Presdir Cantik Dan CEO Tampan

Presdir Cantik Dan CEO Tampan
Keluarga Wira sampai di negara P


__ADS_3

Widya,faris,Lisa dan Cheva sudah pulang sedangkan irfan menjemput keluarga suci,hanya Reza yang menemani suci disana.


Saat Irfan sampai bandara ternyata semua sudah ada disana


"Kakek!" Irfan lalu memeluk Wira dan yg lainnya


"Bagaimana keadaan suci?" Tanya Malik


Irfan menceritakan kejadian dan kondisi suci saat ini


"Kalau begitu ayo kita segera kerumah sakit supaya kamu bisa mendonorkan darah untuk suci!" Kata Yanti yang sudah menangis saat mendengar cerita dari Irfan


"Ayo!" Semua naik ke mobil dan segera ke rumah sakit. Dalam perjalanan yanti terus saja menangis memikirkan anaknya yang terbaring lemah di rumah sakit


Sesampainya di rumah sakit,disana sudah ada Widya dan Reza. Widya hanya pulang mengambil kebutuhan Reza dan kembali lagi ke rumah sakit


Yanti langsung menghampiri widya yang duduk di depan tempat suci di rawat


"Bagaimana keadaan Suci?" Tanya yanti dengan air mata di pipinya yang bru saja datang bersama dengan Hasna


"Suci di dalam dan di tangani dokter, keadaannya makin menurun. Malik mana?" tanya widya


"Dia dari belakang bersama irfan." Tidak lama kemudian Dokter keluar dan mencari keluarga suci


"Tuan Reza bagaimana,apa sudah ada yang bisa mendonorkan darahnya?" Tanya dokter


"Iya dok,ayahnya sudah datang." Tidak lama Malik dan irfan datang


"Saya ayah suci,kapan saya bisa mendonorkan darah?" Tanya Malik panik


"Sekarang pak,kondisi nona suci makin menurun dan kalau kita lambat menanganinya,saya takut terjadi sesuatu." Kata dokter perlahan memberitahu kondisi suci


"Cepat tangani cucu saya dok!" Kata Wira


"Kami akan melakukan yang terbaik pak,mohon pada semua keluarga untuk selalu mendoakan nona suci." Kata dokter kemudian pergi meninggalkan mereka semua sedangkan Malik pergi bersama perawat untuk cek darah sekaligus ambil darah


Diluar ruangan,Yanti dan Hasna terus saja menangis.


Lisa dan Cheva yang baru tiba langsung menyapa keluarga Suci


"Assalamualaikum..kakek,nenek,tante. Bagaimana keadaan suci?" Tanya Lisa


"Keadaannya menurun,sekarang lagi di tangani dokter." jawab widya


"Ini siapa?" Tanya Hasna Kemudian lisa menjelaskan bagaimana bisa ada Cheva


"Cheva nek,tante!" Cheva memperkenalkan namanya pada hasna,yanti,widya dan wira

__ADS_1


"Nama yang cantik seperti orangnya." Kata Hasna


Tidak lama kemudian Malik kembali bersama perawat yang mendorongnya pakai kursi roda


"Bagaimana hasilnya?" Tanya wira


"Semua cocok dan Suci akan di bawa ke ruang operasi." jawab Malik


Dokter keluar dan meminta persetujuan keluarga,Malik sebagai ayah dia yang bertanggung jawab untuk menandatangani surat persetujuan operasi,karena Reza belum jadi suaminya.


Setelah semua berkas selsai,suci langsung di bawah ke ruang operasi.Saat melewati semua keluarga yanti,hasna dan widya hanya bisa menangis melihat suci sedangkan reza,dia langsung memegang tangan suci


"Suci bertahanlah ku mohon. Pokoknya kamu harus bangun,tidak lama lagi kita akan menikah,aku akan selalu menunggumu disini." Ucap Reza dengan air mata yang membasahi pipinya


"Maaf tuan,nona suci harus segera di bawa ke ruang operasi!" Kata salah seorang perawat


"Iya." Reza dan yang lainnya mengantar suci sampai depan kamar operasi,Reza selalu menggenggam tangan suci


"Maaf tuan,silahkan tunggu disini!" Suci segera di bawa masuk oleh para perawat


Reza mondar mandir sambil sesekali melihat lampu yang ada depan kamar operasi.


