Presdir Cantik Dan CEO Tampan

Presdir Cantik Dan CEO Tampan
Ular Betina


__ADS_3

"Kek kalau kak Suci menikah,nanti aku bagaimana dong kalau aku kesana kuliah?" Chika memasang wajah cemberutnya memikirkan nasibnya jika nanti dia kuliah di negara P


"Emangnya kenapa? Kan kamu bisa tinggal di rumah yg suci tempati sekarang,lagipula suci pasti ikut dengan suaminya."


"Tapi gak seru lah kek kalau kak suci gak ada."


"Ya mau gimana lagi,sudah resikonya kan." Jawab wira dengan senyum mengejek


"Ah sudahlah,aku mau tidur aja!" Chika berlari ke kamarnya dan berencana menghubungi suci


"Mending aku telpon kak suci aja deh".


Tuu..tuut..tuut..


"Hallooooooooo...Kakakku yang canntik dan baik hati!" Chika sangat bersemangat ketika suci mengangkat tlpnnya sampai-sampai dia berteriak


"Astaga Chika,kamu mau menghancurkan gendang telingaku?" Jawab suci kesal mendengar suara chika yang cempreng


"ya maaf kak,aku kan kangen sama kakak,emang kakak gak kangen sama adekmu yang paling cantik ini?"


"Dasar narsis,pasti ada maunya ni makanya nelpon?"


"Gak kok kak,aku cuma bete aja sama kakek dan juga kak suci!" Chika pura-pura ngambek


"Loh kok aku?"


"Iyalah krn kakak mau menikah jadinya nanti kalau aku kuliah disitu kita gak bisa tinggal sama lagi."


"Cuma gara-gara itu?"


"Apa kakak bilang cuma? Itu sangat sulit buatku kak."


"Hei kamu sudah dewasa jadi gak usa kayak anak kecil!"


"Aku baru 16 tahun kak,dan aku masih mau banyak belajar dari kakak!"


"Kan walaupun aku sudah nikah kamu tetap bisa belajar." Jawab suci cuek


"Sudahlah,aku mau tidur,besok aku banyak kerja di kantor!" Suci mematikan sambungan telponnya


"Astaga es kutub segitunya." Gerutu chika dan langsung ke kamar mandi untuk cuci muka lalu tidur


Keesokan harinya sesuai rencana Erlangga membuat janji untuk bertemu dengan Reza di sebuah restaurant yang berada di salah satu hotel


"Bos hari ini ada meeting bersama dengan perusahaan pak Erlangga yang di adakan di hotel Xxx." Jhon memberitahu Reza jadwal hari ini


"Jam berapa?" Reza sibuk dengan Ponsel di tangannya


"Jam 7 malam bos." Reza menyeritkan keningnya mendengar perkataan Jhon

__ADS_1


"Kenapa malam,bukannya aku sudah bilang kalau tidak bisa jika sudah lewat jam kantor!" Reza tampak tidak menyetujui hal itu


"Maafkan saya bos tapi saya sengaja menyetujuinya krn saya ingin mengetahui apa maksud tuan erlangga mengajak kita meeting di hotel dan malam."


"Maksud kamu apa Jhon?" Tanya reza heran dengan kata-kata jhon


"Saya curiga tuan erlangga dan anaknya mempunyai rencana licik."


"Maksud kamu,mereka ingin menjebakku?"


"Iya bos,dan saya sudah memiliki rencana untuk menjebak mereka balik."


"Apa rencana kamu?" Jhon menceritakan rencana yang telah ia buat


"Apa kamu yakin?"


"Iya bos saya yakin krn saat peresmian ibu suci tanpa sengaja saya mendengar percakapan mereka."


"Baiklah,apa perlu aku mengajak suci?"


"Lebih baik ibu suci di beritahu bos,takutnya dia akan curiga dan berfikir yg salah terhadap bos!"


"Baiklah,nanti aku akan menghubungi suci,Sekarang kamu siapkan semua berkasnya!" Jhon pergi keruangannya sedangkan reza langsung menghubungi suci


"Halo,Assalamualaikum."


"Waalaikum salam,ada apa menghubungiku pagi begini?" tanya suci cuek


"Ya lumayan,ada apa?"


"Nanti malam aku ada meeting dengan salah satu klien,kamu bisa menemaniku gak?"


