Poisoned Love, NOAH

Poisoned Love, NOAH
46. Laki-laki menarik


__ADS_3

Jika ada orang lain yang tau atau bisa membaca pikiran pasti langsung menggoda nya bagaimana tidak sejak kapan pemikiran bocah nakal ini menjadi baik dan normal, kenapa tidak dari dulu saja. Pikirannya seperti ini lempeng-lempeng saja dan setia.


"Hey... bocah nakal, sana berangkat apa mau papa hantar sampai lobby." Adam mengagkat polpennya seraya menujuk waja putra semata wayangnya.


"Boleh juga, selama ini kan yang mengantar aku ke sekolah cuma grandma seorang, sesekali papa menghantarku bertemu klien juga boleh," jawab enteng Noah.


"Dasar, papa berkerja juga untuk siapa. Ternyata putraku berubah jadi anak kecil lagi sekarang, dan sepertinya cucuku akan dewasa dengan cepat jika papanya seperti ini. Bocil." Menarik jas yang di gunakan Noah.


Noah yang di perlakukan seperti ini meronta sampai lepas dari tarikan sang papa.


"Malu pa, aku bukan anak kecil." Noah berjalan cepat.


Adam yang melihat sang putra berlalu pergi meninggalkannya langsung kembali ke ruangan dan melihat apakah sang putra suah berangkat atau belum dari kaca besar yang mengelilingi perkantoran ini.


Noah yang berada di dalam mobil merasa was-was sepertinya yang ia hadapi tidak mudah sama sekali.

__ADS_1


Restoran.


Sesampainya di tempat tersebut. Noah berjalan dengan gagah masuk ke ruangan VIP restoran ini. Sesuai dengan tempat yang sudah di pesan terlebih dahulu.


"Permisi." Ucap Noah tersenyum. "Selamat siang, perkenalkan saya Noah Derryl perwakilan dari Perusahaan Bersih Minyak Kelapa Sawit. Saya kesini karena ada hal penting dengan perusahaan milik anda nyonya."


"Senang berkenalan dengan anda tuan, perkenalkan saya Delisia Coleen. Pemilik sah dari Eagle Sweat Singapur." Berbicara dengan nada lembut tapi sombong.


Noah memberikan beberapa berkas-berkas yang ia bawa dan menjelaskan semua yang ada dan diketahui.


"Sepertinya, aku tidak bisa menolak kerja sama ini. Lagian salah satu anak cabang perusahaanku juga ada di kota ini. Bersiaplah kamu harus menjadi milikku sayang, dan aku akan merebutmu dari orang yang mencintai kamu."


Senyum licik wanita yang bernama Delisia Coleen. Ia sudah mengorek-ngorek informasi dari keluarga Adam Derryl sebelum nya, ia sediki terkejut saat tau jika putra Adam Derryl duda 2 kali dan sekarang ia sudah menikah lagi. Sungguh-sungguh informasi yang luar biasa untuk di dengar dan di buat berita heboh tapi nyatanya berita itu sudah heboh namun dalam hitungan jam saja berita tersebut sudah di hapus dari sistem internet.


"Bagaimana nyonya, apa anda setuju dengan apa yang saya sampaikan." Noah menatap sebentar wajah wanita sok imut di depan nya tersebut.

__ADS_1


Delisia Coleen yang sedari tadi tidak mendengatkan apa yang di ucapkan Noah langsung setuju saja, lagian tidak rugi juga berkerja sama dengan perusahaan tersebut.


"Saya setuju dan kapan mulai berkerja samanya." Menanda tangani kontra kerja sama yang sudah di siapkan.


"Sesuai yang ada di berkas tersebut, nyonya," jawab Noah sedikit menekan kata-kata nyonya.


"Kamu laki-laki yang menarik, mau jadi simpanan saya?" ucap Coleen tersenyum.


"Idih amit-amit mau sama kamu, dasar wanita ganje* bisa-bisa nya melihat sedikit bening dan menarik langsung tangkap. Kamu pikir aku ini kucing garong, itu dulu sebelum aku bucin dengan istriku Naomi."


"Maaf nyonya, saya sudah menikah. Jika tidak ada hal lain saya permisi dulu." Pamit Noah dengan dingin.


Coleen yang mendapati sikap seperti ini bertambah suka dan tertarik, selama ini ia, mencari sosok yang dingin dan sulit di takhluk kan seperti Noah ini.


"Menarik sekali kamu, sayangnya informasi tentang keluargamu aku sudah tau. Jika aku tidak bisa mendapatkan hatimu aku akan dapatkan tubuhmu dan melukai orang yang kamu cintai saja."

__ADS_1


Coleen langsung menelpon orang kepercayaan nya untuk mengorek habis informasi tentang keluarga Derryl keseluruhan tanpa ada yang tertinggal satu pun.


__ADS_2