Pilihanku Penyesalanku

Pilihanku Penyesalanku
36 semester baru teman baru


__ADS_3

setelah kenal aditya pertama kali pada saat masuk kampus,


tiwi lebih bisa untuk berbaur dengan teman yang lainnya, namun hanya sebatas saat berkumpul saja tiwi bisa lebih ceria,


namun jika ia sendiri sifat aslinya yang tertutup, penyendiri, pendiam itu akan muncul,


aditya yang sudah tau sifat tiwi selalu ada buat tiwi,


membuat tiwi selalu tersenyum,


tiwi selalu merasa bersyukur memiliki teman seperti aditya yang bisa membuat tiwi lebih ceria...


semenjak saat itu pun tiwi tidak pernah mendengar kabar rita sahabatnya sama sekali,


beberapa hari kemudian,


tiwi yang sedang berada di kampus lebih dulu langsung menuju kelas, di sana tiwi mencari sosok aditya yang tiwi pikir ia ada di dalam kelas, ternyata tiwi salah aditya belum datang ke kampus.


tiwi pun mengurungkan niatnya untuk masuk ke dalam kelas,


kali ini tiwi menuju taman belakang kampus bukan kantin,


tiwi duduk di bawah sebuah pohong yang rindang seorang diri, sambil membaca buku dan mendengarkan musik, suasana taman lebih tenang dari kantin,


aditya yang baru saja sampai kampus langsung menuju kelas, sampainya di kelas aditya langsung mencari sosok wanita itu namun ternyata wanita yang ia cari tidak ada di dalam kelas,


batin aditya bertanya...


tiwi kemana ya? ucap aditya


tiba-tiba terlintas kantin di benak aditya, tanpa pikir panjang aditya langsung berlari menuju kantin.


setibanya di kantin aditya langsung ke pojok meja yang biasa tiwi duduk namun tiwi juga tidak ada di sana,


aditya mencoba mencari ke seluruh sudut kampus namun tetap tidak ada,


wi, kamu dimana? apa kamu enggak ke kampus ucap batin aditya.


aditya terus berpikir kemana lagi harus mencari tiwi,


dengan sifat tiwi, yang penyendiri kemana tiwi akan pergi selain ke kantin,


seketika aditya terpikir dengan taman yang ada di belakang kampus,


apa tiwi ke sana ya.... ucap aditya


tanpa berfikir lagi, aditya pun menuju taman belakang kampus,


di sana aditya mencari keberadaan tiwi di setiap sudut taman... seketika langkah aditya terhenti, aditya melihat ada sosok wanita sedang duduk sendiri di bawah pohon rindang,


aditya tetap berdiri di posisi itu dan menatap ke arah wanita yang sedang ia cari sedari tadi, seketika senyum aditya berkembang


ternyata kamu di sini.... ucap aditya sambil tetap tersenyum


aditya berlahan melangkah ke arah tiwi yang sedang asik membaca buku dan mendengarkan musik,


saat sudah tepat berada di dekat tiwi, aditya pun duduk di samping tiwi tanpa mengganggu tiwi yang kelihatannya sedang asik itu.


aditya terus menatap tiwi sambil tersenyum, tiwi yang menyadari sedang ada yang menatap langsung menghentikan aktivitasnya


saat tiwi menoleh, tiwi kaget


kamu... ucap tiwi


aditya pun tersenyum


ko bisa di sini? ucap tiwi merasa heran


aku nyariin kamu ke mana-mana, ternyata kamu di sini... jelas aditya


nyariin aku? ada apa! ucap tiwi


namun aditya hanya tersenyum, jadi ceritanya ini tempat baru kamu menyendiri ya kalau enggak ada aku.... ucap aditya


di sini lebih nyaman, lebih tenang aja... ucap tiwi


kamu bukannya lagi kangen rita ya? mangkanya kamu enggak ke kantin... ucap aditya


