Pilihanku Penyesalanku

Pilihanku Penyesalanku
60 liburan telah usai


__ADS_3

setelah bersenang-senang selama seminggu,


akhirnya tiwi dan aditya pun kembali dari liburannya yang telah usai,


sejak saat itu, tiwi menjadi semakin manja pada aditya, kali ini tiwi tak segan lagi untuk menunjukkan keromantisan dirinya bersama aditya pada orang lain,


akhirnya tiwi benar-benar menemukan kenyamanan dan pendamping hidup setelah pernah merasakan kegagalan dalam hidupnya,


setelah sekian lama mereka berpacaran, kini aditya memantapkan hatinya untuk mengikat hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius,


aditya pun bersyukur kini tiwi berlahan telah berubah menjadi perempuan yang lebih ceria dan manja, tidak seperti dulu, dan tentunya tiwi pun mulai mengurangi membaca novel, karena aditya tidak suka jika tiwi sedang bersamanya malah sibuk dengan novelnya dan mengacuhkan aditya,


kini semua itu berlahan berubah,


tiwi yang berada di kamarnya, sedang merapihkan barang-barangnya,


saat tiwi sedang merapihkan tiwi terhenti, lalu tiwi melihat jari manisnya yang sekarang sudah ada cincin yang melingkar begitu indah,


tiwi tersenyum dan memegang cincin itu,


caca menyadari dengan statusnya sekarang, tiwi pun merasa bahagia karena memiliki aditya yang perhatian dan selalu ada untuknya,


setelah itu tiwi pun melanjutkan kembali menyusun barangnya ke dalam koper,


setelah selesai, tiwi pun menutup kopernya dan ia pun terduduk di atas tempat tidur,


tiwi merenung sejenak yang akan meninggalkan tempat ini sambil menunggu aditya,


ini akan menjadi tempat kenangan yang indah untuknya,


aditya yang berada di kamarnya, sudah selesai merapihkan barangnya dan langsung keluar dari kamarnya untuk menghampiri tiwi,


sampai di depan pintu kamar tiwi, aditya pun langsung masuk ke dalam kamar tanpa mengetuk pintu,


sayang, sudah siap... ucap aditya yang baru saja masuk,


iya sayang sudah.... ucap tiwi


kamu lagi apa sayang... ucap aditya melihat tiwi berada di depan jendela dan memandang ke laut


enggak hanya sedang memandangi pemandangan indah untuk yang terakhir kalinya... ucap tiwi


ya ampun sayang, kalau kamu mau kita bisa sering ke sini, lagi pula kan dekat cuma beberapa jam saja dari rumah... ucap aditya


memang, cuma kita kan harus fokus kuliah sayang... ucap tiwi


baiklah, ayo kita pulang... ucap aditya


iya sayang... ucap tiwi


mereka pun keluar dari kamar dan menuju resepsionis untuk check out,


selama perjalan menuju resepsionis, tiwi tak lepas dari genggaman aditya,


para karyawan yang berpapasan dengan mereka, menyapa dan tersenyum dengan ramah, begitu pun dengan aditya dan tiwi yang juga membalas sapaan mereka dan tersenyum dengan ramah,


sampainya di resepsionis aditya langsung berkata,


siang mbak saya mau check out... ucap aditya sambil memberikan kunci


baik saya proses, mohon tunggu sebentar... ucap salah satu resepsionis


karyawan resepsionis pun langsung memproses, tak lama kemudian proses check out pun selesai,


baik, proses check out sudah selesai, saya terima kuncinya, terima kasih atas kunjungannya, selamat datang kembali... ucap resepsionis dengan ramah dan tersenyum,


makasih mbak... ucap aditya dan tiwi


mereka pun keluar dari resort


saat tiwi dan aditya sampai di pintu resort mereka pun di sambut dengan ucapan selamat tinggal,


terimakasih atas kunjungannya, selamat datang kembali... ucap dua penjaga pintu,


aditya dan tiwi pun tersenyum lalu mereka pun langsung menuju parkiran mobil,


aditya pun langsung menjalankan mobil meninggalkan resort dan kembali ke rumah tiwi,


perjalanan mereka terbilang cukup jauh,


selama perjalanan aditya terus menggenggam tangan tiwi,


namun tanpa kata di antara mereka,


aditya tetap fokus mengemudi dan tiwi menikmati pemandangan sepanjang jalan,


tak lama aditya membuka suara,


sayang sebelum pulang kita mampir ya di rumah makan untuk makan siang... ucap aditya


boleh... ucap tiwi


tapi ayah dan ibu gimana? ucap tiwi


tenang saja, aku sudah mengabari mereka, lagi pula mereka sedang bekerja... ucap aditya


ooo baiklah... ucap tiwi


kamu mau makan apa sayang... ucap aditya bertanya


aku lagi pengen makan masakan sunda, yang prasmanan gitu... ucap tiwi


aditya tersenyum


tiwi yang melihat langsung berkata,


kenapa tersenyum, memangnya ada yang aneh... ucap tiwi


tidak aneh, tapi kamu seperti orang yang lagi ngidam... ucap aditya tersenyum


ih, sayang... ucap tiwi manja


baik lah baik lah kita makan di sana, sudah ya jangan ngambek lagi... ucap aditya sambil melihat ke arah tiwi


