
aditya dan tiwi yang sudah beberapa hari berlibur di resort,
hari ini adalah dimana aditya akan melakukan sesuatu yang mungkin tak akan pernah terduga oleh tiwi,
aditya telah merahasiakan semua ini dari tiwi,
aditya berharap ini adalah momen yang pas untuk aditya, aditya akan melamar tiwi,
walau baru tahap tunangan, namun ini sebuah proses untuk aditya dan tiwi menuju ke pernikahan, karena mereka masih harus menyelesaikan kuliah terlebih dahulu,
lagi pula aditya sebelumnya sudah memberi tau pada andre dan yati soal rencananya dan mereka mendukungnya dan senang dengan rencana aditya, karena memang itu yang di harapkan oleh andre dan yati,
namun sayangnya, andre dan yati tidak dapat menyaksikan momen langka itu secara langsung, maka aditya berencana untuk video call bersama andre dan yati pada saat acara tersebut,
pagi-pagi tiwi dan aditya sudah memakai baju dengan rapih, karena mereka hari ini akan pergi berkeliling di luar area resort,
aditya yang berada di kamarnya berdiri di depan meja lalu aditya pun membuka laci dan mengambil sebuah kotak berwarna biru,
aditya lalu berlahan membukanya, itu adalah cincin yang sudah aditya persiapkan sebelum ia berangkat ke resort ini,
lalu aditya pun menutup kembali kotak tersebut dan menyimpannya di saku mantelnya,
lalu aditya pun langsung keluar dari kamarnya untuk menghampiri kamar tiwi,
aditya yang sudah berada si depan kamar tiwi,
aditya langsung mengetuk pintu kamar tiwi,
tok
tok
tok
tiwi yang sedang duduk menunggu aditya,
mendengar suara ketika pintu,
tiwi pun bergegas mendekat ke arah pintu dan langsung membuka pintu,
saat pintu terbuka, tiwi sudah menyambut aditya dengan senyuman,
aditya lun tersenyum,
sudah siap... ucap aditya
sudah, ayo kita berangkat... ucap tiwi yang keluar dari kamarnya,
ayo, mobil juga sudah menunggu... ucap aditya menggandeng tiwi ke luar resort
memangnya mau kemana, kenapa pakai sewa mobil segala... ucap tiwi yang mengikuti langkah aditya
kita akan jalan-jalan ke tempat menarik, lagian mobil itu fasilitas resort di sini... ucap aditya
ooo... begitu... ucap tiwi
mereka pun melangkah keluar resort di mana mobil sudah menunggu yang akan membawa mereka mengunjungi tempat menarik,
lagi pula ini adalah rencana danu, agar kejutannya sempurna saat kembali ke resort,
sampainya di pintu resort,
di sana sebuah mobil sudah menunggu termasuk supir yang akan mengantar,
silahkan... ucap supir hotel sambil membukakan pintu,
aditya dan tiwi pun masuk ke dalam mobil,
setelah aditya dan tiwi masuk ke dalam mobil, barulah supir hotel masuk ke dalam mobil,
lalu supir pun langsung menjalankan mobilnya meninggalkan resort,
dalam perjalanan tiwi merasa bingung kemana dirinya akan di bawa,
aditya kita sebenarnya mau ke mana.... ucap tiwi
jalan-jalan.... ucap aditya
iya tapi ke mana? ucap tiwi
ada beberapa tempat yang menarik di luar resort ini nanti juga kamu akan tau... ucap aditya
kenapa misterius sekali sih... ucap tiwi pelan yang sudah menghadap ke jendela,
aditya tersenyum melihat tiwi yang menggemaskan jika ngambek,
tiwi pun menikmati kembali pemandangan sepanjang jalan,
kali tiwi cukup senang di ajak jalan oleh aditya dan juga dengan keindahan yang tiwi lihat,
tiwi dan aditya pun di ajak ke beberapa tempat yang indah,
kini mereka telah sampai di salah satu tempat wisata yang menarik dan suasana yang romantis juga,
sudah sampai, ini tempatnya... ucap supir
aditya dan tiwi turun dari mobil,
tiwi bingung... ini tempat apa.... ucap tiwi
ayo kita masuk.... ucap aditya menggandeng tangan tiwi
supir pun tetap berada di mobil menunggu tiwi dan aditya,
saat tiwi memasuki tempat itu, tiwi takjub dengan isinya, karena semua berwarna warni,
