Presdir Cantik Dan CEO Tampan

Presdir Cantik Dan CEO Tampan
Rencana Pernikahan


__ADS_3

"Assalamualaikum!!"


"Waalaikum salam." Teriak widya dari dalam rumah


"Ada suci,sini sayang masuk!" Begitu melihat Suci,widya langsung senang dan mengajaknya masuk ke dalam rumah


"iya tante."


"Mi aku ke kamar dulu ya!" Reza segera ke kamarnya untuk bersih-bersih


"Kalian sudah makan?" Tanya widya


"Sudah kok tan,oya gimana keadaan tante dan yang lainnya?"


"Alhamdulillh baik kok,kalau keluarga kamu bagaimana?"


"Alhamdulillh baik kok tan." Disela perbincangan mereka,tiba-tiba reza muncul dengan pakaian yang santainya


"Mi ada ya yang kami ingin bicarakan!" Ucap reza dengan serius


"Apa itu?Apa kabar gembira?" Tanya widya penasaran


"Kami akan segera menikah!" Ucapan Reza membuat widya langsung bersorak kegirangan


"Kalian gak becanda kan?"


"Ya gak lah mi,Reza serius."


"Iya tan,suci sudah memutuskan untuk menjalin hubungan dengan reza."


"Mami senang bangat mendengarnya,jadi kapan rencana kalian?"


"Secepatnya mi,aku akan melamar suci dengan resmi dan langsung menikahinya!"


"Ya sudah nanti biar mami yang menghubungi orang tua Suci."


"Iya mi makasih ya."


"Kakak benar mau nikah sama suci?" Claudia yang tiba-tiba datang menjadi heboh saat mendengar sahabatnya dan kakaknya akan menikah


"Iya." Jawab Reza singkat


"Dasar kutub,jawabnya gitu aja tapi gak masalah yang penting suci jadi kakak iparku." Claudia langsung memeluk suci


"Dasar bocah!" Reza menyentil kening claudia


"Suci apa yang membuatmu menerima es kutub ini? Lihat saja sikapnya persis kyk es tapi gak heran sih,kalian sama-sama es kutub." Claudia terus saja mengejek suci dan reza membuat reza semakin kesal


"Cla,udah dong jangan di ganggu terus,tu suci malu kan." Widya menengahi anaknya agar tidak ribut berkepanjangan


"Iya mi. Jadi kapan kalian menikah?"


"Secepatnya!" Jawab reza ketus


"Ya uda aku antar Suci pulang dulu ya mi."

__ADS_1


"Gak nginap aja sayang?"


"Maaf tan,aku masih banyak kerjaan jdi gak bisa nginap." tolak suci dengan sopan


"Ok lah syg,Reza hati-hati ya bawa mobilnya."


"Iya mi." Setelah kepergian suci dan reza,Widya langsung menghubungi yanti


Di Kota M


"Halo..Assalamualaikum!"


"Waalaikum salam! Tumben nelpon jeng,ada apa ya?"Yanti bingung krn baru kali ini widya menghubunginya krn yg dia tahu widya gak akan menghubunginya jika tidak ada hal penting


"Biasa lah jeng mau ngobrol-ngobrol aja,sekalian membahas pernikahan anak kita."


"Maksud jeng widya pernikahan reza dan suci? Bukannya belum ada kepastian ya jeng?"


"Tadi reza dan suci datang kesini dan menceritakan kalau mereka sudah siap menikah."


"Yang benar jeng? Wah ini kabar gembira." Yanti sangat bersemangat mendengar ucapan widya


"Iya jeng dan kita akan jadi besan,aku gak nyangka jeng kita akan jadi keluarga."


"Jadi kapan rencana mereka?"tanya yanti


"Katanya dalam waktu dekat ini,maka dari itu aku menghubungi jeng yanti untuk memberitahu keluarga yang lainnya."


"Baiklah,nanti saya akan membicarakan dengan yg lain,kebetulan saya juga ada di rumah papa jadi bisa langsung memberitahu mereka."


"Kalau gitu sudah dulu ya jeng,nanti kita lanjut lagi. Assalamualaikum!"


"Waalaikum salam."


"Pa aku ada kabar bahagia."