kamu sih godain aku terus... ucap tiwi manyun


habis kamu kalau marah gemesin... ucap aditya

__ADS_1


ih dasar... ucap tiwi memalingkan wajah ke arah samping jendela,


aditya tersenyum dan membelai kepala tiwi dengan lembu, lalu kembali fokus menyetir,


tiwi tersenyum tipis dengan kelakuan aditya yang ternyata bisa sweet seperti ini,


namun tiwi tetap pura-pura ngambek,


sampai akhirnya mereka pun sampai di tempat makan yang di maksud oleh tiwi,


aditya memarkirkan mobilnya di depan rumah makan tersebut,


ayo sayang kita turun... ucap aditya


tiwi pun turun dari mobil dengan di susul aditya,


aditya dan tiwi yang sudah turun dari mobil langsung masuk ke dalam rumah makan tersebut,


sampainya di dalam pemandangan mata langsung di suguhkan dengan hamparan makanan sepanjang meja,


di sana tiwi dan aditya langsung mendekat ke arah meja yang penuh dengan berbagai macam makanan, tiwi dan aditya melihat apa yang ingin di makan,


tiwi bingung ingin makan apa, karena semuanya enak,


sayang kenapa kamu hanya melihat makanan itu saja? kamu mau makan apa? ucap aditya yang melihat tiwi hanya memandang ke arah makanan,


sayang aku bingung ingin makan apa, karena semuanya enak... ucap tiwi


aditya tertawa,


beli aja semuanya.... ucap aditya menggoda tiwi


kamu ini, kalau aku memakan semuanya bisa-bisa aku jadi gemuk... ucap tiwi


tidak apa sayang, aku enggak masalah, malah kalau kamu gemuk itu terlihat imut... ucap aditya tersenyum


kamu ini, terus saja godain aku... ucap tiwi sebel


namun aditya hanya tersenyum,


lalu aditya pun sudah mengambil beberapa lauk,


ayo sayang... ucap aditya yang sedang mengambil makanan,


tiwi pun langsung mengambil beberapa makan dengan di tunggu aditya


setelah selesai memilih mereka pun melangkah menuju meja yang masih kosong,


sampainya di meja mereka pun langsung duduk dan menyantap makanan mereka dengan tenang,


di tempat itu suasana memang ramai, selain memang pas jam makan siang,


makanannya pun enak,


beberapa menit kemudian,


tiwi dan aditya telah selesai makan,


kenyang sayang... ucap aditya


iya, kenyang... ucap tiwi


nanti ibu kan masak... ucap tiwi


ayah dan ibu hari ini pulang larut sayang... ucap aditya


ko mereka enggak ngasih tau apa-apa... ucap tiwi


mereka sudah ngomong sama aku... ucap aditya


ih, sebel... sebenarnya anaknya siapa sih, semua bicaranya sama kamu bukan aku... ucap tiwi merajuk,


sudah jangan marah, itu karena aku calon suami kamu dan mereka mempercayakan semuanya sama aku... ucap aditya


kenapa seh mereka malah sibuk, padahal anaknya pulang, enggak kangen apa seminggu enggak ketemu... ucap tiwi gerutu


sudah jangan marah, cepat tua loh, ayo kita pulang, oh ya kamu tunggu sebentar ya... ucap aditya


aditya pun meninggalkan meja,


tiwi yang melihat kepergian aditya bingung mau ngapain dia pergi,


hingga akhirnya tiwi pun menunggu,


beberapa menit kemudian,


aditya datang dengan membawa kantong plastik yang cukup besar dan melangkah mendekat ke arah tiwi,


sayang itu apa? ucap tiwi bertanya


ini aku beli makanan untuk nanti di makan di rumah... ucap aditya


kenapa banyak sekali... ucap tiwi


biar kamu puas nanti makan di rumah... ucap aditya


tiwi pun hanya menghela nafas melihat kelakuan aditya,


ayo sayang kita pulang.. ucap aditya


tiwi pun berdiri dari duduknya dan mereka pun melangkah ke luar rumah makan menuju mobil dan pulang ke rumah,


beberapa menit kemudian,


tiwi dan aditya telah sampai di rumah,


tiwi turun dari mobil,


tiwi sambil tersenyum memandang rumahnya yang ia tinggal selama satu minggu,


ayo sayang masuk... ucap aditya yang melihat tiwi berdiri diam memandangi rumah sambil tersenyum


tiwi yang sadar dengan suara aditya langsung melangkah masuk bersama aditya,


saat membuka pintu rumah, tiwi seakan sudah lama meninggalkan rumah ini,


em, kangen banget sama rumah ini... ucap tiwi langsung melangkah masuk dan duduk di ruang tv,