wah, indah sekali tempat ini.... ucap tiwi
kamu suka.... ucap aditya
suka banget, cantik warna warni tempatnya... ucap tiwi senang
syukurlah kalau kamu suka.... ucap aditya
em, kamu sejak kapan jadi romantis kaya gini.... ucap tiwi menggoda
memangnya aku enggak romantis ya... ucap aditya
em, gimana ya... pernah enggak ya... ucap tiwi kembali menggoda
hayo, romantis tidak.... ucap aditya tersenyum menggelitik dengan jari telunjuk nya,
ih, geli aditya... ucap tiwi tersenyum
romantis tidak.... ucap aditya tersenyum menggoda tiwi
geli aditya... ucap tiwi
aditya terus menggelitik tiwi, tiwi yang merasa geli tertawa, tiwi yang berlari terus di kejar aditya,
saat tiwi tertangkap, aditya menggelitik tiwi lagi,
romantis tidak... ucap aditya terus menggoda
iya iya ampun.... ucap tiwi sudah tak kuat dengan geli
iya apa... ucap aditya
iya kamu romantis sayang... ucap tiwi akhirnya menyerah
ampun, cukup... cukup... capek... ucap tiwi yang sudah lelah,
mereka pun terduduk di rerumputan sambil menikmati suasana di sana dan matahari hari yang masih hangat,
setelah cukup lama terduduk dan rasa lelahnya telah hilang,
aditya pun mengajak tiwi untuk berkeliling,
sayang, lelahnya sudah hilang... ucap aditya
iya sudah... ucap tiwi
ayo kita berkeliling lagi... ucap aditya
tiwi mengangguk,
mereka pun berkeliling di tempat itu banyak spot yang bagus untuk berfoto dan romantis pula,
wah bagus sayang, aku suka.... ucap tiwi takjub dengan suasana di sana
aditya senang melihat reaksi tiwi yang begitu bahagia,
__ADS_1
aditya terus tersenyum melihat kebahagiaan tiwi,
mereka menghabiskan waktu di sana,
tanpa terasa hari sudah semakin siang,
matahari pun sudah mulai semakin panas,
sayang ayo, kita pergi dari sini, udah waktunya makan siang juga.... ucap aditya
iya ayo... ucap tiwi
mereka keluar dari tempat itu menuju mobil,
setelah mereka keluar dari tempat tersebut, mereka pun langsung menuju mobil,
supir yang melihat ke datangan tiwi dan aditya langsung membukakan pintu mobil lalu aditya dan tiwi langsung masuk ke dalam mobil, setelah itu supir pun masuk ke dalam mobil dan menjalankan mobilnya meninggalkan tempat tersebut,
maaf habis ini mau ke mana? ucap supir
kita cari makan dulu ya? udah waktunya makan juga sebelum lanjut keliling.... ucap aditya
baik... ucap supir
aditya dan tiwi pun di ajak ke sebuah restoran yang terbilang terkenal dengan makanan nya yang enak,
tak lama, mereka pun sampai di tempat makan yang dimaksud oleh supir,
ini tempatnya... ucap aditya
iya... ucap supir
baik, masnya juga ikut kaman sama kita....ucap aditya
baik, makasih.... ucap supir
ayo sayang kita turun... ucap aditya mengajak tiwi untuk turun dan masuk ke dalam restoran yang di maksud,
aditya, tiwi dan supir pun turun dari mobil,
mereka pun langsung masuk ke restoran tersebut dan di sambut oleh penjaga pintu di sana,
selamat datang di restoran kami... ucap penjaga pintu dengan ramah dan tersenyum
makasih... ucap aditya dengan tersenyum
tiwi pun tersenyum,
mereka pun masuk dan duduk di salah satu meja,
saat baru duduk, pelayan pun langsung datang dengan membawa buku menu,
permisi, mau pesan apa... ucap pelayan memberikan buku menu,
aditya tiwi dan supir tersebut pun langsung melihat buku menu, melihat makanan apa yang mau di pesan,
sayang mau pesan apa... ucap aditya pada tiwi
keliatannya enak semua... ucap tiwi
pesan saja... ucap aditya
tidak, kebanyakan siapa yang mau makan... ucap tiwi
aditya tersenyum,
terserah kamu aja deh, bingung... ucap tiwi
baik lah... ucap aditya
mas mau pesan apa.... ucap aditya pada supir
em, mbak saya pesan ini dan minumnya ini... ucap supir pada pelayan,