tiwi terdiam dan menundukkan kepalanya, karena perkataan aditya ada benarnya,


benar kan wi? ucap aditya yang memandang tiwi


namun raut wajah tiwi berubah menjadi sedih, membuat aditya merasa bersalah


wi, sorry aku enggak bermaksud... ucap aditya


enggak apa-apa ko adit, ini bukan salah kamu.. emang aku lagi kangen sama dia, kenapa dia enggak kuliah dan enggak ngasih kabar apa-apa ke aku... ucap tiwi sudah meneteskan air mata,


sudah jangan sedih, mungkin dia punya alasan wi, udah dong jangan nangis lagi... ucap aditya


seketika tiwi menyandarkan kepalanya di bahu aditya, yang membuat aditya seketika mematung, namun aditya merangkul tiwi agar merasa baik suasana hatinya


setelah aditya merasa tiwi cukup tenang, aditya pun mengajak tiwi untuk masuk ke dalam kelas... karena mata kuliah pertama akan segera di mulai


wi, kita ke kelas yuk... ajak aditya


tiwi menegakkan kepalanya dan merapihkan wajah yang basah dengan air mata, aditya yang melihat tiwi tiba-tiba tersenyum karena merasa gemas melihat muka tiwi yang habis menangis,


tiwi pun menyadari aditya telah memperhatikannya, tiwi menoleh ke arah aditya, seketika mata mereka saling berpandangan, ada rasa yang aneh yang aditya rasakan namun aditya tak yakin,


setelah bertatapan cukup lama, caca membuka suara dengan polosnya, yang membuat aditya semakin gemas


apa ada sesuatu di wajah aku aditya? atau muka aku terlihat lucu ya? tanya tiwi


namun aditya hanya tersenyum karena gemas,


melihat reaksi aditya seperti itu membuat tiwi panik,


muka aku lucu ya, apa terlihat kalau aku habis menangis, bagai mana ini adit? pasti anak-anak kampus menertawakan aku... ucap tiwi


aditya yang melihat tiwi panik langsung menenangkan tiwi,


tidak tiwi... kamu tidak terlihat aneh ko, tenang saja... ucap aditya


terus kenapa kamu tersenyum tadi? tanya tiwi bingung


ooo itu, itu karena aku merasa gemas melihat muka kamu seperti itu,


selama ini aku hanya tau kalau kamu orang yang cuek dan dingin,

__ADS_1


tapi setelah melihat kamu barusan aku jadi tau sifat tersembunyi kamu... ucap aditya


sok tau kamu... ucap tiwi


memang aku tau, dengan melihat kamu sekarang ini.. kamu bukan orang yang cuek, dingin dan susah bergaul... kamu cuma takut untuk dekat sama orang, kenal sama orang karena pasti menyangkut masa lalu kamu.. tapi aku enggak akan nanya, karena itu adalah privasi kamu wi... jelas aditya


namun tiwi hanya tersenyum mendengarkan penjelasan aditya


ya sudah yuk kita ke kelas... ajak aditya


tiwi pun mengiyakan ajakan aditya,


mereka pun meninggalkan taman dan menuju ke ruang kelas,


sesampainya di depan kelas mereka langsung masuk ke ruang kelas dan duduk di meja yang sama, karena dosen belum masuk ke dalam ruangan maka aditya pun mengobrol dengan teman yang lain, karena aditya orang yang ramah dan gampang bergaul...


sedangkan tiwi, membuka buku novel sambil menunggu dosen masuk ke dalam ruangan,


aditya yang sedang mengobrol bersama teman-teman nya sesekali memperhatikan tiwi yang sedang membaca buku novel,


seketika senyum aditya berkembang,


cantik, manis, imut itulah yang ada di pikiran aditya saat ini jika melihat tiwi seperti itu,


setelah selesai mengobrol, aditya langsung duduk di samping tiwi, namun tiwi terlalu asik menikmati buku yang sedang ia baca, walau aditya saat ini sedang memandangnya dan tersenyum namun tiwi tidak menyadarinya...