Operasi Suci memakan waktu 2 jam 30 menit,semua senantiasa menunggu suci kecuali Faris yang memang harus ke kantor karena ada meeting penting sedangkan Reza tidak bisa meninggalkan suci


Lampu depan kamar operasi mati,tandanya operasi suci telah selesai,semua dengan hati yang tidak karuan menunggu dokter keluar


"Operasinya lancar walaupun tadi sempat ada kendala saat operasi sedang berlangsung." Jelas galang


"Jadi bagaimana kondisinya sekarang?" Tanya wira


"Nona Suci sekarang Koma,akibat benturan di kepalanya membuat adanya pembekuan di kepala dan mengalami geger otak ringan tetapi kita belum tahu kapan pasien akan sadar,Kalian perbanyak saja berdoa semoga nona suci bisa melewati masa kritisnya." Bagai di sambar petir mendengar itu semua,widya,yanti dan hasna langsung di dudukkan di kursi oleh lisa dan cheva krn jika tidak maka mereka bisa-bisa pingsan


"Apa saya bisa menemuinya?" Tanya Reza


"Bisa tuan tapi setelah nona suci di pindahkan ke kamarnya." Tidak lama kemudian para perawat keluar mendorong tempat tidur yang di atasnya ada suci dengan wajah yang pucat dan tidak berdaya


Reza dan yang lainnya mengikuti para perawat itu hingga ke ruang suci


"Tuan saya harap semua tenang agar nona suci bisa istirahat tetapi saran saya,selalu lah mengajak nona suci untuk bicara karena itu bisa membantu dia untuk sadar!" Kata dokter


"Baik dok."


"Kalau begitu saya permisi dulu,kalau ada apa-apa langsung hubungi aku."


"Baiklah,makasih dokter galang." Galang segera keluar ruangan dan meninggalkan mereka semua


Semua masuk ke dalam kamar suci dan betapa sakit yang di rasakan Reza serta keluarga yang lain melihat Suci terbaring lemah dengan banyaknya peralatan rumah sakit di tubuhnya.

__ADS_1


drrt drrt drrt


"Bagaimana?" Tanya Reza langsung ada intinya


"Saya sudah mengetahui orangnya bos." Jawab jhon dari seberang telpon


"Ok,kita ketemu di tempat biasa sekarang!"


"Baik bos."


"Reza kamu mau kemana?" Tanya wira


"Aku akan menghabisi orang yang telah mencelakai suci kek,gara-gara mereka suci jadi seperti ini,aku tidak akan bisa mengampuninya." Sangat jelas raut kemarahan ada wajah Reza


"Apa kamu sudah mengetahui orangnya?" Tanya wira


"iya kek aku sudah mengetahui orangnya."


"Aku akan ikut denganmu!" Dari belakang muncul Malik sang mendengar jika reza sudah mengetahui orang yang membuat Suci celaka


"Baik om." Reza dan Malik langsung pergi meninggalkan mereka semua dan pergi menemui jhon,terasa aura yang sangat mencekam saat reza dan malik berjalan di koridor Rumah sakit


Reza dan Malik tiba di sebuah rumah yang sering di jadikan tempat pertemuan Reza dengan Jhon jika ad orang yang berbuat masalah dengannya


"Mana berkasnya?" Tanya Reza langsung pada Jhon


"Ini Tuan,semua ada disitu." Jhon memberikan map beserta fto orang yang mencelakai Suci


Reza membaca semua data simon dan langsung tersenyum yang mengerikan


"Orang ini berani mengusik keluargaku,tidak akan ku biarkan."


"Coba om lihat!" malik mengambil map yang ada di Reza dan membacanya


"Jadi dia adik dari Simon Hardiman?" Tanya Malik


"Benar tuan,yang saya dapatkan kalau sekarang dia yang mengambil alih perusahaan pak Simon sejak pak simon dan istrinya meninggal." Jelas Jhon


"Setauku kalau tuan simon mempunyai 1 orang anak tetapi kenapa bukan anaknya yang mengambil alih perusahaan?" Tanya Reza curiga


"Yang saya dapatkan dari para tetangga kalau anak tuan Simon pergi dari rumah dan tidak kembali,entah apa penyebabnya,dan nama anak tuan simon sama dengan nama wanita yang bos temui di jalan tempo hari."


"maksud kamu Cheva?" Tanya Reza


"Benar tuan."


"jadi benar cheva anak tuan Simon."

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2