Presdir Cantik Dan CEO Tampan

Presdir Cantik Dan CEO Tampan
Ketahuan


__ADS_3

Masih flashback ya


"Hal penting apa itu pak?" Tanya cheva bingung


"Ini semua aset dari tuan Simon yang secara resmi jatuh pada Nona Cheva sebagai anak tunggal dari tuan Simon dan ibu Jingga." Pengacara simon memberikan dokumen kepada cheva untuk di baca


"Silahkan nona baca dan tandatangan,sebagai bukti jika nona cheva menyetujuinya!"


"Baik pak!" Cheva membaca secara terperinci yang terdapat dalam dokumen itu,tanpa mereka sadari dari tempat lain ada 2 pasang mata yang memperhatikan cheva juga pengacaranya


"ini pak saya sudah membacanya dan menandatanganinya." Cheva memberikan dokumen itu kembali ke pengacaranya


"Baiklah nona,jika anda memerlukan sesuatu silahkan menghubungi saya." Pengacara itu pergi dan meninggalkan kartu namanya


Beberapa hari kemudian


"Pa bagaimana ini,kita tidak akan bisa mendapatkan harta simon kalau cheva masih ada." Miki dan jen sedang asyk ngobrol di taman belakang dan tidak mengetahui kalau di sana ternyata ada Cheva yang sedang duduk dan mendengar percakapan mereka


"Kecilkan suaramu,kalau ada yang mendengar kita bisa kacau semua,orang-orang akan tahu kalau kita yang merencanakan kematian simon dan jingga." Bagai di sambar petir mendengar perkataan omnya,cheva yang awalnya duduk,kini langsung berdiri dan menghampiri om dan tantenya


"Apa maksud om?" Miki dan jen kaget melihat ada cheva yang tiba-tiba muncul disana


"Cheva!! Sejak kapan kamu disini?" Tanya jen gugup


"Sejak sebelum kalian datang kesini dan membicarakan tentang perencanaan pembunuhan orang tuaku."


"Cheva kamu jangan salah faham dulu,kamu salah dengar." Miki berusaha menjelaskan pada cheva tetapi cheva tidak percaya


"Aku tidak tuli om,dan aku bukan anak kecil lagi. Kenapa kalian tega membunuh orang tuaku? Apa salah mereka sehingga kalian tega membunuhnya?" Cheva terus saja bertanya sambil menangis


"iya memang aku yang sudah membuat orang tua mu celaka." Jawab Miki sambil tertawa


"Tapi kenapa om?"


"Karena dari dulu dia selalu diutamakan oleh orang tuaku,bahkan setiap yang dia inginkan selalu dituruti,wanita yang harusnya menjadi istriku malah menjadi istrinya karena dia anak kesayangan kakekmu,jadi wanita yg harusnya di jodohkan denganku akhirnya dijodohkan dengan dia." Miki memberitahu kenyataan yang selama ini dia sembunyikan dan membuat dia jadi sangat membenci kakaknya

__ADS_1


"Itu bukan salah papa,ini semua sudah takdir dan aku akan melaporkan tindakan om ini ke kantor polisi!" Cheva hendak meninggalkan mereka tetapi Jen menariknya sehingga membuat cheva jatuh


"Eh anak sialan,suamiku belum selesai berbicara!" Jen menarik tangan cheva dan membuatnya meringis kesakitan


"Lepasin tante!" Cheva berusaha melepaskan cengkraman tangan tantenya tapi tidak berhasil


"Kalau kamu mau bebas dan kami tidak menyakitimu,serahkan semua aset Simon ke kami dan kamu bisa bebas pergi kemana saja." Miki memberikan pilihan pada cheva dan membuatnya bingung,ia tidak ingin apa yang selama ini orang tuanya bangun,menjadi milik orang seperti miki dan jen


"Itu tidak akan pernah terjadi."


