
matahari masih belum menampakan cahayanya,
karena sedari subuh yati sudah sibuk di dapur untuk memasak beberapa menu makanan yang akan yati bawa dan mempersiapkan sarapan pagi sebelum mereka berangkat ke pantai,
sedangkan andre dan tiwi masih terjaga oleh tidurnya yang lelap...
berlahan cahaya mentari mulai memancarkan cahayanya,
hari mulai terang termasuk yati yang sudah selesai memasak dan mempersiapkan semuanya...
setelah semua selesai, yati pun kembali ke kamar untuk membersihkan diri dan membangunkan andre yang masih tertidur,
tiwi pun baru saja terbangun dari tidurnya, tiwi terduduk di ranjang dengan nyawa yang masih belum sepenuhnya berkumpul...
yati yang berada di kamar sudah membangunkan andre
sayang, ayo bangun.... ucap yati pada andre
iya sayang... ucap andre yang sudah bangun dari tidurnya
aku mandi dulu ya sayang.... ucap yati
iya bu... ucap andre
tapi kamu bangun, habis aku selesai mandi giliran kamu yang mandi.... ucap yati
iya sayang... ucap andre yang masih memejamkan matanya
ok... ucap yati
lalu melangkah menuju makar mandi
aditya yang sekarang masih berada di rumahnya baru saja selesai mandi lalu mengenakan baju setelah selesai aditya keluar dari kamarnya dengan membawa sebuah tas ransel menuju meja makan...
tuan sarapannya sudah siap... ucap pembantu aditya
aditya pun langsung duduk di meja makan dengan dilayani pembantu wanita yang sudah terlihat tua...
silahkan tuan... ucap pelayan
makasih... ucap aditya
pelayan itu pun meninggalkan aditya setelah melayani aditya dan kembali mengerjakan pekerjaan yang belum ia selesaikan
aditya sarapan seorang diri karena memang ia hanya tinggal sendiri di rumah yang terbilang cukup besar,
karena orang tuanya yang memang tinggal beda kota dengannya yang sedang mengelola bisnis dan tidak memungkinkan untuk orang tuanya bolak balik mengunjunginya....
selesai sarapan aditya pun berangkat ke rumah tiwi,
bibi... saya berangkat dulu ya... ucap aditya
hati-hati den... ucap bibi
iya bibi... makasih... ucap aditya
aditya pun melangkah menuju mobilnya,
aditya yang sudah meninggalkan rumah di saksikan oleh pembantunya,
setelah majikan mudanya pergi, bibi pun merapihkan rumah...
caca yang sudah mode siap, langsung menuju meja makan ternyata di sana sudah ada andre dan yati yang sedang sarapan...
pagi.... ucap tiwi
pagi sayang... ucap yati
mereka pun mulai sarapan
saat andre, yati dan tiwi sedang menikmati sarapan
bel pun berbunyi....
tiwi yang sedang sarapan pun langsung tersenyum dan berlari ke luar rumah untuk membukakan pintu pagar,
andre yang melihat merasa heran dengan tingkah anaknya...
anak itu bersemangat sekali... ucap andre
biasalah yah, namanya juga lagi jatuh cinta.... ucap yati
maksud ibu... ucap andre
ayah ini kaya enggak pernah muda aja... ucap yati
andre pun tak memperpanjang obrolan dan kembali memakan sarapan yang ada di hadapannya dengan segelas kopi
yati hanya tersenyum melihat tingkah suaminya..
tiwi yang sudah keluar rumah langsung membukakan pagar untuk aditya,
setelah pagar terbuka mobil aditya pun masuk ke halaman rumah,
tiwi menutup kembali pagar dan menguncinya lalu bergegas mendekat ke aditya yang sudah keluar dari mobil sambil membawa tas yang tadi ia bawa,
tiwi tersenyum memandang aditya pagi ini yang menurutnya begitu ganteng,
ayo masuk... ucap tiwi
aditya pun tersenyum sambil mengelus kepala tiwi
ayo.... ajak tiwi
yuk... ucap aditya
mereka pun masuk ke dalam rumah tiwi bersamaan.
kita ke meja makan, ayah dan ibu ada di sana sedang sarapan... ucap tiwi yang sudah berada di dalam rumah melangkah ke arah meja makan
aditya pun mengangguk, sebelum sampai di meja makan, aditya berhenti di ruang TV untuk meletakkan ransel yang ia bawa, setelah itu barulah mereka menuju meja makan...
