
# beberapa hari kemudian #
setelah beberapa hari berlalu, klara yang sudah di drop out dari kampus karena masalah kekerasan terhadap tiwi waktu itu dan sekarang klara pun entah kemana karena sudah tidak pernah ada kabar soalnya lagi...
entah apa yang di lakukan andre terhadap klara yang membuatnya hilang seperti di telan bumi...
aditya pun yang tidak pernah muncul selama beberapa hari sesuai permintaan andre yang memintanya untuk bersabar menunggu...
tiwi yang sudah keluar dari rumah sakit beberapa hari yang lalu merasa ada yang hilang karena selama beberapa hari tiwi tidak melihat aditya kuliah...
tiwi yang menjadi pendiam dan menyendiri kembali seperti saat tiwi belum mengenal aditya, setiap hari tiwi selalu berada di taman setelah selesai kuliah...
rasa rindu ada, namun tiwi takut dia akan kecewa untuk yang kesekian kalinya...
antara percaya atau tidak aditya tidak ada hubungan dengan klara,
karena mereka sama-sama menghilang entah ke mana...
namun saat ayahnya menceritakan pada tiwi, tiwi tidak langsung percaya dengan apa yang andre ceritakan, maka dari itu andre memberikan flashdisk yang berisikan bukti-bukti yang aditya kumpulkan, namun sampai saat ini tiwi belum melihatnya sama sekali, karena takut harus menerima kenyataan pahit...
tiwi pun merenungkan semuanya selama beberapa hari ini selama aditya tidak ada...
tiwi mulai luluh dan membuka hati tiwi untuk menerima semuanya dan mencoba untuk percaya dengan apa yang ayahnya ceritakan padanya soal aditya...
karena tiwi sendiri tidak bisa menghilangkan perasaan yang ia miliki saat ini pada aditya...
tiwi pun memberanikan diri untuk membuka isi yang ada di dalam flashdisk...
tiwi langsung meraih laptop yang ada di dalam tasnya dan memasang flashdisk lalu membuka file yang tersimpan di sana...
saat tiwi melihat isi video satu persatu, tiwi langsung meneteskan air mata tanpa iya sadari karena tiwi merasa bersalah terhadap aditya yang sudah tidak percaya padanya selama ini, ternyata aditya selama ini tidak ada hubungan apa-apa dengan klara,
setelah melihat vidio itu tiwi pun bergegas menuju kantor andre dan berlari untuk menanyakan keberadaan aditya yang menghilang, tiwi berfikir pasti andre mengetahui keberadaan aditya karena sebelum menghilang aditya menemui andre terlebih dahulu...
tiwi langsung menghentikan salah satu taksi dan naik,
di perjalanan menuju kantor andre, tiwi tak hentinya meneteskan air mata karena rasa bersalahnya...
beberapa menit kemudian sampailah di kantor andre, tiwi langsung turun dari taksi dan berlari memasuki kantor...
para pegawai mengetahui kedatangan anak pemilik kantor langsung memberi salam dan hormat namun tiwi hanya fokus berlari menuju kantor andre
semua pegawai yang bertemu dengan tiwi membicarakan tiwi yang datang dengan buru-buru dan menangis, semua karyawan berbisik-bisik ada apa dengan anak bos datang dengan menangis seperti itu...
namun mereka kembali bekerja walau ada yang bergosip...
sampainya tiwi di ruangan andre, tiwi langsung masuk...
di sana andre yang sedang memeriksa dokumen langsung kaget dengan tiwi yang tiba-tiba masuk dengan kondisi menangis....
sayang, kamu kenapa? tanya andre langsung menghentikan pekerjaannya dan mendekat ke arah tiwi yang mematung di depan pintu...
kenapa menangis... tanya andre yang sudah berada di hadapan tiwi...
namun tiwi hanya menangis tanpa menjawab ayahnya yang bertanya...
ayo duduk.... ucap andre menuntunnya ke sofa
apa apa sayang, coba cerita sama ayah.... ucap andre
aditya.... udah tiwi
ada apa dengan aditya? coba kamu tenang dulu, jangan menangis seperti itu.... ucap andre
setelah tiwi agak tenang andre kembali bertanya,
coba cerita sama ayah ada apa sayang? ucap andre
di mana aditya... ucap tiwi
andre sejenak berpikir
dimana aditya yah? ayah tau kan di mana dia sekarang? tanya tiwi
kenapa kamu tiba-tiba mencari aditya? bukannya kamu sudah tidak mau bertemu dengannya lagi? ucap andre
tiwi sudah melihat rekaman yang ayah berikan pada tiwi waktu itu... tiwi salah yah... tiwi mau bertemu dengannya... ucap tiwi
mengapa kamu tidak menghubungi aditya sayang... ucap andre
tidak, dia pasti membenci tiwi, karena tiwi tidak percaya dengannya dan tidak mau mendengar penjelasannya... ucap tiwi
dia berada di villa keluarganya yang berada di puncak.... ucap andre
jadi ayah tau selama ini aditya berada di mana? ucap tiwi
sebelum berangkat aditya memberi tau ayah... aditya di sana karena ayah yang minta padanya untuk tidak muncul di hadapan kamu sebelum emosi kamu reda karena ayah takut penyakit kamu kambuh nak... kamu pun tidak akan percaya pada cerita ayah mangkanya ayah lakukan ini... ucap andre
aku mau ke sana yah... ucap tiwi
pergi lah nak, kamu selesaikan masalah kamu dengannya... ucap andre
iya yah, kalau gitu tiwi pergi dulu.... ucap tiwi
tiwi pun bergegas pergi dari kantor andre menuju villa di mana aditya berada...
