
Keadaan suci sudah segar kembali dan pulang kerumah. Semua keluarga sangat bahagia ketika mengetahui jika Suci hamil,tetapi Reza sangat menjaga suci dari makan sampai aktifitasnya.
"Sayang kalian tinggal di rumah utama ya,suci kan lagi hamil muda,lebih baik jika kalian tinggal di rumah utama jadi mama bisa memantau kesehatan kamu,mami tidak mau ada kata tidak." Ajak Widya
"Aku sih dari Reza aja mi. Bagaimana sayang?" Tanya Suci ke reza yang sejak tadi hanya diam duduk melihat istri dan maminya ngobrol
"Sebenarnya aku mau tetap berduaan sama kamu my princes tapi karena kondisi kamu sekarang ya aku nurut aja mau mami asalkan mami tidak memisahkan kita,lagipula mami sudah bicara begitu ya mau bagaimana lagi aku pasrah aja." Jawab Reza sambil berjalan ke arah suci dan widya
"Kalau begitu ayo kita pulang,semua sudah beres kan?" Kata Widya sambil berjalan keluar, diparkiran sudah ada sopir yang menunggu mereka
Banyak mata yang memandang kagum pada reza dan suci yang terlihat sangat serasi,belum lagi widya yang terlihat awet muda tetapi mereka terus berjalan tanpa memperdulikan orang-orang disana
"Suci ikut sama mami saja!" Kata widya
"Gak bisa gitu dong mi,kan reza ada mobil." Protes reza
"Pokoknya suci ikut mami. Ayo sayang!" Widya memegang tangan suci dan masuk ke dalam mobil
"Kalau gitu aku ikut dengan kalian juga!" Kata Reza langsung masuk ke dalam mobil dan duduk di samping suci
"Apa-apaan kamu za,trus mobil kamu bagaimana?" Tanya widya
"Aku sudah suruh orang untuk mengambilnya mi."
"Kalau gitu kamu duduk di depan aja,disini sempit!" Kata widya
"Tapi mi..
"Tidak ada kata tapi,daripada mami lempar kamu keluar dari mobil." Kata widya tegas
"Ok." Dengan berat hati reza pindah duduk di depan sedangkan suci hanya duduk diam sambil senyum melihat ibu dan anak berdebat
"Coba dari tadi kamu nurut sama mami." Kata widya sambil melirik ke arah reza yang turun dari mobil
"Jalan pak!"
"Baik nyonya!" Dalam mobil Reza hanya diam karena masih kesal dengan widya
"My princes aku gendong ya." Kata reza ketika mobil sudah sampai di halaman rumah utama
"Aku bisa jalan sayang,lagipula aku gak lumpuh kok." Kata suci membuat widya tertawa
"Ayo sayang! Reza bawa barang suci!" Kata widya sambil menggandeng suci masuk kedalam rumah
Reza hanya pasrah melihat widya menggandeng suci masuk kedalam rumah
"Akhirnya Kakak iparku sudah pulang." Kata claudia
"Jangan melakukan hal yang anek-aneh cla!" Tegur Reza
"Apaan sih kak,kan aku cuma menyapa sahabatku aja." Kata claudia sambil duduk disamping suci
"Sayang kamu istirahat aja dulu dikamar ya." Kata widya
"Nanti aja mi,aku mau duduk-duduk dulu dengan claudia."
__ADS_1
"My princes harusnya kamu langsung istirahat! Gak usa ladenin claudia." Kata Reza dan membuat claudia emosi
"Kakak! Aku hanya ingin ngobrol sama suci bukan yang aneh-aneh. Dasar bucin!" Kata Claudia kesal pada reza tetapi reza hanya santai
"Sudah jangan berdebat terus kasian suci kan kalau kalian seperti ini." Kata widya menengahi anaknya
Lama berdebat dengan claudia,reza menggendong suci untuk masuk ke dalam kamar
"Sayang!" Teriak Suci saat reza menggendongnya
"Reza hati-hati nanti suci jatuh,kamu tu apa-apaan sih!" Tegur widya
"Iya kak Reza ini kenapa sih keterlaluan bangat,kalau kakak begitu nanti suci bisa jatuh!" Kata Claudia
"Saatnya suci istirahat mi supaya dia tidak kurang istirahat dan tidak kecapean!"
