
tok tok tok
"Masuk!" Kata suci
"Maaf bu,ada yang mencari ibu." Kata febri
"Siapa feb?"
"Pak Gio bu,katanya dia ingin bertemu dengan ibu langsung."
"Baiklah,suruh dia masuk!" Febri mempersilahkan Gio masuk ke ruangan suci,wira yang awalnya berada disana,kini masuk ke dalam ruang pribadi suci,ia ingin melihat apa yang akan Gio lakukan
"Selamat siang ibu suci!" Kata Gio saat memasuki ruangan suci
"Selamat siang pak Gio,ada apa ya bapak tumben kesini sepagi ini?" Tanya Suci penasaran
"Saya ingin membicarakan tentang email yang saya kirim ke ibu suci,saya kesini karena ibu tidak merespon email saya." Kata Gio langsung pada intinya
"Oh..soal email itu,saya baru membacanya tadi." Kata Suci santai sambil memainkan laptopnya
"Jadi kapan ibu bisa transfer uangnya?" Kata Gio membuat suci geram
"Sebelumnya saya mau bertanya,apa uang yang sebelumnya kurang? Itu kan sesuai dengan permintaan bapak jadi saya kira semua sudah cukup." Kata suci tetap dengan tenang
"Iya memng tapi aku mengganti bahannya dengan bahan yang lebih baik lagi." Kata Gio tidak mau kalah
"Baiklah kalau begitu saya sendiri yang akan ke tempat anda membeli bahannya." Kata suci menantang gio
"Anda tidak perlu repot-repot kesana bu,biar saya saja yang mengurusnya jadi anda cukup transfer ke rekening saya saja." Gio tetap pada pendiriannya
"Setidaknya saya tahu bahan yang anda gunakan seperti apa,saya tidak bisa mengeluarkan dana sebesar itu tanpa tahu tujuan yang pasti,dana yang anda ajukan bukan lah kecil."
"Apa bu suci tidak percaya dengan saya?"
"Bukannya saya tidak percaya tetapi hanya saja ada sedikit yang mengganjal buat saya." Kata suci
"Anda tidak perlu khawatir karena saya jamin proyek ini akan segera selesai jika saya menambah bahannya." Ucap Gio meyakinkan
"Baiklah saya akan transfer ke rekening pak Gio dan saya harap anda tidak membuat saya kecewa karena jika itu sampai terjadi maka anda akan tahu sendiri akibatnya!" Kaya suci dengan nada yang sedikit mengancam
"Ibu tenang saja karena saya tidak akan mengecewakan anda!"
"Ok. Saya sudah transfer." Kata Suci
"Baiklah bu,terima kasih. kalau begitu saya permisi dulu." Kata Gio dan keluar dari ruangan suci dengan wajah yang ceria
Setelah sudah di pastikan Gio meninggalkan ruangan suci,Wira juga keluar dari ruang pribadi suci
"Kenapa kamu memberikan dana ke dia?" Tanya wira keberatan
__ADS_1
"Kakek tenang saja karena aku punya rencana yang akan menghancurkan lelaki mata duitan itu." Kata suci dengan senyum yang mengerikan
"Ya kakek tahu apa yang ada di fikiranmu." Kata wira sambil berjalan menuju sofa
tuut tuut
"Kak irfan bisa keruangan ku!" Kata suci melalui telepon
"Ok." Irfan yang sedang memeriksa dokumen dan mendapat tlpn dari suci,langsung meninggalkan pekerjaannya dan menuju ruangan suci
Ceklek
Irfan langsung masuk tanpa mengetuk pintu
"Ada apa Ci?" Tanya irfan
"Aku ingin minta tolon?g kak."
"Minta tolong apa?"
"Kakak cari tahu dimana pak Gio membeli bahan untuk proyek kita!"
"Baiklah aku akan suruh anak buahku untuk cri tahu."
"Makasih kak."
