
pagi ini aditya, tiwi, dika dan bagas sudah berada di kampus,
mereka sudah masuk ke dalam ruang kelas untuk mengikuti mata kuliah pertama yang akan berlangsung sekitar setengah jam lagi, sambil menunggu aditya pun mengobrol bersama dika dan bagas sedangkan tiwi sedang asik membaca buku kuliah, karena sebentar lagi ujian akan berlangsung dan banyak mata kuliah yang tertinggal selama tiwi sakit, maka tiwi harus mengejar ketertinggalan itu,
aditya, dika dan bagas mereka sedang membicarakan masalah yang menimpa tiwi,
karena aditya meminta bantuan dika dan bagas untuk menjaga tiwi dan memantau situasi sekitar,
jadi bagaimana kelanjutannya aditya soal masalah tiwi ucap bagas
untuk sementara semua masih aman, tapi kita harus tetap waspada walau sudah ada bodyguard utusan dari ayah tiwi yang memantau kita ucap aditya
ok siap, kita pasti bantu kamu aditya tenang saja ucap dika
makasih, maaf merepotkan kalian ucap aditya
apa sih lo, kaya sama siapa aja, santai ucap bagas
iya nih, kitakan udah sahabatan lama, pastinya kita bantu lah kalau ada sahabat yang butuh bantuan ucap dika
aditya tersenyum
oh ya kondisi tiwi gimana sekarang udah baik-baik aja kan ucap bagas
kata dokter sih kondisi tiwi saat ini udah stabil, cuma masih tetap harus dalam pengawasan ucap aditya
ooo, semoga enggak ada kejadian lagi yang menimpa tiwi, aku enggak tega liat tiwi kaya kemarin ucap bagas
semua akan baik-baik aja kalau tiwi tetap meminum obatnya atas saran dokter ucap aditya
obat? ucap dika dan bagas bersamaan
iya, obat ucap aditya
dika dan bagas memandang ke arah tiwi,
kelihatannya seperti orang sehat pada umumnya enggak seperti orang yang sakit, tapi kenyataannya dia harus menderita ucap bagas
iya benar sekali ucap dika
aditya pun memandang tiwi yang sedang asik membaca buku dan mendengarkan musik,
tak lama dosen pun masuk ke ruangan, semua mahasiswa yang berada di ruangan langsung duduk dengan rapih dan seketika ruangan menjadi hening,
pagi anak-anak ucap dosen
pagi pak ucap semua mahasiswa
oh ya sebelum bapak mulai menjelaskan, kita ke datangan teman baru ucap dosen
di kelas pun menjadi ricuh penasaran dengan mahasiswa baru yang di maksud oleh dosen,
ayo nak masuk ucap dosen mempersilahkan mahasiswa baru itu masuk ke dalam ruangan,
saat mahasiswa baru pun masuk dalam ruanga dengan tersenyum,
tatapan mata semua mahasiswa telah tertuju pada mahasiswa baru yang sudah berada di depan ruangan dengan pandangan kagum karena kecantikannya, badan yang tinggi semampai tentunya termasuk wanita ideal para lelaki,
tiwi yang baru saja melihat mahasiswa baru itu pun langsung berekspresi tak biasa ternyata mahasiswa baru yang dimaksud adalah orang yang menabraknya kemarin,
silahkan kamu perkenalkan diri ucap dosen pada mahasiswa baru itu,
halo, salam kenal
perkenalkan nama saya kiara
pindahan dari jakarta
__ADS_1
mohon bimbingannya ucap kiara
baik kamu boleh duduk ucap dosen
makasih pak ucap kiara
kiara pun memilih posisi duduk dan kiara melangkah ke meja kosong di sebelah tiwi,
tiwi hanya memandang klara yang mendekat ke arahnya dan duduk di sebelah tiwi,
dosen pun mulai menjelaskan materi kuliah di depan kelas
kiara pun menyapa tiwi,
hai, ketemu lagi ucap kiara
iya, salam kenal aku tiwi ucap tiwi dengan ramah
kiara tersenyum,
setelah berkenalan tiwi dan kiara pun mulai fokus pada dosen yang sudah memulai pelajarannya,
namun tidak dengan aditya, dika dan bagas yang berada di belakang tiwi dan kiara,
mereka sibuk memperhatikan kiara, dengan banyak tanda tanya di kepalanya,
aditya, dika dan bagas terus memandangi kiara dari saat kiara masuk ke dalam ruangan dan menyebut namanya,
