Pilihanku Penyesalanku

Pilihanku Penyesalanku
76 kembali menjalani rutinita


__ADS_3

setelah beberapa bulan tiwi tidak masuk kuliah, kini akhirnya tiwi pun telah kembali ke kotanya dan telah menjalani rutinitasnya sebagai mahasiswa, yang pastinya selalu ada aditya yang mendampingi tiwi di setiap aktifitasnya, karena itu adalah salah satu syarat agar tiwi dapat terus kuliah dan melakukan aktifitas lainnya,


andre dan yati masih khawatir pada tiwi dan juga ada trauma yang di alami yati jika tiwi tak di dampingi oleh aditya,


walau tiwi menolak namun apa daya, tiwi harus menerima syarat itu,


pagi ini tiwi sudah siap untuk pergi ke kampus,


tiwi begitu bersemangat untuk kuliah karena sudah cukup lama dirinya tak melihat kampus yang tak tau seperti apa kondisinya sekarang,


kini yati sudah berada di dapur sedang membuat sarapan dengan ceria,


andre pun sudah berada di meja makam sedang membaca koran sambil menikmati secangkir kopi,


tak lama yati yang berada di dapur telah selesai membuat sarapan,


ok, akhirnya selesai juga ucap yati seorang diri sambil tersenyum


yati pun langsung membawa makanan yang telah di buat nya ke ruang makan untuk di hidangkan karena andre sudah menunggu nya di meja makan,


sampainya yati di ruang makan,


sarapan sudah siap ucap yati tersenyum yang langsung meletakkan makanan di atas meja,


wah, keliatannya enak nih ucap andre yang langsung meletakkan koran sambil memandang sarapan yang ada di hadapannya,


kalau gitu ayo kita sarapan ucap yati yang duduk di dekat andre


andre pun memulai sarapan, saat makanan sudah di masukkan mulut, sedangkan yati yang baru saja mau memasukkan makanan ke mulut pergerakan yati terhenti karena yati baru saja sadar kalau caca belum muncul di ruang makan,


loh tiwi mana? ucap yati spontan yang membuat andre menghentikan suapan kedua nya karena kaget akan ucapan yati yang begitu tiba-tiba, andre pun meletakkan sendok nya dan berkata,


paling sebentar lagi juga keluar sayang ucap andre


tapi ini jam berapa nanti telat lagi ke kampus ucap yati


tenang saja bu, lagian aditya belum datang menjemputnya ucap andre


nanti kalau aditya datang pasti tiwi enggak sarapan, mereka langsung berangkat ucap yati


sudah tenang saja sebenar lagi tiwi juga keluar ucap andre


enggak bisa, ibu harus panggil tiwi ucap yati yang langsung berdiri dari duduknya dan melangkah meninggalkan ruang makan,


namun saat yati yang baru melangkahkan kaki, langkahnya terhenti, karena tiwi yang sudah muncul


pagi ucap tiwi


pagi ucap andre


yati terdiam


ibu mau ke mana kok buru-buru gitu ucap tiwi yang sudah duduk


biasa ibu kamu, mau manggil kamu ke kamar karena kamu belum muncul juga untuk sarapan ucap andre


yati pun kembali duduk


ya kan ibu khawatir nanti berangkat kuliah kamu belum sarapan ucap yati


tiwi tersenyum sambil memulai sarapannya


tadi tiwi lagi siap-siap, lagi pula tiwi baru masuk lagi sekarang jadi agak canggung dan takut juga ucap tiwi


ibu ngerti sayang dengan apa yang kamu takutkan, tapi tenang aja sayang semua pasti baik-baik aja lagi pula ada aditya yang akan menjaga kamu ucap yati


tiwi tersenyum iya bu ucap tiwi


kalau gitu, habiskan sarapannya nanti aditya keburu datang menjemput ucap yati


iya bu ucap tiwi


mereka pun melanjutkan sarapannya dengan suasana yang kembali hening,


beberapa menit kemudian, tiwi, yati dan andre pun baru saja selesai sarapan,


tiba-tiba suara bel pun berbunyi


ting tong


ting tong


ting tong


pandangan mereka langsung melihat ke arah sumber suara,


itu pasti aditya, biar tiwi aja ucap tiwi tersenyum dan langsung meninggalkan ruang makan


