Presdir Cantik Dan CEO Tampan

Presdir Cantik Dan CEO Tampan
Bonus Episode 2


__ADS_3

"Adel!" Suci dan Arsen berhenti di tangga


"Kalian mau kemana?" Tanya Adel manatap suci dan arsen


"Kami mau ke ruang belajar." Jawab Arsen santai


"Aku ikut!" Adel lalu jalan didepan mereka dan membuat Suci geleng-geleng kepala melihat sikap Adel


"Ini mi bukunya!" Arsen memberikan Semua buku yang telah dia kerjakan bersama Adel


"Loh sen kenapa kamu kasih ke mami buku itu?" Tanya Adel heran


"Kamu lihat aja nanti!" Suci perlahan membuka dan memeriksa buku-buku itu,dan betapa kagetnya dia karena jawaban mereka tidak ada yang salah


"Arsen Adel,ini benaran kalian yang ngerjain?" Tanya Suci menatap anaknya bergantian


"Iya mi kami yang ngerjain." Jawab Adel


"Tapi sejak kapan kalian belajar bareng,setahu mami dan papi kalau kalian itu tidak mau saling mengganggu."


"Disaat mami dan papi tidak dirumah kami selalu belajar dan mengisi buku itu bahkan kami meminta Uncle Radit yang beliin buku itu." Tanpa mereka sadari Reza dari tadi berdiri di pintu dan mendengar semua percakapan mereka


"Buku apa yang kamu periksa my princes?"Semua menoleh ke arah pintu dan mendapatkan Reza yang berdiri dengan santai lalu berjalan ke arahnya Kemudian Suci menceritakan apa yang terjadi


"Apa itu benar anak-anak papi?" Tanya Reza menatap Arsen dan Adel bergantian


"Iya pi!" Jawab mereka barengan


"Good job anak-anak papi."


"Loh sayang kok kamu malah tampak bahagia bangat sih?" Tanya Suci


"Sayang aku bangga sama mereka berdua,bukankah ini kabar yang bahagia?" Kata Reza


"Maksud kamu?"


"Sayang apa kamu tidak senang mempunyai anak yang jenius seperti mereka?" Tanya reza


"Siapa sih yang gak mau sayang,tapi aku hanya gak yakin aja mereka mampu."


"Mami!! Kata Arsen dan Adel bersamaan tidak terima dengan kata-kata Suci


"Kami bisa mi dan jangan pernah meragukan kemampuan kami!" Kata Arsen dingin


"Sayang bukan begitu tapi mami khawatir aja."


"Apa yang mami khawatirkan?"Tanya Arsen menatap Suci


"Sudah sudah,sekarang papi mau dengar kalian mau apa sayang?"


"Pi aku mau langsung ikut ujian Sekolah Dasar!" Kata Arsen


"Aku juga pi!" Lanjut Adel yang tidak mau kalah dari Arsen


"Apa kalian yakin bisa sayang?"


"Kami yakin pi!" Kata Mereka barengan


"Ternyata walaupun mereka sering berkelahi tapi ikatan darah keduanya susah dipisahkan,mereka selalu satu pendapat." Kata Reza dalam hati


"Ya sudah nanti papi akan urus ya." Kata reza menenangkan mereka


"Mami dan papi turun dulu ya." Kata Suci yang merasa kalau perutnya agak sakit


"Sayang kamu gak apa-apa kan?" Tanya Reza panik melihat Suci merasa sakit


"Mami gak apa-apa?" Tanya Adel khawatir

__ADS_1


"Perutku sakit!" Kata suci menahan sakit


"Arsen cepat suruh sopir siapkan mobil!" Kata reza dan arsen pun dengan sigap berlari memberitahu kario sopir baru mereka sejak lahirnya si kembar


Reza dengan sigap membawa Suci kerumah sakit sedangkan sikembar sibuk menghubungi keluarga mereka


Widya yang sedang santai menemani Faris ditaman sangat bahagia melihat cucunya menelpon


"Halo gantengnya grandma!" Kata Widya saat mengangkat telepon dari Arsen


"Halo grandma"


"Ada apa sayang?"


"Grandma mami di bawa kerumah Sakit!" Kata Arsen membuat widya kaget


"Kapan sayang?"


"Baru aja Grandma."


"Ya sudah kami kesana ya sayang." Widya dan Arsen mengakhiri panggilannya kemudian Arsen menghubungi yang lainnya lagi


"Adel bagaimana apa kamu sudah menghubungi oma dan opa?" Tanya Arsen


"Iya sudah kok.!


Kenapa panggilan dari Arsen dan Adel ke orang tua reza berbeda dengan orang tua suci,itu supaya ada perbedaan ya jadi para pembaca juga gak bingung membedakan. Kalau ke orang tua Reza mereka memanggilnya Grandma dan Grandpa sedangkan orang tua Suci Oma dan Opa. Lain halnya lagi dengan wira dan hasna,mereka memanggilnya eyang buyut.


