
di kantin aditya, tiwi, dika, bagas dan kiara kini sedang menikmati makanan mereka,
tiwi dan aditya mereka sedang bermesraan,
makan saja saling suap-suapan,
dika dan bagas sudah biasa melihat mereka seperti itu bukannya risih tapi mereka malah bahagia melihat hubungan aditya dan tiwi yang langgeng dan selalu harmonis, namun saat kemunculan kiara, bagas dan dika harus ekstra menjaga tiwi, kiara pun tak lepas dari pengawasan dika dan bagas,
sedangkan kiara hanya diam dengan menekuk kan mukanya, seperti tidak senang dengan pandangan sinis yang kiara tunjukkan saat melihat keromantisan tiwi dan aditya itu sangat jelas terlihat namun lain dengan tiwi yang tak menyadari hal itu,
senyum palsu yang kiara pancarkan saat bersama tiwi, dengan terus mencuri-curi pandang pada aditya di saat mereka sedang menikmati makanan,
memang ada yang enggak beres bisik dika
kamu lihat kan tadi ucap bagas
iya, dia terus melihat ke arah tiwi dan aditya seperti tak suka padahal dia baru masuk hari ini tapi seperti sudah lama mengenal aditya dan tiwi ucap dika
siapa sebenarnya kiara ini ucap bagas
kalian sudah beres makan nya? ayo kita ke kelas ucap tiwi
sudah sudah ucap bagas dan dika
sudah wi ucap kiara tersenyum
mereka pun meninggalkan kantin dan kembali ke kelas untuk mengikuti mata kuliah ke dua yang akan segera di mulai,
selama perjalanan menuju kantin,
kiara berjalan di belakang tiwi dan aditya dengan memasang wajah yang tak senang,
dika dan bagas terus memperhatikan sikap kiara yang tak biasa selama perjalanan menuju ruangan,
saat tiba di depan ruang kelas, aditya, dika dan bagas tidak langsung masuk,
sayang, kamu duluan ya masuk kita mau bersantai dulu di sini sebelum dosen masuk ucap aditya mengelus kepala tiwi
iya sayang ucap tiwi
ayo kiara kita masuk ucap tiwi
ayo ucap kiara tersenyum
lalu tiwi pun menarik tangan kiara masuk ke dalam ruangan,
dika, bagas dan aditya hanya melihat kepergian tiwi dan kiara
ada apa ucap aditya pada dika dan bagas
seperti nya memang ada yang tidak beres dengan kiara itu ucap bagas
iya, kita tadi lihat kalau dia terus memandang kamu aditya ucap dika
aku tau, aku memang sudah curiga padanya namun kita enggak bisa gegabah soal nya ini menyangkut keamanan tiwi ucap aditya
jadi kita hanya diam saja ucap dika
untuk saat ini kita ikutin saja alur cerita yang dia buat ucap aditya
kita ikut saja ucap bagas
ayo, kita masuk jangan sampai dia curiga ucap aditya
mereka pun masuk ke dalam ruang kelas,
aditya duduk bersama dika dan bagas sambil terus memperhatikan gerak gerik kiara,
tak lama dosen pun masuk ke ruangan,
namun bukan dosen mata kuliah,
semua mahasiswa yang melihat nya merasa aneh,
dosen pengganti pin sudah berdiri di depan ruangan,
siang anak-anak ucap dosen
siang bu ucap semua mahasiswa
saya ke sini hanya mau memberi info untuk kalian semua, kalau dosen mata kuliah kalian berhalangan hadir pada hari ini, terima kasih ucap dosen langsung meninggalkan ruangan,
" ayo ayo kita pulang ucap mahasiswa meninggalkan ruangan
setelah itu satu persatu mahasiswa pun meninggalkan ruangan,
__ADS_1
dika, bagas dan aditya berdiri dari duduknya menghampiri tiwi dan kiara,
ayo kita pulang ucap dika pada tiwi
iya, ayo kiara kita pulang? ucap tiwi
kamu pulang sama siapa, kalau enggak bareng aja? ucap tiwi
makasih tiwi aku bawa mobil sendiri ucap kiara
ooo, kalau gitu ayo bareng ucap tiwi
kiara mengangguk dengan tersenyum tipis,
mereka pun meninggalkan ruang kelas bersama menuju parkiran,
sampainya di depan pintu gedung kampus, mereka pun berpisah menuju mobil masing-masing
sampai ketemu besok ya? ucap dika
aku duluan ya ucap bagas
hati-hati bro ucap aditya
iya, kalian hati-hati ya ucap tiwi
dika dan bagas sudah lebih dulu pergi
tiwi aku juga duluan ya? ucap kiara dengan manis
iya, kamu hati-hati ucap tiwi
kiara pun melangkah menuju mobilnya
tinggal lah tiwi dan aditya,
ayo sayang ucap aditya tersenyum sambil merangkul tiwi, mereka pun melangkah menuju mobil dengan romantisnya,
kiara yang sudah berada di dalam mobil terus menyaksikan tiwi dan aditya yang begitu romantis dengan pandangan amarah penuh dendam,
liat saja kalian, sebentar lagi senyuman itu akan berubah menjadi tangisan, agar kalian merasa kan apa yang aku rasakan ucap kiara penuh amarah terus memandang mobil aditya yang sudah meninggalkan kampus,
lalu kiara pun menjalankan mobilnya meninggalkan kampus,
dalam perjalanan,