yati dan andre hanya melihat kepergian anaknya yang begitu bersemangat,


dasar itu anak ucap andre


anak kamu tuh ucap yati yang berdiri dari duduknya dan langsung merapihkan meja,


sedangkan andre melangkah menuju ruang santai sambil menunggu yati selesai merapihkan meja makan dan mencuci piring


tiwi yang sudah berada di pintu depan, langsung membuka pintu dengan tersenyum,


pagi sayang ucap tiwi ceria


aditya pun yang melihat langsung tersenyum,


sudah siap ucap aditya


sudah dari tadi kok, tapi tunggu sebentar ya aku ambil tas dulu ucap tiwi


kalau gitu aku sekalian mau ketemu ayah ibu, pamitan sama mereka ucap aditya


kalau gitu, ayo masuk ucap tiwi


aditya pun masuk ke dalam rumah, tiwi yang sudah menutup pintu melangkah masuk bersama aditya,


sampainya di ruang santai,


ayah ada aditya ucap tiwi


pagi yah ucap aditya tersenyum


pagi nak, ayo duduk ucap andre


makasih yah ucap aditya


sebentar ya aku ke kamar dulu ucap tiwi


iya ucap aditya


ayo duduk aditya ucap andre


aditya pun duduk dengan tersenyum


bagaimana aditya semuanya aman ucap andre


semuanya sudah aman yah untuk saat ini, tapi kita harus tetap waspada karena masih ada kemungkinan ada bahaya lainnya yah ucap andre


ayah juga berpikir begitu, kalau gitu kamu dan pengawal lainnya harus tetap waspada tanpa di curigai ucap andre


baik yah ucap aditya


hayo lagi ngomongin apa, kok bisik-bisik gitu, mencurigakan ucap tiwi dengan sikap ayah dan tunangannya yang aneh


hah enggak ada, cuma ngobrol biasa aja kok, sudah siap ucap aditya


ooo, sudah kok, ayo ucap tiwi


ayah kalau gitu aditya sama tiwi berangkat ke kampus dulu ya? ucap aditya berpamitan


iya, kalian hati-hati ucap andre


oh ya ibu mana? ucap aditya


biasa lah di dapur, sudah kalian pergi saja nanti ayah kasih tau ibu ucap andre


kalau gitu aditya pamit yah ucap aditya


tiwi pergi ya yah ucap tiwi


iya kalian hati-hati ucap andre


aditya pun melangkah meninggalkan ruang santai dan keluar rumah, dengan diikuti tiwi dari belakang,


saat tiwi melangkah tiwi pun berkata


bay yah ucap tiwi sambil tersenyum dan melambaikan tangan


bay sayang ucap andre tersenyum,


setelah kepergian aditya dan tiwi,


yati pun muncul di ruang santai, namun hanya melihat andre seorang,


anak-anak sudah berangkat yah? ucap yati yang sudah duduk di dekat andre


iya sudah ucap andre


kalau gitu ayo berangkat ucap yati


ayo ucap andre


kalau gitu aku ambil tas dulu ya ucap yati langsung meninggalkan ruang santai


andre pun tetap menunggu yati di ruang santai sambil memainkan ponsel,


tak lama yati pun muncul,


ayo sayang kita berangkat ucap yati


andre pun berdiri dari duduknya lalu yati pun memberikan tas milik andre, andre pun menerimanya,


ayo ucap andre


mereka pun melangkah ke luar rumah dan berangkat bekerja,


tetap seperti biasa mereka berangkat menggunakan mobil masing-masing,


tiwi dan aditya yang sudah berada dalam perjalanan menuju kampus, selama perjalanan tiwi hanya diam tak berkata sepatah kata pun,


