
Disuatu tempat dalam sebuah rumah yg biasa,seorang wanita dengan begitu marahnya membanting semua barang-barang yang ada disana
"Sialan! Pantas saja reza tidak mau kembali sama aku ternyata karena wanita itu."
"Manda tenangin diri kamu,tapi bukannya wanita itu yg pernah tabrakan sama kamu ya?" ya wanita itu adalah manda,setelah melihat di TV reza melamar suci,ia sangat marah
"iya aku tau dan dia adalah Presdir arwana grup yg telah memutus kontrak denganku,aku akan membalasnya dan hanya boleh aku yg memiliki reza!" terlihat sorot mata manda yang memendam amarah
"apa yang akan kamu lakukan manda,ingat jangan nekat jika kamu mau selamat!" Lili berusaha memperingati manda,sebenarnya lili sudah capek menghadapi sikap manda tapi ia masih butuh pekerjaan
"Kamu gak usa ngatur aku,karena aku tahu apa yang aku lakukan!"
"Coba saja aku sudah dapat pekerjaan lain,aku tidak mgkn mau ikut denganmu lagi,dasar wanita tidak tahu diuntung!" Gerutu Lili dalam hati
"Terserah kamu lah." Lili pergi meninggalkan manda yang masih sangat marah
***
drrt..drrt...drrt
"Hallo!
"Hallo Ardy,papa ganggu gak?" Tanya papa ardy
"Gak kok pa,ada apa ya?"
"Papa mau minta tolong sama kamu."
"minta tolong apa pa?"
"Papa ada kerjasama dengan perusahaan Grahatama Grup disitu,papa mau minta tolong kamu untuk meeting dengan CEO nya,kebetulan kamu ada disana kan?"
"Baiklah pa,papa kirim saja berkasnya di email."
"ok papa kirim ya,rencananya itu mereka ingin meeting besok pagi jam 10."
"Ok pa." Mereka mengakhiri percakapannya trus ardy mengecek email dan mempelajari berkas yg papanya kirim
"Ada apa sayang?" Tanya Vera
"Papa menyuruhku untuk ikut meeting bersama Grahatama Grup."
"Bagus dong,itu kan perusahaan No. 1 se Asia."
"Iya dan meeting besok pagi."
"Besok aku temani kamu ya."
"Hmmm."
__ADS_1
Disisi lain Suci mengajak Reza bertemu untuk membicarakan hubungan mereka
Suci
"Assalamualaikum.. Besok kamu sibuk gak? Aku mau membicarakan sesuatu." kata suci dalam pesannya
Reza
" Waalaikum salam..Kamu ke kantorku aja karena besok aku ada meeting jam 10 jadi sekalian kamu nemanin aku bertemu itu orang,kan kamu bilang mau belajar banyak soal bisnis."
Suci
"Baiklah😊." Begitulah isi pesan mereka
Keesokan harinya tepat jam 10 Ardy dan Vera sudah ada di lobby Grahatama Grup
"Luar biasa kantornya." Ucap vera pada ardy
"Iya,dan aku penasaran bagaimana CEOnya."
"Maaf mbak saya mau bertemu dengan Pak Reza,kami sudah ada janji meeting hri ini."
"Oh iya pak silahkan,bpk naik ke lantai 40,disana ruangan pak reza." Resepsionis itu mengarahkan ardy dan vera tapi sebelum mereka memasuki Lift,ardy melihat suci yang baru memasuki gedung grahatama dan mengarah ke meja resepsionis
"Mbak,pak ardy ada?" Tanya suci
"Ah gak masalah kok. makasih ya." Suci segera memasuki lift CEO tanpa memperdulikan orang disana dan tanpa ia sadari ada 2 pasang mata yang memperhatikan
"Bukannya itu mantan kamu ya yank,ngapain dia disini?" ucap vera yang tiba-tiba menghampiri Suci
"wah..wah..ternyata dunia sempit ya,aku bisa bertemu denganmu lagi."
"Maaf siapa ya?" Suci sengaja tidak mengenali Vera
"Aku Vera istri dari ardy mantan kekasihmu."
