
setelah beberapa hari melakukan prosesi adat sunda sebelum hari pernikahan, tiba lah di mana tiwi memiliki hari santai sejenak,
hari ini tiwi dan yati akan jalan-jalan ke mall untuk menyenangkan diri sejenak setelah beberapa hari lelah,
mereka juga akan pergi ke spa dan salon untuk merilekskan badan dan mempercantik diri tentunya,
sebelum hari di mana tiwi dan aditya menikah, pastinya tiwi sudah izin lebih dulu pada aditya bahwa dirinya akan jalan-jalan ke mall bersama yati,
tapi tetap pada pengawasan pengawal atas suruhan andre untuk keamanan tiwi, karena takut sewaktu-waktu kiara mencelakai tiwi,
karena semenjak kejadian waktu itu kiara tak menampakkan dirinya, entah kemana kiara sebenarnya,
tiwi sempat untuk menghubungi kiara namun nomor kiara tidak aktif,
sempat kepikiran ada apa dengan teman baiknya itu namun aditya berkata padanya jangan memikirkan masalah kiara dia pasti baik-baik saja, maka tiwi pun mendengarkan ucapan aditya dan aditya pun menghibur tiwi agar tidak sedih lagi dengan masalah kiara,
aditya kini sedang bersantai menikmati suasana di hari ini bersama bagas dan dika yang menemani,
kamu sedang apa aditya sepertinya sibuk sekali, ada masalah? ucap bagas yang melihat aditya sibuk memainkan ponselnya
tiwi sedang berada di luar bersama ibunya ucap aditya
kamu ingin menemui tiwi ucap dika
tidak, aku hanya khawatir maka memerintah orang untuk mengawasi nya ucap aditya
oh ya kiara ada menghubungi kamu aditya? karena tiba-tiba saja dia menghilang begitu saja ucap bagas
terakhir aku mendapatkan kabar dia pergi ke makan klara dan setelah itu tidak ada yang tau ucap aditya
apa dia akan muncul di pernikahan nanti ucap dika
aku tidak tau ucap aditya
semoga saja dia sadar dengan apa yang dia lakukan itu salah ucap dika
semoga ucap aditya
tapi menurut aku dia akan datang ucap bagas
bagus jika itu memang terjadi maka kita tidak perlu menyusun rencana baru ucap aditya
benar juga ucap dika
mereka pun kembali dengan kesibukan masing-masing
sedangkan aditya terus memainkan ponselnya, ada kekhawatiran dalam hatinya pada tiwi karena sedang berada di luar,
namun apa daya aditya tidak dapat menjaganya hanya menunggu kabar dari orang yang terus mengawal di setiap kegiatan tiwi dan yati
yati dan tiwi sudah berada di mall, dengan diikuti dua orang pengawal yang ikut dengannya atas perintah andre, kini yati dan tiwi sedang asik berkeliling mall dan berbelanja beberapa barang dengan bahagia,
aditya yang mendapat laporan dari pengawal merasa tenang karena tiwi dan yati dalam keadaan baik-baik saja,
saat sedang asik berbelanja tiba-tiba saja novi menghampiri tiwi dan yati,
hai, jeng maaf lama menunggu ucap novi tersenyum menyapa yati yang sebentar lagi menjadi calon besan
ibu novi ucap tiwi dengan kaget karena kehadiran novi
iya sayang kita sudah janjian sebelumnya ucap novi tersenyum
iya sayang ucap yati
ibu sendiri ucap tiwi mencari sosok yang dia harapkan
novi tau siapa yang tiwi maksud
aditya enggak ikut, lagi di rumah sama teman-temannya ucap novi langsung pada intinya
tiwi yang mendengar sedikit kecewa
sudah jangan sedih, sebentar lagi kan kalian ketemu ucap yati
iya bu ucap tiwi
kalau gitu ayo kita jalan-jalan lagi ucap yati
iya ayo ucap novi
mereka pun melanjutkan jalan-jalan dan bersenang-senang sebelum merilekskan badan
sedangkan pengawal yang sedang mengawal memberi kabar pada aditya
" den ,ibu novi sedang bersama tiwi dan ibu yati mereka sedang jalan-jalan "
saat aditya membaca pesan yang dikirim,
sontak saja aditya terkejut
" apa " teriak aditya
bagas dan dika yang sedang asik bermain games terkejut tiba- tiba mendengar teriakan aditya, mereka langsung berhenti bermain lalu melihat ke arah aditya berada dan berkata
" kamu kenapa aditya " ucap bagas
" tiwi sama ibu yati kenapa? kiara mencelakai mereka " ucap dika
aditya masih diam
ada apa aditya ucap dika duduk di samping aditya begitu pun dengan bagas
