Presdir Cantik Dan CEO Tampan

Presdir Cantik Dan CEO Tampan
Aku tidak sebaik yang kalian fikir


__ADS_3

Semua mata tertuju pada suara yang berada di depan pintu


"Ngapain kamu ada disini?" Tanya vera ketus saat melihat yang berdiri di depan pintu adalah Suci Tetapi suci hanya melirik sinis pada Vera


"Eh...gak apa-apa kok,sini duduk!" Reza mempersilahkan suci duduk di sampingnya


"Loh pak reza kenal dengan perempuan ini? Hati-hati pak,dia itu suka dekati pria kaya dan porotin uangnya." Ucapan vera membuat reza mengepalkan tangannya


"Maksud nona apa ya?" Tanya reza


"Dia itu suka menggoda pria kaya pak,maklum lah dia kan perempuan miskin." Vera tampak senang dan beranggapan kalau kali ini dia akan mempermalukan suci


"Vera hentikan!" Ardy yang dari tadi hanya diam kini berteriak ke arah vera yang tidak pernah berhenti menghina suci


"Maaf nona Vera yang terhormat,anda belum mengetahui kalau saya siapa jadi jangan berasumsi yang tidak-tidak krn bisa jadi apa yg nona bicarakan bisa jadi bumerang nantinya." ucap suci dengan sorot mata yang tajam melihat ke arah vera


"Memangnya apa yang bisa di lakukan perempuan seperti kamu?"


"Maaf pak ardy tampaknya istri anda sudah keterlaluan,kalian datang kesini ingin melaksanakan kerjasama atau ingin menghina calon istri saya?" Perkataan reza membuat vera dan ardy kaget


"Apa bpk serius ingin menikahi wanita ini?" Tanya vera


"Maaf atas kelancangan istri saya pak,mungkin lebih baik kalau kita membahas soal kerjasama ini." Ardy berusaha meredamkan suasana


"Baiklah pak,tetapi sebelum saya mulai saya ingin memperkenalkan suci terlebih dahulu,perkenalkan ini suci lestari wiraguna calon istri saya!" Dengan bangga reza memperkenalkan suci,tetapi ia masih bertanya-tanya mengapa ardy dan vera bisa mengenal suci


"Apa? Bukankah Wiraguna itu pemilik Kampus kita dulu?" Tanya Vera pada ardy


"Iya memang dan suci adalah cucu dari bapak Wiraguna sekaligus pewaris arwana grup dan pemilik kampus A'R University!" Vera tampak syok mendengar itu semua


"Pak reza serius?"

__ADS_1


"Untuk apa saya bercanda dalam hal ini dan ini memang kenyataan."


"Tetapi selama kami kuliah suci tidak pernah mengatakan kalau dia cucu dari bpk wiraguna." Tanya Ardy penasaran


"Aku memang sengaja menutupi identitas ku untuk mengetahui mana yg tulus dan mana yg hanya mempermainkanku,terbukti kan banyak orang bermuka dua disaat itu."


"Jadi kamu telah menipu semua orang?" Tanya Vera dengan nada yang tidak enak


"Aku tidak pernah menipu orang,itu hak aku dong untuk menyembunyikan identitasku,lagipula tidak ada yang merasa di rugikan dalam hal ini,ya kecuali orang yang hanya ingin mempermainkan aku saja dan hanya gila dengan harta." suci berbicara dengan sangat tenang


"Aku minta maaf atas perlakuan orang tuaku sama kamu,tapi seandainya mereka tahu kamu dari dulu adalah cucu dari wiraguna,aku yakin mereka akan menyukaimu." Ardy kelihatan berusaha membujuk suci kembali


"Tapi sayangnya itu semua salah dan aku sangat bersyukur karena orang tuamu tidak menyukaiku jadi aku bisa mengetahui mana yang tulus dan modus."


"Ardy kamu ngomong apa,jangan bilang kalau kamu menyesal meninggalkan dia?" Tanya vera kesal pada ardy


"Jika bukan karena kamu,aku dan suci pasti sudah bersama,ini semua krn keserakahanmu dan keluargamu."