sampainya di ruang makan,
ayah ibu aditya sudah datang... ucap tiwi
ayo duduk.... ucap yati
aditya pun tersenyum dan menganggukkan kepala, tiwi menarik aditya untuk ikut duduk bersama di meja makan...
ayo sarapan.... ucap andre
saya sudah sarapan om tante sebelum berangkat ke sini... ucap aditya
ooo gitu... kalau gitu minum ya... ucap yati
boleh tante.... ucap aditya
gimana kuliah kalian... tanya andre pada aditya
baik om... semuanya lancar... ucap aditya
bagus lah kalau begitu, gimana tiwi di kampus? tanya andre
ayah.... ucap tiwi merasa di interogasi
aditya melihat ke arah tiwi lalu berkata
baik juga om, tiwi selalu sama saya di kampus dan mengikuti semua mata kuliah... ucap aditya
bagus.... tolong awasi tiwi ya... ucap andre
baik om... ucap aditya
ayah aku bukan anak kecil lagi... protes tiwi
tapi kamu tetap anak kecilnya ayah... ucap andre
tiwi merasa kesal dengan sikap ayahnya
yati yang melihat kelakuan ayah dan anak hanya tersenyum dan berkata,
sudah... sudah... harap maklum ya aditya seperti itu lah mereka.... ucap yati
enggak apa-apa tante... ucap aditya
yati tersenyum....
mereka pun melanjutkan sarapannya...
setelah selesai sarapan,
andre mengajak aditya menuju ruang tv,
ayo adit kita keruang tv.... ucap andre
iya om... ucap aditya
sedangkan yati merapihkan meja makan dan dapur di bantu oleh tiwi...
setelah semuanya selesai,
yati meminta tolong pada tiwi untuk merapihkan kotak makanan yang akan mereka pada untuk piknik,
wi... tolong susun kotak makanan yang sudah ibu siapkan dan masukkan ke dalam tas ya sayang...
ibu mau merapihkan yang lainnya... ucap yati
iya bu... ucap tiwi
mereka melakukan pekerjaan masing-masing...
setelah semuanya selesai yati dan tiwi membawa makanan itu ke ruang tv dimana aditya dan andre berada...
sudah siap semuanya... tanya andre
__ADS_1
sudah yah... ucap yati
kalau gitu biar kita masukkan ke mobil... ucap aditya
iya... ucap yati
ibu mau ke kamar ambil tas... ucap yati
tiwi juga mau ambil tas di kamar... ucap tiwi
tiwi dan yati menuju makar masing-masing,
ayo... ucap andre
iya om... ucap aditya
andre dan aditya bangkit dari duduknya, membawa makanan serta keperluan lainnya yang akan di masukkan ke dalam mobil
aditya dan andre melangkah keluar rumah menuju mobil yang akan di pakai untuk berwisata.,.
andre membuka bagasi mobil, satu persatu barang bawaan dan makanan mereka masukkan ke dalamnya dengan rapih... setelah semuanya selesai, mereka tinggal menunggu para wanita yang masih berada di dalam...
ayo... ucap yati yang sudah keluar bersama tiwi
mereka pun masuk ke dalam mobil, andre mengeluarkan mobil dari garasi,
setelah mobil keluar dari halaman rumah, andre mengecek kembali keadaan rumah sudah terkunci dengan benar dan merasa aman,
barulah andre kembali masuk ke dalam mobil dan menjalankan mobilnya.,.
seperti biasa tiwi akan mengeluarkan headphone dan mulai mendengarkan musik sepanjang perjalanan menuju pantai sambil menikmati pemandangan yang indah penuh dengan pepohonan,
tak terasa sampailah mereka di pantai....
tiwi yang melihat keindahan pantai langsung turun dari mobil dan berlari...
yati yang melihat tiwi berlari langsung panik dan berteriak
sayang... jangan lari-lari... ucap yati
tapi tiwi terus berlari dengan gembira sesekali membalikkan badannya dan melambai ke arah andre, yati dan aditya dengan tertawa lepas...
yah... ucap yati
sudah percaya saja sama anakmu bu... ucap andre
tapi nanti dia kumat... ucap yati
percaya enggak akan ada apa-apa... ucap andre
yati pun pasrah...
