Pilihanku Penyesalanku

Pilihanku Penyesalanku
50 hubungan tiwi dan aditya yang membaik


__ADS_3

# beberapa hari kemudian #


setelah beberapa hari berlalu, klara yang sudah di drop out dari kampus karena masalah kekerasan terhadap tiwi waktu itu dan sekarang klara pun entah kemana karena sudah tidak pernah ada kabar soalnya lagi...


entah apa yang di lakukan andre terhadap klara yang membuatnya hilang seperti di telan bumi...


aditya pun yang tidak pernah muncul selama beberapa hari sesuai permintaan andre yang memintanya untuk bersabar menunggu...


tiwi yang sudah keluar dari rumah sakit beberapa hari yang lalu merasa ada yang hilang karena selama beberapa hari tiwi tidak melihat aditya kuliah...


tiwi yang menjadi pendiam dan menyendiri kembali seperti saat tiwi belum mengenal aditya, setiap hari tiwi selalu berada di taman setelah selesai kuliah...


rasa rindu ada, namun tiwi takut dia akan kecewa untuk yang kesekian kalinya...


antara percaya atau tidak aditya tidak ada hubungan dengan klara,


karena mereka sama-sama menghilang entah ke mana...


namun saat ayahnya menceritakan pada tiwi, tiwi tidak langsung percaya dengan apa yang andre ceritakan, maka dari itu andre memberikan flashdisk yang berisikan bukti-bukti yang aditya kumpulkan, namun sampai saat ini tiwi belum melihatnya sama sekali, karena takut harus menerima kenyataan pahit...


tiwi pun merenungkan semuanya selama beberapa hari ini selama aditya tidak ada...


tiwi mulai luluh dan membuka hati tiwi untuk menerima semuanya dan mencoba untuk percaya dengan apa yang ayahnya ceritakan padanya soal aditya...


karena tiwi sendiri tidak bisa menghilangkan perasaan yang ia miliki saat ini pada aditya...


tiwi pun memberanikan diri untuk membuka isi yang ada di dalam flashdisk...


tiwi langsung meraih laptop yang ada di dalam tasnya dan memasang flashdisk lalu membuka file yang tersimpan di sana...


saat tiwi melihat isi video satu persatu, tiwi langsung meneteskan air mata tanpa iya sadari karena tiwi merasa bersalah terhadap aditya yang sudah tidak percaya padanya selama ini, ternyata aditya selama ini tidak ada hubungan apa-apa dengan klara,


setelah melihat vidio itu tiwi pun bergegas menuju kantor andre dan berlari untuk menanyakan keberadaan aditya yang menghilang, tiwi berfikir pasti andre mengetahui keberadaan aditya karena sebelum menghilang aditya menemui andre terlebih dahulu...


tiwi langsung menghentikan salah satu taksi dan naik,


di perjalanan menuju kantor andre, tiwi tak hentinya meneteskan air mata karena rasa bersalahnya...


beberapa menit kemudian sampailah di kantor andre, tiwi langsung turun dari taksi dan berlari memasuki kantor...


para pegawai mengetahui kedatangan anak pemilik kantor langsung memberi salam dan hormat namun tiwi hanya fokus berlari menuju kantor andre


semua pegawai yang bertemu dengan tiwi membicarakan tiwi yang datang dengan buru-buru dan menangis, semua karyawan berbisik-bisik ada apa dengan anak bos datang dengan menangis seperti itu...


namun mereka kembali bekerja walau ada yang bergosip...


sampainya tiwi di ruangan andre, tiwi langsung masuk...


di sana andre yang sedang memeriksa dokumen langsung kaget dengan tiwi yang tiba-tiba masuk dengan kondisi menangis....


sayang, kamu kenapa? tanya andre langsung menghentikan pekerjaannya dan mendekat ke arah tiwi yang mematung di depan pintu...


kenapa menangis... tanya andre yang sudah berada di hadapan tiwi...


namun tiwi hanya menangis tanpa menjawab ayahnya yang bertanya...


ayo duduk.... ucap andre menuntunnya ke sofa


apa apa sayang, coba cerita sama ayah.... ucap andre


aditya.... udah tiwi


ada apa dengan aditya? coba kamu tenang dulu, jangan menangis seperti itu.... ucap andre


setelah tiwi agak tenang andre kembali bertanya,


coba cerita sama ayah ada apa sayang? ucap andre


di mana aditya... ucap tiwi


andre sejenak berpikir


dimana aditya yah? ayah tau kan di mana dia sekarang? tanya tiwi


kenapa kamu tiba-tiba mencari aditya? bukannya kamu sudah tidak mau bertemu dengannya lagi? ucap andre


tiwi sudah melihat rekaman yang ayah berikan pada tiwi waktu itu... tiwi salah yah... tiwi mau bertemu dengannya... ucap tiwi


mengapa kamu tidak menghubungi aditya sayang... ucap andre


tidak, dia pasti membenci tiwi, karena tiwi tidak percaya dengannya dan tidak mau mendengar penjelasannya... ucap tiwi


dia berada di villa keluarganya yang berada di puncak.... ucap andre


jadi ayah tau selama ini aditya berada di mana? ucap tiwi


sebelum berangkat aditya memberi tau ayah... aditya di sana karena ayah yang minta padanya untuk tidak muncul di hadapan kamu sebelum emosi kamu reda karena ayah takut penyakit kamu kambuh nak... kamu pun tidak akan percaya pada cerita ayah mangkanya ayah lakukan ini... ucap andre


aku mau ke sana yah... ucap tiwi


pergi lah nak, kamu selesaikan masalah kamu dengannya... ucap andre


iya yah, kalau gitu tiwi pergi dulu.... ucap tiwi


tiwi pun bergegas pergi dari kantor andre menuju villa di mana aditya berada...


