
Mungkin ini yang di katakan orang, rumah tangga jika tidak ada asam manis pahit dan asin tidak dapat mempererat rumah tangga.
Setelah meluapkan kesedihan mendalam, karna sebagai seorang istri dan ibu ia peka terhadap pasangan nya.
Di tempat lain.
Noah sedang membahas masalah pekerjaan tidak ada yang lain. Para staf yang ikut masuk dalam acara terasebut kagum dengan sosok Noah yang seperti nya akan menjadi bos baru di perusahaan tersebut terlihat dari kecerdasan serta kegigihan dan profesional saat berkerja.
Para staf bawahannya sangat mendukung jika memiliki atasan seperti Noah, bukan berarti menjelekkan atau memojokkan Adam Derryl sang ayah dari Noah Derryl.
"Bagus Noah, kamu layak jadi pemimpin selanjut nya di perusahaan papa." Adam menepuk pundak Noah.
"Sudahlah pa, jangan di bahas lagi lagian aku cuma sedikit berbicara tadi bukan berarti aku mau menggantikan papa," jawab acuh Noah seperti biasa nya.
Setelah acara perjamuan sekaligus meeting tadi Noah langsung kembali ke rumah papanya untuk bertemu grandma dan istri serta putra semata wayangnya.
"Mas, baru pulang." Menyalami sang suami dan masih tetap tersenyum.
"Iya," sambil mencium kening Naomi.
"Mandi dulu mas, aku baru saja menyiapkan air hangat." Membantu melepas jas yang di kenakan Noah.
"Gosok kan punggung aku ya, please," memohon dengan imut.
__ADS_1
Naomi tidak berdaya saat Noah bersikap seperti ini di depannya, sangat imut dan menggoda.
"Ya sudah tapi tunggu sebentar ya, aku titip Aydin dengan grandma dulu ya," Naomi segera menggendong Aydin dan memberikannya pada Shandra.
Shandra yang paham langsung menimang Aydin yang sudah mulai gemuk dan berat tubuhnya.
"Kamu semakin gembul nak." Mencium dan merebahkannya di sofa.
Naomi melepas pakaian sang suami. Noah yang mendapat sentuhan-sentuhan tangan Naomi saat melepas pakaiannya merasa tidak tahan, semenjak malam pertama nya setelah menikah. Sengatan listrik yang di berikan Naomi membuat nya langsung hidup.
"Sayang jangan seperti itu." Ucap Noah mulai merancau tidak jelas.
"Haduh suami mesumku lagi on, kerjai sedikit ah."
"Sial... istriku menggoda sekali."
Sekali tarik tubuh Naomi menempel di dada bidang Noah. Noah tidak mau kehilangan kesempatan seperti waktu itu, gara-gara tertawa saat kencang ia harus kehilangan momen mandi bersama Naomi.
"Stop... mau ngapain, seperti nya aku tidak mau di ajak. Lihat tuh lagi kena palang merah." Menujuk area bawah.
Noah tidak percaya dan langsung membukanya, untung tidak di buka celana dalamnya jika ia pasti akan ketahuan jika ia berbohong saat ini.
"Tenang Naomi, jangan panik santai saja biar meyakinkan aktingnya."
__ADS_1
Dalam hati Naomi tertawa renyah mengerjai suami yang penuh nafsu ini. Semoga kebohongannya meyakinkan di matanya.
"Sudahlah jika kena palang merah, tetapi tetap puaskan aku dengan tangan dan mulutmu saja. Tidak ada penolakan." Noah tersenyum licik sekali.
"Sial-sial, ternyata tetap saja di suruh memuaskan dirinya dengan cara lain. Haah... sudahlah lagian aku istrinya, jika menolak bukannya dosa."
Mandi yang seharusnya tidak lebih dari 15 menit kini harus lebih dari satu jam lamanya.
Naomi menggerutu setelah keluar dari kamar mandi, ternyata kebohongannya ketahuan juga dan pada akhirnya keganasan Noah melahapnya sampai habis.
"Apa kamu mau mengulanginya lagi berbohong ke aku sayang." Noah mengenakan pakaian casual nya.
"Tidak, aku capek mas," Naomi langsung mengenakan pakaiannya di depan Noah. Andai Noah belum puas pasti sudah di terkam lagi karena ia memancing dengan mengenakan pakaian di depannya.
Naomi sadar saat ia di tatap terus-terusan oleh Noah.
"Suami mesumku, yang tampan."
***
Sebagai seorang istri harus bisa melayani suami dengan sebaik-baiknya. Biar rumah tangga tambah harmonis meski terkadang belum benar dan tepat saat melayani suami.
Mohon dukungannya biar semangat up meski harus berjuang dengan hp sebisa nya😁
__ADS_1