Pilihanku Penyesalanku

Pilihanku Penyesalanku
78 siapa sebenarnya kiara


__ADS_3

di kantin aditya, tiwi, dika, bagas dan kiara kini sedang menikmati makanan mereka,


tiwi dan aditya mereka sedang bermesraan,


makan saja saling suap-suapan,


dika dan bagas sudah biasa melihat mereka seperti itu bukannya risih tapi mereka malah bahagia melihat hubungan aditya dan tiwi yang langgeng dan selalu harmonis, namun saat kemunculan kiara, bagas dan dika harus ekstra menjaga tiwi, kiara pun tak lepas dari pengawasan dika dan bagas,


sedangkan kiara hanya diam dengan menekuk kan mukanya, seperti tidak senang dengan pandangan sinis yang kiara tunjukkan saat melihat keromantisan tiwi dan aditya itu sangat jelas terlihat namun lain dengan tiwi yang tak menyadari hal itu,


senyum palsu yang kiara pancarkan saat bersama tiwi, dengan terus mencuri-curi pandang pada aditya di saat mereka sedang menikmati makanan,


memang ada yang enggak beres bisik dika


kamu lihat kan tadi ucap bagas


iya, dia terus melihat ke arah tiwi dan aditya seperti tak suka padahal dia baru masuk hari ini tapi seperti sudah lama mengenal aditya dan tiwi ucap dika


siapa sebenarnya kiara ini ucap bagas


kalian sudah beres makan nya? ayo kita ke kelas ucap tiwi


sudah sudah ucap bagas dan dika


sudah wi ucap kiara tersenyum


mereka pun meninggalkan kantin dan kembali ke kelas untuk mengikuti mata kuliah ke dua yang akan segera di mulai,


selama perjalanan menuju kantin,


kiara berjalan di belakang tiwi dan aditya dengan memasang wajah yang tak senang,


dika dan bagas terus memperhatikan sikap kiara yang tak biasa selama perjalanan menuju ruangan,


saat tiba di depan ruang kelas, aditya, dika dan bagas tidak langsung masuk,


sayang, kamu duluan ya masuk kita mau bersantai dulu di sini sebelum dosen masuk ucap aditya mengelus kepala tiwi


iya sayang ucap tiwi


ayo kiara kita masuk ucap tiwi


ayo ucap kiara tersenyum


lalu tiwi pun menarik tangan kiara masuk ke dalam ruangan,


dika, bagas dan aditya hanya melihat kepergian tiwi dan kiara


ada apa ucap aditya pada dika dan bagas


seperti nya memang ada yang tidak beres dengan kiara itu ucap bagas


iya, kita tadi lihat kalau dia terus memandang kamu aditya ucap dika


aku tau, aku memang sudah curiga padanya namun kita enggak bisa gegabah soal nya ini menyangkut keamanan tiwi ucap aditya


jadi kita hanya diam saja ucap dika


untuk saat ini kita ikutin saja alur cerita yang dia buat ucap aditya


kita ikut saja ucap bagas


ayo, kita masuk jangan sampai dia curiga ucap aditya


mereka pun masuk ke dalam ruang kelas,


aditya duduk bersama dika dan bagas sambil terus memperhatikan gerak gerik kiara,


tak lama dosen pun masuk ke ruangan,


namun bukan dosen mata kuliah,


semua mahasiswa yang melihat nya merasa aneh,


dosen pengganti pin sudah berdiri di depan ruangan,


siang anak-anak ucap dosen


siang bu ucap semua mahasiswa


saya ke sini hanya mau memberi info untuk kalian semua, kalau dosen mata kuliah kalian berhalangan hadir pada hari ini, terima kasih ucap dosen langsung meninggalkan ruangan,


" ayo ayo kita pulang ucap mahasiswa meninggalkan ruangan


setelah itu satu persatu mahasiswa pun meninggalkan ruangan,

__ADS_1


dika, bagas dan aditya berdiri dari duduknya menghampiri tiwi dan kiara,


ayo kita pulang ucap dika pada tiwi


iya, ayo kiara kita pulang? ucap tiwi


kamu pulang sama siapa, kalau enggak bareng aja? ucap tiwi


makasih tiwi aku bawa mobil sendiri ucap kiara


ooo, kalau gitu ayo bareng ucap tiwi


kiara mengangguk dengan tersenyum tipis,


mereka pun meninggalkan ruang kelas bersama menuju parkiran,


sampainya di depan pintu gedung kampus, mereka pun berpisah menuju mobil masing-masing


sampai ketemu besok ya? ucap dika


aku duluan ya ucap bagas


hati-hati bro ucap aditya


iya, kalian hati-hati ya ucap tiwi


dika dan bagas sudah lebih dulu pergi


tiwi aku juga duluan ya? ucap kiara dengan manis


iya, kamu hati-hati ucap tiwi


kiara pun melangkah menuju mobilnya


tinggal lah tiwi dan aditya,


ayo sayang ucap aditya tersenyum sambil merangkul tiwi, mereka pun melangkah menuju mobil dengan romantisnya,


kiara yang sudah berada di dalam mobil terus menyaksikan tiwi dan aditya yang begitu romantis dengan pandangan amarah penuh dendam,


liat saja kalian, sebentar lagi senyuman itu akan berubah menjadi tangisan, agar kalian merasa kan apa yang aku rasakan ucap kiara penuh amarah terus memandang mobil aditya yang sudah meninggalkan kampus,


