
setelah beberapa bulan tiwi tidak masuk kuliah, kini akhirnya tiwi pun telah kembali ke kotanya dan telah menjalani rutinitasnya sebagai mahasiswa, yang pastinya selalu ada aditya yang mendampingi tiwi di setiap aktifitasnya, karena itu adalah salah satu syarat agar tiwi dapat terus kuliah dan melakukan aktifitas lainnya,
andre dan yati masih khawatir pada tiwi dan juga ada trauma yang di alami yati jika tiwi tak di dampingi oleh aditya,
walau tiwi menolak namun apa daya, tiwi harus menerima syarat itu,
pagi ini tiwi sudah siap untuk pergi ke kampus,
tiwi begitu bersemangat untuk kuliah karena sudah cukup lama dirinya tak melihat kampus yang tak tau seperti apa kondisinya sekarang,
kini yati sudah berada di dapur sedang membuat sarapan dengan ceria,
andre pun sudah berada di meja makam sedang membaca koran sambil menikmati secangkir kopi,
tak lama yati yang berada di dapur telah selesai membuat sarapan,
ok, akhirnya selesai juga ucap yati seorang diri sambil tersenyum
yati pun langsung membawa makanan yang telah di buat nya ke ruang makan untuk di hidangkan karena andre sudah menunggu nya di meja makan,
sampainya yati di ruang makan,
sarapan sudah siap ucap yati tersenyum yang langsung meletakkan makanan di atas meja,
wah, keliatannya enak nih ucap andre yang langsung meletakkan koran sambil memandang sarapan yang ada di hadapannya,
kalau gitu ayo kita sarapan ucap yati yang duduk di dekat andre
andre pun memulai sarapan, saat makanan sudah di masukkan mulut, sedangkan yati yang baru saja mau memasukkan makanan ke mulut pergerakan yati terhenti karena yati baru saja sadar kalau caca belum muncul di ruang makan,
loh tiwi mana? ucap yati spontan yang membuat andre menghentikan suapan kedua nya karena kaget akan ucapan yati yang begitu tiba-tiba, andre pun meletakkan sendok nya dan berkata,
paling sebentar lagi juga keluar sayang ucap andre
tapi ini jam berapa nanti telat lagi ke kampus ucap yati
tenang saja bu, lagian aditya belum datang menjemputnya ucap andre
nanti kalau aditya datang pasti tiwi enggak sarapan, mereka langsung berangkat ucap yati
sudah tenang saja sebenar lagi tiwi juga keluar ucap andre
enggak bisa, ibu harus panggil tiwi ucap yati yang langsung berdiri dari duduknya dan melangkah meninggalkan ruang makan,
namun saat yati yang baru melangkahkan kaki, langkahnya terhenti, karena tiwi yang sudah muncul
pagi ucap tiwi
pagi ucap andre
yati terdiam
ibu mau ke mana kok buru-buru gitu ucap tiwi yang sudah duduk
biasa ibu kamu, mau manggil kamu ke kamar karena kamu belum muncul juga untuk sarapan ucap andre
yati pun kembali duduk
ya kan ibu khawatir nanti berangkat kuliah kamu belum sarapan ucap yati
tiwi tersenyum sambil memulai sarapannya
tadi tiwi lagi siap-siap, lagi pula tiwi baru masuk lagi sekarang jadi agak canggung dan takut juga ucap tiwi
ibu ngerti sayang dengan apa yang kamu takutkan, tapi tenang aja sayang semua pasti baik-baik aja lagi pula ada aditya yang akan menjaga kamu ucap yati
tiwi tersenyum iya bu ucap tiwi
kalau gitu, habiskan sarapannya nanti aditya keburu datang menjemput ucap yati
iya bu ucap tiwi
mereka pun melanjutkan sarapannya dengan suasana yang kembali hening,
beberapa menit kemudian, tiwi, yati dan andre pun baru saja selesai sarapan,