baik... ucap pelayan
mbak saya pesan ini ya, ini juga, ini, sama ini.... ucap aditya menunjuk beberapa makanan,
minumnya ini dua... ucap aditya
baik, di tunggu sebentar,permisi... ucap pelayan meninggalkan meja,
sayang habis ini mau ke mana? ucap tiwi
terserah... ucap tiwi
masih ada satu tempat yang menarik bisa di datangi... ucap supir
tempat apa itu... ucap tiwi
dia wahana air... ucap supir
wah seru tuh, boleh kita ke sana.... ucap tiwi semangat
tidak.... ucap aditya langsung membantah
kenapa sayang.... kan seru... ucap tiwi
pokonya tidak, cari tempat lain... ucap aditya
tiwi mengerti maksud dari tiwi,
baik lah... ucap tiwi
kita berkeliling saja, lalu kembali ke resort... ucap aditya
baik lah, tapi aku mau beli jajanan... ucap tiwi
boleh, beli yang kamu suka, kalau perlu kita shoping ke mall.... ucap aditya
ih, ngajak liburan tapi ujungnya ke mall... ucap tiwi gerutu
ya sudah kalau tidak mau... ucap aditya
iya iya mau... ucap tiwi
aditya tersenyum,
kalau gitu habis ini kita keliling dan belanja ya mas... ucap aditya pada supir
baik... ucap supir
tak lama makanan yang di pesan pun datang,
permisi... ucap pelayan sambil meletakkan makanan di atas meja,
makasih... ucap tiwi dan aditya
sama-sama... ucap pelayan lalu pergi meninggalkan meja,
ayo kita makan... ucap aditya
mereka pun menyantap makanan yang ada di hadapan mereka dengan tenang,
beberapa menit kemudian,
aditya, tiwi dan supir telah siap makan,
setelah menikmati makan siang mereka aditya pun mengajak untuk melanjutkan perjalanan mereka kembali,
ayo kita pergi.... ucap aditya
iya.... ucap tiwi
mereka pun keluar dari restoran,
setelah keluar dari restoran supir pun lebih dulu menuju mobil dan membukakan pintu,
silahkan.... ucap supir
aditya dan tiwi pun masuk ke dalam mobil,
lalu supir pun bergegas masuk ke dalam mobil,
supir pun menjalankan mobilnya meninggalkan restoran,
tiwi dan aditya kembali di ajak berkeliling dan berbelanja hingga hari sudah mulai sore,
waktunya kembali, karena aditya akan mengadakan lamaran di resort pada sore hari pada saat matahari mulai terbenam,
kali ini aditya sudah yakin dengan keputusannya,
__ADS_1
aditya pun sekarang lebih berani untuk mengatakan ini karena aditya sudah lama dekat dan mengenal tiwi serta orang tuanya,
aditya pun yakin, dengan perasaan tiwi padanya,
sayang kita pulang ya ke resort, sudah sore juga.... ucap aditya
iya.... ucap tiwi
mereka pun kembali ke resort,
saat mereka melangkah menuju mobil,
aditya pun mendatar kabar dari manager resort, bahwa persiapan semuanya sudah beres,
tinggal menunggu ke datangan mereka saja,
setelah membaca pesan, aditya pun menyimpan kembali ponselnya dan terus melangkah menuju mobil,
sampainya di mobil mereka pun langsung masuk ke dalam mobil,
setelah aditya dan tiwi masuk ke dalam mobil,
supir pun langsung menjalankan mobilnya menuju resort,
beberapa menit kemudian,
aditya dan tiwi telah sampai di resort,
tiwi dan aditya turun dari mobil,
sedangkan supir langsung memarkirkan mobilnya dan langsung menuju tempat dimana acara lamaran berlangsung,
saat akan melangkah masuk menuju resort,
manajer pun menghampiri aditya dan tiwi dan berkata,
maaf apakah anda bisa ikut saya sebentar? ada hal yang mendesak... ucap manajer
ada masalah apa ya pak... ucap aditya
tiwi merasa bingung ada hal apa yang membuat aditya dalam masalah,
sayang ada masalah apa? ucap tiwi
aku juga tidak tau... ucap aditya
lebih baik anda ikut dengan saya... ucap manajer
baiklah... ucap aditya
sayang kamu duluan ke kamar, nanti aku menyusul... ucap aditya pada tiwi
aku mau sama kamu... ucap tiwi merasa khawatir
aku enggak apa-apa sayang... ucap aditya
