
Pagi yang cerah membuat pasangan yang masih hangat-hangatnya menikmati masa pengantin baru,kini baru saja bangun.
"Selamat pagi my princes!' Sapa Reza sambil mencium kening Suci
"Pagi juga sayang!"
"Nah gitu dong kan lebih romantis kalau panggil sayang." Kata Reza yang masih mendekap suci dalam pelukannya
"Hari ini kamu ada kegiatan apa di kantor my princes?" Tanya Reza
"Hanya cek laporan akhir bulan aja,emang kenapa sayang?" Tanya Suci balik
"My princes ada yang aku mau bicarakan dengan kamu!" Kata Reza dengan wajah yang serius
"Apa itu sayang?"
"Sepertinya Irfan menyukai Lisa." Kata Reza
"Astaga sayang,kamu ya pagi-pagi sudah gosipon orang." Kata suci
"Aku ada niat baik loh sayang. Bagaimana kalau kita mendekatkan irfan dan juga lisa!" Kata reza memberi saran
"Bagus juga ide kamu sayang,tapi apa iya Lisa mau sama kak irfan?" Kata suci bingung
"Aku yakin sayang."
"Kenapa kamu bisa yakin begitu?" Tanya Suci penasaran
"Aku bisa yakin karena dari tingkah irfan sewaktu lisa di rawat. Dia sangat khawatir bahkan dia rela menjaga lisa di kamar." Kata Reza membuat suci tersenyum
"Bagus dong sayang,jadi dengan gampang kita menjodohkan mereka. Aku juga kasian dengan kak irfan,dia sudah tidak mempunyai siapa-siapa lagi,dia hanya fokus pada kerjaan saja. Mungkin dengan dia menjalani hubungan dengan Lisa akan membuat hidupnya sedikit berwarna dan tidak hambar." Kata Suci
"Kami benar juga my princes. Bagaimana kalau kita mengajak mereka ikut jika nanti kita bulan madu." Tanya Reza
"Ide yang bagus sayang. Ya sudah sana mandi,aku juga mau beres-beres dulu." Kata suci yang langsung beranjak dari tempat tidurnya tetapi reza malah menariknya kembali
"Ada apa lagi sih?" Tanya suci
"Ada yang kurang sayang,kamu belum memberiku vitamin pagi." Kata Reza sambil menunjuk pipinya
"Dasar mesum!" Suci langsung mencium Reza dan pergi meninggalkannya
"Mesum sama istri sendiri kan tidak masalah." Kata Reza tetapi suci sudah pergi dari hadapannya
Setelah semua sarapan selesai,suci kembali ke kamar dan siap-siap ke kantor
"Sayang ayo sarapan!" Panggil suci
"Iya my princes." Mereka berdua menuju meja makan lalu sarapan,tidak lama kemudian jhon datang
"Selamat pagi bos!" Sapa jhon
__ADS_1
"Pagi jhon. Ayo kita sarapan dulu!"ajak suci dan di iyakan oleh jhon
Reza dan jhon mengantarkan suci ke kantor terlebih dulu
"Aku turun ya sayang." Kata suci
"Kalau ada apa-apa hubungi aku my princes." Kaya reza sambil mencium kening suci membuat jhon memalingkan wajahnya ke jendela mobil
"Dasar pengantin baru tidak tahu apa kalau ada jomblo disini." Gerutu jhon dalam hati
Dalam Lift suci bertemu dengan irfan
"Kak apa pak Gio sudah mengganti semua kerugian yang dia timbulkan?" Tanya suci
"Iya sudah kok dan aku dengar-dengar kalau perusahaannya mengalami penurunan drastis
"Itu adalah ganjaran atas apa yang dia perbuat,untung aku tidak membuatnya bangkrut tak tersisa." Kata suci dengan senyumnya
"Kenapa tidak di buat bangkrut aja?" Tanya irfan
"Aku masih punya belas kasih tapi jika dia mengulangnya lagi maka aku akan membuat hidupnya menderita dan jadi gelandangan." Kata suci dengan nada yang dingin
"Terserah kamu lah."
"Oya kak,Lisa mana?"Tanya suci
"Dia sudah duluan ke ruangannya,tadi aku singgah di bawah dulu." kata irfan
"Ada yang aku mau tanyakan ke kak irfan tapi gak disini,nanti langsung keruangan ku."