"Oh iya,selamat ya atas pernikahan kalian." Suci sangat tenang menjawab dan berniat untuk pergi tetapi vera menarik tangannya
"eh...dasar kamu ya,aku belum selesai bicara dan kamu seenaknya ingin pergi."
"Auh...apa-apaan kamu,aku gak ada urusan sama kamu jadi jangan ganggu aku!" Suci menatap vera dengan mata yang penuh amarah
"Paling juga kamu mau menggoda pemilik perusahaan ini kan,setelah kamu gagal mendapatkan ardy kamu mendekati pak reza." Vera menghina suci dan membuat suasana di sana di penuhi banyak karyawan
"Kamu jangan asal bicara ya,bukannya itu semua kelakuan kamu,kamu yg suka menggoda para pria kaya,maling teriak maling dong." Melihat vera dan suci berdebat,ardy langsung menghampirinya
"Vera! Kamu apa-apaan? Ardy membentak vera di depan banyak org,kelihatan suci yang santai melihat itu
"Yank kamu kok belain dia,dia yang duluan ,lagipula ngapain juga dia ada disini kalau bukan menggoda pria kaya?" Ucap Vera dan membuat karyawan disana kaget mendengar itu krn karyawan disana semua sudah mengetahui kalau suci adalah pewaris arwana grup dan calon istri dari bosnya
__ADS_1
"Astaga tu perempuan gak nyadar ya,emang dia gak tau apa ibu suci itu siapa."
"Iya aku juga heran kok berani ya dia ngomong kyk gitu."
"Semoga aja pak Reza melihatnya biar tahu rasa tu perempuan." Begitu lah para karyawan disana membicarakan sikap vera
"sudah lah,kamu jangan asal bicara lebih baik kita segera naik karena aku yakin pak reza sudah menunggu! Suci,maaf ya sudah buat kamu tidak nyaman,kamu gak apa-apa kan?" Ardy berusaha menenangkan suci tetapi suci malah menghindar dan segera meninggalkan mereka
"Tu kan kamu lihat,dia aja naik ke atas lewat lift khusus CEO,apa coba namanya kalau bukan penggoda,lagipula dia itu hanya wanita miskin." Vera trs saja merendahkan suci tetapi ardy malah meninggalkannya
"Yank tunggu!" Sesampainya di lantai tempat Reza,mereka berdua di antar ke ruang meeting oleh Jhon
"Permisi mbak,pak Reza ada?" Tanya suci pada sekretaris reza
"selamat siang bu suci..Ada kok bu,silahkan masuk!" Suci segera masuk ke dalam ruangan dan disana sudah ada reza menunggu dia
"Kok lama sih?" Reza segera berdiri dan mempersilahkan suci duduk dulu krn ia melihat kalau suci lagi kesal
"Ah tdi aku bertemu sama orang gila di bawah." Wajah Suci tampak lucu kalau kesal membuat Reza gemas
"orang gila? Kok bisa org gila masuk dalam kantor?" Tanya reza penasaran
"sudahlah gak usa di bahas lagi,katanya mau meeting."
"Iya mereka sudah ada di ruang meeting,ayo kesana!"
"Kamu duluan aja ya,aku ke toilet dulu."
"jangan lama ya." Reza segera ke pergi ke ruang meeting dan suci ke toilet
"Selamat pagi pak Ardy,maaf lama menunggu!" Sapa reza saat memasuki ruangan
"selamat pagi pak reza,gak kok pak,tidak masalah."
"Silahkan duduk pak,dan oya ini asistennya ya?"
"perkenalkan saya Vera istri ardy!" Vera segera memperkenalkan diri
"oh maaf bu,saya tidak mengetahuinya,saya fikir pak ardy belum menikah."
"Gak masalah pak,mari kita lanjutkan."
"Tunggu dulu pak karena saya masih menunggu 1 orang." Perkataan reza membuat vera dan ardy bertanya
"Baiklah pak." Tidak lama kemudian pintu terbuka dan muncul sosok wanita cantik
"Maaf menunggu lama.!"
Bersambung!!!!
__ADS_1