aditya yang sesekali melirik tiwi merasa aneh,


sayang kamu kenapa diam saja dari tadi ucap aditya sambil tetap fokus mengemudi

__ADS_1


hah, enggak ada apa-apa kok sayang ucap tiwi


terus kenapa diam saja terus seperti orang yang sedang gelisah ucap aditya


aku cuma agak canggung aja soalnya aku udah lama enggak masuk ke kampus ucap tiwi


aditya tersenyum, tiwi yang melihat nya merasa aneh,


loh kok kamu malah ketawa sih, emangnya ada yang lucu ucap tiwi


iya kamu lucu ucap aditya


masa sih emang ada yang salah ya dengan pakaian aku atau di muka aku make up nya aneh ucap tiwi polos


aditya tertawa


ih kamu malah ketawa, orang di tanya ucap tiwi kesal


habis kamu bikin aku ketawa, enggak ada yang aneh kok sayang kamu cantik hari ini ucap aditya


ih gombal ucap tiwi tersenyum malu


bener, buat aku kamu selalu cantik, tetap seperti ini ya menjadi tiwi yang aku kenal, jangan pernah dengar apa kata orang tetap jadi diri kamu sendiri yang apa adanya ucap aditya yang sudah menggenggam tangan tiwi dengan hangat


tiwi tersenyum,


selalu ada buat aku ya? jangan pernah bosan ucap tiwi


iya sayang, tapi kamu juga harus tetap semangat ucap aditya


tiwi mengangguk dengan senyuman


aditya pun kembali fokus mengemudi dan beberapa menit kemudian akhirnya mereka pun sampai di kampus,


aditya memarkirkan mobilnya,


tiwi dan aditya pun turun dari mobil,


tiwi pun memandang ke sekitar kampus serta memandang gedung kampus yang sudah lama tak ia lihat, tentunya ada perasaan rindu,


ayo sayang kita masuk ucap aditya yang menggenggam tangan tiwi


pandangan tiwi sudah pada aditya lalu mengangguk,


mereka pun melangkah masuk ke gedung kampus,


saat tiwi dan aditya menyusuri lorong kampus menuju kelas, tiwi dan aditya tak lepas dari pandangan mahasiswa yang berada di sepanjang lorong, hingga akhirnya mereka pun sampai di depan kelas,


bagas dan dika yang berada di depan ruang kelas melihat ke datangan tiwi dan aditya langsung menyapa dengan bahagia,


aditya ucap dika memanggil dengan senyum bahagia


aditya dan tiwi pun menghampiri dika dan bagas


apa kabar bro, akhirnya balik juga lo ucap bagas


alhamdulillah baik ucap aditya


syukurlah kamu baik-baik saja tiwi ucap bagas


iya, soalnya kita dapet kabar kalau kondisi kamu enggak baik ucap dika


tiwi tersenyum,


oh ya gimana semuanya aman ucap bagas


iya, aku yang denger juga enggak nyangka ucap dika


untuk saat ini sih aman, cuma masih harus waspada takutnya ada unsur balas dendam ucap aditya


bener juga tuh, tapi semuanya udah di atur kan ucap bagas


sudah ucap aditya


bagus lah kalau gitu ucap bagas dan dika


em masuk yuk kasian tuh tiwi ucap dika


oh ya lupa keasikan ngobrol ucap bagas


ya udah yuk masuk sebentar lagi juga dosen masuk ucap aditya


mereka pun masuk ke dalam ruangan dan mencintai tempat duduk yang kosong,


saat memasuki ruangan, sepasang mata langsung tertuju para tiwi dan aditya, bisikan demi bisikan pun ada membicarakan tiwi dan aditya, entah ada gosip apa lagi yang tidak di ketahui aditya dan tiwi namun aditya memberi isyarat dengan menggenggam tangan tiwi agar tiwi tenang dan tak memikirkannya,


pandangan mata mereka pun bertemu, tiwi paham maksud aditya maka tiwi pun tak menghiraukan orang-orang yang ada di sekelilingnya,


sambil menunggu dosen masuk ke dalam ruangan aditya, dika dan bagas kembali mengobrol santai karena lama tak bertemu sedangkan tiwi sudah dengan buku yang sedang iya baca,