tiwi pergi bersama pengawal andika ke villa keluarga aditya sesuai perintah andre,
__ADS_1
hari itu juga tiwi bergegas pergi ke villa bersama pengawal andika...
dengan perasaan cemas selama perjalanan tiwi merasa gelisah ingin cepat sampai di villa karena ingin segera bertemu aditya dan menyelesaikan semuanya agar dapat kembali seperti semula dan tidak ada lagi permasalahan yang terjadi, membuat hubungan mereka menjadi renggang...
setelah perjalanan yang di tempuh hampir memakan waktu berjam-jam sampailah tiwi dan pengawal andika di villa milik keluarga aditya...
ternyata benar aditya berada di sana, mobil yang terparkir di depan villa itu adalah milik aditya...
sontak mobil yang baru saja berhenti, tiwi langsung turun dan berlari masuk ke dalam villa untuk menemui aditya...
sedangkan pengawal andika yang baru saja memarkirkan lalu menyusul tiwi ke villa di mana aditya berada...
tiwi yang berada di depan pintu langsung mengetuk pintu villa tersebut dengan perasaan yang sudah tidak sabar untuk bertemu aditya yang entah bagaimana kabarnya...
tok
tok
tok
suara pintu di ketuk
aditya yang berada di dalam bersama pengawal putra sedang bersantai menikmati suasana villa sore hari... langsung menghentikan aktifitas mereka dan langsung saling berpandangan karena bingung siapa yang datang sore begini...
biar saya yang buka... ucap aditya langsung bangkit dari duduk
biar saya saja den adit... ucap pengawal putra langsung berdiri
tidak apa aku saja kamu tunggu di sini.... ucap aditya meninggalkan pengawal putra sendiri di halaman belakang
pengawal putra pun menuruti perintah aditya ia kembali duduk di kursi...
aditya yang sudah melangkah ke pintu depan seorang diri.... sesampainya di pintu depan aditya langsung membuka pintu,
tiwi yang melihat pintu terbuka dan yang membukakan adalah aditya, seketika tiwi langsung memeluk aditya dengan berlinangan air mata....
aditya yang bingung hanya mematung lalu melihat ke arah pengawal andika dan pengawal andika pun hanya tersenyum...
aditya pun membalas pelukan tiwi dan berkata
kenapa kamu bisa di sini? tanya aditya
maaf aditya aku sudah menuduh mu yang tidak-tidak selama ini, aku sudah tau semuanya maafkan aku aku sudah egois... ucap tiwi dengan berlinang air mata
syukurlah kalau kamu sudah tau kebenarannya, aku bahagia mendengarnya... sudah berhari-hari aku menunggumu tiwi.... ucap aditya
maaf jika aku tidak langsung membuka isi flashdisk yang kamu berikan lewat ayah ku.. ucap tiwi
tidak apa, aku tidak mau memaksakan kamu, karena aku sudah berbicara sebelumnya dengan ayahmu dan beliau minta padaku untuk memberikan waktu padamu... ucap aditya
aditya langsung melepaskan pelukannya dan memandang tiwi dan memegang kedua pipinya agar mata mereka bertemu
aku juga mencintaimu tiwi, maka dari itu aku melakukan semua ini hanya untuk melindungi mu dan dapat bersamamu... aku mengerti jika kamu marah maka dari itu aku memberi kamu waktu untuk sendiri... aku harap setelah ini kita akan baik-baik saja... ucap aditya
tiwi pun mengangguk
aditya tersenyum dan dua pengawal yang melihat pun ikut bahagia...
kalau gitu ayo masuk pasti kalian capek setelah perjalanan jauh... ucap aditya mengajak tiwi dan pengawal putra masuk ke dalam villa
tiwi pun masuk ke dalam villa dengan di tuntun oleh aditya ke ruang tengah dengan di susul oleh pengawal putra
apa kabar mu... ucap pengawal andika saat masuk ke dalam villa
aku baik-baik saja.... ucap pengawal putra
pengawal andika dan pengawal putra jalan bersamaan menuju ruang tengah
istirahat di sini dulu ya...ucap aditya menyuruh tiwi duduk di sofa,
tiwi hanya diam sambil memperhatikan sekeliling
tunggu aku di sini... ucap aditya langsung menuju dapur untuk membuatkan tiwi minuman dan sedikit cemilan
sedangkan para pengawal sedang berbincang berjauhan dengan tiwi dan aditya... membiarkan tiwi dan aditya memiliki ruang untuk mengobrol lebih lama dan dapat menyelesaikan masalah mereka...
