Poisoned Love, NOAH

Poisoned Love, NOAH
16. Patah hati


__ADS_3

Noah yang berada di kamarnya perasaan campur aduk saat ini, bagaimana jika Sandy mengungkap kan kejadian beberapa waktu lalu yang tidak sengaja tersebut. Pikiran kacau dan marah namun mau marah dengan siapa.


Noah keluar kamar dan menuju ruang gym dan mulai menggunakan sarung tinju dan memukulnya berkali-kali tanpa lelah. Kekhilafan nya akan menghancurkan segalanya yang sudah ia rakit sedikit demi sedikit.


"Bodoh... kamu memang bodoh Noah, kenapa kamu berbuat hal yang menghancurkan dirimu Noah." Noah melajutkan kegiatannya.


Kamar Shandra Derryl (grandma).


Naomi yang mengetuk pintu beberapa kali langsung di bukakan oleh Shandra dan di sambut dengan penuh cinta.


"Eemm grandma, boleh kah Naomi minta sesuatu?" tanya Naomi sedikit ketakutan.


"Minta apa!" dengan senyum ramah.


"Grandma, izin kan saya pergi dari sini grandma. Saya tidak ingin mengenal mas Noah lagi grandma, sudah banyak luka yang di toreh kan oleh mas Noah. Naomi tidak sanggup grandma." Naomi menujukkan beberapa foto Noah dengan Shandy Lee.


Shandra yang melihat foto tersebut langsung marah dan ingin sekali menghabisi anak nakal tersebut. Saat Shandra ingin berdiri dan keluar dari kamarnya di cegah oleh Naomi.


"Grandma jangan, pesankan saya tiket pesawat grandma." Naomi bersedih.

__ADS_1


"Baiklah Naomiku sayang, grandma akan menyiap kan semua keperluanmu untuk pergi, sekarang bersiap-siaplah." Shandra menepuk-nepuk punggung tangan Naomi.


"Baik grandma," Naomi keluar dari kamar tersebut.


Noah yang sedari tadi mendengar percakapan Naomi dan Shandra segera mengikuti Naomi dari belakang. Noah mencekal pergelangan tangan Naomi dan mengajaknya masuk ke dalam kamar tidak lupa Noah kunci dari dalam.


"Mas lepas," Naomi memberontak.


Dengan sekali tarikan saja tubuh Naomi langsung menempel di tubuh Noah, Noah tidak menyia-nyiakan kesempatan dan langsung menyambar bibir mungil Naomi dengan rakus. Naomi berusaha memberontak namun usaha nya sia-sia tenaga Noah yang jauh lebih kuat berhasil melumpuhkan Naomi yang tidak memiliki tenaga yang besar seperti Noah.


Noah yang sudah terhasut nafsu melanjutkan kegiatan nya, Naomi yang berada di bawah kungkungan Noah hanya diam saja. Sudah tidak ada tagisan melainkan kebencian nya pada Noah Derryl.


"Aku membenci mu mas," Naomi memejam kan mata nya saat Noah menyatukan milik nya.


"Terimakasih sayang," Noah merebahkan dirinya di samping Naomi.


Naomi segera bangkit dari ranjang tidur dan mengenakan pakaian nya kembali dan mencuci wajahnya di wastafel, setelah membersih kan diri Naomi mengemas beberapa baju yang ia miliki saat ini bahkan ponsel ia tinggalkan.


"Mulai sekarang saya akan pergi dari sini, cukup ini yang terakhir mas saya harap tidak bertemu denganmu lagi mas," Naomi dengan berat hati menuruni anak tangga dan menemui grandma yang sedang duduk bersantai di ruang tamu.

__ADS_1


Grandma yang melihat Naomi bersedih tidak banyak tanya dan langsung menyerahkan tiket penerbangan ke luar pulau ini.


"Terimakasih grandma, saya pamit dulu." Naomi berpamitan pada Shandra dan juga Adam yang kebetulan ada di rumah.


Shandra hanya menatap sendu kepergian Naomi Emma gadis cantik yang disakiti cucu tertua nya.


"Bu, jika Noah nati bertanya bagaimana." Adam menatap mobil yang sudah berlalu pergi keluar dari kediaman Adam Derryl.


"Biarkan saja, anak nakal itu pantas mendapat hukuman ini. Apa kamu tau Adam anakmu baru saja menoreh kan luka yang lebih dalam lagi," menujukkan salinan foto di dalam ponsel Shandra.


"Ibu ini," Adam yang melihat foto tersebut ingin sekali menenggelam kan Noah ke laut terdalam sekarang juga.


Makan malam.


Noah yang baru bangun dari tidur nya mencari Naomi dan berpikir jika Naomi berada di ruang makan karena jam menujukkan waktu makan malam. Dengan hati senang dan gembira Noah membersihkan diri dan menuju ruang makan, Noah terkejut tidak ada sosok wanita cantik yang ia cari.


"Grandma mana Naomi." Noah mencari kesana kemari.


"Jika kamu tidak membuat kesalahan Naomi tidak akan meninggal kan kediaman ini," Shandra menatap tajam Noah.

__ADS_1


"Kemana grandma, Naomi kemana." Noah berdiri dari kursinya.


Shandra membiarkan Noah kalang kabut mencari Naomi. Sepantasnya Noah menerima hal ini, perbuatannya harus ia tanggung sendiri. Seandainya dia tidak berbuat hal semacam itu kejadian ini tidak menimpanya.


__ADS_2