lalu kiara pun menjalankan mobilnya meninggalkan kampus,


dalam perjalanan,


sayang kamu mau langsung aku antar pulang ucap aditya


aku ikut kamu aja ucap tiwi


ok ucap aditya


aditya pun melajukan mobilnya namun berlawanan dengan arah rumah tiwi,


tiwi tak bertanya hanya mengikuti kemana aditya mengajaknya


dia mau ngapain itu, kenapa terus mengikuti mobil aditya ucap dika


mana aku tau! kamu terus awasi pasang mata jangan sampai lepas ucap bagas


kamu juga ucap dika


aku juga sedang mengawasi mereka ini ucap bagas


ternyata sadari tadi mereka meninggalkan kampus, mereka sudah curiga dengan sikap kiara,


maka dika dan bagas tadi tidak langsung pulang namun menunggu mobil aditya keluar dari kampus dan benar saja dika dan bagas melihat mobil kiara mengikuti mobil aditya dari belakang maka dari itu mereka pun mengikuti mobil kiara, untuk keamanan lagi pula semua pengawal pun sudah di perintahkan untuk terus waspada,


mobil aditya masuk ke salah satu area mall,


sayang kita mau ngapain ke sini ucap tiwi bingung


terserah kamu mau ngapain, di sini kamu bebas aku akan nemenin kamu ucap aditya tersenyum


ayo kita turun ucap aditya


mereka pun turun dari mobil dan masuk ke dalam mall


dengan terus diikuti kiara


dika dan bagas pun turun dari mobil masuk ke dalam mall untuk terus mengawasi bersama beberapa pengawal,


kini aditya dan tiwi sedang bersenang-senang berkeliling mall tanpa mereka sadari bahaya sedang mengancam,


aditya menghentikan langkahnya di salah satu toko lalu menarik masuk tiwi ke toko tersebut,

__ADS_1


sayang kamu mau ngapain ucap tiwi bingung


namun aditya tak merespon malah sibuk memilihkan baju,


tiwi hanya mengikuti aditya yang sedang memilih baju dan menurutnya kurang cocok dengan tiwi,


tuan ada yang bisa saya bantu ucap salah satu pelayan toko,


tolong keluar kan baju-baju model baru untuk istri saya ucap aditya


baik tuan ucap pelayan toko lalu pergi memilih beberapa baju


sayang kamu mau ngapain ucap tiwi semakin bingung


sudah diam saja jangan bawel ucap aditya


tiwi hanya bisa diam dan mengikuti apa mau aditya,


setelah menunggu beberapa menit,


pelayan tadi pun muncul,


silahkan nyonya baju nya sudah di siap kan ucap pelayan toko menunjuk ke arah ruang ganti


aditya dan tiwi pun mengikuti pelayan toko,


tiwi pun mencoba beberapa baju dan aditya duduk menunggu,


setelah mencoba beberapa baju namun belum ada yang cocok untuk tiwi,


dan setelah mencoba dua baju terakhir, pada akhirnya dua baju itu lah yang menjadi pilihan aditya dan mereka pun langsung menuju kasir untuk membayar,


setelah selesai mereka pun kembali berkeliling


lalu aditya mengajak tiwi masuk ke sebuah toko tas dan beberapa menit kemudian mereka pun keluar toko dengan membawa satu kantong berisi tas dan mereka pun kembali berkeliling dan aditya kembali mengajak tiwi masuk ke toko sepatu,


beberapa menit kemudian mereka pun keluar dari toko tersebut dengan membawa satu kantong berisi sepatu dan tak lupa juga mereka membeli barang yang sama agar bisa kembaran seperti orang pacaran pada umumnya saat mereka memakainya,


mereka pun berkeliling lalu masuk ke area permainan, di sana mereka bermain semua permainan yang berada di sana,


setelah telah mereka pun keluar dari area permainan tersebut dan melangkah menuju food court,


mereka pun ber istirahat di sana karena sudah lelah berkeliling dan bermain,


hah lelah sekali ucap tiwi yang sudah duduk bersama aditya


seru kan ucap aditya


kamu tadi curang mainnya ucap tiwi


siapa juga yang curang kamu aja yang enggak jago ucap aditya


tiwi tertawa begitu pun dengan aditya


tapi kamu belanja sebanyak ini untuk apa? ucap tiwi


untuk kamu, salah aku beliin buat istri aku ucap aditya menggoda


siapa yang istri kamu ucap tiwi kembali menggoda dengan menyembunyikan senyum bahagianya


kamu ya udah berani ucap aditya menggelitik tiwi


alhasil tiwi pun kegelian,


ampun ampun ampun sayang iya aku mau ucap tiwi menyerah


aditya tersenyum lalu merangkul tiwi


kiara yang melihat setiap adegan sudah meluap amarah nya namun ia tahan


sedangkan dika dan bagas yang melihat merasa iri dengan keromantisan aditya dan tiwi


em, jadi pengen ucap dika


mangkanya buruan cari pacar ucap bagas


sial, kaya lo punya aja ucap dika


aku penasaran siapa kiara itu, tapi aku perhatikan seperti tidak asing dengan wajahnya ucap dika penasaran


sama aku juga merasa tak asing ucap bagas


kita harus selidiki ucap bagas


betul ucap dika

__ADS_1


mereka pun kembali mengawasi karena kiara masih berada di sana,


__ADS_2