Presdir Cantik Dan CEO Tampan

Presdir Cantik Dan CEO Tampan
Suci Hamil 2


__ADS_3

Irfan yang kini tengah disibukkan dengan pekerjaan karena ia harus menyelesaikan semua pekerjaannya agar bisa segera ke kota M untuk melamar Lisa secepatnya


"Kak Irfan kenapa kok kayak bingung gitu?" tanya Lisa yang tiba-tiba muncul di pintu ruangan irfan


"Ah..kamu bikin kaget aja,aku hanya banyak pekerjaan saja dan harus selesai secepatnya,apalagi suci sekarang di rumah sakit jadi pekerjaanku bertambah." Keluh irfan


"Sini aku bantu kak supaya cepat selesai." Kata Lisa langsung menghampiri irfan


"Dengan senang hati,tapi apa pekerjaanmu sudah selesai?" Tanya irfan


"Sekarang gak ada kak,lagi santai saja." Kata lisa dengan senyum manisnya


Mereka melakukan pekerjaan dengan serius,sesekali irfan melirik ke arah Lisa sambil tersenyum,entah apa yang ada dalam pikirannya


"Lisa setelah semua pekerjaan selesai,dan suci keluar dari rumah sakit aku mau kita segera ke kota M untuk melamarmu." Kata Irfan dengan wajah yang serius


"Kakak serius?" Tanya Lisa kaget


"emang kamu lihat aku becanda? Ya gak lah. Setelah semua selesai kita akan segera berangkat!"


"Baik kak."Lisa sangat bahagia mendengar apa yang irfan katakan


***


"Reza bagaimana keadaan suci?" Tanya widya panik


saat melihat reza hendak masuk ke dalam ruangan suci


"Suci baik-baik aja mi,dia sedang istirahat. Kata dokter besok sudah bisa pulang." Jawab reza sambil berjalan masuk ke dalam kamar suci


"syukurlah kalau begitu." Kata Faris


Sesampainya dalam kamar,suci ternyata sudah bangun dan sedang duduk santai di tempat tidurnya


"Mami,papi!" Kata suci


"Bagaimana kabar kamu sayang?" Tanya widya


"Aku gak apa-apa mi,cuma tadi sedikit pusing aja." Kata suci dengan senyum ramahnya


"Oya kamu sudah kasih tau orang tua kamu?" Tanya faris


"Belum pi,rencana aku baru mau menghubungi mereka."


"Ya sudah kabari mereka ya,mereka pasti senang mendengar kabar ini."


"Iya pi."


Tuut tuut tuut


"Halo suci!" Sapa yanti


"Halo bu. Ibu lagi ngapain?" Tanya suci


"Ibu lagi santai kok sayang,ada apa?"


"Aku punya kabar bahagia bu."


"Kabar bahagia apa itu? Ibu jadi penasaran." Kata yanti dengan senyum menunggu kabar itu


"Suci hamil bu,ibu akan jadi nenek." Kata suci


"Yang benar nak,kamu hamil dan ibu akan jadi nenek." Kata Yanti dengan mata yang berkaca-kaca karena terharu


"Iya bu."


"Nanti aku sampaikan ke ayah dan adik mu,kamu jaga kesehatan ya sayang dan jangan terlalu capek." Saran Yanti


"iya bu."

__ADS_1


"Apa mertuamu sudah tahu sayang?"


"Sudah bu,mami dan papi ada disini. Sudah dulu ya bu,aku mau menghubungi kakek."


"Iya sayang."


Di Kota M tepatnya di kediaman wiraguna


Drrt drrt drrt


"Halo Suci."


"Halo kek."


"Ada apa Ci,tidak biasanya kamu menghubungi kakek."


"ih kakek ni,emang salah ya kalau suci menelpon kakek." Kata suci pura-pura ngambek


"Ya tidak lah sayang tapi tumben aja,biasa cuma irfan yang menghubungi kakek."


"Nenek mana kek?" tanya suci


'Ada kok di samping kakek,Kamu mau bicara?"


"Tolong hp kakek di speaker ya,ada yang aku mau sampaikan pada nenek dan kakek." Kata Suci


"Sudah sayang,ada apa kayaknya sangat penting."


Tanya hasna penasaran


"Iya nek ini menyangkut penerus arwana grup." Kata suci sengaja membuat kakek dan neneknya penasaran


"Maksud kamu apa sayang?" tanya hasna panik


"Nenek tidak usa panik,justru aku mau memberitahu kabar gembira."