aditya yang melihat interaksi andre dan yati seperti ada sesuatu yang mereka cemaskan,
rasa penasaran muncul pada aditya, namun dia tak berani bertanya
aditya langsung membantu andre dan yati untuk mengangkat barang yang di bawa tadi dari rumah
ayo... ucap andre pada yati dan aditya
andre melangkah ke sebuah saung yang di ikuti yati dan andre,
sampai di saung yang di tujuan mereka meletakkan barang bawaannya di sana
mereka duduk di saung itu sambil melihat tiwi yang sudah berada di pantai,
yati yang terus mengawasi tiwi karena cemas penyakit nya akan kambuh jika ia kecapean
andre yang melihat raut wajar yati langsung berkata
sudah bu, tenang saja... percaya sama tiwi, tiwi pasti tau batasannya bu... ucap andre
tetap saja yah aku enggak tenang... ucap yati
andre pun menggenggam tangan yati berharap bisa sedikit tenang, yati pun membalas genggaman andre.
ada apa sebenarnya.... ucap batin aditya yang melihat wajah yati yang terlihat cemas,
lalu aditya memandang tiwi yang berada jauh di tepi pantai yang sedang berlarian menikmati air laut dengan ekspresi wajah yang penuh tanya...
saat andre, yati, dan aditya sedang memandang tiwi, Tiba-tiba tiwi melihat ke arah mereka dengan ceria sambil melambaikan tangan mengajak mereka untuk bermain bersama tiwi....
om tante saya mau ke tempat tiwi dulu ya... ucap aditya
iya, tolong jaga dan awasi tiwi ya... ucap yati cemas
baik tante... saya pergi dulu... ucap aditya
iya, kamu juga hati-hati jangan sampai cedera... ucap andre
iya om... ucap aditya
aditya pun langsung bergegas menyusul tiwi yang sedang asik main air dan pasir di tepi pantai...
tiwi.... panggil aditya
sini... sini.... ucap tiwi sambil senyum ceria
saat aditya sudah mendekat, tiwi menyiram aditya dengan air laut, seketika aditya melindungi dirinya dari air namun percuma karena bajunya sudah basah karena ulah tiwi, akhirnya mereka pun main air dan saling kejar-kejaran
karena tiwi merasa bahagia, tiwi sampai melupakan kalau dirinya tidak bisa capek,
yati melihat mereka yang saling kejar-kejaran merasa khawatir pada tiwi.
sayang... apa enggak akan apa-apa sama tiwi? ucap yati
tenang saja sayang, tiwi tau batasannya ko, dia sudah besar.... ucap andre
tapi liat itu sayang... aditya kan belum tau soal penyakit tiwi? ucap yati
dia bisa merasakan badannya sendiri, jika sudah tidak merasa enak pasti dia akan berhenti... ucap andre
yah.. itu anak kamu apa tidak merasa cemas... ucap yati
biarkan dia bersenang-senang... ucap andre berusaha tenang
yati tak bisa berkutik... hanya dapat melihat anaknya yang sedang berlari dengan bahagia di sana.
benar saja, tidak lama setelah andre berbicara.
tiwi berhenti berlari dan terduduk di atas hamparan pasir tepi pantai, seketika aditya yang melihat tiwi langsung menghampiri tiwi dengan cemas...
kamu kenapa? tanya aditya
namun tiwi seperti menahan sakit di dadanya,
yati yang melihat itu langsung terkejut dan berdiri...
namun andre menahannya
jangan... ucap andre
tapi yah, itu tiwi... ucap yati menunjuk ke arah tiwi dan andre
biar kan saja, kita liat seberapa sayang dan pedulinya aditya pada tiwi setelah melihat tiwi seperti itu... ucap andre
maksud kamu yah... ucap yati tidak paham
saya mau melihat ketulusan hati aditya pada tiwi, apa dia menerima keadaan tiwi yang seperti itu... ucap andre
yati mulai luluh dan duduk kembali di saung bersama andre
tiwi hanya memegangi dada tiwi, aditya yang melihat baru lah faham dengan apa yang di cemaskan yati tadi pada saat di saung,
aditya langsung menggendong tiwi kembali ke saung dengan perasaan cemas dengan langkah yang di percepat
tahan wi... ucap aditya yang berlari ke saung
saat sampai di saung yati langsung menghampiri tiwi,
sayang... kamu enggak apa-apa kan? ucap yati cemas
yah... obat... obat.... cepat yah... obat.... ucap yati panik
andre langsung mengambil obat dari tas tiwi dan memberikan pada yati,
yati langsung memberikan pada tiwi untuk meminumnya,
setelah meminum obat, tiwi seperti tidak sadarkan diri,
aditya yang melihat merasa menyesal dengan kejadian yang membuat tiwi seperti ini,
andre yang melihat, langsung memenangkan aditya yang murung dengan menepuk pundak aditya,
setelah itu aditya pun meninggalkan saung dan duduk di bawah pohon yang tak jauh dari saung yang mereka tempati,
yati yang melihat kepergian aditya, langsung menyenggol lengan andre dan meminta andre untuk menyusul aditya.
