
"Pa...pak irfan!!" Amel kaget melihat siapa yang melihatnya
" Apa yang kamu lakukan amel!!?" Teriak irfan
" Wanita murahan ini yang cari masalah dengan saya pak,saya sudah mengatakan kalau bapak sedang sibuk tidak bisa di temui tapi mereka tetap mau bertemu anda.,dan dia juga menampar saya pak!" Amel berbicara sambil memegang pipinya seolah-olah suci yang menganiayanya..
"Rasain kamu wanita murahan,aku yakin pak irfan akan menyeretmu keluar dari sini." Amel berbicara dalam hati dengan sombongnya
"Siapa yang kamu katakan wanita murahan amel??" Tanya irfan yang sangat marah mendengar ucapan amel
"Mereka pak.!" Amel menunjuk suci dan lisa
"Kamu sudah keterlaluan amel,apa kamu gak tau siapa dia?? Dia adalah....
" Gak usa di ladeni kak,ayo ke ruangan kakak.!" Suci tidak mau orang-orang disana mengetahui identitasnya,makanya ia langsung memotong kata-kata irfan
"Baiklah,,Ayo!! Dan kamu amel,nanti ke ruangan saya!!"
" i..iya pak!!" Amel tampak gugup karena baru kali ini melihat irfan semarah itu
Irfan,suci,lisa dan asisten pribadi irfan yang bernama Candra pergi meninggalkan amel yang masih berdiri seperti patung,.Ruangan Irfan berada di lantai paling atas bersebelahan dengan ruangan Presdir yang nantinya akan di tempati oleh suci
"Silahkan tuan,nona!" Candra membukakan pintu untuk mereka bertiga
"Hmmm.!" Jawab Suci singkat
"Ci!!! Maafin kakak ya tadi lambat datan,." Irfan merasa bersalah karena lambat kembali ke kantor dan akibatnya amel mendorong suci hingga terjatuh
"Santai kak,gak ada rasa apa-apa kok jadi tenang saja..Aku akan beri dia pelajaran,wanita seperti itu hrus di ajar yang namanya etika.!" Senyum yang suci keluarkan kini menyeramkan
"Ya terserah kamu lah dek,kan kamu bosnya.!"
"Ma...maksudnya bos??" Candra tampak bingung karena memang dia belum mengetahui kalau suci adalah pewaris Arwana Grup yang berarti nanti akan menjadi Presdir di perusahaan itu
"Oh iya aku sampai lupa,ini cucu Pertama dari Tuan Besar Wiraguna Wirawan.!"
"Berarti anak dari Tuan Malik.?"
"Iya betul banget.,dan nanti dia yang akan menjadi pewaris Arwana Grup.!"
"dan Suci,dia ini candra asisten pribadi kakak,yang selama ini membantu kakak disini."
"Ah...ma..maafkan saya nona muda,saya tidak tau kalau anda anak dari tuan Malik.!" Candra menundukkan kepalanya depan suci dan merasa bersalah karena tidak mengetahui kalau suci adalah bosnya
"Gak masalah kok kamu kan gak tau.!" Jawab suci dengan nada dingin
"Candra panggilkan Amel sekarang kesini!!" Perintah Irfan
__ADS_1
"Baik pak.!" Candra segera memanggil Amel keruangan irfan
Tok..tok..tok..
"Masuklah!!" Irfan menyuruh amel masuk,sangat jelas di wajah amel kalau ia sangat ketakutan
"Maafkan saya soal kejadian tadi pak,saya benar-benar tidak ada niat.!" Amel bersujud di bawa kaki irfan karena ia tahu kalau sampai masalah seperti ini sampai di Telinga Malik,otomatis orang yang membuat masalah tidak akan dapat ampun dan di buang dari arwana grup yang parahnya tidak akan mendapat pekerjaan di luar..
"Saya sudah selalu mengingatkan pada semua karyawan disini untuk menjaga sikap kalian terhadap tamu,dan jangan memandang orang dari penampilannya,bagaimana kalau yang datang itu anak dari pemilik perusahaan?" Irfan dengan sengaja mengatakan begitu krn ia pengen melihat bagaimana reaksi amel tetapi irfan tidak memberitahu amel kalau suci adalah anak malik,karena suci sendiri yang akan memberinya pelajaran
Glek... Wajah amel tampak pucat..