"Ada apa sih sampai lari-lari begitu?" Tanya wira


"Kita akan jadi besanan dengan keluarga Rahardian."


"Maksud kamu apa sih?" Tanya Hasna yang sejak tadi hanya menyimak saja


"Tadi jeng widya nelpon dan bilang kalau reza dan suci akan segera menikah."


"Yang benar? Tapi kok suci gak ada memberitahu kita ya?"


"Mungkin suci masih sibuk,krn tadi jeng widya bilang kalau reza dan suci baru saja pulang,mungkin saja suci belum sempat menghubungi kita." Jelas Yanti


"Syukurlah kalau begitu jadi kita tidak perlu susah payah menjodohkan mereka."


"Iya pa."


"Jadi kapan rencana pernikahan mereka?" tanya Malik


"Kita harus membicarakannya dengan keluarga reza dulu."

__ADS_1


"Baiklah nanti papa yang akan menghubungi tuan faris."


Di Negara P


"Pa bagaimana caranya aku bisa mendekati tuan reza? Pokoknya aku harus mendapatkannya!" seorang wanita yang kini berada di kantor papanya sedang merengek bagaimana cara untuk mendapatkan pria yang ia inginkan


"Tenang saja sayang,kita akan ada kerja sama dengan perusahaan Rahardian jadi nanti kamu yang akan menggantikan papa untuk menemui tuan reza." Erlangga sudah mempunyai rencana licik untuk menjebak Reza


"Papa serius kan?"


"Kapan papa bercanda,apalgi untuk anak kesayangan papa ini." preti lalu memeluk erlangga dan di balas oleh erlangga


"Sebenarnya apa yang papa rencanakan?" tanya preti bingung


"Kamu tenang aja syg,apapun akan papa lakukan tapi kamu tahu dong apa yang menjadi kewajiban kamu." Erlangga menggoda Preti dengan mengelus rambutnya


"Itu sih gampang pa,aku akan membuat papa puas seperti biasa." Preti duduk di pangkuan erlangga dan bermanja


Preti memang bukan anak kandung erlangga melainkan anak yang ia dapatkan di jalan dan dirawatnya sekaligus di jadikan pemuas nafsunya


Flashback on


15 tahun yang lalu disaat erlangga ingin berangkat ke kantor dalam perjalanan ia menemukan anak kecil yang menangis di pinggir jalan dengan luka di lutut,krn kasian ia turun menghampiri anak itu


"Berhenti sebentar!" Perintah erlangga pada sopirnya


"Iya tuan." Sang sopir menghentikan mobilnya dan membukakan pintu untuk erlangga


"Hei anak cantik,kamu kenapa kok nangis?" Erlangga menghampiri anak kecil itu yang masih saja menangis dan tampak ketakutan


"Tuan siapa?" Jawab anak kecil itu


"Orang tua kamu mana?"


"Aku tidak mempunyai orang tua,aku anak yatim piatu,orang tuaku sudah meninggal 1 bulan yang lalu."


"Nama kamu siapa?"


"Nama saya preti tuan." Ya anak kecil itu adalah preti yang sekarang bersama erlangga


"Kamu ikut sama om ya dan tinggal sama om." Erlangga mempunyai istri dan anak tetapi krn kecelakaan mengakibatkan istri dan anaknya meninggal sehingga ia hidup sendiri


"Yang benar tuan?" Preti sangat senang mendengarnya


"Benar syg,ayo kita pulang dan 1 lagi jangan panggil om tapi papa!"


"Baik pa."


Mulai saat itulah preti memanggil erlangga dengan sebutan papa dan memenuhi semua kebutuhan preti hingga preti kuliah tetapi semua itu tentu tdk gratis krn preti harus melayani erlangga kapanpun ia mau,walaupun awalnya preti menolak tetapi setelah berfikir kalau tidak ada ruginya,lagipula ini sebagai balas budi krn erlangga sudah mau merawatnya.


Flashback off


"Jadi kapan papa mau?" Preti menggoda erlangga


"Sekarang!" Erlangga langsung menggendong

__ADS_1


preti ke ruang pribadi yang berada di dalam ruang kerja erlangga,ya tahu lah apa yang terjadi selanjutnya


Bersambung😊😊


__ADS_2