tiwi pergi bersama pengawal andika ke villa keluarga aditya sesuai perintah andre,

__ADS_1


hari itu juga tiwi bergegas pergi ke villa bersama pengawal andika...


dengan perasaan cemas selama perjalanan tiwi merasa gelisah ingin cepat sampai di villa karena ingin segera bertemu aditya dan menyelesaikan semuanya agar dapat kembali seperti semula dan tidak ada lagi permasalahan yang terjadi, membuat hubungan mereka menjadi renggang...


setelah perjalanan yang di tempuh hampir memakan waktu berjam-jam sampailah tiwi dan pengawal andika di villa milik keluarga aditya...


ternyata benar aditya berada di sana, mobil yang terparkir di depan villa itu adalah milik aditya...


sontak mobil yang baru saja berhenti, tiwi langsung turun dan berlari masuk ke dalam villa untuk menemui aditya...


sedangkan pengawal andika yang baru saja memarkirkan lalu menyusul tiwi ke villa di mana aditya berada...


tiwi yang berada di depan pintu langsung mengetuk pintu villa tersebut dengan perasaan yang sudah tidak sabar untuk bertemu aditya yang entah bagaimana kabarnya...


tok


tok


tok


suara pintu di ketuk


aditya yang berada di dalam bersama pengawal putra sedang bersantai menikmati suasana villa sore hari... langsung menghentikan aktifitas mereka dan langsung saling berpandangan karena bingung siapa yang datang sore begini...


biar saya yang buka... ucap aditya langsung bangkit dari duduk


biar saya saja den adit... ucap pengawal putra langsung berdiri


tidak apa aku saja kamu tunggu di sini.... ucap aditya meninggalkan pengawal putra sendiri di halaman belakang


pengawal putra pun menuruti perintah aditya ia kembali duduk di kursi...


aditya yang sudah melangkah ke pintu depan seorang diri.... sesampainya di pintu depan aditya langsung membuka pintu,


tiwi yang melihat pintu terbuka dan yang membukakan adalah aditya, seketika tiwi langsung memeluk aditya dengan berlinangan air mata....


aditya yang bingung hanya mematung lalu melihat ke arah pengawal andika dan pengawal andika pun hanya tersenyum...


aditya pun membalas pelukan tiwi dan berkata


kenapa kamu bisa di sini? tanya aditya


maaf aditya aku sudah menuduh mu yang tidak-tidak selama ini, aku sudah tau semuanya maafkan aku aku sudah egois... ucap tiwi dengan berlinang air mata


syukurlah kalau kamu sudah tau kebenarannya, aku bahagia mendengarnya... sudah berhari-hari aku menunggumu tiwi.... ucap aditya


maaf jika aku tidak langsung membuka isi flashdisk yang kamu berikan lewat ayah ku.. ucap tiwi


tidak apa, aku tidak mau memaksakan kamu, karena aku sudah berbicara sebelumnya dengan ayahmu dan beliau minta padaku untuk memberikan waktu padamu... ucap aditya


aditya langsung melepaskan pelukannya dan memandang tiwi dan memegang kedua pipinya agar mata mereka bertemu


aku juga mencintaimu tiwi, maka dari itu aku melakukan semua ini hanya untuk melindungi mu dan dapat bersamamu... aku mengerti jika kamu marah maka dari itu aku memberi kamu waktu untuk sendiri... aku harap setelah ini kita akan baik-baik saja... ucap aditya


tiwi pun mengangguk


aditya tersenyum dan dua pengawal yang melihat pun ikut bahagia...


kalau gitu ayo masuk pasti kalian capek setelah perjalanan jauh... ucap aditya mengajak tiwi dan pengawal putra masuk ke dalam villa


tiwi pun masuk ke dalam villa dengan di tuntun oleh aditya ke ruang tengah dengan di susul oleh pengawal putra


apa kabar mu... ucap pengawal andika saat masuk ke dalam villa


aku baik-baik saja.... ucap pengawal putra


pengawal andika dan pengawal putra jalan bersamaan menuju ruang tengah


istirahat di sini dulu ya...ucap aditya menyuruh tiwi duduk di sofa,


tiwi hanya diam sambil memperhatikan sekeliling


tunggu aku di sini... ucap aditya langsung menuju dapur untuk membuatkan tiwi minuman dan sedikit cemilan


sedangkan para pengawal sedang berbincang berjauhan dengan tiwi dan aditya... membiarkan tiwi dan aditya memiliki ruang untuk mengobrol lebih lama dan dapat menyelesaikan masalah mereka...