andre pun menyusul aditya yang sedang terduduk,
kamu kenapa? ucap andre yang sudah duduk di sebelah aditya
maafkan saya om, saya tidak bisa menjaga tiwi... ucap aditya
bukan salah kamu, saya yang minta maaf karena tidak memberi tau soal tiwi yang sebenarnya... ucap andre
maksud om apa?emang tiwi kenapa? ucap aditya yang bingung
sebenarnya tiwi sakit sudah lama sebelum dia kenal kamu... ucap andre
sakit? sakit apa om? kenapa om enggak kasih tau aditya... ucap aditya yang semakin bingung
lemah jantung... ucap andre tertunduk
apa... kaget aditya
__ADS_1
iya... om bukan bermaksud tidak memberi tau kamu, cuma om enggak mau kamu dekat dengan anak om karena kasihan... selama ini dia menutup diri karena merasa ia enggak sempurna dan selama ini ia bergerak sangat terbatas karena ia enggak bisa melakukan aktifitas berat... ucap andre
jadi maksud om, om mau melihat saya tulus atau tidak dengan tiwi.... ucap aditya
betul... mangkanya saya cuma bilang, kamu harus jaga tiwi dengan baik pada saat itu... ucap andre
saya paham kekhawatiran om dan tante, tapi saya tulus dekat dengan anak om selama ini. soal penyakit anak om saya enggak mempermasalahkan itu dan saya tidak akan berbicara apa-apa pada tiwi soal om memberi tau saya soal penyakitnya... ucap aditya
makasih nak... ucap andre
beberapa menit kemudian keadaan tiwi mulai membaik dan sadar...
sayang kamu sudah sadar... ucap yati
berlahan tiwi membuka mata dan seperti mencari sesuatu...
ayah.... panggil yati
andre yang mendengar langsung melihat ke arah saung dan mengajak aditya untuk menuju saung
ada apa ya? ucap andre
ayo adit kita liat... ucap andre lagi
mereka pun bergegas ke saung, melihat apa yang terjadi...
saat sampai saung aditya dan andre melihat tiwi yang sudah siuman,
sayang gimana keadaan kamu... tanya andre
sudah baikan yah... ucap tiwi
syukurlah... ucap andre
minum dulu sayang... ucap yati yang menyodorkan air mineral
aditya hanya diam memandang tiwi, merasa sedih melihat wanita yang selama ini dia anggap tegar dan kuat
tapi ternyata dia wanita yang rapuh dan lemah.
tiwi memandang aditya dengan tersenyum,
yati dan andre yang melihat hanya diam menyaksikan anak mereka yang mulai bisa mencintai seorang laki-laki,
kamu kenapa? tanya tiwi yang melihat aditya hanya mematung
hah.... enggak ko enggak apa-apa... ucap aditya
tiwi hanya tersenyum pada aditya dan tertunduk, dalam hati tiwi aditya sudah mengetahui penyakit yang ia alami namun tiwi pasrah jika dia akan pergi dari hidupnya,
aditya, temenin aku jalan-jalan yuk... ucap tiwi
sayang kamu baru baikan... ucap yati
aku enggak apa-apa bu, aku sudah baikan ko... ucap tiwi
andre memberi isyarat dengan menyenggol yati,
yati yang mengerti langsung memberi izin,
baik lah... jangan lama-lama ya karena sudah mau waktunya makan siang... ucap yati
iya ibu... ucap tiwi
aditya titip tiwi ya... ucap yati
baik tante... ucap aditya
aditya pun membantu tiwi turun dari saung dan menuntunnya berjalan sepanjang pantai...
