
Waktu sudah malam dan Reza baru saja tiba dirumah. Suci lebih dulu sampai dirumah di antar oleh irfan karena irfan memng mengantar Lisa pulang jadi sekalian suci ikut,menunggu reza juga gak mungkin karena reza banyak kerjaan jadi tidak bisa pulang cepat
"My princes!" Panggil Reza ketika masuk kamar dan tidak mendapati suci
"Apaan sih teriak-teriak?" Kata Suci dengan santainya keluar dari kamar mandi
"Aku fikir kamu gak ada."
"Emangnya aku mau kemana malam-malam begini?" Tanya Suci menatap suaminya
"Ya mungkin saja kamu pergi jalan gak pamit sama aku."
Pletakkk
"Auh..skit sayang." Kata Reza memegang jidatnya yang di pukul oleh suci
"Habisnya kamu ngomong sembarangan,masa aku mau jalan malam begini dalam keadaan hamil."
"Ya kan aku cuma nebak aja sayang."
"Sana mandi badan kamu bau bangat aku jadi mual nyium aromanya
"Aku wangi kok sayang walaupun belum mandi,buktinya banyak cewek yang mau dekat-dekat sama aku." Kata Reza menganggu suci
"Awas aja kalau kamu berani dekat dengan wanita lain ku potong itu yang di bawah." Kata Suci menunjuk ke arah celana Reza membuat reza syok
"Jangan dong sayang,kalau itu gak ada nanti bagaimana nasibku?"
"Ya itu urusan kamu! Sana mandi!" Suci lalu meninggalkan Reza dan segera ke tempat tidur baring
Tidak memerlukan waktu yang lama,Reza keluar dengan melilitkan handuk di pinggangnya lalu memakai baju,ia berharap Suci melihatnya ketika menggunakan handuk tetapi Suci malah cuek dan sibuk dengan ponselnya
"Sayang!" Panggil suci
"Iya my princes,kok teriak?" Tanya Reza yang baru selesai memakai baju
"Aku mau jus."
"Ya sudah aku suruh bibi buatin ya?"
"Gak mau,aku maunya buatan kamu."
"Kamu mau jus apa sayang?"
"Aku mau jus mangga campur paprika,cabai dan lemon!" Mata Reza membulat mendengar permintaan Suci
"Kamu yakin sayang mau minum jus begitu? nanti perut kamu sakit."
"Pokoknya aku mau jus itu,nanti babynya nangis loh kalau gak diturutin." Rengek suci
"Ya sudah aku buatkan dulu,kamu tunggu disini!" kata reza lalu berjalan keluar kamar
"Orang hamil memang aneh-aneh aja,masa minta jus seperti itu. Aku bayanginnya aja uda kayak mau muntah apalagi kalau minum." Kata Reza sambil berjalan ke dapur dan ternyata Widya mendengar kata-kata Reza
"Ada apa Za?" Reza kaget tiba-tiba maminya datang dari belakang
"Astaga mami kayak hantu aja ngagetin." Kata reza memegang dadanya yang kaget
"Anak kurang ajar,kamu bilang mami hantu?" Kata widya memukul lengan anaknya
"Habisnya mami tiba-tiba muncul sih."
"Kamu aja yang tidak melihat mami,emangnya ada apa sampai-sampai kamu bicara sendiri?"
"Itu loh mi suci mau jus."
__ADS_1
"Ya kan tinggal suruh bibi bikinkan aja,apanya susah?"
"Masalahnya dia mau aku yang bikin mi terus parahnya lagi dia mau jus mangga campur paprika,cabe dan lemon. Gak masuk akal kan mi?" Kata reza membuat Widya tertawa
"Memang aneh tapi namanya juga orang ngidam jadi apapun yang dia mau harus di turutin." Saran widya
"Iya mi ini aku mau bikinkan."
Setelah bergulat di dapur membuat jus yang Suci mau akhirnya selesai juga
"My princes ini jusnya!" Kata Reza menyodorkan gelas yang berisi jus ke Suci
"Makasih sayang." Suci tampak ceria menerima jus dari Reza dan dengan antusias langsung meminumnya
"Enaak?" Tanya Reza dengan raut wajah yang aneh
"Enak bangat sayang,kamu mau?" Tanya Suci menyodorkan gelas ke Reza
"Gak!!" Reza langsung menolaknya,membuat suci langsung murung
"Cobain dikit aja ya!" Bujuk Suci
"Tadi aku sudah coba waktu di bikin sayang." Tolak Reza
"Tapi kan aku gak lihat sayang,jadi aku mau minum ya sekarang. Anak kita loh yang mau."