aditya yang sudah kembali dengan membawa segelas air dan makanan untuk tiwi,


ayo minum dulu... ucap aditya yang menyodorkan segelas air


makasih... ucap tiwi mengambil gelas yang di berikan aditya dan meminumnya...


tiwi kamu tau dari mana aku di sini? tanya aditya


aku ke kantor ayah dan bertanya padanya, setelah aku melihat rekaman yang kamu berikan dan ayah memberi tau kalau kamu ada di sini... ucap tiwi


jadi kamu langsung ke sini... ucap aditya


iya... ucap tiwi


mengapa kamu tidak menghubungi aku... ucap aditya


aku takut kamu tidak menjawabnya karena marah padaku.. karena kamu tiba-tiba menghilang.... ucap tiwi


aku tidak marah sayang, aku disini hanya untuk beristirahat bukan menghindari mu, ini juga atas permintaan ayah mu agar aku tidak mengganggumu sementara waktu... ucap aditya


mengapa harus ke sini? ucap tiwi

__ADS_1


itu karena aku ingin istirahat sayang, setelah lelah mengurus masalah klara dan tentunya sambil menunggu kabar dari ayah mu... tapi nyatanya malah kamu yang kemari... ucap aditya


aku pikir kamu membenciku setelah apa yang aku lakukan padamu, mangkanya aku meminta izin pada ayah untuk menemui kamu... ucap tiwi


tidak sayang... ucap aditya


tiwi pun tersenyum


sekarang kamu istirahat dulu ya, setelah makan malam selesai akan aku bangunkan... ucap aditya


tiwi pun mengangguk...


ayo... ucap aditya


tiwi pun berdiri dari duduknya dan mengikuti aditya menuju kamar yang akan tiwi tempati...


kamu disini jangan sungkan... ucap aditya di perjalanan menuju kamar


iya... ucap tiwi kaku


aditya tersenyum....


sampailah mereka di kamar yang akan di pakai tiwi,


nah ini kamarnya... ucap aditya membuka pintu kamar


ayo masuk... ucap aditya menyuruh tiwi masuk ke dalam kamar...


sekarang kamu istirahat aja... aku ada di taman belakang, kalau ada apa-apa panggil aja... aku udah siapkan baju ada di dalam lemari... ucap aditya


makasih... ucap tiwi


aditya pun meninggalkan kamar tiwi dan menuju halaman belakang...


di sana aditya langsung menghubungi andre memberi tau kalau tiwi ada di villa bersama pengawal andika..


halo om.... ucap aditya


iya aditya bagaimana... ucap andre


tiwi sudah berada di sini bersama pengawal... ucap aditya


syukurlah mereka sampai dengan selamat... ucap andre


kenapa om membiarkan tiwi kesini? kenapa tidak menghubungi aku... ucap aditya


biarkan saja, biar dia berfikir jika mau bertindak kedepannya.. keras kepalanya membuat dia tidak akan berubah... sekarang semua om serahkan padamu, om harap kamu dapat membimbing dia kedepannya... ucap andre


baik om, mungkin kami akan kembali besok... atau lusa... karena saya mau membiarkan tiwi beristirahat di sini setelah perjalanan jauh... ucap aditya


iya... om titip tiwi... kamu jaga baik-baik tiwi di sana... saat perjalanan kalian hati-hati ya.... ucap andre


iya om, saya akan menjaga tiwi... ucap andre


andre pun menutup telepon begitu pun aditya meletakkan telepon nya di atas meja...


aditya duduk seorang diri di halaman belakang dengan pemandangan sore yang begitu indah yang sudah hampir berganti menjadi gelap...


tiwi yang sudah membersihkan diri dan rapih dengan memakai baju santai yang telah di siapkan oleh aditya memutuskan untuk beristirahat karena lelah...


hari pun sudah malam, waktunya untuk menyiapkan makan malam....


karena di sana hanya ada laki-laki maka aditya yang di bantu dua pengawal telah menyiapkan makan malam untuk mereka nikmati bersama...


setelah semuanya telah siap makan aditya menuju kamar tiwi untuk makan malam bersama...


tok


tok


tok


tiwi, kamu sudah bangun? ayo kita makan.... ucap aditya


tiwi pun membukakan pintu..


ayo makan... ucap aditya


tiwi pun keluar dari kamar dan menutup pintu lalu mengikuti aditya menuju meja makan...


di sana sudah ada dua pengawal yang menunggu tiwi


ayo makan non... ucap dua pengawal


ayo duduk wi... ucap aditya


kamu mau makan apa? tanya aditya


tiwi melihat semua menu yang di hidangkan..


semoga cocok dengan makanan yang aku buat bersama mereka... ucap aditya


aku suka... ucap tiwi


kalau gitu, makan yang banyak... ucap aditya


mereka pun mulai menikmati makan malam bersama di villa... yang biasanya aditya hanya berdua saja menikmati makanan kini menjadi ramai... aditya sungguh senang dengan suasana meja yang seperti ini...

__ADS_1


__ADS_2