"Kamu berani melawan kami? Ingat sekarang kami jadi wali kamu yang sah karena kamu tidak mempunyai keluarga yg lain." Sejenak Cheva berfikir aa yang di katakan tantenya itu benar,di negara itu hanya miki dan jen yg keluarga paling dekatnya


"Lepasin aku tante!" Cheva memaksa menarik tangannya dan langsung berlari menuju kamarnya karena ia takut kalau om dan tantenya akan berbuat yang jahat padanya


"Hiks...hikss..hikss..aku gak nyangka kalau mereka yang membunuh orang tuaku,jika aku terus disini pasti mereka akan membunuhku juga tapi aku tidak mungkin meninggalkan rumah ini." Cheva terus memikirkan nasibnya kedepan hingga dia tertidur


Keesokan harinya Cheva tidak keluar dari kamar,dia meminta pembantu membawakan makanan ke dalam kamarnya. Setelah sarapan dan mandi,dia berencana ingin ke taman belakang tapi tanpa sengaja ia mendengar miki dan jen sedang merencanakan sesuatu


"Pa kayaknya kita harus menyingkirkan anak itu juga,jika dia terus ada di rumah ini kita tidak bisa memiliki semua harta simon." Jen membujuk suaminya agar mau menuruti kemauannya


Flashback Off


"Benar-benar keluarga yang gila harta,mereka rela melakukan apapun demi harta." Lisa kesal mendengar penjelasan dari Cheva


"Jadi kamu sekarang tinggal dimana?" Tanya Suci


"Semalam aku nginap di hotel tetapi mereka menyuruh orang untuk mencariku,jadi aku memutuskan meninggalkan tempat itu dan sekarang aku tidak tahu harus kemana lagi." Jawab Cheva dengan wajah sedih


"Kamu ikut sama aku aja,kamu bisa tinggal di rumahku." Ajak Suci


"Yang benar kak,tapi kan kakak belum mengenalku,apa kakak tidak takut jika aku orang jahat?"


"itu semua tergantung kamu,krn jika kamu jahat sama aku,aku yakin kamu akan menyesal." Setelah perbincangan itu,Reza dan Jhon muncul dari pintu setelah mengadakan rapat


"Rapatnya sudah selesai?" Tanya Suci yang langsung menghampiri Reza

__ADS_1


"Iya semua sudah selesai,bagaimana dengan gadis itu?"


"Aku sudah mengetahui masalahnya,apa kamu kenal dengan Simon Hardiman?" Suci sengaja bertanya pada Reza krn ia yakin kalau reza mengetahui ayah cheva


"Simon Hardiman? Ada apa dengannya?" Tanya reza balik


"Cheva adalah anak dari Simon Hardiman,Apa kamu kenal?"


"Jelas aku kenal,dia salah satu pengusaha yang cukup sukses dan kita mempunyai proyek dengan perusahaannya. Tapi bukannya simon dan istrinya baru saja meninggal dan kenapa kamu bisa ada jalanan seperti itu?" Tanya reza ada cheva


Cheva menceritakan semua kejadian yang dia alami.


"Jadi kamu kabur dari rumah dan membiarkan orang itu menguasai harta ayahmu?"Tanya Reza bingung


"Aku takut jika mereka juga membunuhku. Aku masih belum cukup kuat melawan mereka." Jawab Cheva dengan wajah yang sedih


"Sekarang kamu gak usa takut lagi,ada kami yang akan melindungimu." Suci memberi semangat pada Cheva yang kelihatan putus asa


"Jadi sekarang apa kegiatan kamu,apa kamu kuliah?" Tanya Reza


"Iya aku kuliah di salah satu universitas disini."


"Universitas apa dan jurusan apa?"


"A'R Univercity jurusan Manajemen Bisnis." Jawab Cheva singkat dan membuat suci juga lisa saling memandang


"Bagus kalau begitu,aku akan membantumu mendapatkan kembali apa yang harusnya kamu dapatkan!" Suci begitu semangat ketika mengetahui kalau cheva kuliah di kampus miliknya


"Yang benar kak? Makasih ya kak." Cheva memeluk Suci dan membuat semua yang ada di dalam sana tersenyum


"Sudah ah gak usa sampai segitunya,ayo kita pulang!"


"Emang Cheva pulang kemana?" Potong Reza


"Untuk sementara dia tinggal bersama aku dan lisa. Ya uda kami pulang dulu ya." Setelah pamit ke reza,mereka bertiga pulang ke rumah Suci

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2