buat mereka wajah kiara tak asing apa lagi saat kiara menyebut namanya,
lalu secara bersamaan dika, bagas dan aditya saling berpandangan bahwa bukan hanya diri mereka masing-masing yang merasa kan itu,
kamu kenal aditya ucap bagas
itu yang kemarin menabrak tiwi ucap aditya
sama, apa ini kebetulan ucap dika
seperti nya tidak ucap bagas
apa kalian berpikir yang sama dengan aku ucap aditya pada bagas dan dika
sepertinya bau-bau ada yang tidak beres ucap bagas
aditya dan dika mengangguk paham,
aku juga merasa begitu, aneh sekali kenapa dia memilih tempat duduk sebelah tiwi ucap bagas
kita harus waspada dan tetap memantau tiwi seperti nya dia punya maksud lain ucap aditya
bagas dan dika pun paham,
mereka pun kembali fokus pada dosen yang sedang menjelaskan,
dua jam pun berlalu
mata kuliah pertama pun telah usai dosen pun sudah meninggalkan ruangan,
mahasiswa lain pun sudah meninggalkan ruangan,
aditya, dika dan bagas menghampiri tiwi,
sayang ayo kita ke kantin ucap aditya
iya, ayo tiwi aku udah lapar nih ucap dika tak sabar
iya ucap tiwi
__ADS_1
kamu ikut ya ucap tiwi pada kiara
aku boleh gabung ucap kiara seakan sungkan
ya boleh lah, ayo ucap tiwi tersenyum lalu menarik kiara ke luar ruangan,
aditya, bagas dan dika dengan tatapan yang tak biasa hanya diam mengikuti tiwi yang sudah lebih dulu keluar bersama kiara,
mereka pun melangkah menuju kantin,
semenjak hari ini tiwi dan klara begitu dekat,
tiwi pun mendapatkan teman baru, namun aditya, bagas dan dika tetap waspada pada kehadiran kiara yang menurut mereka ini seperti telah di rencanakan, dengan sifat tiwi yang saat ini sudah lebih welcome pada orang, dengan kepolosan dan kebaikan tiwi membuat kiara gampang mendekati tiwi
memang seperti ada yang aneh ucap bagas
kita ikutin saja permainan dia ucap aditya
apa aman buat tiwi, melihat tiwi sepertinya senang mendapatkan teman baru ucap dika
tenang di sekitar kita sudah ada beberapa pengawal yang mengawasi kiara karena aku sudah memberi perintah ucap aditya
hah, jadi sekarang ini di mana-mana ada kamera pengawas berjalan ucap dika melihat ke sekeliling
kamu enggak akan tau karena mereka sama seperti kita ucap aditya
wah hebat sekali, kita seperti main di film detektif jadi mata-mata ucap dika
bagas dan aditya tetap pada pandangan lurus memandang tiwi dan kiara yang sedang asik bersenda gurau tanpa menghiraukan dika
tiwi, kiara, aditya, dika, dan bagas telah sampai di kantin mereka pun sudah duduk di salah satu meja kosong di kantin,
sayang kamu mau pesan apa? ucap aditya
apa ya? ucap tiwi dengan pandangan yang sudah memilih
kamu mau pesan apa kiara? ucap tiwi yang pandangan nya kasih terus memilih
aku bingung mau makan apa ucap kiara
kamu lihat-lihat aja dulu mau makan apa ucap tiwi
kiara pun melihat ke sekeliling, untuk memilih makanan apa yang mau dia makan,
bagas dan dika yang heran melihat tiwi yang begitu baik dengan kiara hanya bisa diam,
aditya aku mi ayam ya ucap dika
ok, kamu bagas ucap aditya
batagor deh ucap bagas
kamu kiara udah tau mau makan apa? ucap tiwi
mi ayam deh ucap kiara
sayang kiara mau mi ayam ucap tiwi
ok sayang, oh ya mau makan apa? apa aku pilihkan aja ya ucap aditya pada tiwi
iya deh sayang, aku bingung ucap tiwi
ok kalau gitu aku pesan dulu ucap aditya yang langsung pergi memesan
kiara terus memandang aditya yang berlalu pergi,
dengan di sadari dika, dika pun langsung memberi tau bagas dengan memberi kode pada bagas,
__ADS_1
kini mereka mendapatkan fakta pertama menyadari memang ada tujuan terselubung yang telah di rencanakan oleh kiara