"Dengar baik-baik ya kek nek,tidak lama lagi kakek dan nenek akan mempunyai penerus arwana grup yang baru."


"Siapa?" tanya wira


"Anak suci."


"Maksud kamu?"


"Suci Hamil nek,kek."


"Alhamdulillah,jadi kakek dan nenek akan mempunyai cicit?"tanya wira antusias


"iya kek. Sudah dulu ya nek,kek!"


"Iya sayang,jaga kesehatan ya dan jangan terlalu capek!"


"Iya kek."


"Siapa yang hamil nek,kek?" Tanya chika yang ternyata tadi sempat mendengar percakapan neneknya


"Chika, sudah pulang nak?" Tanya hasna


"Iya nek,oya tdi aku dengar kata hamil,siapa yang hamil nek?"


"Oh itu,suci sekarang lagi hamil."


"Kak suci hamil,jadi aku akan mempunyai ponakan nek?" kata chika antusias


"Iya kamu akan jadi tante."


"Aduh senangnya kalau ada ponakan ya nek,rumah tidak sepi lagi,pasti akan ada suara tangisan bayi."


"Iya chika,pasti rumah kita akan ramai jika suci datang bersama anaknya kelak." Kata hasna membayangkan jika suci telah melahirkan

__ADS_1


"Aku ke kamar dulu ya nek."


"Iya sayang." Chika langsung menuju kamarnya untuk istirahat


***


Sore hari Irfan dan lisa kerumah sakit menjenguk suci


"Assalamualaikum." Salam Lisa


"Waalaikum salam."


"Eh ada tante sama om,apa kabar tante om?" sapa lisa


"Tante sama om baik kok lis,kalau kamu gimana?"


"Aku juga baik tan."


"Oya tante dengar kalau lisa dan irfan ada hubungan ya,jangan lama-lama pacarannya lebih baik nikah aja kayak reza dan suci." Kata widya


"Iya tan,rencana memang begitu tetapi kak irfan masih banyak pekerjaan apalagi sekarang suci lagi sakit jadi pekerjaan suci di handle sama kak irfan dulu." Kata Lisa sambil melirik ke arah suci dan dengan wajah yang malu karena hubungannya sudah banyak yang tahu


"Selesaikan cepat biar bisa nyusul reza dan suci." Kata widya


"Iya tante."


"Suci,reza,mami sama papi pulang ya!." Kata widya


"Kok buru-buru mi?" Tanya suci


"Iya tan kok sudah pulang aja,aku baru sampai tante dan om malah pulang." Kata Lisa


"Iya kami ada urusan,rencana mau ketemu teman lama malam ini." Kata widya


"Oh begitu." Reza,faris dan irfan hanya diam menyimak percakapan para wanitanya


"Ayo pi kita pulang." Ajak widya


"Ayo. Kami pulang dulu ya." Kata faris


Faris dan widya berjalan di koridor rumah sakit sambil bergandeng tangan,banyak mata yang melihat kagum ada pasangan ini,karena sudah tua tetapi masih tetap mesra seperti para anak muda yang lain


"Papi,mami!" Tiba-tiba ada yang memanggil faris dan widya ketika mereka berjalan di koridor rumah sakit


"Claudia." Kata widya menoleh kebelakang melihat siapa yang memanggilnya


"Mami,kenapa tidak bilang sama cla kalau suci masuk rumah sakit?" Tanya claudia kesal


"Astaga cla,mami lupa sayang,lagipula mami kira reza sudah menghubungimu."


"Kalian semua bikin aku kesal aja." Claudia langsung pergi meninggalkan Faris dan juga widya menuju kamar suci


"Anak itu sudah besar tapi kelakuannya kayak anak kecil." Kata Faris


"Iya pi,claudia itu sudah dewasa tapi masih seperti anak SMA saja."


"Ya sudah ayo kita pulang." Faris dan Widya melanjutkan jalannya menuju parkiran dan segera pulang kerumah


BERSAMBUNG


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


Mohon dukungannya teman-teman supaya bisa makin semangat UPnya,dukungan dari teman-teman sangat membantu


โ™ˆVote yang banyak teman-teman


โ™ˆLike


โ™ˆ Komen

__ADS_1


__ADS_2