tiba-tiba suara bel pun berbunyi
ting tong
ting tong
ting tong
pandangan mereka langsung melihat ke arah sumber suara,
itu pasti aditya, biar tiwi aja ucap tiwi tersenyum dan langsung meninggalkan ruang makan
yati dan andre hanya melihat kepergian anaknya yang begitu bersemangat,
dasar itu anak ucap andre
anak kamu tuh ucap yati yang berdiri dari duduknya dan langsung merapihkan meja,
sedangkan andre melangkah menuju ruang santai sambil menunggu yati selesai merapihkan meja makan dan mencuci piring
tiwi yang sudah berada di pintu depan, langsung membuka pintu dengan tersenyum,
pagi sayang ucap tiwi ceria
aditya pun yang melihat langsung tersenyum,
sudah siap ucap aditya
sudah dari tadi kok, tapi tunggu sebentar ya aku ambil tas dulu ucap tiwi
kalau gitu aku sekalian mau ketemu ayah ibu, pamitan sama mereka ucap aditya
kalau gitu, ayo masuk ucap tiwi
aditya pun masuk ke dalam rumah, tiwi yang sudah menutup pintu melangkah masuk bersama aditya,
sampainya di ruang santai,
ayah ada aditya ucap tiwi
pagi yah ucap aditya tersenyum
pagi nak, ayo duduk ucap andre
makasih yah ucap aditya
sebentar ya aku ke kamar dulu ucap tiwi
iya ucap aditya
ayo duduk aditya ucap andre
aditya pun duduk dengan tersenyum
bagaimana aditya semuanya aman ucap andre
semuanya sudah aman yah untuk saat ini, tapi kita harus tetap waspada karena masih ada kemungkinan ada bahaya lainnya yah ucap andre
ayah juga berpikir begitu, kalau gitu kamu dan pengawal lainnya harus tetap waspada tanpa di curigai ucap andre
baik yah ucap aditya
hayo lagi ngomongin apa, kok bisik-bisik gitu, mencurigakan ucap tiwi dengan sikap ayah dan tunangannya yang aneh
hah enggak ada, cuma ngobrol biasa aja kok, sudah siap ucap aditya
ooo, sudah kok, ayo ucap tiwi
ayah kalau gitu aditya sama tiwi berangkat ke kampus dulu ya? ucap aditya berpamitan
iya, kalian hati-hati ucap andre
oh ya ibu mana? ucap aditya
biasa lah di dapur, sudah kalian pergi saja nanti ayah kasih tau ibu ucap andre
kalau gitu aditya pamit yah ucap aditya
tiwi pergi ya yah ucap tiwi
iya kalian hati-hati ucap andre
aditya pun melangkah meninggalkan ruang santai dan keluar rumah, dengan diikuti tiwi dari belakang,
saat tiwi melangkah tiwi pun berkata
bay yah ucap tiwi sambil tersenyum dan melambaikan tangan
bay sayang ucap andre tersenyum,
setelah kepergian aditya dan tiwi,
yati pun muncul di ruang santai, namun hanya melihat andre seorang,
anak-anak sudah berangkat yah? ucap yati yang sudah duduk di dekat andre
iya sudah ucap andre
kalau gitu ayo berangkat ucap yati
ayo ucap andre
kalau gitu aku ambil tas dulu ya ucap yati langsung meninggalkan ruang santai
andre pun tetap menunggu yati di ruang santai sambil memainkan ponsel,
tak lama yati pun muncul,
ayo sayang kita berangkat ucap yati
andre pun berdiri dari duduknya lalu yati pun memberikan tas milik andre, andre pun menerimanya,
ayo ucap andre
mereka pun melangkah ke luar rumah dan berangkat bekerja,
tetap seperti biasa mereka berangkat menggunakan mobil masing-masing,
tiwi dan aditya yang sudah berada dalam perjalanan menuju kampus, selama perjalanan tiwi hanya diam tak berkata sepatah kata pun,
aditya yang sesekali melirik tiwi merasa aneh,
sayang kamu kenapa diam saja dari tadi ucap aditya sambil tetap fokus mengemudi
