Presdir Cantik Dan CEO Tampan

Presdir Cantik Dan CEO Tampan
Arsenio & Adelia


__ADS_3

"Arsenio Orlando Grahatama dan Adelia Faranisa Grahatama." Kata Reza sambil mencium anaknya


"Nama yang bagus." Puji Faris


Waktu sudah malam dan Suci belum juga sadar membuat Reza dan widya makin cemas


"Bos saya pamit dulu mau antar Cheva sekalian kerumah utama untuk mengambilkan bos baju ganti!" Pamit Jhon


"Iya jhon."


"Tuan dan nyonya tidak pulang?"Tanya jhon pada Faris dan Widya


"Nanti aja jhon,kamu antar Cheva aja dulu!"


"Baik tuan,kalau begitu saya permisi."


"Om,tante,kak Reza saya permisi dulu. Besok dari kantor baru kesini lagi." Pamit Cheva


"Iya hati-hati ya." Kata Widya sedangkan faris dan reza hanya mengangguk menandakan iya


"Za kami ke kantin dulu ya sayang,kamu mau di beliin apa? kalau ada apa-apa langsung hubungi kami." Kata Widya ke Reza yang terus saja berada di samping Suci


"Iya mi. Gak usa mi,aku masih kenyang." Kata Reza


"Ya sudah kami pergi ya." Faris,Widya dan Caludia ke kantin untuk mengisi perut mereka yang dari siang belum diisi


"My princes sampai kapan kamu tidur begini? Kamu tidak kasian sama baby kita,lihatlah mereka cantik dan ganteng. Mereka butuh kamu sayang,dengarlah suara tangisan mereka,mereka sangat ingin digendong sama kamu. Aku mohon bangun ya sayang,aku gak bisa jika harus melihat kamu terbaring lemah begini. Kamu tidak pantas lemah begini,kamu wanita kuat sayang,jadi bangun ya demi aku dan kedua anak kita." Reza terus mengajak Suci ngobrol hingga air matanya jatuh,apalagi disaat anaknya nangis hati Reza serasa di tusuk mendengar tangis pilu dari anaknya


Alam mimpi


"Aku dimana,indah bangat disini. Aku tidak pernah datang ke tempat ini." Suci sangat mengagumi tempat yang ada didepan matanya,disana terdapat taman yang sangat indah dengan tanaman bunga yang bermekaran dan terdapat air terjun yang sangat bersih


"My princes!" Panggil seorang laki-laki dengan menggendong bayi


"Sayang!" Jawab Suci ketika melihat kebelakang


"My princes kita pulang yuk,lihat anak-anak kita mereka mencari kamu." Kata Reza sambil memperlihatkan anaknya


"Disini bagus bangat sayang aku suka disini,kalian pulang aja ya karena aku mau kesana." Kata Suci menunjuk ke arah cahaya putih


"Sayang aku mohon kembali.!" Teriak Reza saat Suci berjalan kesana


Dunia nyata


tuuuuuuuut....


"Sayang,sayang!" Reza menggoyangkan badan Suci ketika melihat di monitor garis lurus


"Dokter!" Teriak Reza kemudian Dokter dan beberapa perawat datang


"Tuan tunggu diluar dulu biar kami lihat kondisi nona suci." Kata perawat dan dengan wajah yang kusut Reza keluar


"Za ada apa?" Tanya Widya yang baru tiba dari kantin


"Suci mi." Reza tidak bisa lagi bicara jadi mereka menunggu dokter keluar

__ADS_1


Tidak lama itu dokter keluar dengan wajah yang lemas


"Bagaimana istri saya?!" Tanya Reza sambil mengguncang badan sang dokter


"Maafkan saya tuan besar,nyonya dan tuan Reza saya tidak bisa menyelamatkan nona suci!" Bagai di sambar petir Reza langsung berlari ke kamar suci sedangkan widya sudah pingsang


"Sayang bangun,kamu tidak boleh meninggalkan kami.! Lihat anak kita mereka menangis karena kamu tidak bangun dan menggendong mereka!" Reza terus saja menggoyang tubuh suci dan membaringkan anaknya disamping Suci,suara tangis anak mereka mengisi ruangan suci


"Kak sudah jangan seperti ini,ikhlaskan Suci!" Kata Claudia menenangkan Reza


"Dia harus kembali cla,lihatlah anak kami masih membutuhkan ibunya. Suci pernah janji akan selalu menemani aku sampai kapanpun. Dia tidak boleh meninggalkan aku dan akan-anakku,suruh dia bangun Cla!" Teriak Reza yang tidak bisa mengontrol emosinya


tit tit tit


Suara di monitor berubah dan garis lurus yang tadi muncul berubah


"Kak coba lihat!" Claudia memperlihatkan reza monitor suci


"Panggil dokter Cla,cepat!" teriak Reza


"Dokter! Tolong lihat suci!" Dokter segera msuk kedalam dan mengecek kondisi suci


"Bagaimana dok?" Tanya Reza


"Tuan ini suatu keajaiban,jantung nona suci kembali berdetak dan dia sudah melewati masa kritisnya." Kata dokter membuat Reza dan Claudia berpelukan


"Tapi kenapa dia belum membuka matanya dok?"