"Sudah lah,tampaknya kerjasama kita tidak bisa di lanjutkan!" Reza yg dari tadi hanya diam memperhatikan mereka berdebat,kini mulai berbicara


"Apa! Tidak bisa dilanjutkan bagaimana pak,kita kan belum memulainya?" Tanya ardy yang sangat kaget mendengar perkataan reza


"Saya tidak berminat kerjasama dengan org yang tidak punya hati dan sopan santun."


"Tapi pak.."


"Saya minta maaf pak tpi bisa kah memberi kami kesempatan?"


"Itu semua tergantung dari Suci,jika ia menyetujuinya maka aku akan pertimbangkan semuanya." Reza melirik ke arah suci dan menebarkan senyumnya,wajah Vera tampak pucat skrg setelah mengetahui identitas suci


"Suci aku mohon kasih kami kesempatan untuk bekerjasama dengan perusahaan ini." Ardy memohon ada suci

__ADS_1


"Tapi sayangnya aku tidak cukup berbaik hati untuk memberi kalian kesempatan setelah apa yang kalian lakukan padaku dari dulu,bahkan sampai skrg kalian terus saja menghinaku."


"Kamu jangan sombong suci,ingat bagaimana dulu kamu dengan Ardy,setidaknya kamu memikirkan itu." Kini vera yang berusaha membujuk suci


"Hahahahha..tapi dalam dunia bisnis tidak ada yang dinamakan masa lalu,jika memang tidak sesuai untuk apa di lanjutkan,dan ingat baik-baik kamu yang telah membuat semua hancur jadi bagaimana pun aku tidak akan pernah memberi orang kesempatan,aku bukan suci yg dulu yg dengan mudahnya kalian tindas dan hina."


"Tapi suci.." Belum selesai ardy berbicara suci langsung berdiri dan pergi meninggalkan mereka


"Lebih baik pak ardy dan istri pulang saja krn kerjasama kita batal,dan 1 lagi jangan pernah menganggu suci." Reza berdiri dan pergi meninggalkan ardy yang masih duduk disana


"Bagaimana ini,pasti papa sangat marah sama aku." Ardy sangat pusing memikirkan hal ini krn ini adalah impian dari papanya untuk bsa krja sama dengan Grahatama Grup


"Ini semua gara-gara kamu vera,andai saja kamu bisa menjaga perkataanmu,mgkn ini semua tidak akan terjadi,apa yang harus aku blg pada papa?" Ardy sangat marah pada Vera


"kamu tinggal bilang aja kalau tidak sesuai kesepakatan." Dengan santainya Vera mengatakan hal itu


"Kamu sudah gila? Sejak awal papa sudah membicarakan hal ini dengan asisten pak reza dan hari ini adalah penandatanganan kontrak tapi kamu malah menghancurkannya." Ardy pergi meninggalkan vera sendiri


"aku harus melakukan sesuatu,akan aku balas semua perlakuan mereka,aku tidak mau jika keluarga ardy marah sama aku." Vera terus berfikir bagaimana cara membuat kerjasama ini berjalan akan tetapi cara yang ia gunakan pasti cara licik lagi


"Suci boleh aku bicara?" Tanya reza yang kini sudah berada dalam ruangannya bersama suci


"Iya kamu pasti ingin membahas masalah tadi kan?"


"Hmmm."


"Ardy itu adalah mantanku saat kuliah di Kota M sebelum aku pindah kesini,tetapi suatu hari org tua ardy menjodohkan ardy dan vera,padahal mereka sudah tahu kalau aku dan ardy punya hubungan akan tetapi mereka tidak menyukaiku dengan alasan kalau aku tidak sepadan dengan mereka,aku hanya wanita miskin yang hanya mengharap harta mereka saja,bahkan mereka menghinaku hingga aku meminta pada kakek untuk mempercepat kepindahanku kesini." Jelas suci panjang lebar


"Kenapa kamu tidak mengatakan jujur saat itu?"


"Jika aku mengatakan yg sebenarnya,akan banyak penjilat yang mendekatiku dan aku sangat muak melihat org bermuka dua."

__ADS_1


__ADS_2