__ADS_1
hah, enggak ada apa-apa kok sayang ucap tiwi
terus kenapa diam saja terus seperti orang yang sedang gelisah ucap aditya
aku cuma agak canggung aja soalnya aku udah lama enggak masuk ke kampus ucap tiwi
aditya tersenyum, tiwi yang melihat nya merasa aneh,
loh kok kamu malah ketawa sih, emangnya ada yang lucu ucap tiwi
iya kamu lucu ucap aditya
masa sih emang ada yang salah ya dengan pakaian aku atau di muka aku make up nya aneh ucap tiwi polos
aditya tertawa
ih kamu malah ketawa, orang di tanya ucap tiwi kesal
habis kamu bikin aku ketawa, enggak ada yang aneh kok sayang kamu cantik hari ini ucap aditya
ih gombal ucap tiwi tersenyum malu
bener, buat aku kamu selalu cantik, tetap seperti ini ya menjadi tiwi yang aku kenal, jangan pernah dengar apa kata orang tetap jadi diri kamu sendiri yang apa adanya ucap aditya yang sudah menggenggam tangan tiwi dengan hangat
tiwi tersenyum,
selalu ada buat aku ya? jangan pernah bosan ucap tiwi
iya sayang, tapi kamu juga harus tetap semangat ucap aditya
tiwi mengangguk dengan senyuman
aditya pun kembali fokus mengemudi dan beberapa menit kemudian akhirnya mereka pun sampai di kampus,
aditya memarkirkan mobilnya,
tiwi dan aditya pun turun dari mobil,
tiwi pun memandang ke sekitar kampus serta memandang gedung kampus yang sudah lama tak ia lihat, tentunya ada perasaan rindu,
ayo sayang kita masuk ucap aditya yang menggenggam tangan tiwi
pandangan tiwi sudah pada aditya lalu mengangguk,
mereka pun melangkah masuk ke gedung kampus,
saat tiwi dan aditya menyusuri lorong kampus menuju kelas, tiwi dan aditya tak lepas dari pandangan mahasiswa yang berada di sepanjang lorong, hingga akhirnya mereka pun sampai di depan kelas,
bagas dan dika yang berada di depan ruang kelas melihat ke datangan tiwi dan aditya langsung menyapa dengan bahagia,
aditya ucap dika memanggil dengan senyum bahagia
aditya dan tiwi pun menghampiri dika dan bagas
apa kabar bro, akhirnya balik juga lo ucap bagas
alhamdulillah baik ucap aditya
syukurlah kamu baik-baik saja tiwi ucap bagas
iya, soalnya kita dapet kabar kalau kondisi kamu enggak baik ucap dika
tiwi tersenyum,
oh ya gimana semuanya aman ucap bagas
iya, aku yang denger juga enggak nyangka ucap dika
untuk saat ini sih aman, cuma masih harus waspada takutnya ada unsur balas dendam ucap aditya
bener juga tuh, tapi semuanya udah di atur kan ucap bagas
sudah ucap aditya
bagus lah kalau gitu ucap bagas dan dika
em masuk yuk kasian tuh tiwi ucap dika
oh ya lupa keasikan ngobrol ucap bagas
ya udah yuk masuk sebentar lagi juga dosen masuk ucap aditya
mereka pun masuk ke dalam ruangan dan mencintai tempat duduk yang kosong,
saat memasuki ruangan, sepasang mata langsung tertuju para tiwi dan aditya, bisikan demi bisikan pun ada membicarakan tiwi dan aditya, entah ada gosip apa lagi yang tidak di ketahui aditya dan tiwi namun aditya memberi isyarat dengan menggenggam tangan tiwi agar tiwi tenang dan tak memikirkannya,
pandangan mata mereka pun bertemu, tiwi paham maksud aditya maka tiwi pun tak menghiraukan orang-orang yang ada di sekelilingnya,
sambil menunggu dosen masuk ke dalam ruangan aditya, dika dan bagas kembali mengobrol santai karena lama tak bertemu sedangkan tiwi sudah dengan buku yang sedang iya baca,
