PLEASE BE MARRIED

PLEASE BE MARRIED
[EP.37] MELANGSUNGKAN SANDIWARA PERNIKAHAN


__ADS_3

Melihat Panzi dan Nana melambai-lambaikan tangannya, pembawa acara malah keliru, ia pikir Panzi dan Nana mencoba menyapa para tamu yang tengah menghadiri pesta. Pembawa acara segera meminta para tamu untuk tepuk tangan dan bersorak untuk menyambut para pengantin agar segera turun. Panzi dan Nana merasa kecewa karena usaha mereka untuk menghentikan acara tidak terlaksanakan.


"Kita tidak bisa menghentikan pernikahan." Keluh Nana. Panzi segera menyahut


"Ya, tak ada cara lain mau tak mau kita harus melangsungkan pernikahan." Sahut Panzi. Mendengar jawaban Panzi perlahan Nana menghela nafas dan memberanikan diri menjawab

__ADS_1


"Biar kita melakukan sandiwara ini." Ucap Nana, Panzi terheran dan segera menyahut


"Kamu yakin? Bagaimanapun kamu tidak bisa terus melakukan sandiwara ini, aku sudah banyak merepotkan mu." Sahut Panzi


Setelah mendengar jawaban Nana Panzi tersenyum entah kenapa ia merasa senang. Tak lama setelah itu keduanya menuruni tangga dengan bergandengan tangan untuk naik ke atas panggung. Perhatian tertuju pada Nana dan Panzi, terlihat di belakang Nana dan Panzi layar yang bertuliskan Will You Marry Me Semua orang yang menghadiri acara bersorak "MENIKAHLAH DENGANNYA!" Sorak para tamu. Nana segera mengalihkan perhatian mereka dengan berkata "Yes, i do." Sahut Nana. Pernikahan pun berlangsung mereka saling mengikat janji pernikahan setelah itu saling bertukar cincin pernikahan dan menandatangani surat sertifikat pernikahan. Tak hanya itu para tamu bersorak sambil bertepuk tangan meminta untuk keduanya berciuman, agar memperlihatkan ketulusan diantara mereka.

__ADS_1


Panzi memberi isyarat pada Nana apakah Nana bersedia jika Panzi menciumnya? Nana mengangguk dalam keadaan seperti itu Nana tidak mungkin menolak Panzi, perlahan Panzi mencium bibir Nana dengan lembut. Keduanya saling berciuman. Terakhir para tamu dan pembawa acara mengucapkan selamat atas pernikahan Panzi dan Nana. Untuk penutupan acara host meminta Nana dan Panzi untuk berdansa untuk para tamu yang telah menghadiri acara mereka. Nana tiba-tiba gugup Nana segera bertanya pada Panzi


"A..apakah harus berdansa? A..aku tidak bisa! Bahkan aku tidak bisa melakukan senam, untuk berdansa tidak mungkin!." Keluh Nana. Panzi segera menyahut


"Kamu harus percaya pada diri mu sendiri. Jangan khawatir ada aku, kamu pasti bisa!." Ucap Panzi. Mendengar jawaban Panzi Nana mencoba menenangkan diri nya agar tidak gugup, perlahan Nana menghela nafasnya lalu menghembuskan nya Nana meyakinkan dirinya bahwa dia bisa. Dan akhirnya mereka berdua berdansa kalaupun kaki dan gerakan tubuh Nana tidak mahir melakukannya tetapi Panzi terus mengimbangi setiap gerakan Nana, Panzi dan Nana saling tersenyum bahagia satu sama lain.

__ADS_1


__ADS_2