"Baiklah." Dengan berat hati Reza menyicipi jus suci,setelah masuk ke dalam mulutnya Reza langsung berlari ke kamar mandi dan muntah
"Sayang!!" Panggil Suci
"Apanya yang enak,jus rasanya gak jelas begitu." Kata Reza berjalan dari kamar mandi menghampiri Suci
"Tapi ini enak bangat kok." Suci meminum habis jusnya lalu tertidur
"Astaga langsung tidur!" Kata Reza heran melihat Suci
Huek huek huekkk
"My princes,ini pasti karena jus yang semalam deh,kan aku sudah bilang jangan diminum tapi kamu tetap meminumnya.mana yang sakit?" Tanya Reza menghampiri Suci yang berasa di kamar mandi
"Cuma mual aja sayang,lagipula tidak ada pengaruhnya jus yang aku minum." Kata Suci membela dirinya
"Lalu kenapa kamu bisa muntah lagi?" Tanya Reza khawatir
"Sayang ini kan biasa bagi ibu yang hamil mida jadi gak usa terlalu begitu deh. Tapi sayang aku pengen sesuatu." Kata-kata Suci membuat Reza merinding
"Jangan bilang kamu mau jus lagi sayang?" Tanya Reza dengan wajah yamg datar
"Gak kok sayang aku mau yang lain."
"Apa sayang?" Tanya Reza langsung merubah ekspresi wajahnya saat mendengar jika suci tidak mau jus lagi
"Aku mau mangga muda sayang."
"Gampang kalau itu sayang,nanti aku beliin ya."
"Aku gak mau yang di beli sayang,aku mau yang baru di petik dari pohonnya dan harus kamu yang ambil!" Kata Suci dengan wajah yang tidak bersalah
"Tapi!dimana aku bisa mendapatkan pohon mangga sayang?" Reza tampak bingung
"Kan kamu bisa cari sayang,pokoknya aku mau kamu yang petik!" Kata suci ngotot
"Baiklah sayang aku akan carikan,tunggu ya." Reza lalu pergi mencari Jhon untuk menemaninya mencari pohon mangga dan kebetulan Jhon ada di ruang tengah sedang ngobrol dengan Faris
"Jhon untung kamu ada disini,aku butuh bantuan kamu!" Kata Reza langsung manarik tangan Jhon
__ADS_1
"Reza ada apa kenapa kamu panaik begitu?" Tanya Faris bingung
"Ini urgent pi,aku sangat butuh jhon."
"Saya permisi dulu tuan." Pamit Jhon langsung pergi dengan Reza
"Cepat Jhon bawa mobilnya!" Teriak Reza begitu masuk ke dalam mobil
"Ada apa bos kenapa panik seperti itu dan kita mau kemana?" Tanya jhon sambil menyetir mobil
"Jhon kamu tahu gak orang yang punya pohon mangga dan sekarang lagi berbuah?"Perkataan Reza membuat jhon bingung
"Pohon mangga yang berbuah bos? untuk apa? Kan kita bisa beli mangga di supermarket jika mau." Kata Jhon
"Ini permintaan Suci,dia mau makan mangga muda tapi maunya aku yang petik langsung dari pohonnya."
"Tapi kan itu hrus di panjat bos sedangkan bos tidak bisa manjat."
"Nanti kita atur Jhon yang penting kita dapatkan dulu pohon mangganya."
"Ada bos di perumahan dekat rumah cheva,saya pernah melihat pohon mangga yang berbuah dan semoga masih ada buahnya."
"Kalau gitu tunggu apa lagi,ayo kita kesana!" Mereka lalu menuju tempat yang jhon katakan
"Itu bos dan untungnya masih berbuah."
"Tapi orangnya yang mana Jhon?"
"Tu depan pasti yang punya bos karena pohon mangga pas depan rumahnya." Tunjuk Jhon ke salah satu rumah
"Ayo kita turun!" Mereka menghampiri sang pemilik pohon mangga
"Permisi,maaf pak boleh nanya?" tanya Jhon
"Iya ada apa anak muda?" Tanya seorang laki-laki yang agak tua
"Apa yang di depan itu pohon mangga bapak?"tanya Jhon
"Iya benar nak."
"Begini pak,istri bos saya sedang hamil dan dia mau makan mangga muda tapi yang langsung dari pohonnya,apa boleh kami membelinya beberapa biji?" Tanya Jhon
"Boleh nak,silahkan di ambil dan gak usa di beli."
"Terima kasih pak." Kata Reza dan langsung memanjat pohon itu dengan susah payah
"Hati-hati bos!" teriak Jhon
Setelah bertarung dengan pohon yang tinggi akhirnya reza mendapatkan mangga yang suci mau
"Terima kasih banyak pak atas bantuannya.!" Reza memberikan sejumlah uang ke bapak itu yang awalnya di tolak tetapi reza memaksa memberikannya
"Tidak usa nak,saya ikhlas."
"Gak baik menolak rejeki pak,jadi bapak ambil saja uang dari bos saya." Kata Jhon dan di iyakan oleh sang bapak tua itu
Mereka akhirnya pulang dengan wajah yang ceria dan langsung memberikan pada Suci
BERSAMBUNG
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
Mohon dukungannya teman-teman supaya bisa makin semangat UPnya,dukungan dari teman-teman sangat membantu
โVote yang banyak teman-teman
__ADS_1
โLike
โ Komen