iya, kamu hati-hati ya... ucap tiwi
iya... ucap aditya
aditya pun pergi dengan manajer resort,
tiwi melihat kepergian aditya hingga hilang dari pandangannya,
setelah aditya yang sudah tak terlihat, tiwi pun melangkah menuju kamarnya,
namun kenapa suasana di resort tersebut sedikit berbeda, lebih romantis,
lampu-lampu hias telah menyala, lantai yang penuh taburan bunga dan lilin di dalam resort,
tiwi dengan bingung, ada apa sebenarnya,
namun tiwi terus mengikuti ke mana arah mawar itu tersebar,
hingga tiwi sampai di jembatan dermaga,
di sana sudah banyak hiasan dan bunga-bunga, tiwi seakan tersanjung dengan suasana ini,
namun siapa yang membuat ini,
tiwi terus menyusuri jembatan tersebut hingga,
dari kejauhan tiwi melihat ada seseorang yang sudah berdiri di ujung jembatan, seakan sedang menunggu seseorang,
karena jarak yang jauh, tiwi belum jelas siapa orang itu,
tiwi pun terus melangkah mendekat ke tempat dimana orang itu berdiri,
hingga akhirnya, tiwi pun semakin mendekat, semakin jelas pula dengan sosok laki-laki itu,
tiwi merasa kenal dengan laki-laki itu walau hanya melihat punggungnya saja,
tiwi yang sudah berada di ujung dermaga menghentikan langkahnya dan aditya pun berbalik,
aditya ini apa? bukanya tadi kamu bersama manajer resort karena ada masalah... ucap tiwi merasa bingung
ini buat kamu sayang, kamu suka, tadi aku pergi bersama manajer resort itu hanya alasan saja... ucap aditya
tiwi merasa terharu dengan apa yang di lakukan aditya dan begitu romantis, tiwi pun tersenyum dengan rasa tak percaya seperti mimpi,
jadi tadi itu alasan kamu saja... ucap tiwi
iya, aku sengaja menyiapkan ini semua buat kamu... ucap aditya
seriusan buat aku... ucap tiwi tak percaya
iya, semua ini buat kamu, hari ini juga aku mau ngomong sesuatu yang serius sama kamu di sini.... ucap aditya
sayang dari awal kita kenal sampai sekarang, aku merasa nyaman dengan kamu, aku merasa bahagia, takut kehilangan kamu, aku makasih banget sama kamu, karena kamu selalu ada di samping aku saat ini,
sekarang mungkin waktu yang pas untuk ngomong ini sama kamu setelah sekian lama kita dekat... ucap aditya
aditya langsung mengeluarkan kotak cincin yang sudah di persiapkan,
dan tiwi hanya diam dengan haru dengan apa yang aditya lakukan,
aditya yang sudah mengeluarkan kontak cincin pun langsung membuka kotak tersebut dan berkata,
tiwi mau kah kamu bertunangan dengan ku dan kita menjalani hari bersama sampai waktunya kita nikah nanti.... ucap aditya
tiwi terdiam, entah apa yang harus ia katakan karena rasa bahagia di hari ini,
tiwi yang sudah berkaca-kaca karena haru,
tiwi sendiri memang memiliki perasaan juga pada aditya namun tiwi tidak mengatakan apa-apa,
iya, aku mau.... ucap tiwi
lalu aditya pun dengan raut wajah bahagia langsung memasangkan cincin pada jari manis tiwi,
tanpa sadar semua orang sudah berkumpul,
begitu pun dengan orang tua tiwi yang juga menyaksikan kejadian yang membuat mereka bahagia,
selamat.... ucap semua orang di sana bersorak
tiwi dan aditya tersenyum bahagia
selamat ya sayang... ucap yati
ibu... ucap tiwi heran kenapa ada suara ibunya
sayang ibu datang... ucap tiwi
tidak, itu, suaranya dari situ... ucap aditya menunjuk ke arah ponsel yang sedang terhubung dengan yati dan andre,
kamu, jadi ayah dan ibu dari tadi melihat semuanya... ucap tiwi
iya... ucap aditya
ayah ibu tau soal ini... ucap tiwi pada yati dan andre
iya sayang... ucap yati
ya sudah kalau begitu,
selamat bersenang-senang ya... ucap yati mematikan ponselnya,
setelah semuanya selesai semuanya pun telah bubar,
tinggallah tiwi dan aditya yang berada di sana sedang menikmati matahari terbenam,
__ADS_1
sambil berbincang,