beberapa menit kemudian,
pagi anak-anak ucap dosen yang sudah masuk ke dalam ruang kelas,
pagi pak ucap semua mahasiswa
baik kalau gitu bapak langsung mulai saja, bapak akan menjelaskan beberapa materi hari ini ucap dosen
baik pak ucap semua mahasiswa
dosen pun mulai menjelaskan dan suasana kelas pun sudah hening, semua mahasiswa telah fokus mendengarkan dosen yang sedang menjelaskan di depan kelas,
kelas pun telah selesai, dosen sudah berhenti menjelaskan,
baik anak-anak mata kuliah kita telah selesai, sampai jumpa di kelas selanjutnya ucap dosen langsung meninggalkan ruang kelas dengan di susul mahasiswa lainnya yang telah keluar dari ruangan,
sedangkan tiwi, aditya, dika dan bagas masih berada di ruangan dengan beberapa mahasiswa yang juga berada di ruangan,
kantin yuk ucap dika
boleh tuh ucap bagas
ayo sayang ucap aditya mengajak tiwi
mereka pun keluar dari ruangan menuju kantin
saat tiwi, aditya, dika dan bagas melangkah menuju kantin, di tengah jalan tiba-tiba saja tiwi di tabrak oleh salah satu mahasiswa lain, yang sedang berjalan terburu-buru,
aduh ucap tiwi kesakitan,
aduh maaf maaf saya enggak sengaja ucap wanita itu
sayang kamu enggak apa-apa ucap aditya
hati-hati dong jalan nya ucap bagas emosi
maaf saya buru-buru ucap wanita itu
sudah sudah jangan ribut aku enggak apa-apa kok ucap tiwi
tapi tiwi dia itu pasti sengaja ucap dika emosi
sudah jangan di perpanjang lagi ucap tiwi
dika dan bagas merasa kesal namun hanya bisa diam,
sudah aku enggak apa kok udah tiwi para wanita itu
makasih ya, sekali lagi maaf ucap wanita itu
iya ucap tiwi tersenyum dengan ramah,
wanita itu pun pergi,
namun aditya merasa ada yang aneh dengan sikap wanita itu yang kelihatannya sengaja menabrak tiwi, namun aditya diam tapi aditya tetap memantau semuanya apa lagi di sekitar tiwi pengawal sudah berjaga,
ayo ucap tiwi mengajak aditya, dika dan bagas untuk melanjutkan perjalanan menuju kantin,
setelah kepergian tiwi, aditya, dika dan bagas,
wanita yang menabrak tiwi, menghentikan langkahnya lalu berbalik melihat ke arah tiwi dengan senyuman sinis lalu melanjutkan langkahnya lagi,
sampainya aditya, dika, bagas dan tiwi di kantin mereka langsung duduk di salah satu meja di kantin dan memesan makanan, lalu mereka pun mengobrol dengan asik sambil menunggu pesanan mereka datang, namun di sisi lain aditya tetap memikirkan wanita yang menabrak tiwi tadi,
rasanya begitu aneh, melihat tatapan dan sikap wanita itu, aditya pun langsung memberi perintah pada pengawal yang berjaga tanpa sepengetahuan tiwi pastinya,
setelah selesai mengirimkan pesan aditya pun kembali bersikap seperti biasa kembali seperti tidak ada yang terjadi agar tiwi tidak curiga bahwa dirinya mencurigai wanita itu,
beberapa menit kemudian tiwi, aditya, dika dan bagas telah selesai menyantap makanan yang mereka pesan,
ayo kita kembali ke kelas ucap dika
buru-buru banget sih, baru juga selesai makan ucap bagas
emang mau ngapain lagi? ucap dika
ya enggak ada, cuma kan baru aja selesai makan, makanannya belum turun nih ucap bagas
tiwi tertawa mendengar ucapan bagas
ok ok ucap dika
mereka pun kembali mengobrol asik,
sampailah beberapa menit kemudian,
udah yuk kelas udah cukup kan istirahat untuk nurunin makanan ucap dika