tiba-tiba aditya kepikiran untuk mengusili tiwi,


serius amat bacanya, sampai-sampai aku di cuekin.... ucap aditya yang berbisik di telinga tiwi


seketika tiwi terkejut dan langsung menoleh, mereka pun saling berpandangan, membuat mata mereka membulat dan bertemu...


seketika mereka merasa canggung, namun tiba-tiba mereka tertawa karena tingkah mereka masing-masing,


kamu ngagetin aku aja sih... ucap tiwi


ya kamu serius amat, aku duduk di sebelah kamu aja enggak tau.. ucap aditya


sorry deh... ucap tiwi


aku enggak apa-apa ko... ucap aditya sambil mengelus kepala tiwi karena gemas dengan sikap tiwi yang terbilang manja padanya...


tiwi pun tersenyum


dosen pun masuk ke dalam kelas,


pagi anak-anak... maaf bapak terlambat karena tadi ada keperluan mendadak.... baik, kita mulai saja pelajaran kita hari ini... ucap dosen


semua mahasiswa seketika menjadi tenang dan fokus pada dosen yang sedang menerangkan materi hari ini


dua jam berlalu, mata kuliah pertama telah selesai,


baik anak-anak kita akhiri pelajaran kita hari ini, sampai ketemu minggu depan... ucap dosen lalu meninggalkan ruangan


satu persatu mahasiswa keluar dari ruangan,


tiwi yang masih di dalam ruangan bersama aditya sedang merapihkan buku kuliah,


udah siap.... tanya aditya


sudah, yuk... ucap tiwi


iya... ucap tiwi


mereka pun keluar ruangan bersama menuju kantin,


kali ini mata tertuju pada tiwi karena berjalan bersama laki-laki,


setau anak kampus, tiwi jarang dekat dengan lelaki namu kali ini tiwi dekat dengan laki-laki membuat tiwi menjadi perhatian, namun tiwi tidak memperdulikan apa kata orang-orang,


aditya yang menyadari hanya terus mengikuti langkah tiwi...


sampai di sebuah bangku di pojokan kantin, mereka pun duduk di sana,


wi, kamu mau makan apa? tanya aditya


gimana kamu aja... ucap tiwi


ok, kamu tunggu di sini biar aku pesan dulu... ucap aditya


aditya pun pergi memesan makanan


setelah memesan aditya kembali menghampiri tiwi.


aditya tersenyum...


tiwi pun membalas senyuman aditya.


dengan kebiasaan tiwi, tiwi mengambil buku yang masih belum selesai ia baca...


aditya melihat tiwi yang sudah mengeluarkan buku...


tiwi kamu mau baca lagi... ucap aditya yang sudah memangku dagunya


seketika tiwi langsung melihat aditya dan senyum pepsodent


aditya pun mengkerut kan keningnya, membuat tiwi menyimpan kembali buku novelnya ke dalam tas


ok... aku enggak baca... ucap tiwi


dengan tingkah tiwi, membuat aditya tersenyum padahal aditya tidak berbicara bahwa ia melarang tiwi...


pesanan mereka pun tiba,


permisi... ucap Ibu kantin yang meletakkan pesanan mereka


makasih bu... ucap aditya dan tiwi


sama-sama... jawab ibu kantin


ibu kantin itu pun pergi


tiwi pun menyantap makanan yang telah di pesan aditya,


aditya yang melihat tiwi menyantap makanan tanpa malu-malu di depannya hanya tersenyum, karena setau aditya rata-rata wanita akan bersikap anggun di depan laki-laki namun kali ini berbeda dengan tiwi yang ternyata apa adanya dia... dengan sikap cueknya membuat dia tak peduli dengan pandangan orang, ya bisa di bilang kalau suka ya jalan terus kalau enggak suka ya udah


beberapa menit kemudian, mereka pun telah selesai makan, tiba-tiba tiwi bangkit dan menuju penjual cemilan... aditya yang hanya memperhatikan tiwi dari jauh yang bingung