"Kenapa mesti aku,Jhon mana?" Reza menceritakan pada suci tentang rencana jhon


"Huft...dasar ular betina.baiklah nanti malam aku kesana,kamu duluan aja,aku ingin melihat apa yg dia akan lakukan."


"Baiklah,ya sudah kamu lanjut kerja aja!" Mereka mengakhiri percakapannya dan melanjutkan pekerjaan masing-masing


Tidak terasa waktu sudah sore dan sesuai rencana Preti telah siap-siap bahkan ke salon untuk make up hanya karena ingin bertemu dengan Reza


"Pa aku mau ke salon dulu ya,ini sudah jam 5 dan setelah itu aku akan ke tempat yang papa katakan."


"Baiklah,nanti kita bertemu disana saja!" Preti keluar dari ruangan Erlangga dengan gayanya yang centil


"Lihat tuh nona preti,seharian dia di dalam ruangan pak bos,ngapain coba?" Kata karyawan a


"Iya,dia kayak gak ada kerjaan aja ya?"


"Biasa lah,dia kan bisa di katakan anak plus pacar bos"

__ADS_1


"Huuss..jangan sembarang bicara,nnti ada yang dengar,kita akan kena imbasnya"


"Sudahlah,ayo kita pulang saja!"


Para karyawan sudah terbiasa dengan gaya preti dan tingkahnya.


Dikantor Suci


"Aduh sudah jam segini tapi pekerjaanku masih banyak,mana aku harus pergi menemani reza." Suci bingung karena pekerjaannya belum selesai tetapi dia sudah buat janji dengan reza


"Ada apa Ci?" Tiba-tiba irfan masuk dalam ruangan suci yg awalnya ingin mengajak suci pulang


"Aku bingung kak,pekerjaanku masih banyak sedangkan aku ada janji dengan reza jam 7 nanti,sekarang saja sudah jam 5 lewat." Jawab suci dengan wajah lelahnya


"Astaga Suci,aku fikir kamu itu pintar tetapi aku salah,kan kamu bisa kerjakan besok,lagipula ini perusahaan punya kamu,tidak ada yang akan memarahimu jika itu tidak selesai." Irfan menyentil jidat suci


"Auh...apaan sih kak. Tapi benar juga ya,hehehehe. Ya sudah aku mau mandi dulu,jangan ngintip!" Suci mandi di dalam kamar pribadi yang berada dalam ruangannya


Tidak lama setelah itu,suci keluar dengan pakaian yang elegan dan sangat cantik


"kamu sebenarnya mau kemana sih Ci?" Tanya Irfan


"Aku mau menemani Reza menemui kliennya dan tampaknya kliennya itu punya rencana yang tidak baik,kakak bisa pulang duluan sama Lisa,tapi oh ya,lisa mana kak,kok aku gak lihat?" tiba-tiba lisa muncul di depan pintu


"Aku disini!" Lisa muncul dengan senyum yang manisnya


"Kak irfan ayo kita pulang,aku mau mandi,hari ini capek bangat dan pengen rasanya berendam di dalam air hangat..hehehehehe.."


"Ok.. Ci kami duluan ya."


"Aku juga sudah mau pergi kok,takutnya macet." Mereka bertiga memasuki lift khusus dan kemudian menuju mobil masing-asing,suci mengendarai mobil sendiri sedangkan irfan dengan lisa


Dikantor Reza


"Bos bagaimana,kita berangkat sekarang saja?" Tanya Jhon


"Iya takutnya macet dan suci juga menunggu lama."


"Baiklah Bos!" Mereka berdua menuju ke tempat yang erlangga berikan


1 Jam dalam perjalanan mereka akhirnya sampai dan bersamaan dengan suci


"Bos itu ibu Suci tampaknya baru sampai juga." Jhon menunjuk ke arah suci yang baru keluar dari mobilnya


"Ayo kita kesana!" Reza dan jhon menghampiri Suci


"Kamu baru sampai juga?" Suci kaget karena tiba-tiba reza ada di belakangnya


"Astaga..Kamu kayak jailangkung ya,ngagetin aja."

__ADS_1


"ya maaf," Mereka bertiga masuk ke dalam hotel tepatnya di restauran dan tampaknya disana Preti sudah menunggu dengan pakaian yang sangat minim


Bersambung...


__ADS_2