ya ampun enggak sabaran banget sih, ya udah ayo ucap bagas
ayo sayang ucap aditya pada tiwi
mereka pun meninggalkan kantin melangkah menuju kelas,
oh ya bentar lagi kita ujian semester ya ucap tiwi
iya sayang kenapa? ucap aditya
tenang aja tiwi kita bantu kamu belajar kok selama kamu ketinggalan pelajaran ucap bagas
pasti banyak banget materi yang harus aku baca ucap tiwi
kan ada aku, yang ngajarin kamu di rumah ucap aditya
raut wajah tiwi berubah,
sudah jangan di pikirin, kamu jangan banyak berpikir kamu baru saja sembuh ucap aditya
iya tiwi enggak usah kamu pikirin ucap dika
__ADS_1
makasih ya ucap tiwi
ya ampun kaya sama siapa aja sih ucap bagas
iya nih enggak biasa denger nya ucap dika
buat apa makasih segala, walau pun kamu enggak minta aku pasti bantu ucap aditya
tiwi tersenyum,
mereka pun terus melangkah menuju kelas,
hingga akhirnya mereka pun sampai di kelas, mereka pun langsung masuk ke dalam kelas,
beberapa menit kemudian,
siang anak-anak ucap dosen yang sudah masuk ke dalam ruang kelas,
siang pak ucap semua mahasiswa,
baik langsung bapak mulai saja untuk mempersingkat waktu, pada hari ini bapak akan menjelaskan beberapa materi ucap dosen yang langsung menjelaskan di depan kelas,
ruangan pun sudah tenang hanya terdengar suara dosen yang sedang menjelaskan, semua mahasiswa sudah fokus dengan apa yang di jelaskan dosen,
begitu pun dengan tiwi, aditya, dika dan bagas yang sudah fokus mendengarkan dosen,
sedangkan yati yang berada di cafe sudah selesai dengan pekerjannya, maka dari itu yati akan pulang lebih awal dari biasanya,
yati sudah merapihkan meja kerjanya dan membawa beberapa berkas untuk yati bawa pulang ke rumah,
setelah semua sudah rapih dan sudah di past ikan tidak ada yang tertinggal, yati pun meninggalkan ruangannya dan pulang,
manager cafe yang melihat langsung menghampiri yati,
bu yati ucap manager cafe
pak saya pulang dulu, tolong bapak handel semuanya ya ucap yati
baik bu ucap manager cafe
yati pun meninggalkan cafe dengan diantar oleh manager cafe hingga depan cafe,
sampainya yati di depan cafe, yati pun langsung menghampiri mobilnya,
hati-hati bu ucap manager cafe saat yati masuk ke dalam mobil,
lalu yati pun menjalankan mobilnya meninggalkan cafe,
setelah kepergian yati manager cafe pun kembali ke cafe dan melanjutkan kembali pekerjaannya,
dua jam berlalu, jam kuliah pun telah usai waktunya pulang,
dosen sudah meninggalkan ruangan begitu pun dengan mahasiswa lainnya yang sudah meninggalkan ruangan,
aditya tiwi kita duluan ya ucap bagas
kok buru-buru ucap tiwi
iya biasa ada janji ucap dika
ok ok hati-hati bro ucap aditya
sip ucap dika dan bagas lalu mereka pun meninggalkan ruang kelas,
sayang ayo kita pulang ucap aditya pada tiwi
iya sayang ucap tiwi
aditya dan tiwi pun meninggalkan ruang kelas melangkah menuju parkiran dan pulang
tiwi dan aditya sudah dalam perjalanan pulang,
namun dalam perjalanan pulang tiwi berkata
sayang sebelum pulang kita mampir ya ke toko kue ucap tiwi
siapa yang ulang tahun sayang ucap aditya
enggak ada, aku lagi pengen makan kue stroberi sayang ucap tiwi
iya kita beli ya ucap aditya
makasih sayang ucap tiwi senang
aditya hanya tersenyum
aditya pun melajukan mobilnya menuju toko kue,
sampailah mereka di rumah,