Sesampainya di lantai khusus,mereka langsung keruangan suci
"Apa yang ingin kamu tanyakan?" Tanya irfan
"Apa kaka menyukai Lisa?" Tanya suci dan membuat irfan gugup
"Apa maksud kamu nanya soal itu?" Jawabnya dengan nada yang gugup
"Aku cuma mau tahu aja! Jawab jujur aja kak!"
"Hmmm..aku memang menyukai Lisa tapi aku takut jika dia tidak mempunyai perasaan apa-apa denganku." Jawab irfan lemas
"Aku yakin kok kalau lisa juga suka sama kakak. Makanya kakak ungkapkan dong perasannya." Kata suci menyemangati irfan
"Tapi bagaimana caranya,aku sama sekali belum pernah menyatakan perasaanku ke wanita." kata-kata irfan membuat suci tertawa terbahak-bahak
"Astaga kak irfan,aku fikir kakak itu populer dulu di kampus,masa nyatakan perasaan ke wanita tidak pernah."ejek suci
"Begini saja kak,aku rencana akan liburan dengan reza sekalian bulan madu,aku mau ngajak kalian juga. Hitung-hitung kita refreshing setelah banyaknya masalah dan kerjaan kantor." Saran suci
"Aku setuju tapi kita mau kemana?"Tanya irfan
__ADS_1
"Reza mempunyai villa di sebuah pulau dan aku mau kesana."
"Baiklah aku mau. Tapi kamu yang ajak lisa ya." Kata irfan
"Iya kak. Lagipula tidak bagus tinggal dengan orang yang bukan muhrim nanti ada setan!"kata suci
Irfan hanya bisa diam mendengar kata-kata suci
"Benar juga kata suci,aku tidak mungkin tinggal bersama Lisa tanpa ikatan."
"Kapan Adit akan kesini?" Tanya irfan
"Masih ada 1 bulan kak,setelah semua selesai dia baru berangkat kesini."
"Bagus lah jadi dirumah gak sepi lagi."
1 Minggu kemudian
Hari ini Reza,suci,lisa,irfan,jhon,Chandra, dan cheva berangkat kesebuah pulau dimana disana terdapat villa milik reza serta pemandangan yang membuat mata segar
Dalam pesawat Reza dan suci duduk berdampingan dengan mesranya membuat yang lain iri
"Serasa dunia milik berdua ya." Kata Lisa yang melihat suci terus sandar di bahu Reza
"Makanya nikah sana supaya tahu bagaimana enaknya kalau sudah nikah mau ngapain aja gak ada larangan! Bagaimana sayang?" Kata Suci sambil menyenggol tangan reza
"Tunggu aja aku pasti akan nikah dan aku akan perlihatkan bagaimana nanti keromantisan ku dan suamiku!" kata Lisa kembali berjalan ke tempat duduknya
"Emang kamu ada calonnya?" Ganggu suci
"Nanti aku akan mencari jika sampai di villa reza dan akan aku perlihatkan!" Kata-kata Lisa membuat wajah irfan jadi masam
"Kak irfan kenapa?kok wajah kak irfan jadi begitu saat lisa mengatakan akan mencari pria nanti jika sampai."Suci sengaja mengganggu lisa karena ingin melihat reaksi irfan
"Ah..gak kok. Aku gak kenapa-kenapa."Irfan jadi salah tingkah saat suci menegurnya
"Tampaknya ada yang cemburu lis kalau kamu ingin mencari laki-laki lain!" Kata suci
Wajah Lisa menjadi merah saat suci mengatakan itu,dia tidak menyangka respon yang di berikan oleh irfan
"Sudah my princes jangan ganggu mereka terus,kasian kan mereka. Tu lihat wajah mereka berdua kan jadi malu-malu gitu." Kata reza yang masih menggenggam tangan suci
Cheva,jhon dan chandra hanya diam menyaksikan kekonyolan suci dan lisa
BERSAMBUNG
๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ๐ผ
Mohon dukungannya teman-teman supaya bisa makin semangat UPnya,dukungan dari teman-teman sangat membantu
โVote yang banyak teman-teman
__ADS_1
โLike
โ Komen