Pilihanku Penyesalanku

Pilihanku Penyesalanku
55 pergi berlibur bersama aditya


__ADS_3

hari yang santai dimana tiwi tidak perlu bangun pagi dan ke kampus untuk beberapa hari karena libur setelah menjadi ujian....


tiwi lebih banyak menghabiskan waktu di rumah ketimbang harus pergi keluar kecuali aditya yang mengajaknya...


karena tiwi memang tidak memiliki teman dekat selain aditya...


sekarang aditya lah yang tiwi miliki saat andre dan yati sibuk dengan bisnisnya...


aditya yang selalu ada buat tiwi membuat tiwi merasa aman dan nyaman...


pagi-pagi aditya sudah bergegas keluar dari rumahnya dan menuju rumah tiwi...


karena aditya tau kalau tiwi sedang sendiri di rumahnya, karena yati dan andre sudah berangkat bekerja dan saat ini tiwi masih dalam posisi tidur belum sarapan...


beberapa menit kemudian mobil aditya telah sampai di halaman rumah tiwi...


aditya langsung turun dari mobilnya dan masuk ke dalam rumah tiwi karena aditya memiliki kunci rumah tiwi yang diberikan oleh andre.,.


aditya melihat suasana sekitar rumah yang sepi, itu menandakan tiwi masih tertidur di kamarnya... aditya pun langsung menuju kamar tiwi....


saat aditya masuk ke kamar tiwi, aditya melihat tiwi yang masih tertidur....


aditya pun mendekat ke arah ranjang tiwi dan memandang wajah tiwi yang sedang terlelap yang menurutnya begitu damai...


aditya tidak membangunkan tiwi, membiarkan tiwi tidur dengan puas....


aditya pun keluar dari kamar tiwi dan menuju dapur,


aditya berinisiatif untuk membuatkan sarapan untuk tiwi dan dirinya agar dapat sarapan bersama saat tiwi bangun...


aditya mulai membuka lemari pendingin dan melihat ada bahan-bahan apa saja yang bisa ia gunakan untuk membuat sarapan pagi ini...


saat melihat isi kulkas aditya pun mengambil beberapa bahan yang dapat ia buat, setelah semuanya tersedia aditya pun mulai membuat sarapan untuk tiwi sambil menunggu tiwi yang masih tertidur,


beberapa menit kemudian sarapan pun telah selesai di buat,


aditya pun menata makanan di atas piring dengan cantik


saat aditya masih asik menata makanan,


di dalam kamar tiwi sudah terbangun dari tidurnya,


tiwi pun turun dari tempat tidurnya dan keluar dari kamarnya,


tiwi pun melangkah ke dapur,


saat tiwi sampai di dapur, tiwi di kaget kan dengan keberadaan aditya di rumahnya,


aditya, kamu lagi apa? ucap tiwi sambil meluangkan mendekat ke arah aditya


em, sayang sudah bangun, ayo kita sarapan... ucap aditya yang sudah siap menghidangkan sarapan dan meletakkan nya di atas meja makan


ini kamu yang bikin... ucap tiwi melihat sarapan yang di bawa oleh aditya


iya aku yang buat... ucap aditya


ayo sarapan, tapi sebelum itu kamu cuci muka dan sikat gigi dulu... ucap aditya


ok ok... ucap tiwi langsung masuk ke dalam kamar mandi,


beberapa menit kemudian tiwi pun keluar dari kamar mandi dan melangkah ke meja makan,


sampainya di meja makan,


sudah.. ucap tiwi yang langsung duduk


nah sekarang kita sarapan... ucap aditya


wah keliatannya enak nih... ucap tiwi


kalau gitu, ayo di coba... ucap aditya


caca pun langsung memakan sarapan buatan aditya,


gimana enak... ucap aditya bertanya


em... enak... ucap tiwi


aditya pun tersenyum,


kalau gitu habiskan ya... ucap aditya


caca pun mengangguk dan tersenyum


tiwi dan aditya pun sarapan bersama


hari ini ada rencana ke mana... ucap aditya bertanya pada tiwi


em, belum ada rencana... ucap tiwi


kalau gitu kita jalan-jalan yuk, liburan... kamu mau? ucap aditya


memangnya mau liburan ke mana? ucap tiwi


terserah kamu... ucap aditya


em.. kemana ya? ucap tiwi berpikir


terserah kamu sayang... ucap aditya


tapi ayah sama ibu gimana? ucap tiwi


nanti aku yang akan minta izin ke mereka... ucap aditya


baik, kalau gitu aku mau liburan ke tempat yang suasananya pantai... ucap caca


iya, kalau gitu kita pergi liburan ke pantai ya... ucap caca


ok, kalau gitu aku akan atur semuanya kita berangkat hari... ucap aditya


sekarang juga... ucap tiwi


iya sayang, mau kan... ucap aditya


mau mau... kalau gitu tiwi mau siap-siap habis ini... ucap tiwi

__ADS_1


iya, habiskan dulu sarapannya... ucap aditya


caca pun mengangguk dan tersenyum lalu menghabiskan sarapan miliknya,


begitu pun dengan aditya yang kembali memakan sarannya,


beberapa menit kemudian,


caca dan aditya pun telah selesai sarapan,


aditya pun merapihkan meja dan mencuci piring kotor yang tadi di gunakan untuk sarapan,