aditya yang sudah kembali dengan membawa segelas air dan makanan untuk tiwi,
ayo minum dulu... ucap aditya yang menyodorkan segelas air
makasih... ucap tiwi mengambil gelas yang di berikan aditya dan meminumnya...
tiwi kamu tau dari mana aku di sini? tanya aditya
aku ke kantor ayah dan bertanya padanya, setelah aku melihat rekaman yang kamu berikan dan ayah memberi tau kalau kamu ada di sini... ucap tiwi
jadi kamu langsung ke sini... ucap aditya
iya... ucap tiwi
mengapa kamu tidak menghubungi aku... ucap aditya
aku takut kamu tidak menjawabnya karena marah padaku.. karena kamu tiba-tiba menghilang.... ucap tiwi
aku tidak marah sayang, aku disini hanya untuk beristirahat bukan menghindari mu, ini juga atas permintaan ayah mu agar aku tidak mengganggumu sementara waktu... ucap aditya
mengapa harus ke sini? ucap tiwi
__ADS_1
itu karena aku ingin istirahat sayang, setelah lelah mengurus masalah klara dan tentunya sambil menunggu kabar dari ayah mu... tapi nyatanya malah kamu yang kemari... ucap aditya
aku pikir kamu membenciku setelah apa yang aku lakukan padamu, mangkanya aku meminta izin pada ayah untuk menemui kamu... ucap tiwi
tidak sayang... ucap aditya
tiwi pun tersenyum
sekarang kamu istirahat dulu ya, setelah makan malam selesai akan aku bangunkan... ucap aditya
tiwi pun mengangguk...
ayo... ucap aditya
tiwi pun berdiri dari duduknya dan mengikuti aditya menuju kamar yang akan tiwi tempati...
kamu disini jangan sungkan... ucap aditya di perjalanan menuju kamar
iya... ucap tiwi kaku
aditya tersenyum....
sampailah mereka di kamar yang akan di pakai tiwi,
nah ini kamarnya... ucap aditya membuka pintu kamar
ayo masuk... ucap aditya menyuruh tiwi masuk ke dalam kamar...
sekarang kamu istirahat aja... aku ada di taman belakang, kalau ada apa-apa panggil aja... aku udah siapkan baju ada di dalam lemari... ucap aditya
makasih... ucap tiwi
aditya pun meninggalkan kamar tiwi dan menuju halaman belakang...
di sana aditya langsung menghubungi andre memberi tau kalau tiwi ada di villa bersama pengawal andika..
halo om.... ucap aditya
iya aditya bagaimana... ucap andre
tiwi sudah berada di sini bersama pengawal... ucap aditya
syukurlah mereka sampai dengan selamat... ucap andre
kenapa om membiarkan tiwi kesini? kenapa tidak menghubungi aku... ucap aditya
biarkan saja, biar dia berfikir jika mau bertindak kedepannya.. keras kepalanya membuat dia tidak akan berubah... sekarang semua om serahkan padamu, om harap kamu dapat membimbing dia kedepannya... ucap andre
baik om, mungkin kami akan kembali besok... atau lusa... karena saya mau membiarkan tiwi beristirahat di sini setelah perjalanan jauh... ucap aditya
iya... om titip tiwi... kamu jaga baik-baik tiwi di sana... saat perjalanan kalian hati-hati ya.... ucap andre
iya om, saya akan menjaga tiwi... ucap andre
andre pun menutup telepon begitu pun aditya meletakkan telepon nya di atas meja...
aditya duduk seorang diri di halaman belakang dengan pemandangan sore yang begitu indah yang sudah hampir berganti menjadi gelap...
tiwi yang sudah membersihkan diri dan rapih dengan memakai baju santai yang telah di siapkan oleh aditya memutuskan untuk beristirahat karena lelah...
hari pun sudah malam, waktunya untuk menyiapkan makan malam....
karena di sana hanya ada laki-laki maka aditya yang di bantu dua pengawal telah menyiapkan makan malam untuk mereka nikmati bersama...
setelah semuanya telah siap makan aditya menuju kamar tiwi untuk makan malam bersama...
tok
tok
tok
tiwi, kamu sudah bangun? ayo kita makan.... ucap aditya
tiwi pun membukakan pintu..
ayo makan... ucap aditya
tiwi pun keluar dari kamar dan menutup pintu lalu mengikuti aditya menuju meja makan...
di sana sudah ada dua pengawal yang menunggu tiwi
ayo makan non... ucap dua pengawal
ayo duduk wi... ucap aditya
kamu mau makan apa? tanya aditya
tiwi melihat semua menu yang di hidangkan..
semoga cocok dengan makanan yang aku buat bersama mereka... ucap aditya
aku suka... ucap tiwi
kalau gitu, makan yang banyak... ucap aditya
mereka pun mulai menikmati makan malam bersama di villa... yang biasanya aditya hanya berdua saja menikmati makanan kini menjadi ramai... aditya sungguh senang dengan suasana meja yang seperti ini...
__ADS_1