
di rumah andre sudah duduk di meja makan bersama yati untuk sarapan bersama,
sayang kamu sudah dengar kalau anak kamu hari ini akan datang ke penjara untuk mengunjungi kiara ucap yati sambil menikmati sarapannya
sudah ucap andre santai yang juga sedang menikmati sarapannya
apa kamu tetap mengawasi mereka ucap yati
aku hanya mengirimkan supir untuk mereka agar mudah untuk mengawasi ucap andre santai
atur saja jika menurut kamu itu yang terbaik untuk mereka ucap yati
mereka pun melanjutkan sarapannya
memang tidak heran jika andre mengetahui dengan semua yang di lakukan anak dan menantunya karena andre meminta orang suruhannya yang tak lain orang itu adalah supir aditya dan tiwi yang sudah andre tugas kan dengan kesepakatan yuda dan novi demi keamanan mereka,
karena mereka takut sewaktu-waktu bahaya akan mengancam tiwi dan aditya walau kiara telah berada di dalam penjara, namun pasti ada orang suruhan kiara yang berkeliaran di luar sana,
di rumah baru aditya sudah dengan pakaian rapih,
sedangkan tiwi masih terlelap di atas tempat tidur dengan cantik,
sengaja aditya tidak membangunkan istri cantiknya membiarkan tiwi tidur lebih lama, karena aditya tau tiwi pasti lelah,??
sedangkan di dapur mbak siti sudah sibuk, mbak siti sedang menyiapkan sarapan untuk majikannya dan menyajikan semuanya di atas meja,
saat mbak siti sedang menyajikan sarapan pagi, aditya pun muncul, mbak siti yang sadar akan kedatangan majikannya pun langsung menyapa,
pagi tuan muda, sarapan sudah siap ucap siti
pagi ucap aditya yang langsung duduk
mbak siti pun langsung melayani aditya,
permisi ucap mbak siti langsung meninggalkan meja makan dan kembali ke dapur lalu mengerjakan pekerjaan lainnya,
aditya pun mulai sarapan seorang diri sambil menunggu istri menggemaskannya itu,
di dalam kamar, tiwi baru saja terbangun namun masih memejamkan matanya dia pun langsung meraba- raba mencari keberadaan aditya namun tidak ada,
maka tiwi pun langsung membuka matanya dan melihat bahwa aditya sudah tidak ada di dalam kamar,
tiwi pun langsung bergegas bangun dan langsung mencari keberadaan suaminya,
sampainya di ruang makan, tiwi melihat aditya yang sedang sarapan seorang diri dan aditya pun menyadari istrinya yang muncul di ruang makan
sudah bangun sayang ucap aditya memandang istrinya
kenapa kamu tidak membangunkan aku ucap tiwi mendekat dan duduk
aku lihat kamu seperti nya lelah mangkanya aku membiarkan kamu tidur lebih lama, sudah ayo sarapan ucap aditya
tiwi pun mulai mengambil makanan yang terhidang di atas meja dan sarapan bersama suami,
saat sedang menikmati sarapan tiwi baru menyadari suaminya yang sudah berpakaian rapih, tiwi pun bertanya
sayang kamu sudah mulai bekerja ucap tiwi
tidak ucap aditya
terus kenapa kamu sudah rapih ucap tiwi
aku mau ke kantor ayah membahas rencana peresmian perusahaan yang akan aku pegang ucap aditya
aku ikut ya ucap tiwi tak ingin sendiri
baik ucap aditya
mereka pun melanjutkan sarapannya,
beberapa menit kemudian, aditya dan tiwi pun berangkat dengan tujuan ke kantor andre dan ke penjara untuk melihat kondisi kiara,
pagi tuan dan nyonya sapa supir sudah menunggu
pagi ucap aditya
sayang ini siapa ucap tiwi bingung