sedangkan caca sudah bersiap merapihkan pakaian yang akan ia bawa selama liburan bersama aditya,


aditya yang sudah selesai mencuci piring di dapur langsung menuju ruang tv,


aditya yang sudah duduk di sofa ruang tv, langsung meraih ponselnya,


aditya pun menghubungi andre dan yati memberi tau pada mereka rencana aditya ingin mengajak liburan tiwi ke pantai,


pertama aditya menghubungi andre,


andre yang sedang memberi pengarahan pada karyawan di rumah produksi,


tiba-tiba ponsel andre berbunyi,


kring


kring


kring


pembicaraan andre pun terhenti,


tunggu sebentar... ucap andre pada pegawainya,


andre pun melihat layar ponselnya dan langsung mengangkat telpon,


halo, ya ada apa adit... ucap andre


maaf yah aditya mengganggu? ucap aditya


tidak apa adit, memangnya ada hal penting apa...ucap andre


begini yah aditya mau mengajak tiwi liburan ke pantai selama beberapa hari yah, aditya mau minta izin ke ayah... ucap aditya


memang mau berangkat kapan adit... ucap andre


hari ini yah... ucap aditya


mendadak sekali... ucap andre


iya yah, apa boleh yah... ucap aditya


boleh adit, ayah cuma nitip pesan jaga tiwi baik-baik jangan sampai ada apa-apa saat kalian liburan... ucap andre.


iya yah... ucap aditya


kalian hati-hati di jalan, kabarin ayah kalau sudah sampai... ucap andre


iya yah, makasih ya... ucap aditya


andre pun melanjutkan kembali pekerjaan


setelah menelpon andre, aditya pun menelpon yati juga memberi tau pada yati bahwa aditya ingin mengajak tiwi liburan,


aditya pun langsung menelpon yati,


kring


kring


kring


yati yang sedang bersama manajer restoran pun menghentikan pembicaranya karena ponsel yati berbunyi,


sebentar saya angkat telpon dulu... ucap yati pada manajer restoran


halo ada apa adit... ucap yati


maaf bu aditya menganggu... ucap aditya


tidak nak, memangnya kenapa? ucap yati


begini bu, aditya mau minta izin sama ibu, mau mengajak tiwi liburan untuk beberapa hari, aditya juga sudah minta izin pada ayah... ucap aditya


memangnya kalian mau ke mana... ucap yati


ke pantai bu... ucap aditya


rencana berangkat kapan... ucap yati


hari ini bu... ucap aditya


ko mendadak sekali... ucap yati


iya bu... ucap aditya


memangnya kalian sudah mempersiapkan semuanya... ucap yati


sudah bu, kita tinggal berangkat saja... ucap aditya


baiklah, ibu cuma pesan tolong jaga tiwi baik-baik, kalau ada apa-apa langsung kabarin ayah dan ibu... ucap yati


iya bu... ucap aditya


kalian hati-hati di jalan, langsung kabarin ayah dan ibu kalau sudah sampai di sana... ucap yati


pasti bu, nanti aditya langsung kabari ibu dan ayah, makasih ya bu... ucap aditya


iya nak... kalau gitu ibu lanjut kerja dulu... ucap yati


iya bu... ucap aditya menutup telepon nya


yati pun melanjutkan kembali pekerjaannya,

__ADS_1


aditya pun telah memesan resort dengan suasana pantai sesuai keinginan tiwi,


setelah itu, aditya pun meninggalkan ruang tv dan menuju kamar tiwi untuk melihat apa kah tiwi sudah siap untuk berangkat,


karena aditya akan mampir ke rumahnya lebih dulu untuk mengambil barang-barang yang akan di bawa selama liburan,


sampai nya di depan kamar tiwi, aditya langsung mengetuk pintu kamar,


tok


tok


tok


sayang sudah siap belum, ayo kita berangkat... ucap aditya di depan pintu,


tiwi yang mendengar suara aditya langsung menjawab,


iya sebentar lagi... ucap tiwi berteriak dari dalam kamarnya,


aditya pun menunggu tiwi di depan pintu kamarnya,


tiwi pun bergegas menutup kopernya, lalu menurunkan nya ke lantai,


tiwi pun langsung mengambil tas dan ponselnya,


di lihatnya sekeliling apa ada yang terlupakan,


oh ya baru teringat buku novel dan headphone nya yang hampir saja lupa, tiwi pun langsung memasukkannya ke dalam tas,