yati yang melihat tiwi, langsung di rangkul andre
sudah jangan, sedih seperti itu... ucap andre
aku enggak tega liat tiwi yang harus mengalami ini semua... ucap yati
ini sudah takdir bu... kita harus kuat... sudah biarkan mereka berbicara, menyelesaikan masalah mereka sendiri... kita tidak bisa ikut campur bu, karena itu masalah hati.... ucap andre
iya.. ucap yati
sekarang kita makan saja makanan yang sudah di bawa sambil menunggu mereka kembali... ucap andre
yati yang mendengar ucapan andre langsung mengeluarkan cemilan, minuman dan makanan yang yati bawa
tiwi dan aditya yang sudah berjalan sepanjang pantai hanya diam,
tiwi yang melihat ke bawah dan aditya yang terus memandang tiwi,
kamu kenapa wi... tanya aditya
enggak aku cuma mau berdua sama kamu... ucap tiwi
terus kenapa diam saja? apa lagi ada yang kamu pikirin... ucap aditya
tiwi tak menjawab hanya diam, namun tak lama kemudian
Adit... panggil
iya, wi... kenapa? ucap aditya
soal tadi... ucap tiwi terhenti
udah enggak usah dibahas dan enggak usah kamu pikirin ya... ucap aditya lembut
tapi adit.... ucap tiwi
udah, aku bilang enggak usah di bahas ok, yang penting kamu harus janji sama aku jangan di ulang lagi kaya tadi.... ucap aditya
sebenarnya aku enggak mau aku terlihat kaya tadi depan kamu... ucap tiwi
sudah jangan sedih... aku tetap sama kamu ko dan selalu jagain kamu... ok... ucap aditya yang menghentikan langkahnya dan memandang mata tiwi hingga wajah mereka begitu dekat,
lalu aditya memeluk tiwi yang membuat tiwi merasa nyaman dan membalas pelukannya
makasih... ucap tiwi dalam pelukan
sama-sama... ucap aditya
ya udah ayo lita kembali ke saung nanti ayah sama ibu lama menunggu kita untuk makan siang... ucap aditya
tiwi pun menganggukkan kepala,
mereka pun melangkah kembali ke saung dimana andre dan yati berada
tak lama mereka muncul...
ayah ibu... ucap tiwi dengan bahagia
kalian dari mana saja... ucap yati
jalan-jalan... ucap tiwi langsung duduk
yati dan andre melihat tiwi yang begitu bahagia setelah tadi berjalan-jalan bersama aditya,
andre bertanya pada aditya, dengan isyarat,
aditya tersenyum.... semua baik-baik aja om... ucap aditya
bagus... ucap andre
kalau gitu ayo kita makan.... ucap andre lagi
iya ayo.... ucap tiwi
yati pun mengeluarkan semua lauk pauk yang tadi di bawa oleh yati...
mereka pun menikmati hidangan hari ini dan menyantapnya dengan gembira karena suasana yang beda dan jarang mereka rasakan....
hingga akhirnya mereka pun selesai makan siang,
yati merapihkan piring dan tempat makanan ke dalam kotak besar yang tadi di pakai untuk membawa makanan....
andre dan aditya serta tiwi dan yati menikmati pemandangan pantai yang sudah semakin sore
aditya kita ke sana yuk... ucap tiwi menunjuk ke pinggir pantai sambil menikmati suasana sore,
boleh tapi jangan kaya tadi... ucap aditya
janji... ucap tiwi
mereka pun menuju pantai dan duduk di pinggir pantai sambil menikmati keindahan pantai ini dan angin sepoi-sepoi
tanpa terasa hari mulai gelap,
andre yang yati pun mulai merapihkan barang-barang dan memasukkan ke dalam mobil lalu mengajak aditya dan tiwi untuk pulang,
aditya tiwi ayo kita pulang.... ucap yati
mereka yang mendengar segera meninggalkan tempat yang mereka duduki dan menuju mobil
ayo sayang sudah sore.. ucap yati
ayo wi kita pulang... ucap aditya
tapi kan tiwi mau liat sunset bu... ucap tiwi
lain kali saja kalian pergi berdua... ucap yati
tiwi memasang muka murung
sudah, lain kali aku ajak kamu ke sini untuk melihat sunset bersama... ucap aditya
betul enggak bohong... ucap tiwi girang
iya janji... ucap aditya
__ADS_1
baik lah... ayo kita pulang... ucap tiwi
mereka pun masuki ke dalam mobil dan meninggalkan pantai...