mau ngapain tiwi... tanya batin aditya

__ADS_1


tak lama tiwi kembali dengan beberapa cemilan dan permen lollipop, tersenyum ceria pada aditya


wi... kamu.... ucap aditya


tiwi tersenyum


sekarang aditya paham seperti apa tiwi


setelah ngemil tiwi dan aditya kembali ke ruangan, karena ada mata kuliah ke dua yang mereka ambil


tak lama dosen masuk ke dalam ruangan


siang anak-anak... kita langsung mulai saja mata kuliah hari ini... ucap dosen mulai menjelaskan materi kuliah hari ini,


dua jam telah berlalu, mata kuliah hari ini telah selesai


baik anak-anak kelas hari ini telah selesai, kita akhiri mata kuliah hari ini sampai ketemu minggu depan... ucap dosen lalu meninggalkan ruangan, di susul mahasiswa yang lainnya telah meninggalkan ruangan.


aditya dan tiwi pun keluar dari ruangan dan langsung keluar kampus,


saat di pintu gedung kampus aditya bertanya,


wi, kamu langsung pulang... tanya aditya


iya adit, kamu.... ucap tiwi


aku langsung pulang, kamu di jemput... ucap aditya


enggak, pulang sendiri.... ucap tiwi


aku antar kamu boleh... ucap aditya


enggak usah adit, aku bisa pulang sendiri.... ucap tiwi


enggak apa-apa aku antar sekalian biar tau rumah kamu... ucap aditya


tapi adit,... ucap tiwi ragu


udah, tenang aja, aman ko...ayo aku antar... ucap aditya


tiwi pun mengikuti aditya menuju parkiran mobil


mereka pun meninggalkan kampus untuk pulang,


di jalan tiwi hanya diam,


aditya yang melihat tiwi seperti itu langsung buka suara,


kamu kenapa wi... tanya aditya


enggak kenapa-kenapa ko... ucap tiwi


kenapa diam... tanya aditya


emang mau ngobrol apa? tanya tiwi


ya apa gitu... ucap aditya


Oh ya wi, aku nganter kamu enggak apa-apa kan? tanya aditya


enggak apa-apa ko... ucap tiwi


pacar kamu enggak marah? tanya aditya


aku enggak punya pacar... ucap tiwi dengan wajah menunduk,


sorry aku enggak bermaksud... ucap aditya merasa enggak enak karena ekspresi tiwi


enggak apa-apa ko... ucap tiwi


tak lama mereka pun sampai di rumah tiwi,


adit, berhenti di depan... ucap tiwi


ini rumah kamu... tanya aditya


iya adit... ucap tiwi


mau mampir? tanya tiwi


boleh... tanya aditya


ia, ada ibu di rumah... ucap tiwi


ok... ayo... ucap aditya


mereka pun turun dari mobil,


sampai di depan pintu,


Ibu tiwi pulang.... ucap tiwi


iya sayang.... ucap yati keluar dari dapur


sayang... kamu sudah pulang... ucap yati


iya bu... oh ya bu ini teman tiwi yang nganter tiwi pulang... namanya aditya... ucap tiwi


yati tersenyum... saya ibunya tiwi... ucap yati


iya tante saya aditya... ucap aditya membalas senyuman yati


ayo masuk, duduk dulu ngobrol, ibu bikinin minum dulu... ucap yati


enggak usah tante, saya cuma mau nganter tiwi aja, lain kali saya mampir tante... ucap aditya


oh gitu... iya sudah, makasih ya nak udah nganter tiwi... ucap yati


sama-sama bu, kalau gitu saya pamit dulu tante... ucap aditya


iya hati-hati ya... ucap yati


iya tante... wi... aku pamit ya... ucap aditya


iya adit, makasih... hati-hati... ucap tiwi


iya wi... ucap aditya


tiwi dan yati pun melihat kepergian aditya,

__ADS_1


aditya pun meninggalkan rumah tiwi


__ADS_2