setelah semuanya sudah tidak ada yang lupa, tiwi pun ke luar dari kamarnya,


saat membuka pintu, ternyata aditya masih berada di sana,


aditya pun melihat tiwi yang baru saja membuka pintu,


sudah siap... ucap aditya


sudah... ucap tiwi


sini biar aku yang bawa... ucap aditya mengambil alih koper milik tiwi


ayo... ucap aditya melangkah keluar rumah menuju mobil, tiwi pun mengikuti aditya dari belakang,


setelah keluar rumah tak lupa aditya mengunci pintu rumah,


lalu melangkah menuju mobil, sampainya di mobil aditya langsung memasukkan koper milik tiwi ke bagasi,


setelah selesai memasukkan koper,


ayo kita berangkat... ucap aditya masuk ke dalam mobil,


tiwi pun masuk ke dalam mobil,


aditya pun menjalankan mobilnya keluar rumah, sebelum berangkat, tak lupa, aditya mengunci kembali pintu pagar,


setelah itu barulah mereka meninggalkan rumah,


saat di perjalanan, sebelum berangkat ke tempat tujuan aditya memberi tau tiwi, bahwa mereka akan mampir ke rumah aditya terlebih dahulu untuk mengambil beberapa barang,


sayang kita ke rumah aku dulu ya mau ngambil baju dan beberapa yang mau aku bawa... ucap aditya


iya... ucap tiwi


tiwi pun hanya diam dan mengikuti apa kata aditya,


beberapa menit kemudian, sampailah mereka di rumah aditya,


ayo turun... ucap aditya mengajak tiwi turun dari mobil


tiwi pun turun dari mobil mengikuti aditya ke rumahnya,


tiwi hanya diam dan melihat ke sekitar rumahnya yang masih cukup asing buat tiwi makan dari itu tiwi merasa canggung berada di rumah aditya,


ayo masuk... ucap aditya yang sudah masuk ke dalam rumahnya,


kesan pertama melihat rumah aditya adalah suasana rumah yang sunyi, rapih, ya nuansa laki-laki berwarna gelap,


duduk sayang, terserah kamu mau duduk di mana dan mau ngapain, tunggu sebentar ya aku mau ke kamar ngambil baju dan barang-barang yang mau aku bawa... oh ya kalau mau minum ambil aja di dapur... ucap aditya meninggalkan tiwi seorang diri,


tiwi pun melihat sekeliling isi rumah aditya sambil menunggu aditya selesai merapihkan barang-barang yang akan di bawa,


aditya yang sudah berada di dalam kamarnya langsung merapihkan barang-barang nya dan dimasukkan ke dalam koper, setelah semuanya beres aditya pun mengecek kembali apa ada yang terlewat,


setelah memastikan semuanya sudah tidak ada yang tertinggal aditya pun langsung menutup kopernya dan keluar dari kamarnya,


aditya yang sudah keluar dari kamarnya pun melihat tiwi yang sedang melihat-lihat barang miliknya,


di sana tiwi sedang melihat foto ayah, ibu dan aditya


ibu ayah dan ibu aku... ucap aditya yang sudah ada di belakang tiwi


kamu, ngagetin aku aja sih... jadi itu ayah dan ibu kamu... ucap tiwi


iya... ucap aditya


mereka enggak disini... ucap tiwi


mereka sibuk dengan urusan bisnisnya yang sedang mereka jalani, paling pulang jika ada urusan atau waktu kita menikah nanti... ucap aditya


kamu... ucap tiwi


memangnya kamu enggak mau nikah sama aku... ucap aditya


bukan seperti itu, namun masih jauh untuk membicarakan itu... ucap tiwi


kalau aku sudah siap untuk menikah bagaimana? ucap aditya


apa sih kamu ini, ayo kita berangkat, oh ya barang-barang yang mau kamu sudah kamu bawa semua, tidak ada yang lupa kan... ucap tiwi langsung menuju mobil, tiwi salah tingkah dan mengalihkan pembicaraan karena malu,


aditya hanya tersenyum melihat tingkah tiwi, karena tiwi terlihat menggemaskan jika malu seperti itu,


aditya pun menyusul tiwi yang sudah berada di mobil lebih dulu,


aditya yang sudah sampai di mobil langsung menyimpan kopernya di bagasi dan masuk ke dalam mobil,

__ADS_1


kita berangkat... ucap aditya menjalankan mobilnya,


mereka pun meninggalkan rumah aditya dan menuju tempat wisata


__ADS_2