Presdir Cantik Dan CEO Tampan

Presdir Cantik Dan CEO Tampan
Asisten Cheva


__ADS_3

"Masuk Lis!" Kata suci ketika sampai di rumah utama suaminya


"iyya,tanpa kamu suruh juga aku masuk sendiri." Kata Lisa sambil melangkah masuk ke dalam rumah


"Dasar tamu gak tau diri!" kata reza


"Biarin."


"Lisaaaaaa...!" Teriak Claudia saat melihat lisa sudah sampai


"Claudia sayangku.! Aku kangen bangat sama kamu." Kata Lisa langsung memeluk Claudia


"Iya aku juga."


"Tante widya sama om faris mana?" Tanya Lisa mencari Keberadaan tuan rumah


"Mereka ada di ruang tengah,ayo kesana." Tarik Claudia


"Sudah sampai Lis,suci sama reza mana?" Tanya Widya


"Mereka dia belakang tante." Tidak lama kemudian suci dan reza muncul di belakang Lisa


"Kalian sudah makan?" Tanya Widya


"Sudah kok mi,gak tahu deh makhluk yang satu itu." Kata reza menunjuk arah lisa


"Kamu uda makan lis?" tanya claudia


"Uda kok tadi."


"Cla,tunjukkan kamar untuk Lisa! Lis jangan sungkan ya,anggap saja rumah sendiri!"Kata widya


"Iya tante makasih banyak,tante baik bangat deh gak kayak itu tu taunya marah terus." Kata Lisa melirik ke arah reza membuat semua tertawa


"Ayo my princes kita ke kamar,mataku sakit melihat tu makhluk satu." Reza menarik tangan suci untuk ke kama


"pi,mi,kami ke kamar dulu!" pamit suci


"Iya sayang,istirahat ya."


"Iya mi."


"Kalau gitu kami juga mau ke kamar pi,mi!" Mereka semua meninggalkan faris dan widya di ruang tengah,karena merasa sudah malam mereka juga masuk ke dalam kamar untuk istirahat


***


"Good morning my princes!" Sapa Reza saat melihat istrinya bangun dalam pelukannya,Reza sejak tadi memang sudah bangun tetapi masih belum beranjak dari tempat tidur melihat sang istri yang masih tidur salam pelukannya,akhirnya dia terus memandangi wajah istrinya hingga bangun


"Eeughh..sayang sejak kapan kamu bangun?" Tanya suci yang masih berusaha menetralkan perasaannya yang baru bangun


"1 jam yang lalu." Kata Reza santai


"Kenapa tidak bangunkan aku? Maaf sayang semalam aku capek bangat makanya lambat bangun." Kata suci memeluk reza


"Aku lihat kamu tidurnya nyenyak bangat sayang makanya aku gak mau ganggu karena alu tahu kamu pasti capek,apalagi ada dede bayi di dalam sini." Kata reza sambil menunjuk perut suci


"Tapi kan kamu pasti pegal karena tangan kamu aku jadikan bantal?"


"Tidak masalah my princes,apapun untuk kamu aku pasti lakuin." Kata Reza membuat Suci terharu


"Makasih ya."


"Bagaimana sekarang sayang apa masih mual?" Tanya Reza sambil mengelus pucuk kepala suci


"Uda mendingan kok sayang,tapi masih mual sekali kali. Ayo kita bangun,ini sudah jam berapa dan kamu habis ke kantor nanti telat." Kata Suci turun dari tempat tidur


"Walaupun aku tidak masuk kerja,tidak ada yang memarahiku atau memecatku karena itu perusahaanku!"

__ADS_1


"Dasar bos seenaknya saja!"


"My princes ada yang kamu lupain." Kata Reza memasang wajah masam


Cup


"Sudah ya jangan jadi manja,aku mau mandi dulu karena aku ada meeting hri ini dengan perusahaan Cheva." Kata suci lalu masuk ke kamar mandi


30 menit berlalu suci sudah selesai mandi dan memakai baju formalnya


"Sayang bangun mandi,kalau kamu gak bangun aku siram air!" Kata Suci membuat Reza langsung bangun dan manariknya


"Aduh! Sayang kamu mau buat aku jatuh!" Kata suci memarahi reza


"Maaf my princes aku kelepasan,iya ni aku mandi tapi mandiin." Rengek reza seperti anak kecil


"Stop berkelakuan layaknya anak kecil!" Kata Suci menatap tajam reza


"Iya my princes aku mandi sendiri aja." Suci hanya tersenyum melihat tingkah suaminya


Beberapa menit kemudian mereka sudah rapi dan siap turun untuk sarapan lalu ke kantor,di bawah sudah ada Lisa yang menunggu mereka berdua


Selama hamil Reza tidak membiarkan Suci ke kantor sendiri,pasti dia selalu mengantarnya.