__ADS_1


sedangkan aditya melangkah masuk menuju kamar tiwi untuk menyimpan koper tiwi,


selesai menyimpan koper tiwi di dalam kamar, aditya langsung keluar dari kamar tiwi dan menuju dapur untuk mengambilkan tiwi minum dan cemilan,


setelah selesai aditya meninggalkan dapur langsung menghampiri tiwi yang berada di rumah tv,


sampainya di rumah tv, aditya langsung menyodorkan minuman pada tiwi dan meletakkan piring yang berisi cemilan di tengah-tengah mereka,


lalu aditya pun duduk dan menonton tv bersama,


kamu enggak istirahat? memangnya enggak capek... ucap tiwi


aku mau di sini aja, nemenin kamu... ucap aditya


lalu aditya pun bersandar di pundak tiwi,


tiwi hanya melirik aditya sambil tersenyum, membiarkan aditya yang bersandar dan menonton tv kembali,


mereka pun menghabiskan waktu di ruang tv sambil menonton tv,


tanpa terasa hari semakin siang, kini posisi sudah berubah, tiwi sudah meletakkan kepalanya di paha aditya, namun tiwi sudah tertidur saat ini, mungkin karena kelelahan setelah melakukan perjalanan jauh,


aditya pun membiarkan tiwi yang tertidur, namun aditya membenarkan posisi tiwi dan mengambil bantal untuk sanggahan kepala tiwi, tanpa memindahkannya,


lalu aditya pun mengambil selimut dan menyelimuti tiwi,


aditya duduk di bawah memandang wajah tiwi yang sedang memejamkan mata dengan tenang,


begitu lama aditya memandangi tiwi, wajah damai saat terlelap aditya merasa bersyukur bisa memiliki tiwi, lalu aditya pun mengecup kening tiwi dengan lembut,


setelah puas memandang tiwi,


aditya pun kembali duduk di sofa dan sekalian beristirahat di sana sambil menunggu tiwi jika terbangun,


kini mereka berdua pun telah terlelap di sofa,


aditya yang tertidur kini sudah terbangun, ia langsung melihat ke arah sofa yang di tiduri oleh tiwi,


namun ternyata tiwi masih tertidur,


aditya pun melihat jam di tangannya,


ternyata hari sudah sore,


aditya pun melangkah menuju ruang tamu untuk mandi dan mengganti baju,


beberapa menit kemudian, aditya telah selesai mandi,


aditya pun langsung menuju dapur untuk menyiapkan makan malam sambil menunggu tiwi terbangun,


satu persatu makanan telah siap di hidangkan,


tak butuh waktu lama, karena aditya hanya memanaskan makanan yang tadi di beli olehnya,


saat aditya sedang mempersiapkan makan malam,


tiwi pun terbangun dari tidurnya, ia langsung mencari keberadaan aditya,


saat melangkah ke dapur, tiwi melihat aditya yang sedang sibuk menyiapkan makan malam,


aditya menyadari keberadaan tiwi yang mendekat ke arahnya,


sudah bangun... ucap aditya


kamu sedang apa... ucap tiwi


menyiapkan makan malam, kamu mau makan sekarang... ucap aditya


aku mau mandi dulu... ucap tiwi


baik lah aku akan menyiapkan semuanya... ucap aditya


tiwi pun meninggalkan dapur dan langsung menuju ke kamarnya untuk mandi,


aditya pun melanjutkan kembali menyiapkan semuanya,


beberapa menit kemudian, tiwi sudah selesai mandi, tiwi pun langsung keluar dari kamarnya dan melangkah menuju ruang makan,


di sana tiwi melihat aditya masih menyiapkan semuanya,


sayang ayo makan.... ucap aditya yang melihat ke datangan tiwi


tiwi pun langsung duduk begitu pun dengan aditya yang juga duduk bersama tiwi,


makan yang banyak ya sayang... ucap aditya memberikan lauk pauk ke atas piring tiwi,


tiwi pun menyantapnya berlahan,


aditya yang melihat tiwi makan pun, ikut makan bersama tiwi,


mereka hanya makan berdua saja di meja makan,


begitu hening tanpa kata,


hingga akhirnya mereka pun telah selesai makan,


aditya langsung mengambil piring kotor dan mencucinya,


tiwi yang melihat pun langsung menghampiri,


sayang aku bantu ya... ucap tiwi yang sudah berada di dapur


biar aku saja yang cuci piring,


kamu bawa piring kotor yang tersisa, lalu bersihkan meja... ucap aditya


baik lah... ucap tiwi


tiwi pun pergi mengerjakan tugas yang di perintah oleh aditya, setelah selesai tiwi pun duduk di ruang tv, sambil menunggu aditya,


aditya yang berada di dapur sudah siap merapihkan dan membersihkan semuanya,


lalu aditya pun melangkah menuju ruang tv untuk menghampiri tiwi yang sudah lebih dulu berada di sana,


aditya yang sudah berada di rumah tv, langsung duduk di samping tiwi,


aditya tidak pulang, karena mau menemani tiwi yang sedang di rumah sendiri karena andre dan yati belum pulang bekerja,

__ADS_1


mereka pun menonton bersama menghabiskan waktu hingga andre dan yati pulang


__ADS_2