"Tuan Reza tenang aja tidak lama lagi nona suci akan membuka matanya."


"Saya permisi dulu tuan!"


"Iya dok." Dokter itu meninggalkan ruangan suci


"Reza bagaimana kabar suci?" Tanya widya yang baru saja masuk dengan Faris


"Suci sudah melewati masa kritisnya mi." Kata Reza dengan wajah yang bahagia


"Tapi bukannya tadi dokter bilang kalau.." Widya tidak sanggup melanjutkan kata-katanya


"Iya mi memang tadi jantung suci sempat berhenti berdetak tapi keajaiban datang dan membuat Suci bisa kembali lagi."Kata Reza yang masih memegang tangan Suci


"Syukurlah kalau begitu,mami jadi lebih tenang."Kata Widya langsung duduk di kursi


"Aaugghhh..." Reza merasa ada yang bergerak di tangannya dan ternyata jari Suci bergerak dan menandakan dia sudah sadar


"Sayang! Kamu sudah bangun?"Reza langsung memeluk Suci ketika melihat Suci membuka mata


"Air.." Kata Suci dengan suara yang serak


"Reza sudah peluknya,Suci mau minum!" Kata Widya menarik Reza yang terus memeluk Suci


"Astaga maaf sayang aku sangat bahagia sampai tidak mendengar kamu minta air." Reza langsung mengambilkan air untuk Suci dan dengan lembut membantu Suci meminum air itu


"Cla panggil dokter!" Kata Faris

__ADS_1


"Iya pi."


"Permisi tuan saya periksa dulu." Kata dokter lalu memeriksa keadaan suci yang masih terlihat lemas


"Nona Suci sudah baikan tuan,tapi harus istirahat yang banyak agar kondisinya bisa kembali pulih seperti semula!" Saran dokter


"Baik dok. Terima kasih dokter atas bantuannya!" Kata Reza


"Sama-sama tuan,kalau begitu saya permisi dulu."


"Sayang aku mau lihat anak kita!" Pinta Suci


"Iya sayang,tunggu aku ambilkan." Reza dan Claudia membawa si kembar ke samping Suci


"Kamu sudah kasih mereka nama?" Tanya Suci


"Sudah sayang,yang laki-laki namanya Arsenio Orlando Grahatama dan yang perempuan Adelia Faranisa Grahatama."


"Nama yang bagus!" Kata Suci sambil mencium anaknya bergantian


"Sayang kamu mau makan?" Tanya Reza


"Iya aku lapar sekali." Kata Suci membuat seisi ruangan jadi tertawa


"Ini Kak makanannya!" Claudia datang membawakan makanan untuk Suci makan tapi karena Suci masih harus berbaring jadi Reza menyuapinya


"Mami,papi,lebih baik kalian pulang aja istirahat. Pasti kalian sangat capek dari tadi disini menemani Suci." Kata Reza


"Iya mi,mami pulang aja,besok kesini lagi." Tambah Claudia


"Baiklah kami pulang dulu,kalau ada apa-apa langsung hubungi mami!" Kata Widya berjalan ke arah Suci


"Kamu istirahat ya sayang supaya cepat sembuh dan bisa pulang kerumah!" Kata widya sambil mengelus kepala suci


"Iya mi,mami juga istirahat ya."


"Iya sayang." Faris dan Widya meninggalkan ruangan Suci,tersisa Reza dan Claudia yang menemani Suci,Claudia sengaja tidak pulang karena tidak ada yang membantu Reza mengurus Suci dan si kembar


"Kamu istirahat ya sayang." Kata Reza mengambil sikembar dan di masukkan ke dalam Box bayi


"Iya sayang."


"Huft..nasib jomblo dimana-mana selalu jadi obat nyamuk." Kata Claudia lalu berbaring di Sofa


BERSAMBUNG


๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ


Mohon dukungannya teman-teman supaya bisa makin semangat UPnya,dukungan dari teman-teman sangat membantu


โ™ˆVote yang banyak teman-teman


โ™ˆLike


โ™ˆ Komen

__ADS_1


__ADS_2