
Suasana di Mall itu makin menegangkan saat Suci menantang pram untuk memanggil orang tuanya
"kenapa?" Tanya suci krn security itu sangat takut jika orang tua pram hadir disana
"Saya hanya tidak mau nona mendapatkan masalah."
"Sudahlah,sekarang panggil orang tuanya!" tegas Suci
Pram lalu menghubungi orang tuanya yang kebetulan ada di mall itu juga
"Halo..papa dimana?" Tanya Pram setelah papanya mengangkat telponnya
"Papa di kantor (Mall),ada apa? Sepertinya kamu ada masalah kalau papa dengar dari nada kamu bicara."
"Iya pa,papa bisa ke depan restauran XXX gak,ada orang yang cari masalah denganku dan mereka menantang papa!"
"Apa! Siapa orang itu,beraninya dia mencari masalah disini dan menantangku. Tunggu papa akan kesana sekarang." mereka mengakhiri panggilan telponnya dan dengan wajah yang sulit di artikan,papa pram segera ke tempat yang pram katakan tadi
"Tunggu saja papaku datang dan aku yakin kalian tidak akan bisa berkutik lagi!"
"Ok..aku dengan senang hati menunggu." Suci duduk santai kembali di kursinya
"Wah..wanita itu tampaknya punya nyali yang besar ya,dia menantang manager di mall ini,apa gak salah?" Komentar salah satu penjaga disana
"Iya tapi tampaknya dia juga bukan wanita sembarang karena dia sama sekali tidak ada rasa takut."
"Iya dan aku harap hari ini wanita itu bisa menangani masalah ini."
"Ada apa ini?" Tanya Joseph papa pram yang datang dengan gayanya yang angkuh dan sombong
"Ini mereka yang tadi aku ceritakan pa,mereka telah menggangguku sejak di jalan tadi." Pram menunjuk ke arah suci
"Hellooooo...aduh anak ingusan ini,bukannya kamu yang menghalang jalan kami ya?" Suci masih kelihatan santai menanggapi perkataan pram
"Gak pa,justru mereka yang menghalangi kami saat mau kesini dan sampai disini juga mereka mencari masalah lagi." Wajah pram tampak sangat antusias melaporkan masalah yang tidak sama sekali suci lakukan
"Maaf pak,tapi sepertinya anak bapak ini senang mencari masalah dengan orang, sudah jelas dia salah akan tetapi dia dan temannya malah menuduh kami." Irfan sudah tidak bisa sabar lagi menghadapi pram
__ADS_1
"Lebih baik kita lihat rekaman CCTV di mall ini saja supaya lebih jelas!" Lisa memberi saran pada security
"Tapi ruangan CCTV tidak bisa sembarang orang masuk non,dan hanya orang tertentu saja." Jawab security
"Kan disini ada pak Joseph sebagai manager jadi tidak masalah dong jika kita pergi melihatnya." Suci bersi keras ingin memperlihatkan kelakuan pram ke papanya
"Baiklah." Joseph mengiyakan permintaan Lisa
"Tapi pa,untuk apa membuang-buang waktu ke ruang CCTV lagi,disini sudah jelas mereka menantang papa." Pram berusaha menghalangi sang papa untuk memeriksa CCTV
"Benar juga,tidak perlu ke ruangan CCTV krn bagaimana pun kalian tetap salah." akhirnya joseph mendengar kata-kata anaknya
"Ci,bukannya ini mall punya pak reza ya? Bagaimana kalau kita minta pak reza datang kesini saja!" Bisik Lisa pada suci
"Iya ya,kok aku bisa lupa..ok aku akan menghubunginya dulu." Jawab suci dan segera menghubungi reza
"Baiklah saya tidak akan memaksa untuk memeriksa CCTV di mall ini tapi saya akan memanggil 1 orang yang saya yakin Anda akan mengenalnya."
"Siapa pun itu saya tidak takut,jadi lebih baik nona silahkan panggil orang itu!" Jawab Joseph
tuut..tuut..tuut
"Waalaikum salam..Kamu sibuk gak?" Tanya suci
"Gak kok,walaupun aku sibuk pasti aku akan mengutamakan calon istriku." Goda Reza
"Bisa gak kamu ke Mall XXX?"