ibu aku ternyata dia pergi bersama tiwi dan ibu yati ucap aditya yang masih memandang ponselnya
dika dan bagas lega saat mendengar ucapan aditya
hah kirain ada apa ucap bagas
syukurlah semua baik-baik saja ucap dika
kamu mengagetkan saja ucap bagas
sorry, aku hanya kaget ternyata ibu aku pergi untuk menemui mereka ucap aditya
__ADS_1
sudah-sudah ayo kita lanjut bermain ucap dika mengajak aditya bermain games
mereka bertiga pun sudah asik bermain games saat ini,
sedangkan tiwi, yati dan novi masih asik jalan-jalan di mall,
kini tiwi begitu bahagia karena memiliki dua ibu yang sayang padanya, tiwi bak ratu di buat yati dan novi,
novi memang sangat bahagia bisa memiliki menantu perempuan karena novi tidak memiliki anak perempuan, kini novi memiliki tiwi yang sudah dia anggap anaknya sendiri,
setelah lelah berkeliling dan berbelanja di mall,
mereka pun memutuskan untuk ke spa dan salon,
ingin merilekskan badan sebelum acara penting di mulai,
sampailah tiwi, yati dan novi di depan spa, mereka pun masuk ke dalam,
selamat datang di spa kami, ada yang bisa saya bantu ucap karyawan spa
iya mbak kita mau melakukan perawatan ucap novi
baik mau pilih paket yang mana ucap karyawan spa menunjukkan daftar paket yang tersedia
novi dan yati pun memilih paket yang ingin di pilih sedangkan tiwi sedang asik melihat sekitar,
yang ini saja ucap novi
iya ini saya mbak ucap yati
baik silahkan lewat sini ucap karyawan spa menunjukkan arah
tiwi ayo ucap yati memanggil
tiwi yang mendengar pun menghampiri yati dan novi dan melangkah masuk menuju ruangan spa
aditya yang masih asik bermain bersama dika dan bagas menghentikan permainannya karena ponselnya berbunyi, ada satu notifikasi masuk,
aditya langsung meraih ponselnya,
temannya hanya melihat sekilas aditya yang berhenti bermain dan melanjutkan kembali permainannya yang belum selesai
saat aditya membuka pesan tersebut,
ternyata itu dari pengawal
di layar ponsel tertulis
" nona tiwi dan nyonya sedang berada di spa "
sepertinya mereka sedang bersenang-senang ucap batin aditya
aditya pun membalas pesan
" terus awasi jika ada yang mencurigakan langsung laporkan "
setelah mengirim pesan aditya pun meletakkan kembali ponselnya dan kali ini aditya hanya melihat dika dan bagas bermain
aditya ayo main ucap dika mengajak
enggak asik nih ucap dika protes
aditya tak menggubris
sedangkan saat ini di sebuah gedung yang di pesan oleh yati untuk acara pernikahan tiwi dan aditya,
agen wedding organizer yang yati pilih sudah mulai mendekor ruangan tersebut sedemikian rupa indahnya, sesuai keinginan tiwi,
dengan nuansa serba putih yang simpel namun tetap ada kesan romantis,
tiwi memilih putih karena putih melambangkan kasih sayang dan ketulusan
semua tim wedding organizer telah melakukan tugasnya masing-masing demi mendapatkan hasil yang memuaskan dan pelanggan yang memakai jasa wedding mereka merasa puas maka mereka berusaha memberikan yang terbaik,
yati, novi dan tiwi telah selesai spa
mereka sudah keluar dari ruang spa dengan fresh setelah melakukan spa untuk merilekskan badan mereka,
mereka pun menuju kasir untuk membayar,
setelah selesai membayar mereka pun meninggalkan tempat spa,
selanjutnya mau kemana ucap novi
makan ucap tiwi dengan cepat
ide bagus tuh ucap novi
ayo ucap yati
mereka pun melangkah menuju salah satu restoran di mall,
di pertengahan jalan tiwi berkata,
ibu, tiwi mau ke toilet dulu, kalian duluan saja nanti tiwi menyusul ucap tiwi
baik, kalau gitu kamu hati-hati ya ucap novi
iya, kalau ada apa-apa langsung hubungi ibu dan ibu novi ucap yati
tenang saja, kalian enggak perlu khawatir lagian kan ada pengawal yang menjaga ucap tiwi
baiklah ucap yati
tiwi pun meninggalkan yati dan novi menuju toilet
yati dan novi pun melanjutkan langkahnya menuju restoran yang mau mereka tuju
tiwi yang telah sampai di toilet wanita langsung masuk ke dalam toilet,