"Santai aja kak,tidak usa terlalu tegang begitu." Ganggu suci karena dia yang memberikan pekerjaan itu untuk irfan
"Dasar adik kurang ajar,ini kan kamu yang ksh semua." Irfan pergi meninggalkan suci dengan kesal sedangkan suci dan wira tertawa melihat tingkah irfan
"Itu anak dari dulu sampai sekarang kalau ngambek selalu begitu." Kata Wira
"Irfan baik bgt ya kek,dia selalu menjaga aku dan lisa." Kata Suci
"Iya dia sama seperti ayahnya Almarhum. Dulu ayahnya selalu setia menemani kakek kemanapun pergi hingga saat terakhir saja dia tetap menolong kakek,makanya kakek sangat sayang sama irfan seperti cucu sendiri." kata wira mengingat jasa surya ayah irfan
"Iya kek,irfan memang sangat baik kek. Dia juga sangat banyak membantu aku dan Lisa." Kata Suci
***
Dikantor Reza sedang mencari sekretaris bru karena yang sekarang mau resign karena hamil
"Jhon bagaimana calon sekretaris yg telah kamu seleksi?" Tanya Reza
"Saya sudah ada calon yang cocok dengan kriteria bos,lamarannya saya sudah simpan diatas meja kerja anda." Kata Jhon
"Ada berapa orang?" Tanya Reza
"3 orang tuan."
__ADS_1
"Baiklah,aku akan melihatnya dan kamu boleh kembali keruangan!"
'Baik bos." Jhon meninggalkan Reza di dalam ruangannya
"Aku paling malas yang namanya wawancara karyawan baru tetapi jika aku tidak memilih baik-baik maka aku akan kewalahan." Gumam Reza
Setelah jam istirahat dan makan siang,Reza memutuskan untuk wawancara calon sekretarisnya agar ia bisa segera pulang
Satu per satu calon karyawan itu dipanggil dan semuanya sesuai dengan kriteria Reza. Reza bingung harus memilih yang mana,akhirnya ia memutuskan merekrut 3 orang itu dan di tempatkan di 3 bagian,yang pastinya salah seorang dari mereka jadi sekretaris Reza
"Saya bingung harus memilih yang mana di antara kalian jadi saya memutuskan kalian bertiga di terima kerja disini tetapi hanya 1 yang saya ambil sebagai sekretaris dan yg 2 nanti di tempatkan di bagian yang sesuai
Ketiga orang itu perempuan 2 dan laki-laki 1. Yang perempuan bernama Lea dan bulan sedangkan yang laki-laki namanya Billy
"Saya sudah memilih Lea sebagai sekretaris saya,bulan dan billy nanti Jhon akan mengatur tempat kalian." Kata Reza
"Baik pak." Jawab mereka serempak
"Harusnya aku yang jadi sekretaris pak Reza kenapa mesti Lea?" gumam bulan dengan kesal
"Lea kamu sudah bisa pulang,besok jangan sampai telat!" Kata Reza dingin dan pergi meninggalkan mereka
"Baik pak saya akan cepat datang." Kata Lea
"Enak dong yang jadi sekretaris pak reza." Goda billy
"Alhamdulillh akhirnya aku bisa bekerja di perusahaan besar ini." Kata lea
"Iya tapi hati-hati saja dan jangan merayu pak Reza." Kata bulan sinis
"Ya gak mungkin lah aku merayu bos sendiri."
"Iya benar itu,kamu juga bulan aneh-aneh saja." Bela billy
"Ya semoga saja kamu bisa jaga sikap." Kata bulan langsung pergi
"tu orang kenapa? kayaknya dia iri deh sama kamu." kata billy."
"Sudahlah tidak usa di bahas,aku balik duluan ya. besok ketemu lagi." Kata lea lalu pergi
"Hati-hati ya."
"Suci seharian gak ada kabar." Reza yang lagi santai dalam ruangannya tidak fokus karena memikirkan suci sedangkan di tempat lain suci berencana ke kantor reza dan membawakan makan siang
"Kek aku ke kantor Reza dulu ya sekalian mau makan siang,kakek mau ikut?" tanya Suci
"Gak perlu,nanti kakek makan dengan irfan dan chandra." tolak wira
"Baiklah kalau begitu saya pamit kek." Suci langsung melajukan mobilnya ke kantor reza tanpa reza ketahui
__ADS_1