"Ngapain kamu disana,dan kenapa gak blg ke aku?"
"Nanti aku jelasin,intinya ada orang yang bernama pak Joseph ingin bertemu,katanya dia gak takut sama siapapun."
"Pak joseph?"
"Iya,kamu kenal kan?"
"Kenal sudah pasti krn dia manager di sana,apa yang dia perbuat?" Tanya reza penasaran
__ADS_1
"Baiklah,aku tunggi ya.!" Suci mengakhiri telponnya
"kita tunggu saja dia datang dan saya harap bpk joseph yg terhormat jangan kaget."
Tidak berapa lama mall di hebohkan dengan suara para gadis disana yang antusias melihat seorang pria tampan memasuki area mall
"Tuan Reza! Selamat siang Tuan!" Sapa security yang melihat reza datang bersama Jhon dan membuat joseph menoleh ke arah sumber suara
"Selamat siang Tuan Reza,ada apa kok tumben datang gak kasih kabar?" Joseph berubah 360° derajat ketika melihat reza sedangkan reza melirik ke arah suci dan sengaja gak mengenal suci untuk menguji joseph
'Ada apa ini kok ribut-ribut?" tanya reza
"Ini Tuan ada yang cari masalah di Mall dan memaksa untuk melihat CCTV sedangkan peraturannya tidak bisa sembarang org bisa masuk ruangan itu." Jawab security
"Tapi bukannya disini ada pak joseph kenapa tidak bisa?" Reza menaikkan alisnya melirik ke arah joseph
"Ah itu anu tuan,saya rasa tidak perlu melihat CCTV karena mereka yang datang kesini membuat masalah." Joseph menjawab dengan gugup
"Memangnya mereka bermasalah sama siapa?"Reza berusaha memancing joseph agar mengatakan yang sejujurnya
"mereka mencari masalah dengan anak saya tuan,sejak di jalan tadi mereka sudah mencari masalah dengan menghalangi jalan anak saya dan sampai disini mereka malah cari ribut." Joseph berusaha membuat Reza percaya tetapi dia salah
"Oh ya.apa benar nona?" Reza melihat ke arah suci dan tersenyum
"Tentu tidak,dalam perjalanan tadi anak ingusan ini bersama dengan temannya menghalangi mobil kami di jalan,dan sampai disini dia menyenggol ku sehingga minuman yang dia bawa tumpah di bajuku tetapi dia tetap merasa benar dan malah memanggil orang tuanya yang katanya manager di mall ini,mereka fikir aku akan takut dengan hal itu." Reza mengepalkan tangannya krn ternyata Joseph bohong dan menggunakan kekuasaan untuk anaknya yg bersalah
"Tidak! Itu tidak benar,mbak-mbak ini yang berbuat masalah dengan kami." Pram tidak terima dengan perkataan Suci
"Kalau begitu nona bisa ikut saya ke ruang CCTV untuk melihat apa yang terjadi." Reza menahan amarahnya dan mengajak suci ke ruang cctv tetapi joseph terus saja berusaha menghalangi
"Tapi tuan apa tidak membuang-buang waktu saja,lagipula bukannya tidak boleh sembarang orang masuk ke dalam ruangan CCTV?"
"Pak Joseph,apa anda lupa disini saya pemilik mall jadi saya bisa lakukan apa yang saya mau termasuk membawa orang asing ke dalam ruangan CCTV,jadi tidak usa menghalangi saya!" Mereka semua bergegas ke ruang CCTV termasuk joseph dan pram beserta teman-temannya
"Selamat siang tuan,ada yang bisa saya bantu?"Tanya karyawan yang bertugas menjaga ruangan itu
"Saya ingin melihat rekaman CCTV siang ini!" Jawab reza dengan wajah yang datar
__ADS_1
"Baiklah,silahkan tuan!" Reza masuk ke dalam ruangan CCTV bersama yang lainnya dan melihat apa yang terjadi,semua kaget melihat apa yang terjadi dalam rekaman itu kecuali Suci,lisa,dan Irfan
BERSAMBUNG