruangan disusul oleh para mahasiswa lainnya,


namun tidak semua mahasiswa meninggalkan ruang kelas,


hanya sebagian yang meninggalkan kelas,


sedangkan tiwi dan rita keluar dari ruang kelas karena ingin ke kantin memberi cemilan dan minuman,


ayo tiwi kita kantin... ucap rita

__ADS_1


yuk.... ucap tiwi


tiwi pun meninggalkan kelas bersama rita,


kalau tiwi seh memang suka di kantin baca buku pastinya selalu ditemani oleh rita,


sampainya di kantin,


rita dan tiwi langsung menuju penjual dan membeli makanan dan minuman...


ibu ini.... ucap tiwi membayar makanan yang di beli,


begitu pun dengan rita yang juga membayar makanan yang di ambil,


ibu ini uangnya... ucap rita


makasih ya neng... ucap pedangan yang menerima uang tiwi dan rita


sama-sama bu... ucap tiwi


selesai membeli makanan dan minuman, tiwi pun melangkah menuju meja yang biasa tiwi dan rita duduk,


mereka pun sebentar di kursi yang biasa ia duduk bersama rita,


setelah sampai meja mereka pun langsung duduk,


tiwi pun meletakkan makanan yang di beli, di atas meja,


lalu mengeluarkan buku yang belum selesai tiwi baca, pada saat sedang membaca buku dan rita pun sedang asik dengan makanannya,


tiba-tiba saja ada seseorang yang menghampirinya,


rita yang melihat memberi kode pada tiwi, dengan isyarat matanya, namun tiwi tidak paham malah diam, hanya fokus dengan bukunya,


orang yang rita maksud pun sudah berada di belakang tiwi dan menyapa,


hai...... ada suara yang menyapa, namun tiwi merasa kenal dengan suara itu namun ragu


rita yang melihat dengan bengong hanya tersenyum sambil menyenggol tiwi


wi... wi.... panggil rita agak pelan dan memberi kode bahwa ada orang di belakangnya,


tiwi memandang rita,


itu... ucap rita


setelah melihat, ternyata benar saja orang itu memang tiwi kenal, tak lain ia adalah kakak seniornya yaitu reza


iya....jawab tiwi berusaha tersenyum


reza melihat pun tersenyum dan duduk di sebelah tiwi,


tiwi mulai menegang salah tingkah, namun tidak menampakkan itu.... tiwi tetap mencoba fokus kepada buku yang ada di hadapannya,


rita yang melihat hanya tersenyum,


tiwi menyadari senyuman rita,


past saat ini muka tiwi terlihat begitu bodoh di hadapan mereka berdua


kalian udah selesai kuliahnya atau masih ada jam kuliah? tanya reza


masih ada kuliah kak... jawab rita


tiwi hanya diam, bingung harus apa karena salah tingkah...


kamu suka baca ya wi... tanya reza


ha.... iya kak.... iseng kalau ada waktu luang... jawab tiwi gugup


ooo.... jawab reza dengan anggukan


kakak.... masih ke kampus? tanya rita


iya dek, kakak masih ada urusan sama dosen masih bimbingan juga.... jawab reza


ooo.... gitu... jawab rita


namun tiwi hanya diam mendengarkan


padahal di satu sisi, tiwi sangat senang karena reza selalu menyapanya....


tapi di sisi lain tiwi ragu dengan maksud reza selalu mendekatinya dan menyapanya...


rita tiba-tiba pergi meninggalkannya....


wi, tunggu sebentar ya... aku mau ke toilet dulu.... ucap rita

__ADS_1


jangan lama-lama ya....kalau enggak sekalian deh kita ke kelas.... ucap tiwi


eh... jangan, kamu tunggu di sini aku sebentar ko, nanti aku balik ke sini lagi.... ucap rita


ya sudah, buruan ya.... ucap tiwi masih dengan pose tenang


rita pun pergi meninggalkan tiwi dan reza di kantin,


rasa canggung yang tiwi rasa,


sebenernya itu cuma alasan rita aja agar mereka bebas untuk mengobrol...


mereka pun di tinggal berdua di sana,


kamu apa kabar.... tanya reza pada tiwi


baik kak.... ucap tiwi


kenapa kamu selalu diam aja setiap aku ajak ngobrol.... ucap reza


enggak kenapa-kenapa kak, cuma aku bingung aja maksud kakak selalu nyamperin kita.... ucap tiwi mulai memancing


aku cuma penasaran sama kamu, yang katanya cewek paling pendiem, enggak banyak omong dan jarang bergaul.... ucap reza


maksudnya? tanya tiwi bingung


ya aku mau kenal kamu.... jelas reza


boleh kan aku kenal dekat sama kamu? tanya reza lagi


kan udah kenal.... jawab tiwi


maksudnya kalau kamu ngizinin aku kenal lebih dekat sama kamu..... jawab reza


tiwi, sontak kaget....seperti tersambar petir di siang bolong....


bahagia pasti, namun tiwi menutupi itu, hanya senyum samar yang dia ukir di bibirnya....


boleh kan.... ucap reza


boleh aja, tapi nanti ada yang marah... ucap tiwi


tenang aja... ucap reza


maksudnya... ucap tiwi bingung dengan perkataan reza,


ya sudah kalau gitu kakak ke kantor dulu ya, mau ketemu dosen.... ucap reza


tiwi hanya mengangguk


sampai ketemu besok.... ucap reza lalu meninggalkan tiwi


tinggal lah iya sendiri di kantin,


karena rita belum juga kembali,


setelah kepergian reza tiwi tetap bingung dengan apa yang dimaksud reza...


enggak lama kemudian rita kembali,


dengan senyum simpul....


wi, kak reza mana? tanya rita pura-pura enggak tau


ke kantor dosen katanya.... ucap tiwi datar


oh.... terus kak reza ada ngomong apa aja tadi.... tanya rita penasaran


biasa aja, dia pengen kenal lebih dekat katanya.... ucap tiwi dengan datar


cie.... cie.... ada yang sebentar lagi punya pacar ni.... ucap rita menggoda


apa sih, jauh amat mikirnya.... kesel tiwi


ko jauh amat seh, jauh gimana... jelas-jelas dia suka sama kamu dan mau memahami kamu lebih dekat lagi wi.... protes rita


enggak tau.... males mikirnya.... cuek tiwi tapi ngarep


kalau reza memang ada perasaan dengan tiwi...


namun apa iya reza juga mempunyai perasaan yang sama.... pikir tiwi


rita mulai senyum-senyum, karena sebentar lagi gunung es kesayangannya akan mencair karena seorang reza.....


tiwi yang menyadari akan tingkah sahabatnya berusaha tetap tenang dan cuek...


karena hatinya saat ini sedang berpesta dengan bahagia....

__ADS_1


__ADS_2