beberapa menit kemudian,


pagi anak-anak ucap dosen yang sudah masuk ke dalam ruang kelas,


pagi pak ucap semua mahasiswa


baik kalau gitu bapak langsung mulai saja, bapak akan menjelaskan beberapa materi hari ini ucap dosen


baik pak ucap semua mahasiswa


dosen pun mulai menjelaskan dan suasana kelas pun sudah hening, semua mahasiswa telah fokus mendengarkan dosen yang sedang menjelaskan di depan kelas,


kelas pun telah selesai, dosen sudah berhenti menjelaskan,


baik anak-anak mata kuliah kita telah selesai, sampai jumpa di kelas selanjutnya ucap dosen langsung meninggalkan ruang kelas dengan di susul mahasiswa lainnya yang telah keluar dari ruangan,


sedangkan tiwi, aditya, dika dan bagas masih berada di ruangan dengan beberapa mahasiswa yang juga berada di ruangan,


kantin yuk ucap dika


boleh tuh ucap bagas


ayo sayang ucap aditya mengajak tiwi


mereka pun keluar dari ruangan menuju kantin


saat tiwi, aditya, dika dan bagas melangkah menuju kantin, di tengah jalan tiba-tiba saja tiwi di tabrak oleh salah satu mahasiswa lain, yang sedang berjalan terburu-buru,


aduh ucap tiwi kesakitan,


aduh maaf maaf saya enggak sengaja ucap wanita itu


sayang kamu enggak apa-apa ucap aditya


hati-hati dong jalan nya ucap bagas emosi


maaf saya buru-buru ucap wanita itu


sudah sudah jangan ribut aku enggak apa-apa kok ucap tiwi


tapi tiwi dia itu pasti sengaja ucap dika emosi


sudah jangan di perpanjang lagi ucap tiwi


dika dan bagas merasa kesal namun hanya bisa diam,


sudah aku enggak apa kok udah tiwi para wanita itu


makasih ya, sekali lagi maaf ucap wanita itu


iya ucap tiwi tersenyum dengan ramah,


wanita itu pun pergi,


namun aditya merasa ada yang aneh dengan sikap wanita itu yang kelihatannya sengaja menabrak tiwi, namun aditya diam tapi aditya tetap memantau semuanya apa lagi di sekitar tiwi pengawal sudah berjaga,


ayo ucap tiwi mengajak aditya, dika dan bagas untuk melanjutkan perjalanan menuju kantin,


setelah kepergian tiwi, aditya, dika dan bagas,


wanita yang menabrak tiwi, menghentikan langkahnya lalu berbalik melihat ke arah tiwi dengan senyuman sinis lalu melanjutkan langkahnya lagi,


sampainya aditya, dika, bagas dan tiwi di kantin mereka langsung duduk di salah satu meja di kantin dan memesan makanan, lalu mereka pun mengobrol dengan asik sambil menunggu pesanan mereka datang, namun di sisi lain aditya tetap memikirkan wanita yang menabrak tiwi tadi,


rasanya begitu aneh, melihat tatapan dan sikap wanita itu, aditya pun langsung memberi perintah pada pengawal yang berjaga tanpa sepengetahuan tiwi pastinya,


setelah selesai mengirimkan pesan aditya pun kembali bersikap seperti biasa kembali seperti tidak ada yang terjadi agar tiwi tidak curiga bahwa dirinya mencurigai wanita itu,


beberapa menit kemudian tiwi, aditya, dika dan bagas telah selesai menyantap makanan yang mereka pesan,


ayo kita kembali ke kelas ucap dika


buru-buru banget sih, baru juga selesai makan ucap bagas


emang mau ngapain lagi? ucap dika


ya enggak ada, cuma kan baru aja selesai makan, makanannya belum turun nih ucap bagas