Sampai di Rumah Sakit Reza langsung membawa Suci ke ruang UGD dan diperiksa oleh Dokter pribadinya yaitu Galang


"Bagaimana kondisinya?" Tanya Reza


"Nona Suci sepertinya kena penyakit Maag,apa dia jarang makan?" Tanya dokter


"Akhir-akhir ini suci memang sibuk bangat di kantornya karena ada masalah dan harus di selesaikan dengan cepat." Jawab Reza


"Harusnya dia tidak melupakan makannya,akibatnya dia kena maag. Lebih baik Suci di Rawat aja dulu sampai besok agar kondisinya stabil." Saran Galang


"Iya tenang aja,aku akan melakukan yang terbaik."


"Reza bagaimana keadaan Suci?" Tanya Widya yang baru datang


"Suci gak kenapa-kenapa kok mi,dia hanya kena maag karena lambat makan." Kata Reza


"Alhamdulillah,mami takut Suci kenapa-kenapa."


tuut tuut tuut


"Halo pi!" Kata Arsen


"Halo sayang,kalian gak usa kesini ya karena mami besok sudah bisa pulang jadi kalian istirahat aja dirumah!" Kata Reza menghubungi Anak-anaknya


"Baiklah pi." Mereka mengakhiri panggilan teleponnya lalu istirahat


Drrt drrt drrt


"Halo bu." Sapa Reza


"Za bagaimana keadaan Suci,ibu dan ayah gak bisa kesana karena kakek tidak bisa di tinggal." Kata Yanti lewat telepon


"Ibu gak usa khawatir karena suci hanya kecapean aja,jadi ibu jagain kakek aja.'


"Syukurlah kalau begitu,kalau ada apa-apa hubungi ibu ya!"


"Iya bu."


"Ya sudah ibu matiin ya Za. Assalamualaikum."

__ADS_1


"Iya bu,waalaikum salam."


***


Keesokan harinya Suci sudah bisa pulang,dalam perjalanan pulang Mereka bertemu dengan seorang anak kecil yang hampir saja tertabrak mobil


tin tiin tiiin...


Suara Klakson mobil membuat suci terbangun dari tidurnya,karena masih sangat mengantuk saat keluar dari Rumah sakit,Suci akhirnya tertidur


"Ada apa Kario?" Tanya Reza


"Maaf tuan saya hampir menabrak anak kecil yang tiba-tiba mau nyebrang." Kata Kario


"Apa? Cepat turun lihat kondisinya!" Kario turun melihat anak itu yang sekarang terduduk sambil menutup telinga


"Adek kecil kamu gak kenapa-kenapa?" Tanya kario tetapi anak kecil itu tetap saja diam akhirnya Reza yang turun


"Kenapa lama sekali?" Tanya Reza


"Maaf tuan tapi anak ini tidak mau bicara sama sekali." Kata Kario


"Adek,nama kamu siapa? Om gak jahat kok." Tanya Reza lalu anak itu langsung melihat kearah Reza


"Nama saya Alana tuan." Kata anak kecil yang berumur sekitar 5 tahun


"Orang tua kamu mana kok sendiri di jalan begini?"


"Orang tua saya sudah meninggal di bunuh orang." Tampak raut wajah yang sedih pada anak itu


"Kenapa sayang kok lama bangat?" Tanya Suci yang turun dari mobil dan melihat ke arah anak itu


"Sayang kok kamu turun dari mobil?"


"Sayang anak siapa itu?" Tanya suci


"Aku gak tau sayang tapi dia yatim piatu karena orang tuanya meninggal di bunuh orang." Kata Reza dan membuat Suci mendekat


"Adek kecil kamu tinggal dimana sekarang?"


"Aku tidak tahu tante,aku sudah berapa hri di jalan." Kata anak itu sedih


"Kamu ikut sama tante ya!" Kata-kata Suci membuat Reza berdiri dan menatapnya


"Apa maksud kamu sayang?"


"Sayang boleh gak kita adopsi anak ini,kasian kalau dia luntang lantung dijalan begitu,nanti ada yang jahat sama dia."


"Kamu yakin sayang?"


"Iya aku yakin,gak tau kenapa aku merasa pengen mengangkat anak ini jadi anak kita,pasti Arsen dan Adel senang punya adek."


"Baiklah jika itu mau kamu sayang. Kario bawa anak itu ke mobil."


"Adek kamu mau kan?" Tanya Suci


"iya tante aku mau." Anak itu langsung ikut dengan mereka


Jadi anak itu di adopsi oleh Reza dan Suci menjadi anak mereka.


****


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


Mohon dukungannya teman-teman supaya bisa makin semangat UPnya,dukungan dari teman-teman sangat membantu


โ™ˆVote yang banyak teman-teman

__ADS_1


โ™ˆLike


โ™ˆ Komen


__ADS_2