"Tapi jangan di gendong juga,turunin aku sekarang!" Kata Suci kesal
"Baiklah my princes tapi kita ke kamar tanpa penolakan." Kata Reza menggandeng tangan suci
***
"Lisa kamu mau ikut menjenguk suci? Aku dengar dia sudah keluar dari rumah sakit dan sekarang berada di rumah tante widya" Ajak irfan
"Iya kak aku mau." Mereka berdua lalu kerumah utama keluarga Reza
tok tok tok
"Selamat siang nona lisa,tuan irfan!" Sapa pembantu saat membukakan pintu
"Suci ada bi?" Tanya Lisa
"Ada non,silahkan masuk!" kata pembantu
"Nona suci,dibawah ada nona lisa dan tuan irfan,mereka ingin menemui nona." Kata pembantu begitu sampai di kamar reza dan suci
"Baik bi,makasih ya bi!"
"Sayang aku ke bawah dulu ya nemuin lisa dan kak irfan."Kata suci melepaskan pelukan reza
"Ganggu aja!" Keluh Reza langsung bangun dan turun dengan suci
"Suciiii."Teriak lisa ketika melihat suci datang bersama reza
"Gak usa teriak-teriak,ini bukan hutan!" tegur reza
"Santai kakak ipar,hehehe."
"Suci bagaimana keadaan kamu?" Tanya irfan
"Aku baik-baik aja kak." Jawab suci
"Eh ada lisa dan irfan." Ketika mereka asik ngobrol widya datang
"Iya tante,gimana kabarnya?" Tanya Lisa
__ADS_1
"Alhamdulillah baik. Tante dengar-dengar kalian mau ke kota M ya?"Tanya widya
"Iya tan,rencana setelah suci keluar dati rumah sakit dan keadaannya membaik,kami mau ke kota M untuk bertemu orang tuaku." Kata Lisa menjelaskan
"Tapi saat sekarang suci masih harus istirahat dulu dan belum bisa beraktifitas!" Kata reza dengan tatapan mata tajam
"Ya kan gak sekarang juga,makanya kami kesini mau melihat keadaan suci dan membicarakan bagaimana baiknya." Kata Lisa tidak mau kalah
"Aku sudah baikan kok lagipula aku makin sakit jika terus dirumah." Kata suci
"Tapi my princes kata dokter..."
"Sayang,aku sudah baikan,lagipula aku akan menjaga kesehatanku jadi gak usa khawatir ya." Bujuk Suci sambil memegang tangan reza
"Iya deh tapi jangan sampai terlalu capek." Kata reza
"Iya sayang!"
"Oya jadi kapan kalian akan pergi?" Tanya suci
"Rencana Lusa itupun kalau kamu sudah bisa ditinggal."
"Oh,iya kalian pergi aja supaya cepat kembali karena kalau kalian lama aku yakin akan ada macan yang ngamuk." Kata suci sambil melirik ke arah reza dan membuat reza langsung menatapnya
"Kalian pergi pakai jet tante aja supaya tidak ada kendala dan tidak ribet." Tawar widya
"Gak usa tan,kami naik pesawat yg biasa aja." Tolak irfan karena tidak mau merepotkan widya
"Gak kok,tante sudah anggap kalian anak seperti suci dan reza."
"Iya kak,terima aja supaya aman di jalan dan cepat sampai." Kata suci
"Baiklah,makasih ya tante." Kata lisa
"Aku ikut ya mi ke kota M sekalian jalan-jalan." Tiba-tiba claudia datang dan langsung duduk di samping widya
"Kamu kan harus ke kantor!" Kata Reza
"ih kakak pelit,aku kan bisa ijin lagipula kapan lagi aku kesana kak,kakak aja gak pernah mau ajak aku kesana." Kata claudia memperlihatkan wajahnya yang ngambek
"Biar aja Za,itung-itung claudia liburan." Kata widya
"Ya uda terserah mami aja."
BERSAMBUNG
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
Mohon dukungannya teman-teman supaya bisa makin semangat UPnya,dukungan dari teman-teman sangat membantu
โVote yang banyak teman-teman
โLike
โ Komen
__ADS_1