tiwi tertawa mendengar ucapan bagas


ok ok ucap dika


mereka pun kembali mengobrol asik,


sampailah beberapa menit kemudian,


udah yuk kelas udah cukup kan istirahat untuk nurunin makanan ucap dika


ya ampun enggak sabaran banget sih, ya udah ayo ucap bagas


ayo sayang ucap aditya pada tiwi


mereka pun meninggalkan kantin melangkah menuju kelas,


oh ya bentar lagi kita ujian semester ya ucap tiwi


iya sayang kenapa? ucap aditya


tenang aja tiwi kita bantu kamu belajar kok selama kamu ketinggalan pelajaran ucap bagas


pasti banyak banget materi yang harus aku baca ucap tiwi


kan ada aku, yang ngajarin kamu di rumah ucap aditya


raut wajah tiwi berubah,


sudah jangan di pikirin, kamu jangan banyak berpikir kamu baru saja sembuh ucap aditya


iya tiwi enggak usah kamu pikirin ucap dika

__ADS_1


makasih ya ucap tiwi


ya ampun kaya sama siapa aja sih ucap bagas


iya nih enggak biasa denger nya ucap dika


buat apa makasih segala, walau pun kamu enggak minta aku pasti bantu ucap aditya


tiwi tersenyum,


mereka pun terus melangkah menuju kelas,


hingga akhirnya mereka pun sampai di kelas, mereka pun langsung masuk ke dalam kelas,


beberapa menit kemudian,


siang anak-anak ucap dosen yang sudah masuk ke dalam ruang kelas,


siang pak ucap semua mahasiswa,


baik langsung bapak mulai saja untuk mempersingkat waktu, pada hari ini bapak akan menjelaskan beberapa materi ucap dosen yang langsung menjelaskan di depan kelas,


ruangan pun sudah tenang hanya terdengar suara dosen yang sedang menjelaskan, semua mahasiswa sudah fokus dengan apa yang di jelaskan dosen,


begitu pun dengan tiwi, aditya, dika dan bagas yang sudah fokus mendengarkan dosen,


sedangkan yati yang berada di cafe sudah selesai dengan pekerjannya, maka dari itu yati akan pulang lebih awal dari biasanya,


yati sudah merapihkan meja kerjanya dan membawa beberapa berkas untuk yati bawa pulang ke rumah,


setelah semua sudah rapih dan sudah di past ikan tidak ada yang tertinggal, yati pun meninggalkan ruangannya dan pulang,


manager cafe yang melihat langsung menghampiri yati,


bu yati ucap manager cafe


pak saya pulang dulu, tolong bapak handel semuanya ya ucap yati


baik bu ucap manager cafe


yati pun meninggalkan cafe dengan diantar oleh manager cafe hingga depan cafe,


sampainya yati di depan cafe, yati pun langsung menghampiri mobilnya,


hati-hati bu ucap manager cafe saat yati masuk ke dalam mobil,


lalu yati pun menjalankan mobilnya meninggalkan cafe,


setelah kepergian yati manager cafe pun kembali ke cafe dan melanjutkan kembali pekerjaannya,


dua jam berlalu, jam kuliah pun telah usai waktunya pulang,


dosen sudah meninggalkan ruangan begitu pun dengan mahasiswa lainnya yang sudah meninggalkan ruangan,


aditya tiwi kita duluan ya ucap bagas


kok buru-buru ucap tiwi


iya biasa ada janji ucap dika


ok ok hati-hati bro ucap aditya


sip ucap dika dan bagas lalu mereka pun meninggalkan ruang kelas,


sayang ayo kita pulang ucap aditya pada tiwi


iya sayang ucap tiwi


aditya dan tiwi pun meninggalkan ruang kelas melangkah menuju parkiran dan pulang


tiwi dan aditya sudah dalam perjalanan pulang,


namun dalam perjalanan pulang tiwi berkata


sayang sebelum pulang kita mampir ya ke toko kue ucap tiwi


siapa yang ulang tahun sayang ucap aditya


enggak ada, aku lagi pengen makan kue stroberi sayang ucap tiwi


iya kita beli ya ucap aditya


makasih sayang ucap tiwi senang


aditya hanya tersenyum


aditya pun melajukan mobilnya menuju toko kue,


sampailah mereka di rumah,


saat memasuki halaman rumah,tiwi melihat ada mobil yati yang terparkir,


sayang ibu sudah pulang ya ucap aditya


enggak tau juga sayang, apa mungkin ibu di anter ayah ke cafe ucap tiwi


kita cek aja sayang ucap aditya


iya, ayo ucap tiwi yang turun dari mobil, begitu pun dengan aditya yang juga turun dari mobil,


