Presdir Cantik Dan CEO Tampan

Presdir Cantik Dan CEO Tampan
Taktik Suci


__ADS_3

***


Di kota M tepatnya di Perusahaan Arwana Grup


Saat ini Malik sedang berada di kantor pusat Arwana grup di kota M karena ada masalah yang membuat perusahaan mendapatkan kerugian,salah satu dari karyawan melakukan korupsi yang sangat besar..


"Bagaimana ini pa,apa papa sudah tau siapa yang berani melakukan ini??"Tanya Malik dengan panik


"Papa belum bisa mengetahuinya,orang ini sangat lah pintar,dia bisa mengambil uang perusahaan tanpa jejak sedikit pun." Tampak wajah lemas wira


"Cuma ada 1 cara bagaimana kita bisa mengetahui orangnya pa,!" Sorot mata Malik kini sulit di artikan


"Maksud kamu??." Wira mengerti dengan ucapan malik tetapi dia ragu


"Iya pa,aku akan menghubungi Suci,dia pasti bisa menyelesaikan ini.!" Dengan cepat Malik menghubungi suci


Disisi lain Suci dan Lisa sedang asyk mengelilingi kampus itu..


"Ci,kita makan yuk,aku lapar.!" Ajak Lisa


"Kita makan dimana??."


"Dikantin aja,sekalian coba menu disana!"


"Hmmm.." Mereka sedang asyk makan tiba-tiba ponsel Suci berbunyi


Drrt...drrt...drrt...


"Ci,hp kamu bunyi tu." Tegur Lisa krn suci gak mendengarnya krn fikirannya penuh dengan pertanyaan tentang Reza


"Ah iya..."


Papa ngapain telpon ya? Disana kan masih pagi.. Gumam suci


"Hallo!! Assalamualaikum yah.!"


"Hallo! Waalaikum salam nak! Kamu sedang sibuk ya,apa ayah ganggu??"


"Gak kok yah,ni suci dan Lisa lagi makan siang.. ada apa papa telpon suci kan disana masih pagi pa.?"


"Suci,sekarang papa ada di kantor pusat Arwana grup,dsni ada masalah dan papa ingin minta bantuan kamu.."


"masalah apa yah dan bantuan seperti apa??


"Ada salah satu dari karyawan yang melalukan korupsi dan membuat kerugian pada kantor pusat tetapi tidak ada yg bsa mengetahui orangnya siapa..Kamu kan mengerti IT sayang,kamu bisa gak melacak siapa yang berani melakukan itu?"


"Oohhhh...itu gampang yah. Sore ini ayah pasti akan tau orangnya tapi suci makan dulu yah supaya suci punya tenaga..hehehehe."


"Iya nak kamu makan aja dulu,nanti kabari ayah ya sayang...kamu dan Lisa baik-baik ya disana!"

__ADS_1


"Iya yah." Mereka mengakhiri telponnya


"Ada apa ci? kayaknya ada masalah serius??Lisa penasaran dengan ekspresi wajah suci yang berubah saat menerima tlpon tadi


"Huft..ada tikus got di kantor pusat yang melakukan korupsi dan ayah meminta ku untuk mencari tau orangnya." Suci berkata sambil mengunyah


"Ya uda makan dulu trus kita cari tau orangnya.!"


Selesai makan,mereka berdua segera pulang dan berencana menyelesaikan tugas itu di rumah saja supaya lebih tenang


"Selamat sore nona muda.!" Sapa suri pembantu suci


"Sore bi.!"


"Nona muda dan non Lisa mau makan? Biar bibi siapkan!"


"Gak usa bi,kami sudah makan..bawakan aja cemilan ke kamarku ya.!"


"Baik nona muda!" Mereka berdua ke kamar suci dan suri ke dapur mengambilkan cemilan untuk di bawa ke kamar suci


Suci duduk di sofa dalam kamarnya sambil mulai mengotak atik laptopnya,dan mencari siapa orang yang berani berbuat curang pada keluarganya


"cih,dasar mata duitan,apa belum cukup gaji yang sangat besar ia dapatkan dari perusahaan Arwana." Kini suci tersenyum puas walaupun senyumnya itu mengartikan sesuatu,ia sudah menemukan siapa orang itu..