"Maafkan saya pak saya sungguh menyesal dan saya janji akan memperbaiki semuanya.!"
Awas aja kamu wanita ******,aku akan membalas semua perlakuanmu terhadapku,kamu sudah mempermalukanku..
"Harusnya kamu minta maaf pada nona Suci karena kamu sudah mendorongnya.!"
"i..iya pak.!"
"Nona maafkan atas kelancangan saya tadi,saya tidak akan mengulangnya lagi.!" Kini Amel bersimpuh di kaki suci dan berharap kalau akan di maafkan
Tunggu saja pembalasanku,kalau bukan karena aku membutuhkan pekerjaan dan ingin mendekati pak irfan,aku gak akan sudi melakukan ini,.
"Iya aku akan memaafkanmu.!" Jawab suci dengan acuh
"Ya sudah karena masalahnya sudah selesai,kamu bisa kembali ke mejamu dan selesaikan pekerjaanmu.!"
"Baik pak,terima kasih atas kemurahan hati anda.!"
Amel meninggalkan ruangan irfan dengan wajah yang sulit untuk di artikan
"Kak irfan,apa yakin kalau amel akan berubah??" Tanya Suci
"Kenapa kamu bicara seperti itu??irfan heran dengan pertanyaan suci
"ah kakak ini,aku fikir kakak jenius karena lulusan dari sini tapi tetap saja aku yg lebih pintar." Suci sengaja memancing irfan
"Emangnya ada apa sih dek??"
"Aku gak yakin kalau amel bisa berubah kak,dia pasti tidak terima di perlakukan seperti itu."
"Ah jangan berfikiran negatif begitu dek.!"
"Kita lihat nanti ya kak,dan aku yakin wanita itu tidak akan pernah berubah.!" Suci menampakkan senyum yang sulit di artikan
"Terserah kamu lah dek.!"
__ADS_1
"oya kapan kamu mulai krja disini??" Tanya irfan karena dia pengen bisa lebih santai
"Kuliah aja aku belum selesai kak,bagaimana aku mau kerja??"
"Bukannya kamu disini bukan cuma kuliah tetapi belajar memimpin perusahaan ini.!" Irfan tidak mengetahui kalau suci belum di beri tahu oleh wira..
"Gak lah kak,aku kan cuma disuruh kuliah aja,lagipula aku belum paham,ya walaupun aku jenius..hehehe."
Jadi tuan wira belum memberitahu suci semuanya..
Flashback on
Siang itu wira menghubungi irfan dan membicarakan tentang suci
Tuut..tuut...tuut...
"Hallo,assalamualaikum tuan !" Sapa irfan
"Hallo,Waalaikum salam.!"
"Ada apa tuan besar menghubungi saya??"
"Kamu lagi sibuk gak??"
"Gak tuan,ada yang bisa saya bantu??"
"Gak usa terlalu formal gitu,panggil kayak biasa aja.!"
semenjak surya meninggal,wira memang menyuruh irfan untuk memanggilnya kakek
"ah...iya kek,,ada apa kek? kakek dan nenek baik-baik saja kan???" irfan khawatir karena wira tiba-tiba nelpon.
"Begini, lusa suci dan lisa akan berangkat kesitu.."
"Loh bukannya msih ada 1 Minggu kek??"
"Iya tapi dia mau secepatnya kesana,nanti leo pasti menghubungi mu,tolong urus semua keperluannya dan kakek sudah membelikan kalian rumah,mulai sekarang kamu tinggal disana bersama mereka..
"Baik kek.!"
"Setelah Suci wisuda,dia akan memegang kendali perusahaan tetapi kamu tetap membantunya..!"
"Baiklah kek,akan lebih bagus jika suci mulai terjun dan mempelajari data perusahaan!"
"hahahahaha..kamu gak tau ya,suci itu jenius,dia sudah mengetahui seluk beluk perusahaan Arwana Grup bahkan dia bisa masuk ke dalam data perusahaan mana pun yang dia mau..
BERSAMBUNG...
__ADS_1