"Aku masuk dulu ya sayang,hati-hati di jalan!" Kata suci ketika sudah sampai di depan kantor


"Iya my princes,jangan capek-capek dan kalau ada apa-apa langsung hubungi aku." Kata Reza mencium kening suci


"Iya sayang." Suci segera masuk kedalam kantor dengan gaya yang sangat elegan walaupun memang sikapnya yang dingin dan cuek


Banyak karyawan yang menyapa tetapi di jawab senyum oleh suci,menurut karyawan disana senyum bosnya saja sudah membuat mereka senang apalagi jika suci menjawab sapaan mereka gak kebayang bagaimana senangnya


"Kak irfan,bagaimana asisten yang aku minta untuk cheva apa sudah ada?" tanya Suci


"Iya sudah ada dan sudah mulai kerja,nanti juga dia pasti kesini dengan cheva."


"Ok. Jam berapa mereka datang?"


"Baiklah,kak irfan boleh kembali ke uangan."


Flashback on


"Bu cheva,ada pak irfan katanya mau bertemu dengan ibu." Kata sekertaris cheva


"iya suruh aja masuk!"


"Baik bu."


Ketika mendapat ijin dari cheva,irfan langsung menuju ke ruangannya dengan seseorang


"Cheva!"


"Kak irfan! Silahkan duduk kak!." Kata cheva sabil berjalan menuju sofa


"Oh aku gak bisa lama,aku hanya mengantarkan dia untuk menjadi asisten pribadi sesuai dengan yang suci minta,perkenalkan namanya very!" Kata Irfan memperkenalkan asisten itu ke cheva


"Ver,ini nona cheva yang akan jadi atasan kamu!"


"Saya Very nona!" Very mengulurkan tangannya dan disambut oleh Cheva


"Cheva!" Jawab cheva singkat


"Baiklah,aku kembali ke kantor dulu." Pamit irfan lalu pergi dari sana


"Kamu kenal kak irfan dimana?" tanya cheva


"Saya dulu satu kampus dengan irfan nona."

__ADS_1


"Jadi kamu kenal dong sama Reza?"


"Siapa yang gak kenal Reza nona,dimana-mana selalu terkenal."


"Ok kalau begitu. Oya kak irfan sudah menjelaskan ke kamu kan apa aja tugas mu?'


"Iya nona sudah."


"Kamu sebelumya kerja dimana?"


"Saya pernah menjadi asisten pribadi di sebuah perusahaan tapi saya keluar karena bos saya sangat serakah dan selalu bertentangan dengan saya."


"Begitu ya. Ya sudah ayo mulai bekerja."


"Baik nona."


Flashback off


Kini Cheva dan Very sudah tiba di Kantor Suci lalu menuju ke resepsionis


"Selamat pagi mbak!" Sapa Cheva


"Pagi nona,ada yang bisa saya bantu?"


"Saya mau bertemu dengan ibu suci,apa ada?"


"Nona cheva ya?"


"Iya mbak."


"Tadi bu lisa sudah berpesan kalau nona cheva datang langsung saja keruangan ibu suci,beliau sudah menunggu." Jelas resepsionis


"Ah iya..makasih mbak." Cheva dan very lalu menuju ruangan suci


"Kak lisa!" Panggil Cheva saat melihat Lisa


"Kamu suah datang?"


"Iya dong kak,kalau aku belum datang tidak mungkin aku ada disini." Kata cheva tersenyum


"Nona cheva ternyata tidak sedingin yang aku fikir." Kata very dalam hati


"Ayo masuk,suci sudah menunggu jangan sampai dia ngamuk nanti karena lama menunggu."


Mereka bertiga lalu keruangan Suci


"Jalanan macet ya?" Tanya suci ketika mereka memasuki ruangan


"Maaf kak tadi ada yan aku kerjakan dulu."Kata Cheva takut jika suci marah


"Oh begitu,kirain macet karena tumben kamu lambat. Apa dia asisten kamu yang di Carikan oleh irfan?" tanya suci melihat ke arah very


"Iya kak dia very."


"Ok,jadi irfan sudah menjelaskan ke kamu kan apa yang harus kamu kerjakan?" Tanya suci


"Iya nona saya sudah di beritahu semuanya."


"Baguslah. Cheva mana berkas yang aku minta?" tanya suci Dan langsung di ambilkan oleh very


BERSAMBUNG


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


Mohon dukungannya teman-teman supaya bisa makin semangat UPnya,dukungan dari teman-teman sangat membantu


โ™ˆVote yang banyak teman-teman

__ADS_1


โ™ˆLike


โ™ˆ Komen


__ADS_2