saat memasuki halaman rumah,tiwi melihat ada mobil yati yang terparkir,
sayang ibu sudah pulang ya ucap aditya
enggak tau juga sayang, apa mungkin ibu di anter ayah ke cafe ucap tiwi
kita cek aja sayang ucap aditya
iya, ayo ucap tiwi yang turun dari mobil, begitu pun dengan aditya yang juga turun dari mobil,
mereka pun melangkah masuk ke dalam rumah,
saat tiwi membuka pintu rumah dan masuk, aditya dan tiwi di sambut oleh yati
sayang sudah pulang ucap yati tersenyum menghampiri aditya dan tiwi
ibu, sudah pulang ucap tiwi
iya sayang, oh ya ibu lagi masak kita makan bareng ya, tapi sebelum itu kalian bersih-bersih dulu ucap yati
iya bu, kalau gitu tiwi ke kamar dulu ucap tiwi
iya sayang ucap yati
sayang aku ganti baju dulu ucap tiwi pada aditya
iya sayang ucap aditya
tiwi pun melangkah menuju kamar meninggalkan yati dan aditya
kamu juga ke kamar bersih-bersih ucap yati pada aditya
iya bu ucap aditya
kalau gitu ibu lanjut masak lagi, nanti langsung ke meja makan aja ya ucap yati
baik bu ucap aditya
yati pun melangkah menuju dapur,
setelah melihat kepergian yati, aditya langsung melangkah menuju kamar yang biasa ia gunakan,
yati sudah berada di dapur, sudah melanjutkan memasak yang tadi sempat tertunda,
saat yati sedang memasak di dapur datanglah tiwi yang menghampiri yati,
ibu lagi buat apa, wangi sekali ucap tiwi yang sudah ada di samping yati
ini sayang masak ikan bumbu kuning ucap yati
wah enak ucap tiwi
sabar ya belum mateng ucap yati
iya bu ucap tiwi
sudah sana, kamu temani aditya dulu di ruang tv sambil nunggu masakannya selesai ucap yati melanjutkan memasak,
iya bu ucap tiwi yang langsung meninggalkan dapur dan melangkah ke ruang tv,
sampainya di ruang tv, tiwi tidak melihat aditya,
kemana dia, katanya di sini ucap tiwi yang langsung duduk dan menyalakan tv,
tiwi pun menonton tv seorang diri,
tak lama kemudian aditya pun muncul,
sendiri aja ucap aditya
tiwi yang melihat aditya yang telah mengganti baju nya pun berkata,
pantes, habis mandi ucap tiwi
kenapa? ucap aditya duduk di samping tiwi
enggak, cuma tadi kata ibu kamu lagi di sini nonton tv, tapi kamu enggak ada tuanya mandi ucap tiwi
ya, tadi ibu yang nyuruh mandi dulu sambil nunggu ibu masak, oh ya kamu enggak bantuin ibu? ucap aditya
aku di suruh nemenin kamu di sini ucap tiwi
anak baik ucap aditya tersenyum
mereka pun menonton tv bersama,
yati yang sudah selesai memasak, kini sedang menghidangkan makanan di atas meja dan menata peralatan makan, setelah semuanya beres yati pun memanggil aditya dan tiwi yang berada di ruang tamu,
anak-anak ayo makan ucap yati memanggil dari ruang makan
tak lama tiwi dan aditya pun muncul di ruang makan,
wah banyak sekali makanan nya ucap tiwi yang melihat isi meja yang hampir penuh,
iya, ayo makan ibu khusus buatkan untuk kalian ucap yati yang sudah duduk,
aditya dan tiwi pun duduk
tapi ini kebanyakan bu ucap aditya
kalian harus makan yang banyak ucap yati
tiwi dan aditya hanya saling berpandangan lalu tersenyum dan tak ada pilihan lain selain memakannya,
tiwi dan aditya pun mulai makan begitu pun dengan yati,
ayo aditya jangan malu-malu makan yang banyak ucap yati tersenyum,
iya bu ucap aditya tersenyum
__ADS_1
mereka pun kini telah makan bersama, dengan canda tawa bahagia,