ini adalah supir yang akan mengantar kita kemanapun ucap aditya
benar nyonya saya di perintahkan oleh tua andre untuk mengantar kalian ucap supir tersebut
kenapa ayah mengirim supir ke sini ucap tiwi
sudah ayo kita berangkat ucap aditya
supir pun membukakan pintu aditya dan tiwi pun masuk ke dalam mobil dan mereka pun berangkat meninggalkan rumah,
sampainya tiwi dan aditya di kantor ayah andre,
mereka pun langsung ke ruangan andre,
saat memasuki kantor sepasang mata semua tertuju pada tiwi dan aditya antara tatapan kagum dengan mereka berdua,
pagi nona tiwi ucap salah satu karyawan saat berpapasan
tiwi dengan ramah
pagi ucap tiwi tersenyum dengan ramah ke setiap orang yang menyapanya,
__ADS_1
sedangkan aditya tetap dengan gaya cool dengan senyum tipisnya,
nona tiwi sapa sekertaris andre
ayah ada ucap tiwi
ada nona di dalam ucap sekertaris
terima kasih kalau gitu kita masuk dulu ucap tiwi tersenyum
aditya dan tiwi pun melangkah masuk
sekertaris andre pun kembali dengan kesibukannya,
ayah ucap tiwi dengan riang saat masuk ke ruangan andre dan memeluk andre
ayah sapa aditya lalu duduk di sofa
sayang, kamu juga datang ucap andre senang
aku rindu pada ayah ucap tiwi
kamu ini sudah memiliki suami masih saja seperti ini ucap andre langsung bangkit dan berpindah duduk di sofa bersama aditya,
ih ayah ini, aku kan kangen ucap tiwi mengikuti andre,
tiwi terus merangkul andre,
aditya yang melihat istrinya yang bersikap manja hanya tersenyum,
kamu tidak malu dengan suamimu bersikap seperti ini ucap andre
tidak ucap tegas tiwi sambil terus merangkul lengan andre dan menyandarkan kepalanya di pundak andre, untuk melepas rindu pada ayahnya,
andre pun membiarkan tiwi yang sedang manja manja padanya,
sebelum kita bahas, sebaiknya kita tunggu ayah kamu ucap andre pada aditya
baik yah ucap aditya
permisi ucap sekertaris membawa minuman untuk tiwi, aditya dan andre
terima kasih ucap tiwi
sama-sama nona, silahkan di minum ucap sekertaris mempersilahkan minum
baik ucap tiwi
saya permisi ucap sekertaris meninggalkan ruangan andre
sekertaris andre pun kembali mengerjakan pekerjannya setelah membuatkan minum,
tok
tok
tok
sekertaris membuka pintu
permisi bos, pak yuda sudah tiba ucap sekertaris
suruh masuk ucap andre
silahkan pak ucap sekertaris mempersilahkan masuk,
makasih ucap yuda
permisi ucap sekertaris keluar ruangan,
maaf lama menunggu ucap yuda
tidak, ayo duduk duduk ucap andre
tiwi yang melihat langsung menyalami yuda
tiwi datang juga ucap tiwi
iya yah ucap tiwi
lalu yuda, andre dan aditya pun langsung berbincang prihal perusahaan milik aditya yang akan segera di resmikan,
sedangkan tiwi pindah duduk ke kursi kerja andre sambil memainkan ponsel agar tidak mengganggu orang tua dan suaminya mengobrol,
beberapa jam kemudian,
baik kalau begitu, semua sudah di atur dan peresmian akan di lakukan lusa, karena semuanya sudah siap ucap andre
aditya mulai sekarang kamu harus fokus dengan apa yang sudah kami serahkan ke kamu ucap yuda
kita percaya kamu bisa ucap andre
baik yah saya akan berusaha menjalankan perusahaan ini dengan baik ucap aditya
bagus ucap andre
ayah sudah tidak ada yang di bahas kan ucap aditya bertanya