tak lama kemudian tiwi telah selesai,
tiwi mencuci tangannya di wastafel dan bercermin untuk melihat apa ada yang salah dengan penampilannya,
__ADS_1
setelah selesai tiwi pun keluar dari toilet,
namun saat tiwi baru saja keluar dari toilet tiwi tak sengaja menabrak seseorang yang sedang melintas tepat di pintu toilet, tiwi tidak memperhatikan sekitar karena sibuk dengan tasnya
aduh!!! ucap tiwi memegang jidatnya yang sakit
maaf ma ucap tiwi terhenti saat melihat orang yang dia tabrak adalah orang yang ternyata ia kenal,
dia adalah ari masa lalu tiwi yang kembali hadir di saat tiwi mencoba membuka hati untuk orang lain,
sejenak tiwi mematung sambil memandang ari
" beneran dia apa aku lagi mimpi " ucap batin tiwi yang terus menatap ari
hai, tiwi ucap ari tersenyum
namun tiwi masih dalam lamunannya
tiwi, kamu enggak apa-apa ucap ari bingung karena tiwi diam saja
hah, i- iya e- enggak apa-apa kok ucap tiwi terbata-bata sambil tersenyum kaku
kamu sendiri aja ucap ari
enggak, sama ibu ucap tiwi
ooo sama ibu, mana ibu ucap ari mencari keberadaan yati
ibu sedang menunggu di restoran ucap tiwi
kamu sendiri ucap tiwi terhenti
ooo aku lagi nganterin kakak perawatan, dari pada bosan nunggu jadinya jalan-jalan ucap ari
ooo gitu, masih suka nganter ternyata ucap tiwi
begitu lah, oh ya ada waktu untuk ngobrol enggak? ucap ari
gimana ya aku lagi jalan sama ibu sih enggak enak juga kalau ninggalin lama-lama, tapi kalau ngobrol sebentar ok enggak masalah ucap tiwi
kalau gitu sambil jalan aja ucap ari
ok ucap tiwi
mereka pun jalan bersama dengan santai
oh ya kamu kapan datang ucap tiwi
baru beberapa hari karena liburan ucap ari
iya juga, lupa ucap tiwi
gimana kuliah kamu, lancar ucap ari
sejauh ini sih baik-baik saja ucap tiwi
syukurlah kalau lancar, kamu sendiri gimana kuliah nya ucap tiwi
baik juga cuma kangen sama kamu aja ucap ari tersenyum sedikit mencari celah
tiwi yang kaget langsung memandang ari dan tertawa
hahahaha kamu bisa aja udah punya pacar juga ucap tiwi
pacar? hanya hiburan saja karena jauh dari kamu ucap ari
kamu itu selalu seperti itu, di saat aku tanya tentang hubungan kita kamu selalu jawab jalani aja, tapi di sana kamu punya pacar ucap tiwi bingung dengan ari
kamu tunggu aku selesai kuliah dan kembali ya ucap ari
tapi aku perlu kejelasan ari, enggak bisa begini terus, gimana kalau aku dijodohin ucap tiwi
kamu harus menolak dan tunggu aku pulang, okt ucap ari
tiwi terdiam, memikirkan perkataan ari namun di sisi lain dia sudah mau menikah dengan aditya, namun tiwi tidak bisa mengatakan soal dirinya yang akan menikah dengan aditya,
setelah sepanjang jalan mereka mengobrol akhirnya tiwi sampai di sebuah restoran di mana kedua ibunya menunggu,
tiwi pun berpamitan dengan ari
ari aku sudah sampai, kalau gitu aku masuk dulu ya ucap tiwi
iya, sampai ketemu lagi sayang ucap ari tersenyum
tiwi tak menjawab namun langsung meninggalkan ari,
tiwi pun masuk ke dalam restoran
ari masih memandang kepergian tiwi hingga hilang dari pandangannya
setelah tiwi tak terlihat baru lah ari pergi melanjutkan kembali berkeliling mall seorang diri
pengawal yang mengawasi tiwi melapor pada aditya apa yang telah ia lihat,
aditya yang sedang bersantai, tiba-tiba ponselnya berbunyi, aditya pun langsung mengambil ponselnya dan mengangkat telepon dari pengawal
halo, iya ada apa ucap aditya
aditya pun mendengarkan laporan dari pengawal yang sedang mengawal tiwi
raut wajah aditya berubah menjadi kesal,
apa kamu bilang ucap aditya mengeraskan suaranya lalu menegakkan duduknya
dika dan bagas terkejut dengan sikap aditya
mereka pun bertanya-tanya apa yang telah terjadi
baik, terus kamu awasi ucap aditya langsung menutup teleponnya
ada apa aditya kenapa kamu kesal seperti itu ucap bagas
iya apa yang terjadi ucap dika
__ADS_1
sial ada yang berani berebut dengan ku ucap aditya kesal
dika dan bagas saling berpandangan bingung apa yang sudah terjadi