mereka pun melangkah masuk ke dalam rumah,


saat tiwi membuka pintu rumah dan masuk, aditya dan tiwi di sambut oleh yati


sayang sudah pulang ucap yati tersenyum menghampiri aditya dan tiwi


ibu, sudah pulang ucap tiwi


iya sayang, oh ya ibu lagi masak kita makan bareng ya, tapi sebelum itu kalian bersih-bersih dulu ucap yati


iya bu, kalau gitu tiwi ke kamar dulu ucap tiwi


iya sayang ucap yati


sayang aku ganti baju dulu ucap tiwi pada aditya


iya sayang ucap aditya


tiwi pun melangkah menuju kamar meninggalkan yati dan aditya


kamu juga ke kamar bersih-bersih ucap yati pada aditya


iya bu ucap aditya


kalau gitu ibu lanjut masak lagi, nanti langsung ke meja makan aja ya ucap yati


baik bu ucap aditya


yati pun melangkah menuju dapur,


setelah melihat kepergian yati, aditya langsung melangkah menuju kamar yang biasa ia gunakan,


yati sudah berada di dapur, sudah melanjutkan memasak yang tadi sempat tertunda,


saat yati sedang memasak di dapur datanglah tiwi yang menghampiri yati,


ibu lagi buat apa, wangi sekali ucap tiwi yang sudah ada di samping yati


ini sayang masak ikan bumbu kuning ucap yati


wah enak ucap tiwi


sabar ya belum mateng ucap yati


iya bu ucap tiwi


sudah sana, kamu temani aditya dulu di ruang tv sambil nunggu masakannya selesai ucap yati melanjutkan memasak,


iya bu ucap tiwi yang langsung meninggalkan dapur dan melangkah ke ruang tv,


sampainya di ruang tv, tiwi tidak melihat aditya,


kemana dia, katanya di sini ucap tiwi yang langsung duduk dan menyalakan tv,


tiwi pun menonton tv seorang diri,


tak lama kemudian aditya pun muncul,


sendiri aja ucap aditya


tiwi yang melihat aditya yang telah mengganti baju nya pun berkata,


pantes, habis mandi ucap tiwi


kenapa? ucap aditya duduk di samping tiwi


enggak, cuma tadi kata ibu kamu lagi di sini nonton tv, tapi kamu enggak ada tuanya mandi ucap tiwi


ya, tadi ibu yang nyuruh mandi dulu sambil nunggu ibu masak, oh ya kamu enggak bantuin ibu? ucap aditya


aku di suruh nemenin kamu di sini ucap tiwi


anak baik ucap aditya tersenyum


mereka pun menonton tv bersama,


yati yang sudah selesai memasak, kini sedang menghidangkan makanan di atas meja dan menata peralatan makan, setelah semuanya beres yati pun memanggil aditya dan tiwi yang berada di ruang tamu,


anak-anak ayo makan ucap yati memanggil dari ruang makan


tak lama tiwi dan aditya pun muncul di ruang makan,


wah banyak sekali makanan nya ucap tiwi yang melihat isi meja yang hampir penuh,


iya, ayo makan ibu khusus buatkan untuk kalian ucap yati yang sudah duduk,


aditya dan tiwi pun duduk


tapi ini kebanyakan bu ucap aditya


kalian harus makan yang banyak ucap yati


tiwi dan aditya hanya saling berpandangan lalu tersenyum dan tak ada pilihan lain selain memakannya,


tiwi dan aditya pun mulai makan begitu pun dengan yati,


ayo aditya jangan malu-malu makan yang banyak ucap yati tersenyum,


iya bu ucap aditya tersenyum

__ADS_1


mereka pun kini telah makan bersama, dengan canda tawa bahagia,


__ADS_2