iya sudah beres ucap yuda
__ADS_1
kalau gitu aditya dan tiwi pamit ya yah ucap aditya
kamu jadi mau sel tahanan untuk melihat kiara ucap yuda
iya yah, kita mau lihat kondisi kiara ucap aditya
baik, kalian hati-hati ucap yuda
nanti kalian di antar supir ucap andre
baik yah, kalau gitu kita pergi ya yah ucap aditya
iya nak ucap yuda dan andre
sayang ayo kita pergi ucap aditya memanggil tiwi
iya ucap tiwi menghampiri aditya, andre dan yuda
kalian hati-hati ya ucap andre
ayah tiwi pergi dulu ya ucap tiwi pada andre dan yuda
iya nak baik-baik ya ucap andre
aditya kamu jaga baik-baik tiwi ucap yuda
pasti ucap aditya
mereka pun keluar dari ruangan andre,
andre dan yuda hanya memandang kepergian anak-anaknya,
nona tiwi sudah mau pulang sapa sekertaris andre
iya ucap tiwi terus melangkah keluar kantor andre dan mobil pun meninggalkan kantor andre melaju menuju penjara
mobil yang dinaiki aditya dan tiwi pun akhirnya tiba di penjara dimana kiara di tahan,
mereka pun masuk ke penjara langsung menemui kiara,
tiwi ingin melihat kondisi kiara walau kiara pernah mencelakainya namun tiwi tidak pernah dendam pada kiara malah merasa kasihan, buat tiwi ini adalah hanya ke salah pahaman kiara padanya saja,
mungkin hanya perlu waktu buat kiara untuk bisa menerima kematian kayaknya klara,
siang pak ucap penjaga penjara menyapa
siang ucap aditya
silahkan tunggu pak, saya akan membawa kiara ke ruangan berkunjung ucap penjaga
terima kasih ucap aditya
petugas yang berjaga pun meninggalkan aditya dan tiwi melangkah menuju sel kiara di mana kiara di tahan
kamu yakin ingin bertemu kiara ucap aditya
yakin sayang, lagi pula enggak mungkin kiara menyakiti aku kan banyak petugas yang berjaga ucap tiwi
baik lah aku temani ucap aditya
tak lama mereka menunggu, petugas pun datang dengan membawa kiara,
kalian, mau apa ke sini ucap kiara dengan nada kesal
tiwi yang melihat kondisi kiara baik-baik saja merasa tenang walau kiara terlihat kurus sekarang,
apa kabar kamu ucap tiwi lembut
apa peduli kamu ucap kiara
tiwi tersenyum
kamu masih marah pada ku ucap tiwi
menurut kamu apa kamu pantas aku maafkan ucap kiara
dengan tenang tiwi menghadapi kiara
tiwi tersenyum lagi dan berkata,
itu hak kamu kiara saya tidak bisa berbuat apa-apa dan saya tidak akan memaksa kamu untuk tidak membenci saya, tapi saya tetap ingin bilang, soal kematian klara itu murni kecelakaan bukan karena saya ucap tiwi
hah!!! bukan karena kamu, kamu bilang, jika kamu tidak bersama aditya, sekarang kak klara tentunya masih ada bersama aku ucap kiara marah
terserah kamu, itu memang kenyataannya semoga cepat atau lambat kamu bisa menerima ucap tiwi
sudah lah aku muak sama kamu, lebih baik kalian pergi dari sini ucap kiara langsung meninggalkan ruangan berkunjung dan kembali ke dalam sel dengan perasaan kesal,
tiwi yang melihat merasa sedih,
sudah jangan sedih, berikan dia sedikit waktu ucap aditya menghibur
iya, semoga saya dia bisa mengerti ucap tiwi
ayo kita pergi ucap aditya mengajak tiwi meninggalkan ruangan berkunjung,
mereka pun meninggalkan penjara dan pulang,
dalam perjalanan pulang pun tiwi hanya diam, aditya pun hanya diam memberi waktu pada tiwi
__ADS_1