sayang kamu mau langsung aku antar pulang ucap aditya
aku ikut kamu aja ucap tiwi
ok ucap aditya
aditya pun melajukan mobilnya namun berlawanan dengan arah rumah tiwi,
tiwi tak bertanya hanya mengikuti kemana aditya mengajaknya
dia mau ngapain itu, kenapa terus mengikuti mobil aditya ucap dika
mana aku tau! kamu terus awasi pasang mata jangan sampai lepas ucap bagas
kamu juga ucap dika
aku juga sedang mengawasi mereka ini ucap bagas
ternyata sadari tadi mereka meninggalkan kampus, mereka sudah curiga dengan sikap kiara,
maka dika dan bagas tadi tidak langsung pulang namun menunggu mobil aditya keluar dari kampus dan benar saja dika dan bagas melihat mobil kiara mengikuti mobil aditya dari belakang maka dari itu mereka pun mengikuti mobil kiara, untuk keamanan lagi pula semua pengawal pun sudah di perintahkan untuk terus waspada,
mobil aditya masuk ke salah satu area mall,
sayang kita mau ngapain ke sini ucap tiwi bingung
terserah kamu mau ngapain, di sini kamu bebas aku akan nemenin kamu ucap aditya tersenyum
ayo kita turun ucap aditya
mereka pun turun dari mobil dan masuk ke dalam mall
dengan terus diikuti kiara
dika dan bagas pun turun dari mobil masuk ke dalam mall untuk terus mengawasi bersama beberapa pengawal,
kini aditya dan tiwi sedang bersenang-senang berkeliling mall tanpa mereka sadari bahaya sedang mengancam,
aditya menghentikan langkahnya di salah satu toko lalu menarik masuk tiwi ke toko tersebut,
__ADS_1
sayang kamu mau ngapain ucap tiwi bingung
namun aditya tak merespon malah sibuk memilihkan baju,
tiwi hanya mengikuti aditya yang sedang memilih baju dan menurutnya kurang cocok dengan tiwi,
tuan ada yang bisa saya bantu ucap salah satu pelayan toko,
tolong keluar kan baju-baju model baru untuk istri saya ucap aditya
baik tuan ucap pelayan toko lalu pergi memilih beberapa baju
sayang kamu mau ngapain ucap tiwi semakin bingung
sudah diam saja jangan bawel ucap aditya
tiwi hanya bisa diam dan mengikuti apa mau aditya,
setelah menunggu beberapa menit,
pelayan tadi pun muncul,
silahkan nyonya baju nya sudah di siap kan ucap pelayan toko menunjuk ke arah ruang ganti
aditya dan tiwi pun mengikuti pelayan toko,
tiwi pun mencoba beberapa baju dan aditya duduk menunggu,
setelah mencoba beberapa baju namun belum ada yang cocok untuk tiwi,
dan setelah mencoba dua baju terakhir, pada akhirnya dua baju itu lah yang menjadi pilihan aditya dan mereka pun langsung menuju kasir untuk membayar,
setelah selesai mereka pun kembali berkeliling
lalu aditya mengajak tiwi masuk ke sebuah toko tas dan beberapa menit kemudian mereka pun keluar toko dengan membawa satu kantong berisi tas dan mereka pun kembali berkeliling dan aditya kembali mengajak tiwi masuk ke toko sepatu,
beberapa menit kemudian mereka pun keluar dari toko tersebut dengan membawa satu kantong berisi sepatu dan tak lupa juga mereka membeli barang yang sama agar bisa kembaran seperti orang pacaran pada umumnya saat mereka memakainya,
mereka pun berkeliling lalu masuk ke area permainan, di sana mereka bermain semua permainan yang berada di sana,
setelah telah mereka pun keluar dari area permainan tersebut dan melangkah menuju food court,
mereka pun ber istirahat di sana karena sudah lelah berkeliling dan bermain,
hah lelah sekali ucap tiwi yang sudah duduk bersama aditya
seru kan ucap aditya
kamu tadi curang mainnya ucap tiwi
siapa juga yang curang kamu aja yang enggak jago ucap aditya
tiwi tertawa begitu pun dengan aditya
tapi kamu belanja sebanyak ini untuk apa? ucap tiwi
untuk kamu, salah aku beliin buat istri aku ucap aditya menggoda
siapa yang istri kamu ucap tiwi kembali menggoda dengan menyembunyikan senyum bahagianya
kamu ya udah berani ucap aditya menggelitik tiwi
alhasil tiwi pun kegelian,
ampun ampun ampun sayang iya aku mau ucap tiwi menyerah
aditya tersenyum lalu merangkul tiwi
kiara yang melihat setiap adegan sudah meluap amarah nya namun ia tahan
sedangkan dika dan bagas yang melihat merasa iri dengan keromantisan aditya dan tiwi
em, jadi pengen ucap dika
mangkanya buruan cari pacar ucap bagas
sial, kaya lo punya aja ucap dika
aku penasaran siapa kiara itu, tapi aku perhatikan seperti tidak asing dengan wajahnya ucap dika penasaran
sama aku juga merasa tak asing ucap bagas
kita harus selidiki ucap bagas
betul ucap dika
__ADS_1
mereka pun kembali mengawasi karena kiara masih berada di sana,