"Kamu sudah menemukannya??"


tok..tok..tok


"Masuk.!"


"Maaf non,ini cemilannya.!" Bi suri masuk ke dalam kamar dengan hati-hati


"Letakkan di atas meja aja bi.!"


"Baik non,saya permisi dulu..oya nona muda mau makan apa malam ini??"


"Terserah bibi aja mau masak apa,!"


"Baik non.!" Suri keluar dan menutup pintu kamar dengan sangat hati-hati


Suci masih sibuk dengan laptopnya dan setelah semua data dan bukti yang dia butuhkan,dia segera mengirimnya ke Malik


"Selesai juga,kita tunggu apa tanggapan orang mata duitan itu.!


Tuut..tuut..tuut.


"Hallo!!" Sapa suara di seberang sana


"Hallo ayah,! Suci sudah mendapatkan orangnya dan sudah mengirimkan ke email ayah semua data dan buktinya

__ADS_1


"Betul kah sayang,terima kasih ya.!"


"Tapi ayah jangan kaget jika sudah mengetahui orangnya karen ayah tidak akan menyangka kalau dia orangnya.!"


"Baiklah sayang."


"Ya sudah suci matikan ya,suci mau mandi dulu,ini juga sudah sore. Assalamualaikum


"Iya sayag,Waalaikum salam."


Mereka mengakhiri telponnya dan suci segera menyambar cemilan yang di bawa oleh bi suri tadi,,


"Ci tadi di kampus aku perhatikan kamu kok kayak banyak fikiran,emangnya ada apa?" Lisa ternyata memperhatikan suci yang sejak dikampus tdi kayak memikirkan sesuatu


"Itu loh,kamu masih ingat gak wktu kita baru datang di negara ini trus kita makan di restaurant dan aku ke toilet,setelah dari toilet aku bilang ketemu sama alien kutub?"


"Iya,emang itu knp?"


"Tdi di kampus waktu kita ke ruangan ibu nayla,aku melihat orang itu di dalam ruangan Direktur.!"


"ooooo.jadi kamu penasaran ni sama tu alien kutub??Goda lisa


"ih siapa juga yang penasaran!? aku cuma malas aja lihat dia,kalau sampai dia dosen di kampus kita,aduh malas bgt ketemu dia terus..!" Suci tampak salah tingkah menjawab pertanyaan lisa


"orangnya gagah gak??"


"uhhh..dasar kamu tu,kalau lihat cogan aja langsung tu mata berbinar-binar.."


"Jawab aja,gagah gak?"


"Lumayan sih,dan dari penampilan dia sepertinya bukan orang biasa."


"Kalau suatu saat bertemu dia,jangan lupa beri tahu aku ya,kali aja dia jodohku,heheheh.."


"Serah kamu lah."


"Oya ci,kamu uda bisa lupain Ardy??"


"ngapain aku masih memikirkan cowok kayak dia,skrg aku hanya mau fokus sma kuliah ku dan menjadi pengusaha sukses." Suci tampak malas membahas soal Ardy,tetapi kenyataan kalau dia memang masih sering kefikiran


"Aku dengar-dengar dia mau nikah bulan depan sama tu cewek.!"


"Gak perduli juga,dia mau nikah atau apa,aku gak perduli.,dan skrg aku mau kamu kembali ke kamarmu krn aku mau mandi,sana pergi!! Suci menarik tangan lisa dan mendorongnya ke depan pintu


"ih jahat deh,aku kan masih mau di kamar kamu," Jawab lisa kesal


"Mending kamu mandi deh,kayaknya kak irfan uda pulang tu,nanti kita ketemu di ruang kluarga aja...!" Suci langsung menutup pintu kamarnya


"Ternyata cowok itu gak da yang baik,semoga aja dia bahagia dengan wanita itu,skekarang waktunya aku untuk bangkit dan membuktikan pada semua orang kalau aku suci bukan wanita lemah yang bisa di rendahkan."

__ADS_1


__ADS_2