
Ketika tersadar Panzi melihat ke arah Nana yang sepertinya sedang ketakutan, terlihat mata Nana yang lembam yang sepertinya habis menangis itu lagian setelah Panzi melihat Nana Panzi mulai sadar kalau dirinya telah membuatnya takut, Panzi melakukan hal bodoh dan tidak bisa di maafkan lagi pada wanita itu. Panzi mulai merasa sangat bersalah karena terus menyakiti wanita malang itu, Panzi bertanya Apa dia telah membuat Nana takut? Tanya Panzi.
Mendengar ucapan Panzi, Nana segera berdiri perlahan Nana mengambil langkah mundur menjauhi Panzi, karna takut Nana terus menggeleng kepalanya mengatakan Tidak, terlihat dari ekspresi Nana yang sangat ketakutan itu. Panzi segera mendekati dan menghampiri Nana, dengan rasa bersalahnya Panzi segera memeluk Nana, sambil berkata
__ADS_1
"Maafkan aku! Maafkan aku! Aku telah membuat mu takut maafkan aku...." Ucap Panzi sambil memeluk paksa Nana dengan terus meminta maaf.
Nana tidak mau di peluk Panzi, Nana malah semakin merasa takut pada Panzi, Nana terus meronta-ronta agar Panzi melepaskan pelukannya. Namun karna terbawa suasana Panzi tak bisa melepaskan pelukannya, Panzi malah meraih kepala Nana Panzi mulai mendekatkan pandanganya sambil mengucapkan kalimat maaf Panzi langsung mencium bibir Nana. Nana sangat terkejut akan perilaku Panzi namun Nana tetap tidak bisa melawan pria itu, tenaga nya sangat kuat Nana tidak sanggup lagi melawan kehendak pria itu, Nana terpaksa membiarkan Panzi menciumnya.
__ADS_1
"Maafkan aku! Maafkan aku! Aku benar-benar sangat bodoh! Jika kau membenciku, kau boleh menampar ku, memukulku, melakukan apapun yang kamu inginkan biar aku bisa menebus kesalahan ku!..." Ucap Panzi hatinya di penuhi rasa bersalahnya.
Nana dengan lemas menyahut kalau Nana tidak membenci Panzi, Nana hanya merasa Panzi kali ini benar-benar keterlaluan. Ketika melontarkan kata itupun Nana langsung tergeletak pingsan di kasur. Panzi yang melihatnya tertegun ia segera meraih Nana menggoyahkan tubuh Nana
__ADS_1
"Siput bangun! Siput apa kau baik-baik saja? Siput jangan membuatku takut!" Ucap Panzi gusar.